
Dua minggu telah berlalu setelah berkumpulnya para Apocalyps dan Apostel, dan pemberian Fragmen Power of Abyss yang sekarang telah di pegang oleh para Apocalyps. Rencana untuk membunuh Lord of Death and Darkness telah mereka jalankan.
Para Raksasa yang di kirim oleh Apocalyps The Last Giant King sebagai permulaan mereka untuk membunuh Lord of Deaht and Darkness, semua raksasa yang dikirim olehnya telah mati sebelum mereka menginjakan menginjakkan kaki mereka menuju ke hutan kematian.
Sementara itu Queen of Insect datang mengunjungi Lord of Death and Darkness di hutan kematian, dengan rencana yang telah mereka siapa kan untuk membunuhnya.
" Lord of Death and Darkness, lama tidak bertemu. " Sapa Queen of Insect sambil terseyum kepada Xi.
Akan tetapi Xi hanya memberikan tatapan yang dingin kepada Queen of Insect. Ia tidak membalas sapaan rama dari Queen of Insect.
Dalam hatinya Queen of Insect sangat kesal kepada Xi karena sikap sombong dan dinginnya yang tidak mau menyapa orang lain.
Queen of Insect dengan elegan ia berjalan mendekati Xi, setelah ada di depannya ia berhenti dan berkata sesuatu kepada Xi.
" Lord of Death, ikutlah bersama ku ke suatu tempat, aku butuh bantuan mu untuk mengalahkan Apostel yang ada di sana. " Ujar Queen of Insect sambil bersikap manis di depan Xi.
Ia menggoda Xi dengan tubuhnya yang indah, memancarkan parasnya yang indah dan centik untuk mendapatkan perhatian dari Xi.
Akan tetapi, Xi hanya diam saja dan tidak mengatakan apa pun, bahkan setelah Queen of Insect menggunakan skill miliknya untuk mendapatkan perhatian dari Xi itu tidak berfungsi untuk Xi. Tapi ia tetap mempertahankan sikap manisnya di hadapan Xi sambil merangkul tangan Xi.
Karena Xi yang kuncung tidak meresponya, ia menganggap kalau Xi telah setuju. Ia pun memegang tangan Xi dengan lembut sambil tersenyum manis, marinknya perlahan untuk menuju suatu tempat.
" Ikutlah denganku ke suatu tempat, aku jamin kau akan menyukainya. " Ujar Queen of Insect sambil menarik tangan Xi dengan seyuman yang terukir di wajahnya.
__ADS_1
Namun dalam hatinya ia sangat kesal serta malu karena harus melakukan hal yang sangat memalukan itu.
Dengan senang ia menarik tangan Xi, setalah beberapa langkah ia menarik Xi, tiba - tiba ia berhenti.
" HUH! " Ia terdiam sesaat dengan mata yang terbuka lebar. Batuk beserta darah yang keluar dari mulutnya, ia pun melihat ke bawah dengan menundukkan kepalanya. Saat itu ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat pada saat itu.
Sebuah tangan telah menembus dadanya, dan tepat di inti spirit miliknya. Saat itu Queen of Insect merasakan rasa sakit pada tubuhnya. Perlahan ia menoleh kebelakang dengab tatapan matanya yag memerah serta air mata yang berupa sebuah darah mengalir di matanya. Menatap mata Xi yang saat itu sangat dingin dan tidak berperasaan sedikit pun.
Ia berusaha menggerakan bibirnya untuk berbiaca dan mengatakan sesuatu kepada Xi. " Ke kenapa... Kenapa kau menusuk ku dari belakang? " Tanya Queen of Insect dengan air mata darah yang terus mengalir, serta darah dari dadanya yang telah berlubang akibat tusukan tangan Xi yang menbusnya.
Dengan kejam Xi menarik tangannya dari tubuh Queen of Insect, dengan dingin ia membalasnya. " Bukankah sudah jelas, aku ingin membunuhmu. " Balas Xi dengan tatapan dingin.
Queen of Insect merapatkan giginya sambil menahan rasa sakitnya.
" Tidak, itu karena aku ingin kalian menurunkan semua pasukan kalian lebih cepat dari apa yang kalian rencanakan. " Jawab Xi.
" Setelah kalian memdapatkan Fragmen Power of Abyss, kalian pasti akan begitu percaya diri untuk membunuh ku, dan karena hal itu kalian pasti akan mendatangi ku satu per satu. "
Mendengar itu dari Xi, Queen of Insect terkejut karena Xi dapat menebak rencana mereka. Dalam pikirannya ia sangat bingung kenapa Xi sampai bisa mengetahui rencana mereka.
' Ke kenapa dia bisa tahu kalau kami akan mengkhianatinya? Padahal tidak ada dari kami yang angkat bicara pada saat itu. ' Ujarnya dengan pemikirkan yang bingung. ' Kami selalu berhati - hati dengannya karena dia bukan lawan yang mudah untuk di kalahkan, memgingat saat pertama kali kami semua bertemu dengannya, dia siap dan begitu percaya diri untuk menghadapi kami. ' Lanjut Queen of Insect.
' Karena hal itu kami memutuskan untuk tidak bertarung dan lebih memilih untuk bekerjasama, dan akan memanfaatkan kekuatan besar miliknya, tapi.... Siapa sangka kalau dia lah yang memanfaatkan kami! ' Lanjut Queen of Insect sambil membayangkan kengerian dari Xi.
__ADS_1
' Tidak... Aku harus menghubungi mereka semua kalau Lord of Death telah mengetahui rencana kita. ' Ujar Queen of Insect dalam hatinya. Ia menggunakan telepati jarak jauh untuk menghubungi Apocalyps lainnya.
Saat ia mencoba untuk menghubungi Apocalyps yang lainnya, telepatinya terganggu oleh aktivitas makhluk yang aneh sehingga dirinya tidak dapat melalukan telepati.
' Apa? Aku tidak bisa menghubungi yang lainnya! ' Ujarnya dalam hati dengan ekspresi wajah yang terkejut serta bingung. Ia menatap Xi, Queen of Insect menjadi ketakutan saat melihat mata Xi yang sangat mengerikan. ' Aku Queen of Insect ketakutan... Dan aku juga gak bisa menghubungi temanku.... Huh! Jangan - jangan dia... ' Lanjut Queen of Insect dengan ekspresi wajah yang ketakutan serta pucat, keringat membasahi tubuhnya karena membayangkan kengerian dari Xi.
Xi berbalik dan meninggalkan Queen of Insect, hal itu membuat menjadi bingung kenapa Xi tidak membunuh dirinya saat ada sebuah kesempatan.
Ia bernapas legah karena Xi tidak membunuhnya, saat ia mengerakkan tubuhnya sedikit, tiba - tiba tubuhnya terpotong hingga menjadi beberapa bagian yang sangat kecil, dan membuat Queen of insect harus menemui kematiannya.
' Aku yang terlahir dari kegelapan bersama dengan yang lainnya, dan mati di tangan kematian itu sendiri. Orang yang memegang kekuasaan dalam kegelapan... Kegelapan yang sangat gila. ' Ujarnya sebelum dirinya menghilang.
Sesampainya ia di depan istana, semua orang telah menunggu dirinya. Ia berjalan masuk ke dalam istana dengan santai, sambil berjalan ia berkata.
" Apocalyps pasti tahu kalau Queen of Insect telah terbunuh, aku yakin rencana mereka akan berubah... Aku rasa kedepannya akan ada beberapa orang yang akan menyapa diriku. " Ucapnya sambil berjalan.
Walau ia telah mengalahkan Queen of Insect dengan mudah dan Queen of Insect adalah salah satu makhluk yang kuat, tapi ia tidak menjadikannya sebagai Darkness Army.
Karena menurut dirinya Queen of Insect bukanlah orang yang pandai dalam pertarungan, dari pada ia menjadikan Queen of Insect sebagai Dsrkness Army, ia lebih memilih untuk mengambil inti kekuatan dari Queen of Insect untuk ia gunakan.
Xi telah sampai di singgasananya dan perlahan ia duduk layaknya seorang raja, dengan mata yang merah menyalah ia berkata.
" Perang Di mulai "
__ADS_1
Menunjukkan dirinya berserta para Apocalyps dan Apostel serta guardian yang saling menantikan mulainya peperangan yang telah mereka tunggu.