LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 154


__ADS_3

Setelah beristirahat cukup lama, mereka menelusuri gua sedikit lebih dalam. Dalam perjalanan mereka, goblin selalu muncul dan menghadang mereka. Tapi mereka dapat mengatasinya, bagi mereka goblin bukanlah masalah besar jika mereka tidak datang bergerombolan.


Setelah cukup lama mereka menelusuri bagian dalam gua, ada sebuah ruangan yang besar dan ada banyak goblin di sana. Di dalam sana adalah sebuah tempat untuk goblin berkumpul.


" Astaga banyak sekali goblinnya. " Ucap Farata sambil sedikit berkeringat melihat jumlah goblin yang sangat banyak.


" Hei sebaiknya kita pergi dari sini. Sebelum mereka menyadari keberadaan kita. " Ucap Kansas sambil mengajak yang lainnya untuk pergi dan meninggalkan tempat tersebut.


Mereka mengangguk setuju dengan perkataan Kansas. Goblin dengan jumlah sebanyak itu bukanlah hal yang bisa mereka lawan.


Mereka mulai berjalan perlahan meninggalkan tempat tersebut. Saat mereka sedang berjalan mengendap - endap, salah satu dari mereka terjatuh dan menyebabkan suara suara yang cukup keras. Seketika mereka menoleh ke arah teman mereka yang terjatuh itu dengan wajah yang di penuhi keringat.


Para Goblin yang ada di dalam sana yang mendengar suara seseorang terjatuh langsung menoleh. Mereka melihat para petualang yang ingin kabur tidak jauh dari tempat mereka berada.


" KYAAAKKKK "


para Goblin berteriak dengan keras dan dengan cepat mereka mengejar para petualang. Mereka berbondong - bondong mengejar para petualang.


Sementara itu party Kansas yang merasa dalam bahaya, mereka segera menolong teman mereka dan pergi melarikan diri. Mereka berlari sekencang - kencangnya dan berusaha untuk tidak tertangkap oleh para Goblin.


Sementara di belakang mereka para Goblin yang mengejar mereka seperti orang gila.


" Lari secepat yang kalian bisa!! " Ucap Kansas.


" Mengerikan, mengerikan, mengerikan... Apa - apa an mereka!! " Ucap Farata sambil berlari dengan sangat cepat.


" Aku gak pernah berhadapan dengan Goblin sebanyak ini!! " Ucap Sana.


" Berhenti berbicara dan fokuslah berlari!! " Ucap Xan.


Sudah sepuluh menit mereka di kejar oleh para Goblin. Para Goblin tanpa adanya rasa lelah mengejar mereka, namun party Kansas mulai ke habisan tenaga. Mereka sudah tidak kuat untuk berlari menghindari para Goblin lagi.


" Aku sangat lelah... Hah... Hah... Hah... " Ucap Farata sambil terengah - engah.


" Kita sudah tidak bisa lari lagi... Apa yang harus kita lakukan? " Ucap Xan.

__ADS_1


" Karena kita tidak bisa lari lagi... Kita hadapi saja mereka... Mulai atur formasi dan lindungi para mage, kalian bersiaplah dengan sihir kalian. " Ucap Kansas. Kansas sebagai ketua party sudah tidak memiliki jalan lagi untuk kabur, mereka semua sudah kelelahan untuk berlari. Kaki mereka gemetar karena kelelahan.


Wajah mereka sangat pucat melihat segerombolan goblin berlarian ke arah mereka. Apa yang ada di hadapan mereka sangatlah mengerikan.


" KYAAAKKK!! "


Para Goblin tampak senang karena mangsa mereka sudah tidak dapat lari lagi. Mereka dengan semangat dan berbekalkan senjata yang mereka bawa, sudah siap untuk membunuh para petualang itu kapan sajah.


Namun para petualang sangat ketakutan dengan jumlah Goblin yang banyak, wajah mereka benar - benar pucat. Keringat membanjir tubuh mereka, dan beberapa dari mereka mulai mengeluarkan air mata.


' Apakah... Kami akan mati di sini? ' Gumamnya dengan wajah yang pucat serta para Goblin telah berada di depan mereka semua.


" KYAAKKK!! "


" CRACKKK!! "


Seketika saat para goblin ingin menyentuh mereka, monster - monster itu membeku. Jalan yang awalnya tanah sekarang telah berubah menjadi es, dan suhu di ruangan tersebut menurun.


" A... Apa yang terjadi? Kenapa mereka membeku? " Tanya Kansas.


Saat mereka melihat kebelakang, Ada seorang wanita cantik dengan rambut putihnya yang indah. Dia adalah Yumiko dan juga dengan yang lainnya.


Xan yang melihat kecantikan Yumiko wajahnya memerah, jantungnya berdetak kencang, dan sikapnya berubah menjadi aneh.


" Apa kalian baik - baik saja? " Tanya Yumiko dengan lembut.


" A... Iya kami baik - baik saja... Terimakasih telah menolong kami. " Ucap Kansas dan menundukkan kepalanya sebagai tanda terimakasih.


Kansas mengangkat kepalanya dan melihat orang - orang yang menyelamatkannya. Mereka adalah para wanita cantik yang sedang berdiri di hadapannya, Namun di antara wanita itu terdapat seorang Undead yanh menyeramkan.


Kansas terkejut saat melihat Undead yang berada di belakang wanita - wanita itu.


" Aa... Undead!! " Ucap Kansas dengan terkejut dan memegang senjatanya siap bertarung.


Para party Kansas sangat terkejut saat Kansas mengatakan Undead, segerah mereka melihat Undead tersebut dan bersiap bertarung.

__ADS_1


" Kenapa bisa ada Undead? " Ucap Farata.


Sementara itu Yumiko dan yang lainnya saling memandang, dan Airis menjelaskan kepada mereka semua. " Hei turunkan senjata kalian... Walau dia Undead, dia tetaplah teman kami. Jika kalian menyerangnya, maka kalian juga musuh kami. " Ucap Airis.


Mereka terkejut karena Undead tersebut adalah teman dari para wanita itu. Mereka pun menurunkan kewaspadaan mereka, dan mulai bernafas lega.


" Tapi... Kenapa kalian bisa ada di sini? Apakah ada party lainnya yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam? " Tanya Airis dengan ringan.


Mereka menggelengkan kepala mereka, dan Kansas menjawab pertanyaan yang di tanyakan oleh Airis. " Tidak... Hanya kami saja yang ada di sini. Kamilah yang menemukan tempat ini pertama kali. " Jawabnya dengan ringan.


" Lalu... Apakah kalian sudah berhadapan dengan bossnya? " Tanya Airis lagi.


Kansas menggelengkan kepalanya dan berkata. " Kami hanya menemukan ruangnya saja... Namun kami belum melihatnya, apa lagi melawannya. " Jawab Kansas.


" Bagus... Ayo pergi ke ruangan Boss! " Ucap Astia dengan semangat.


Mereka pun dengan senang pergi menuju ke ruangan boss dan meninggalkan party Kansas. Namun karena penasaran dengan kekuatan yang di miliki oleh mereka, Kansas dan partynya mengikuti mereka dari belakang.


Sementara itu di luar sana, Xi di bawah sebuah pohon dia telah mengalahkan beberapa cacing tanah baja. Dan dia membuat sebuah patung golem dari tanah, dan mencoba untuk menciptakan sebuah golem.


" Yos... Sepertinya ini cukup. Ayo lihat apakah ini akan berhasil. " Ucap Xi dengan ringan sambil memasukkan Core Earth golem yang ia pegang di tangannya, dan menyalurkan sedikit energi sihir kepada Core tersebut.


Setelah patung tersebut di berikan sebuah Core Golem, tak lama patung itu mulai bergerak dan matanya bersinar.


[ Anda telah berhasil menciptakan sebuah Golem ]


[ Golem yang anda ciptakan akan mematuhi setiap perintah dari pembuatnya dan tidak akan menolak perintah apa pun ]


" Bagus...sekarang carilah dan kalahkan beberapa monster yang bisa kau kalahkan. " Ujar Xi sambil memberikan perintah kepada Golem tersebut.


Golem itu mulai bergerak dan menjalan perintah Xi. Setelah menunggu beberapa Jam Golem itu. Kembali dan membawa dua mayat monster yaitu dua goblin.


Xi cukup senang karena golem tersebut bisa membunuh monster walau hanya sekedar Goblin. Namun itu sudah memuakan hasil yang hebat untuk percobaan pertama.


" Kerja bagus... " Ucap Xi sambil memasukkannya ke dalam inventory. Sesaat saat Xi memasukkan Golem tersebut ke dalam inventory, tiba - tiba saja lingkaran sihir muncul di bawah kakinya dan dia di pindahkan ke lantai kedua.

__ADS_1


__ADS_2