LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 203


__ADS_3

Xi menanyakan keberadaan Eirlys Mulan kepada penjaga yang ia cekik di tangannya, alasan ia bertanya karena ia tidak dapat merasakan energi kehidupan mau pun energi sihir milik Mulan di penjara bawah tanah.


" Aku mohon... Maafkan aku... Aku akan memberitahukannya kepadamu... " Ucap penjaga itu dengan pelan karena sulitnya berhafas saat di cekik oleh Xi.


Xi melemparnya dengan kuat hingga menabrak sel penjara, dengan tatapan mata yang dingin ia menatap penjaga tersebut.


Penjaga itu memgangi lehernya karena rasa sakit yang terdapat di lehernya sangat terasa karena cekikan Xi yang sangat kuat. Ia berdiri dengan kaki yang gemetaran, dan berjalan ke suatu tempat.


" Aku... Akan menunjukan jalannya kepadamu, tapi... Tolong biarkan aku hidup setelah ini... " Ucapnya sambil menangis.


Dengan dingin Xi membalasnya " Baiklah " Balas Xi.


" Te terimakasih tuan!! " Ucapnya lalu menunjukkan tempat di mana Mulan di tahan.


Saat berjalan menuju tempat dimana Mulan di tahan, para tahanan yang ada di sana mengemis kepada Xi, meminta kepada Xi untuk melepaskan mereka semua. Namun Xi mengabaikan hal tersebut karena mereka tidak ada kaitannya dengannya.


Tempat Mulan di tahan lebih jauh dari tahanan lainnya, sesampainya di sana, ada sebuah pintu yang terbuat dari besi, tempat itu adalah tempat dimana Mulan di tahan. Xi membuka pintu yang terbuat dari besi itu dengan cara mencengramnya dengan kuat dan menarik pintu itu keluar dari tempatnya.


Saat pintu telah terbuka, ia mencium aroma darah yang sangat menyengat. Ia pun mengeceknya dan masuk kedalam, betapa terkejutnya dia, ia melihat banyaknya mayat yang di gantung di dalam sana tanpa adanya sehelai belang sedikit pun di tubuh, dan salah satunya adalah Mulan yang di gantung dengan kedua tangannya yang di ikat dengan sebuah tali.


Hanya dengan sekali lihat Xi dapat mengetahui kalau Mulan sudah tidak bernafas lagi, ia pun memotong tali yang mengikat tangan Mulan dengan sihir angin, membekukan mayat Mulan dengan sihir es dan menyimpannya mayat Mulan dengan sihir ruang.


Dengan gugup dan kaki yang gemetar, para penjaga itu berbicara. " A aku sudah membertahukan semuanya kepadamu... Ke kematiannya bukan karena aku, tapi... I itu karena yang mulia raja yang menyiksanya setiap hari... A aku sudah memberitahukannya kepadamu, tolong lepaskan aku. " Ucapnya sambil bersujud.


Saat itu ia hanya berekspresi dingin, dan mengatakan sesuatu kepada penjaga itu. " Sesuatu kesepakatan, pergilah. " Balas Xi dengan dingin sambil menatapnya dengan niat membunuh.


Setelah mendengar itu, ia lari sekencang - kencangnya meninggalkan tempat tersebut, ia menangis karena ia dapat bertahan hidup. Sesampainya ia di depan tangga, ia menunjukkan ekspresi yang senang karena bisa selamat, saat langkah pertamanya pada anak tangga, Sebuah mulut yang besar muncul dari balik kegelapan menghancurkan kepalanya dan membuat dirinya mati di tempat.


" Berpikir dirimu bisa lari dari kematian... " Ucap Xi dengan dingin, dan meninggalkan penjara bawah tanah. Teriakan para tahanan yang ingin lepas terus terdengar saat ia melangkahkan kakinya. Di saat yang sama mereka semua mati dengan tubuh yang terpotong - potong. " Mana mungkin kalian tetap hidup, sementara orang yang aku cari malah mati. " Lanjutnya dengan mata yang di selimut dengan niat membunuh.

__ADS_1


Di samping itu, ia tidak langsung pergi meninggalkan negara salju merah. Ia berkeliling sebentar mengelilingi istana, saat ia sedang berjalan, ia mendengar sebuah ******* wanita dari suatu ruangan.


Xi menghampiri ruangan tersebut untuk melihat apa yang terjadi, saat ia sampai, ia melihat ada banyak wanita di dalam kamar yang tergeletak di kasur bahkan lantai, dan wanita - wanita itu tidak mengenakan pakaian apa pun. Dan ada satu orang pria yang sedang asik dengan seorang wanita.


" Huh! Siapa kau? " Tanya pria tersebut dan tidak menolehkan wajahnya, bertanya kepada Xi.


Xi hanya diam dan tidak menjawab, tatapannya sangat dingin dan matanya di selimut oleh niat membunuh.


" Aku bilang... Siapa kau sialan!! " Ucap pria tersebut sambil berteriak, dan saat ia berbalik badan sebauh dagger menancap di kepalanya.


" A... AAAAA!! PANGERAN DI BUNUH!! " Teriak seorang wanita dengan ketakutan.


Sebuah api hitam muncul di tangan Xi, lalu melepaskan api hitam teesebut dan membakar habis mereka semua. " Sungguh... Aku baru saja mengotori mataku dengan melihat mereka semua. " Ucap Xi dengan tatapan yang dingin.


Selesai ia membunuh putra kerajaan salju merah, ia ingin lekas pergi dari tempat itu namun, saat ia sedang berjalan, ia melihat beberapa orang mengenakan zirah baja membawa beberapa orang ke sebuah ruangan tepat di ruang tamu kerajaan.


Mereka membuka sebuah ruangan rahasia yang ada di dalam sana, jalan menuju tempat rahasia itu cukup gelap dan menyulitkan pandangan, namun itu bukan masalah untuk Xi karena ia sudah terbiasa dengan kegelapan.


Sesampainya mereka di ruangan rahasia, terlihat di depan mereka ada sebuah altar kolam darah yang ada di sana. Mereka menggunakan warga untuk memenuhi tumbal mereka.


Banyak penjaga berada di sana, menjaga jalannya ritual tersebut, para penyihir bersiap di tempat mereka dan bersiap untuk memulai ritual dengan raja yang berdiri di samping mereka.


" Lapor yang mulia, ritual sudah siap di jalankan. " Ucap seorang prajurit.


" Bagus, kembali ke tempatmu. " Balas raja.


" Semua penyihir lakukanlah ritualnya sekarang!! " Ucap Raja seyum jahat yang terukir di wajahnya.


Para penyihir mulai membacakan mantra untuk ritual mereka, tangan mereka memancarkan energi dark magic, tempat itu mulai bergetar dengan kolam darah mulai bersinar.

__ADS_1


Mereka terus melafalkan mantra mereka, perlahan kolam darah yang bersinar mulai menyurut perlahan. Semakin lama kolam darah semakin menyurut, dan di dalam kolam darah itu terdapat sebauh makhluk yang menyerap semua darah tersebut.


Wujud humanoid dengan wajah yang mengerikan, memancarkan aura yang jahat dari tubuhnya. Setelah darah yang berada pada kolam darah itu habis, ia berteriak sangat keras menggetarkan ruangan tersebut.


Sang raja sangat senang karena berhasil membangkitkan makhluk tersebut. " HAHAHAHA akhirnya! Raja mayat telah bangkit, makhluk ini akan menjadi sejata untuk perangku, tentara terkuat ku, hahaha!! " Ucap Raja dengan sangat senanh.


Mereka pun juga turut senang akan keberhasilan membangkitkan raja mayat, mereka semua bersorak dengan keras di dalam sana.


Sementara itu, Xi hanya melihat dari kejauhan apa yang mereka lakukan, setelah ia mendengar nama Raja mayat ia cukup terkejut. ' Raja mayat? Bukankah itu sesuatu yang pernah di kalahkan oleh Kris? ' Ujarnya dalam hati.


' Kris pernah bercerita kepadaku tentang raja mayat, di ceritakan raja mayat dulunya adalah seorang raja yang memimpin sebuah kerajaan besar. Kehebatannya dalam memimpin suatu negara sangatlah hebat, hingga membuatnya sangat di segani oleh negara - negara lainnya. ' Ujar Xi dalam hati.


' Tapi... Suatu hari putra mereka mengirim beberapa assassin untuk membunuh putri dari kerajaan lain yang merupakan sekutu mereka. Hal itu ia lakukan karena ia sakit hati karena cintanya di tolak. '


' Pada malam itu, para asaassin yang ia kirim berhasil membunuh putri satu - satunya kerajaan tersebut, serta mereka berhasil meracuni raja dari kerajaan itu hingga menyebabkan raja terbunuh. '


' Kabar itu tersebar sangat cepat, putra raja yang mendengar laporan dari para assassin ia sangat senang, pada saat itu ia merayakan keberhasilannya. '


' Kabar yang tersebar dengan cepat itu sampai ke telinga Yuuji ( Kris ), hal itu membuatnya sangat marah karena seseorang membunuh teman baiknya. Dengan penuh amarah ia mendatangi tempat raja terbunuh, dan ia menyadari kalau teman baiknya di bunuh oleh sekelompok assassin. '


' Saat hari menjelang malam, Yuuji menghampiri markas assassin sendirian, dengan hati yang di penuhi dengan kemarahan, ia membantai semua assassin yang ada di sana, beserta dengan pemimpin mereka. Ribuan assassin ia bunuh dalam satu malam, sebelum kematian dari ketua assassin, ia mengatakan sesuatu kepada Yuuji. '


' ' Hahaha kau pasti marah kan hehehe... Uhuk... Kau bertanya siapa yang menyuruh kami membunuhnya... Hah itu adalah... ' hembusan angin yang kencang membuat dirinya tidak bisa mendengar dengan jelas, namun ia mendengar kalau pangeran lah yang melakukan hal tersebut. '


' Ia pergi dari tempat para assassin menuju ke kerajaan mencari dalangnya, ia membantai semua orang pada malam yang sama, dalang dari semua itu ia temukan dan ia eksekusi di tempat, pada saat yang sama raja sangat marah karena Yuuji membunuh putranya. Luka yang raja derita karena kalah dalam pertarungan melawan Yuuji membuatnya kesulitan bergerak, namun ia mengeluarkan sebuah kristal yang di penuhi dengan energi terkutuk di dalamnya. '


' Dengan marah ia memakan kristal tersebut dan membuat dirinya sendiri terbunuh karena tidak sanggup menahan kutukan tersebut, tapi beberapa saat saat ia mati, ia bangkit kembali dengan kekuatan yang hebat, namun dengan jiwa yang berbeda, dan pada malam itu bangkitnya raja mayat, namun ia berhasil di kalahkan oleh Yuuji. '


Dengan santai Xi melihat kebangkitan raja mayat kembali, ia memperhatikan mereka dari kejauhan. ' Ini sedikit menarik ' Ujar Xi sambil duduk dengan santai dari kejauhan.

__ADS_1


__ADS_2