
Angin berhembus dengan kencang. Air yang telah kering terisi kembali dengan cepat dan membentuk sebuah pusaran yang sangat besar. seseorang yang memiliki kekuatan kuat dan mengerikan. Keduanya bertarung dengan sangat sengit, sampai menghancurkan area sekitar mereka. Danau yang indah telah berubah menjadi kehancuran. Lagit yang tenang terbelah oleh benturan kekuatan mereka.
Dalam pertarungan itu, dewa lautan bergumam. ' Siapa orang ini? Tiba - tiba ia menyerangku... Dan lagi... Kekuatannya sudah sekuat dewa seperti diri ku. ' Gumamnya dalam pertarungan.
Dewa laut terus di serang dengan serangan api hitam yang sangat panas dan juga kuat. Dalam satu serangannya, dapat membakar habis setengah dari benua yang mereka tempati.
" Sialan... Sebenarnya siapa kau ini?! " Teriak dewa laut dengan kesal karena ia di serang terus menerus.
Pria tersebut tidak menjawabnya malahan ia melancarkan serangan lanjutan nya yang berbentuk seperti naga yang sangat mengerikan.
Dewa laut membelokkan serangan tersebut hingga menghantam daratan. Terjadi ledakan yang sangat besar di daratan. Ledakan itu, seperti ledakan dari ratusan meteor yang jatuh ke bumi. Menyebabkan kawa yang panas di daratan itu, dan semuanya yang ada di daratan, di lahap habis oleh api hitam yang sangat mengerikan.
' Kekuatan sebesar ini... Hanya di miliki oleh para dewa... Tapi dia ini dewa yang mana? ' Ucap dewa laut dalam hatinya sambil melihat kerusakan dari kengerian serangan pria tersebut. Saat dewa laut menoleh kembali ke arah pria tersebut, sebuah serangan berskala besar mengarah ke arahnya dengan cepat.
Sebuah pedang merah yang sangat besar tercipta dari kumpulan energi sihir yang sangat padat.
Karena serangan tiba - tiba tersebut, membuatnya tidak dapat menghindari serangan berskala besar tersebut. Ia menciptakan sebuah persai air yang sangat kuat untuk memblokir serangan tersebut.
Akibatnya, serangan pedang merah itu, menghantam perisai air yang kuat itu. Terjadi ledakan yang kuat, serta gelombang kejut yang sangat besar. Langit di getarkan oleh benturan keduanya hingga membuat langit menjadi retak. Daratan di bawah mereka tersapu bersih, dengan gunung - gunung yang ada di sana, terpotong karena radius serangan dari pedang merah tersebut. Gunung - gunung itu, terpotong layaknya sebuah kertas yang sangat tipis.
__ADS_1
Dewa laut yang menahan serangan tersebut, mulai kesulitan dalam menahannya. Prisai air yang ia gunakan untuk memblokir serangan itu, mulai retak dan hancur. Hingga pedang merah besar itu menghantam dirinya.
Terjadi ledakan besar yang tidak dapat di bayangkan kekuatannya menghantam dewa laut. Dewa lau terhempas sangat jauh dengan menderita luka di sekujur tubuhnya. Ia muntah darah saat terkena serangan tersebut. Walau dampak serangan tersebut sangat kuat, namun itu tidak membuatnya kehilangan nyawanya. Ia menderita luka yang parah karena serangan tersebut.
Ia menatap pria yang terus menyerangnya. Dari tatapan pria tersebut, tampak niat membunuh yang sangat mengerikan di matanya. Serta aura membunuh yang terpancar keluar dari tubuh pria tersebut membuatnya tertekan. Bahkan sampai membuat iklim di sekitarnya menjadi berubah hanya karena aura membunuh yang besar itu.
Empat monster yang semalat dan telah pulih, tidak dapat bergerak sedikit pun karena tekanan yang sangat kuat itu. Tidak satu pun daru mereka yang dapat mengangkat kepalanya.
Dewa laut yang melihat hal tersebut, mulai berpikir sembari menyembuhkan dirinya. Tampa sadar tubuhnya gemetar merasakan aura membunuh tersebut. Namun ia menutupinya dengan ketenangan yang ia miliki.
" Entah siapa pun dirimu, aku akan menghabisi mu hari ini! " Ucap Dewa laut sambil memancarkan aura dewa nya yang sangat - sangat kuat. Energi sihir yang takterhitung jumlahnya terpancar dari tubuhnya. Ia mengangkat kedua tangannya, dan air yang sangat banyak mulai berputar di sekitarnya.
Sementara pria itu, cukup terkejut dengan kekuatan luar biasa dari dewa laut. Langit yang biru berubah menjadi mendung di sertai guntur. Masing - masing tangan raksasa itu, memegang senjata yang berbeda beda, dengan aura emas yang melapisinya.
Dewa laut menjatuhkan salah satu tangan raksasa itu dengan cepat ke arah pria tersebut. Kecepatannya sangat luar biasa bahkan hingga melebihi kecepatan suara.
Pria tersebut yang melihat telapak tangan raksasa mengarah kepada dirinya, dengan cepat ia menghindari itu sambil memperlambat waktu di sekitarnya. Menurut pendapat dari pria tersebut, kecepatan dari telapak tangan itu, lebih cepat tiga kali lipat di bandingkan saat di gerakan pertama kalinya.
Pria tersebut berhasil menghindarinya tanpa luka sedikit pun. Namun telapak tangan raksasa itu menghantam tanah dengan kuat nya, hingga membuat dunia bergetar. Di daratan yang luar tersebut, tercipta sebuah bekas telapak tangan raksasa di daratan.
__ADS_1
Melihat kekuatan tersebut, ia merasa kalau dewa laut sedang tidak main - main dengannya. Saat ia melihat kembali dewa laut, mata nya terbuka lebar karena terkejut saat melihat sosok dewa lautan.
Sosok yang sangat gagah berdiri dan melayang di hadapannya. Dengan baju armor biru laut serta emas keputihan melapisi tubuh dewa laut. Sebuah mahkota emas terukir di kepala nya, serta dua bua trisula ia pegang di tangan kiri serta tangan kanannya.
Trisula pada tangan kirinya berwarna emas dengan aura emas yang terpancar dari trisula tersebut. Trisula emas itu bernama Aoiumi yang dapat mengendalikan seluruh lautan yang ada di dunia nya. Sedangkan trisula pada tangan kanan nya, berwarna biru tua dengan kemerahan. Trisula tersebut memancarkan aura yang sangat kuat serta sangat ganas, laut di buat ketakutan dengan aura yang terpancar dari trisula tersebut. Dan nama dari trisula tersebut adalah Oshenreiji.
Kedelapan tangan raksasa yang mengelilingi dewa lautan mulai bersinar dengan cahaya emas. Ke delapan tangan itu memiliki kepadatan energi yang sangat kuat dan luar biasa, dengan masing - masing tangan memegang senjata emas yang sangat kuat.
Dewa laut memberikan pandangan yang sinis kepada pria tersebut. Bahkan dalam pandangannya, pria tersebut sekarang bukanlah apa - apa di mata nya. Kini ia menunjukkan kekuatan dewa laut yang sesungguhnya. Kekuatan dari penguasa seluruh lautan.
Dalam pandangan serta pikiran pria tersebut. ' Menarik... ' Ucapnya dalam hati dengan tatapan yang dingin. Serta aura membunuh merah bercampur dengan hitam menyelimuti kedua mata merahnya yang menyalah itu.
Saat itu, dewa laut mengangkat trisula nya ke langit. Langit merespon hal tersebut dengan awan gelap berputar di atas kepala dewa laut. Di pusaran awan yang gelap itu, terkumpul energi sihir dengan jumlah yang sangat banyak, serta kepadatan yang sangat gila. Awan gelap pun mulai bersinar dan memancarkan cahaya biru terang yang menyilaukan.
Kepadatan energi sihir yang luar biasa itu, ia arahkan kepada pria tersebut. Ia menurunkan trisula nya dan mengarahkan kepada pria yang ada di hadapannya.
" Mati lah... Dasar makhluk kotor! " Ucap dewa laut dengan mata melotot dan tidak senang dengan kehadiran pria tersebut.
Sinar cahaya menjadi semakian terang, dari balik awan sinar cahaya biru membentuk sebuah pilar cahaya yang sangat besar dengan cepat keluar dari awan dan mengarah kepada pria tersebut. Kecepatannya tiga kali lipat dari kecepatan cahaya, dan mengenai pria tersebut dengan telaknya.
__ADS_1