LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 197


__ADS_3

Tempat dimana hanya ada kegelapan, tidak ada seorang pun di sana. Tidak ada kahidupan, juga tidak ada kematian, tidak ada awal, maupun akhir. Di sana hanya ada kegelapan.


Kegelapan yang begitu sunyi, hingga merasa dirinya sudah mati di dalam kegelapan tersebut. Banyak rantai yang mengikat dirinya di dalam kegelapan itu, memejamkan matanya, menunggu dan terus menunggu.


Waktu terus berjalan di dalam kegelapan itu, waktu yang sangat lama telah ia lalui sendirian di dalam kegelapan. Ratusan tahun, ribuan tahun, puluhan ribu tahun ia habisi waktu itu sendirian di dalam kegelapan.


Hingga saat dimana ia mendengar sebuah suara, semakin lama suara itu semakin jelas, sebuah suara langkah kaki dapat di dengar dalam kegelapan itu.


Dari kegelapan muncul seseorang yang ia kenal, berjalan melewati dirinya, semakin banyak langlah kaki yang ia dengar, semakin banyak pula orang yang melewati dirinya. Hingga seorang yang ia cintai, berjalan mendekatinya, dan hanyam lewati dirinya.


Namun sebuah langkah kaki terdengar lalu menghilang, seseorang berhenti di depannya. Ia melihat orang tersebut, dari bawah hingga ke ujung rambut kepalanya, dan orang itu adalah dirinya sendiri, melihatnya dengan ekspresi yang dingin. Memegang sebuah katana di tangannya.


Rantai yang mengikat dirinya mulai mengendur dan ikatan pada dirinya telah teelepas. Sosok yang ada di depannya menghampirinya, mendekatkan wajahnya pada telinga Xi, lalu berkata.


" Aku adalah dirimu yang lain, aku adalah kekuatanmu... Apa kau tidak mau menerima diriku? " Ucap sosok tersebut.


Dengan dingin Xi membalas. " Kenapa aku harus percaya itu? " Balas Xi.


Kemudian sosok itu mulai berbicara dengan bahasa naga. " Aku tercipta karena dirimu, karena kautanmu.... Hahaha aku adalah sisimu yang lain. " Ucapnya lalu menyerang Xi hingga menghempaskannya. Memukul Xi dengan kedua tangannya dengan kuat hingga membuat lubang di dalam kegelapan itu, dan di lubang itu terdapat kegelapan yang lebih hampa lagi.


Xi jatuh dalam kehampaan yang sangat dalam, memejamkan kedua matanya dengan ringan, sekilas terlintas dalam pikirannya sebuah ingatan. Tentang dirinya selama ini, mulai dari dirinya yang masih bayi, saat masih di bumi, kecelakaan yang ia alami, kerja kerasnya, dan keluarganya, serta orang yang selalu menemaninya selama ini.

__ADS_1


Semua terlintas di dalam pikiran, terus berulang dan terus berulang. Cahaya merah muncul di kedua tangannya, menyinari dirinya di dalam kegelapan. Enam sayap naga muncul di punggungnya, merubah style pakaiannya menjadi sangat keren dan simbol naga tercipta di dada kananya.


Membuka matanya perlahan, melihat ke atas tempat dirinya yang lain sedang berpijak. Kemudian naik mengibaskan ke enam sayapnya, muncul di depan dirinya yang lain, lalu menyerangnya dengan sebuah kepalan tangan, dan membuat dirinya yang lain itu menghilang.


Berdiri di dalam kegelapan dengan enam sayap naganya. ' Semua ingatanku telah hanyut ke dalam kegelapan ... sampai saat aku bangun, aku telah tenggelam ke dalam kegelapan yang lebih dalam. ' Ujarnya dalam hati. ' sebuah ingatan terus terlintas di dalam kepalaku hingga akhirnya aku sadar... Aku hampir melupakan semuanya. '


Langkah kaki terdengar terus menerus, dan semakin banyak. Ia menatapi semua yang berjalan menuju ke arahnya, menebas mereka semua dengan kejam tanpa adanya perasaan sedikit pun. Ia memejamkan matanya sekali lagi, dan saat ia membuka matanya tersebut, ia telah berada di tempat yang indah, dengan sosok dirinya yang lain berada di depannya.


" Kau telah menerima kekuatanmu yang sebenarnya... Haruskan kita akhiri ini sekarang? " Ujar sosok yang ada di depannya.


Dengan ringan ia menjawabnya. " Ya, ini pertemuan permata dan terakhir kita. " Jawabnya dengan nada yang ringan, ia telah menerima semua sisi kekuatan sebenarnya yang ada di dalam dirinya.


Sosok yang ada di depannya itu terseyun lebar, sambil terseyum ia senang ia berkata. " Dengan menerima kekuatan sejati dari dirimu, kekutan naga hitam, naga putih, kekuatan kematian, dan juga sisi lain darimu... Sekaranh semua sudah lengkap. " Ucapnya dengan seyum lebar, menghilang secara perlahan dari pandangan Xi. Sebelum ia menghilang sepenuhnya ia berkata kepada Xi.


Xi menarik nafasnya dalam - dalam, lalu secara perlahan mengeluarkannya. " Selamat tinggal. " Ucap Xi dan menghilang dari tempatnya dan kembali ke dalam kesadarannya.


Di saat yang sama, langit bergemuru kencang, sebuah gate yang besar muncul di langit. Terbukanya sebuah Gate yang besar memunculkan banyak Guardian, dan salah satu Guardian tersebut memiliki enam sayap di punggungnya, mereka yang muncul adalah sosok yang lebih kuat dari para Guardian Lord. Dan Guardian enam sayap dengan pedang besar di tangannya, ia jauh dan jauh lebih kuat dari Guardian Lord.


" Sialan... Kenapa mereka bisa muncul di sini? " Ujar Airis yang melihat kemunculan para guardian yang sangat banyak.


Sekitar lima puluh ribu guardian keluar dari gate teesebut memenuhi langit. Mengarahkan tombak mereka ke arah para musuhnya.

__ADS_1


" Di saat seperti ini... Kita harus melindungi Xi - Sama. " Ucap Noir dengan nada yang keras.


" Serahkan Guardian yang membawa pedang itu kepadaku! " Ujar Fai dengan santainya akan menghadapi pemimpinnya langsung.


Guardian enam sayap yang memegang pedang besar di tangannya, mengarahkan pedangnya pada semua orang yang ada di bawah.


" Serang mereka semua!! " Ucapnya dengan tegas memerintahkan semua pasukannya untuk menyerang.


" Kalahkan mereka!! " Ucap mereka semua dengan mata yang berapi.


Pertempuran keduanya tidak dapat di elakan, pertempuran yang saling menghancurkan satu sama lain berlangsung.


Zyx walau ia sedang terluka, tapi ia tetap bertarung besama dengan yang lainnya. Berjuang bersama untuk mengalahkan semua musuhnya.


Yumiko dan Melia melihat mereka bertarung.


Melia menatap Krey lalu ia berkata. " Krey bantulah mereka untuk mengatasi para guardian itu! " Ucap Melia meminta bantuan kepada Krey.


" Biarkan saja mereka mengatasi ini, semua sudah berjalan dengan apa yang aku rencanakan selama ini. " Ucap Krey berjalan menjauh dari Melia dan Yumiko. " Mereka akan menjadi bagian dari Xi setelah Xi menerima kekuatan miliknya yang sebenarnya. " Lanjut Sambil menatap ke arah yang lain.


Ia menebaskan sabitnya dengan ringan, memotong langit menjadi dua bagian, dari atas langit banyak darah serta mayat yang berjatuhan. Mereka adalah para Guardian yang ingin memunculkan Gate di langit. Namun pandangannya bukan pada para guardian, namun pada sesuatu yang lain.

__ADS_1


Dua kekuatan yang maha dahsyat bergerak dengan cepat menuju ketempatnya berada. Ia pun menghilang dari tempatnya dan muncul tepat di depan dua kekuatan besar tersebut, dengan ekspresi yang sangat santai dan tenang.


Menghentikan pergerakan dari kedua kekuatan yang maha dahsyat itu. Kedua kekuatan itu berhenti tepat di depan Krey dan menunjukkan sosok sebenarnya.


__ADS_2