
Malam berganti dengan pagi hari. Mereka melanjutkan perjalan mereka menuju ke kastil iblis. Dengan peta yang mereka bawa, serta pengetahuan yang mereka miliki, dengan mudahnya mereka menemukan jalan pintas untuk sampai ke kastil iblis.
Dalam perjalan mereka sebelumnya tidak ada masalah sedikit pun, namun saat mereka menuruni lereng. Sesosok makhluk dengan dua sayap seperti kelelawar berdiri di atas batu dan menatap mereka.
" Berhenti! " Ucap Duke Nagi meminta untuk semua orang berhenti bergerak.
Saat itu perintah Duke Nagi membuat mereka bingung. Kenapa mereka harus berhenti, padahal mereka sedikit lagi akan sampai ke kastil iblis milik raja iblis.
Karena bingung, salah satu Knight pun bertanya kepada Duke Nagi. " Maaf Tuan, kenapa kita berhenti? Bukankah kastil iblis milik raja iblis ada di depan sana? " Tanya Knight tersebut kepada Duke Nagi. Ia mempertanyakan alasan mereka berhenti di lereng.
Tanpa memalingkan mukanya, Duke Nagi pun menjawab untuk memuaskan rasa penasaran mereka. " Apa kau tidak sadar... Ada seseorang di atas sana! " Jawab Duke Nagi sambil melihati sosok tersebut.
Terlihat sosok tersebut adalah seorang wanita yang cantik dengan dua tanduk serta dua sayap naga, walau punya sayap seperti naga, saat itu sayapnya hampir mirip dengan kelelawar.
Wanita itu berdiri di atas sana menghalangi sinar matahari yang menerangi lereng tersebut. Ia menatap semua orang yang ada di lereng itu dengan tatapan yang sinis.
" Heh! Sekelompok ikan teri ingin menyerang raja iblis... Lucu sekali! " Ucap Wanita itu sambil mencibir saat melihat kalau lawannya hanyalah sekelompok ikat teri dalam pandangannya.
Saat itu Xi. ' Dia seekor naga... Cukup mengejutkan dia dapat berwujud seperti manusia walau ia bukan ras naga tingkat tinggi. Tapi dengan kekuatan nya itu... Sudah di pastikan ia bisa membuming hanguskan kami semua saat ini. ' Ujar Xi dalam hatinya sambil menatap wanita tersebut. Walau ia juga seekor naga, namun ia tidak dapat menggunakan kekuatan naga seperti naga pada umumnya. Dalam dirinya kekuatan naganya belum terbangun karena ia dulunya hidup di dunia manusia biasa yang tidak ada energi sihir sedikit pun di sana.
Hal itu menyebabkan darah naga murni miliknya tertidur dan tidak aktif secara sempurna. Hal itu menyebabkan dirinya tidak dapat menggunakan kekuatan naga seperti naga lainnya.
" Sekelompok ikan teri? Lalu siapa kau ini? " Tanya Duke Nagi kepada Wanita tersebut.
__ADS_1
Wanita itu tersenyum dengan niat membunuh terukir di seyumannya. " Aku salah satu Comandan iblis... Comandan iblis Aksa sang kehancuran... Hari ini aku datang untuk membunuh kalian semua!! " Jawab wanita tersebut dan mempernalkan dirinya yang seorang comandan iblis. Saat ia selesai berbicara, ia melepaskan nafas apinya dengan kuat dan dengan cepat menghantam mereka semua.
" Menghindar! " Teriak Duke Nagi.
Segerah mereka menghindari nafas naga dari Aksa. Namun beberapa dari mereka tidak dapat menghindari nafas api itu, dan membuat mereka langsung terbunuh. Dalam hal itu, mereka langsung bersiap untuk menyerang Aksa. Akan tetapi, angin kencang berhembus dan tiba - tiba beberapa Knight terbunuh karena terpotong - potong.
" Kekeke... Jangan senang - senang sendiri, aku juga mau ikut senang - senang! " Ucap sosok yang mengendali kan angin itu. Terlihat di punggungnya terdapat sepasang sayap burung berwarna coklat yang mengkilap. Ia adalah salah satu dari Comandan Iblis Bonar.
" Rasakan lah kencangnya angin kematian! " Ucap Bonar dan melepaskan serangannya. Demikian juga Aksa, ia menembakan nafas apinya bersamaan dengan Bonar. Pusaran api yang kencang tercipta dan membuat banyak Knight terbunuh karena itu.
Tampak seyum senang di wajah mereka berdua, karena mereka sudah lama tidak meregangkan tubuh mereka.
Aksa dari atas sana sangat senang melihat para Knight yang terbakar. Saking senangnya, sampai ia tidak sadar ada orang di belakang dirinya. Pria berambut putih muncul di belakang Aksa dan melancarkan sebuah tebasan pedang yang sangat cepat.
Sekatika saat ia sadar ada yang menyerangnya dari belakang, ia dengan cepat menghindari serangan tersebut. Sebuah tebasan pedang yang cepat menggores wajahnya.
Pria berambut putih itu meneruskan serangannya. Tiga bola api ia jadikan satu dan melepaskan nya ke arah Aksa.
Dengan nafas apinya, Aksa memblokir bola api yang cepat tersebut dan akhirnya kedua serangan saling bertabrakan, hingga menghasilkan sebuah ledakan yang kuat.
Dari balik ledakan itu, muncul sebuah dagger dengan cepat melayang ke arah Aksa. Dengan sigap Aksa menghindarinya karena menyadari kalau itu langsung mengarah ke jantungnya.
Saat ia baru menghindarinya, Sebuah serangan sihir cahaya biru yang sebesar pensil mengenai dirinya dan membuatnya kesakitan. Walau begitu, itu bukankah suatu masalah untuknya. Baginya serangan itu tidak ada apa - apanya.
__ADS_1
Dengan kesal Aksa menatap pria tersebut dengan tatapan membunuh. Sambil melirik pria berambut putih itu, Aksa berkata " Beraninya kau menyerang ku dengan serangan remehmu... Akan ku bunuh kau! " Teriak Aksa dengan keras dan langsung berubah ke bentuk naganya. Terlihat sosok sebenarnya Aksa adalah naga api merah yang sangat besar, dan memiliki ukuran tubuh besar 5 meter.
Aksa mengumpulkan udara ke paru - parunya, lalu melepaskan nafas api yang begitu kuat ke arah pria berambut putih tersebut.
Pria berambut putih itu, yang sedang di hadapan kan dengan sebuah serangan berskala besar, ia masih terlihat tenang dan seolah serangan itu tidak ada apa - apa nya.
Ia mengangkat tangannya ke arah serangan tersebut. Dan dari tangannya muncul sebuah kegelapan yang mengerikan dan melahap habis nafas api dari Aksa. Hal itu membuat Aksa terkejut karena nafas apinya tidak mengenai pria berambut putih itu.
' A apa... Apa yang terjadi? ' Gumam Aksa dengan bingung karena nafas apinya yang sangat kuat tiba - tiba menghilang.
Aksa yang kebingungan, membuatnya kehilangan fokus pada pria tersebut. Hingga dirinya di serangan oleh pria tersebut dengan sebuah pukulan yang amat kuat menghantam kepalanya hingga ia jatuh dan menghantam tanah dengan kuat.
' Ugh... Aku terlalu banyak berpikir sampai aku membuka sebuah celah... Kalau itu raja iblis, mungkin sekarang aku sudah sekarat... Untung saja yang menyerangku tidak sekuat raja iblis. Yah walau pun ini juga sakit. ' Gumamnya saat itu sambil bangun dari tanah. Ia melebarkan sayapnya dan berniat untuk terbang ke langit dan mencari ke untungan untuk menyerang dari atas.
Pria berambut putih yang menyadari hal tersebut, segerah ia bergerak dengan cepat sambil memegang sebuah dagger ada tangan kirinya. Ia juga melepaskan beberapa sihir secara cepat dan mengarahkannya kepada sayap Aksa.
Serangan sihir menghantam sayap Aksa. Aksa pun berteriak ke sakitan saat sayap kanannya di serangan. Terlihat di sana sebuah luka terukir di sayap kananya dan mebuat sayapnya menjadi robek. Ia dengan kesal langsung melepaskan nafas apinya.
Namun nafas apinya tidak mengenai apa pun dan hanya mengenai tanah. Dan tanpa sadar sayap kiri nya telah robek. Ia terkejut karena musuh nya benar - benar hebat dalam mengambil keputusan untuk melawan dirinya.
" Kau sialan! Matilah! " Teriak Aksa dengan kesal dan mengejar pria berambut putih tersebut.
Melihat dirinya yang di kejar oleh Aksa, pria tersebut membuka mulutnya dan berkata " Keluarlah kalian! " Ucap Pria tersebut dengan tenang. Dan dari balik bayangannya muncul Shadow Army yang telah ia summon sebelumnya.
__ADS_1
Melihat pria tersebut dapat mensummon Makhluk, membuat Aksa menjadi bingung dengan kemampuan dari pria tersebut. ' Apa? Dia bisa mensummon Makhluk? Kemampuan macam apa ini? ' Gumamnya dengan bingung melihat kemampuan dari pria berambut putih tersebut.
Saat itu, pria berambut putih itu memerintahkan pasukannya untuk menyerang Aksa.