
Di luar kastil guardian di sibukkan dengan banyaknya musuh yang menyerang mereka, dan mereka selalu menunggu bantuan tiba, namun bantuan tak kunjung datang hingga akhirnya mereka mengalami kerugian yang sangat besar, dengan kematian dari dua Guardian Celestial yang bergaja di luar Kastil.
Di dalam kastil, tepatnya di jalan masuk rahasia kastil Guardian Celestial. Pertarungan yang sangat sengit, bahkan musuhnya sangat sulit untuk di hadapi karena musuh punya kekuatan yang hebat. Bukan hanya kuat dalam menyerang, namun kuat juga dalam pertahanan, bahkan sihir hampir tidak dapat melukai dirinya.
Serangannya yang berupa bola rantai berduri, sangat luas dan panjang. Setiap serangannya sangat mematikan.
Seiya, yang merupakan seorang Assassin dengan kemampuan kecepatan yang sangat tinggi sangat sulit untuknya mendekati wanita tersebut karena jangkauan serangannya sangat luas di setiap arahnya.
" Tsk... Rantai - rantai ini menyusahkan! " Ucap Seiya sambil melemparkan semua Blade miliknya kepada wanita tersebut.
Namun wanita itu dengan mudahnya memblokir serta menghancurkan semua Blade milik Seiya yang kuat dan tajam, hanya dengan memutarkan ratai yang mengikat di bola kristal berduri nya.
Ia menggunakan kesempatan tersebut untuk menyerang Seiya saat ia tidak memiliki senjata lagi. Ia lemparkan bola kristal berduri itu kepada Seiya dengab sangat cepat. Bola kristal yang amat mengerikan melayang ke arah Seiya dengan cepatnya.
Seiya menghindarinya dengan sigap, karena itu sangat berbahaya untuk dirinya. Saat bola kristal berduri itu menghantam lantai dengan kuat, terjadi sebuah kehancuran yang amat dahsyat hingga membuat lantai menjadi berlubang.
" Ini akhirmu! " Ucap Kistune dengan keras, melepaskan sebuah serangan yang berbentuk rubah ekor sembilan yang indah ke arah wanita tersebut.
Namun lagi - lagi serangan kuat dapat di blokir hanya dengan rantai nya. " Kau tidak akan bisa menghentikan aku! " Ucap wanita tersebut dengan tatapan yang sangat sinis kepada mereka Berlima.
" Cukup sombong juga kau! " Ucap Dia mengikat wanita tersebut dengan tentakel yang terbuat dari api hitam.
Dia berhasil menghentikan pergerakan dari wanita tersebut. Dan yang lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerang wanita tersebut. Serangan kuat mereka berlima mereka lepaskan bersama sama. Hingga menghantam wanita itu dengan telaknya dan terjadi ledakan yang amat hebat di jalan rahasia.
__ADS_1
Karena ledakan tersebut, Jalan rahasia kastil Guardian Celestial menjadi hancur separuhnya. Kumpulan debu yang tebal membutakan pandangan saat itu. Namun debu yang tebal hilang seketika saat terjadi ledakan energi sihir dari dalam debu. Tampak wanita itu baik - baik saja setelah menerima serangan dari mereka berlima.
Hal itu membuat mereka tidak dapat percaya dengan apa yang mereka lihat. Serangan kuat dari mereka, di blokir oleh wanita tersebut tanpa menerima kerusakan apa pun pada tubuhnya.
Wanita itu melirik mereka semua dengan sinis. Dua pasang sayap biru tua yang ada di punggung nya mulai melebar. Ia terbang ke luar dari jalan rahasia, sambil membawa senjatanya. Dari luar, ia menatap Seiya, Velan, Dia, Kitsune dan Amelia dengan sinis dan datar.
Dengab tatapan sinisnya ia berkata " Kehancuran cinta berdarah... Hancurkan! " Ucapnya dengan keras kemudian ia berteriak dan melemparkan banyak bola kristal berduri, dan melayangkan semua itu kepada mereka berlima yang ada di jalan rahasia kastil.
Enraged Deadly beast kemampuan tertinggi yang di miliki oleh wanita tersebut. Ia dapat menggandakan setiap serangan dan senjatanya, dan memperkuat serangannya hingga 5 kali lipat.
Banyaknya bola kristal berduri yang terikat pada rantai menghantam dinding - dinding jalan rahasia kastil, membuat banyak kehancuran di sana. Bahkan setiap hantaman sampai membuat seluruh kastil berguncang, dan mengalami kerusakan yang sangat parah saat itu.
Mereka berlima yang ada di jalan rahasia kastil, menghindar mati matian untuk tidak terkena sedangan tersebut. Mareka tahu apa yang akan terjadi bila terkena serangan tersebut. Bila tidak mati, akan sekarat dalam satu serangannya. Serangan yang terus berlanjut itu, menghancurkan seluruh jalan rahasia kastil hingga tak tersisa.
Tanpa rasa takut ia melesat dan masuk ke lubang tersebut dan mendaratkan kakinya di lantai sana sesaat saat ia sampai.
Saat itu Seiya yang melihat wanita itu beru mendarat, ia menggunakan kekuatan nya. Ia mengendalikan semua Blade miliknya yang telah hancur dan jatuh kebawah, untuk naik ke atas dan memperbesar ukuran dari Bladenya.
" Blade Cain Energi!! " Ucap Seiya dengan keras, dan mengikat wanita tersebut dengan Blade yang saling bersambung satu sama lain. " Sekarang! Aku sudah melemahkannya! " Teriak Seiya dengan keras.
" Nine - Tailed Fox Judgment! " Ucap Kitsune melepaskan serangan terkuatnya sekali lagi dengan bentuk rubah ekor sembilan yang indah.
" Deadly Poison Wave! " Ucap Dia meleskan serangannya yang berbentuk bola hitam raksasa yang penuh dengan racun yang sangat mematikan. Bahkan dapat menghilangkan apa pun bila tersentuh walau hanya setetes dari racunnya.
__ADS_1
" Bloody Festival! The White Bloody Demon! " Ucap Amelia dengan keras melemparkan tombak darah putih ke arah wanita tersebut, dengan tambahan kekuatan dari Bloody Festival.
" Magic Destraction Soul Lightning! " Ucap Velan dengan keras.
Empat serangan dengan skala sihir yang sangat besar di tabrakan ke arah wanita tersebut, hingga membuat sebuah ledakan yang amat - amat besar, hingga membuat kastil tengah Guardian Celestial meledak dan hancur lebur.
Setelah terjadi ledakan yang amat kuat dan besar itu, Seiya, Velan, Dia, Kitsune dan Amelia berjaga - jaga dan bersiap pada serangan kejutan dari wanita tersebut. Karena mereka tidak tahu apakah wanita tersebut masih hidup atau tidak setelah terkena serangan kuat mereka.
Debu dari hasil ledakan tersebut menghilang, mereka langsung siaga terhadap situasi mereka saat itu. Akan tetapi tampak di depan mereka wanita tersebut tidak sadarkan diri, dan menderita luka yang amat parah.
Seiya yang melihat wanita tersebut tidak sadarkan diri, ia menjatuhkan tubuhnya ke lantai sambil menarik nafas legahnya.
" Hemmm Huaaa... Akhirnya selesai... Aku pikir dia masih sadarkan diri... " Ucap Seiya yang legah karena mereka berlima berhasil menjatuhkan wanita tersebut.
" A legahnya... Orang ini sangat kuat bahkan sampai kita berlima sangat kesulitan melawannya. " Ucap Dia sambil duduk di lantai mengakui kalau lawannya tersebut sangat sangat lah kuat. Mungkin, baginya itu adalah musuh terkuat yang pernah ia lawan, sampai membuat ia sangat kerepotan.
" Saking kuatnya orang ini... Bahkan ia bisa menjadi ancaman seluruh makhluk yang ada jika lepas di luar sana... Tidak terbayang kalau orang lain yang menghadapi. " Ucap Amelia sambil mengehalakan nafas legahnya karena berhasil mengalahkan musuh yang sangat amat kuat.
" Ya... Itu tidak bisa di banyangkan... Makhluk selevel kita aja kerepotan... Apa lagi makhluk di luar sana, mungkin saja mereka tidak memiliki ke sempatan... Guardian Celestial ini gila juga menciptakan makhluk yang amat sangat kuat ini. " Ucap Velan sambil menyembuhkan luka yang ia derita selama pertarungan.
" Untuk kekuatan selevel ini... Wanita ini sudah selevel Zyx, Noir, dan bahkan Fai... Aku rasa, jika wanita ini berhadapan satu lawan satu dengan Zyx, mungkin ia masih memiliki kesempatan untuk menang. " Ucap Kitsune sambil membandingkan kekuatan wanita tersebut dengan Zyx, Noir, dan juga Fai yang terkuat di antara semua bawahan Xi.
" Aku rasa pemenangnya adalah Zyx... Mengingat dia bisa seimbang dengan Dragon awaken, dan hampir setiap harinya ia latih tanding dengan Noir mau pun Fai. Aku rasa wanita ini akan kalah telak oleh Zyx. " Ucap Seiya sambil menutup matanya, dan membayangkan betapa kuat Zyx yang ia kagumi. " Jika yang kita hadapi itu Zyx... Hmm mungkin kita sudah tidak memiliki kesempatan untuk menang. " Lanjut Seiya sambil menutup matanya yang sudah tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika Zyx menjadi musuh mereka.
__ADS_1