
Xi yang telah kembali, secara tidak sengaja ia bertemu dengan Yumiko saat itu. Karena penasaran, Yumiko pun bertanya Xi habis dari mana. Namun, setelah ia mendengar jawab dari Xi, ia terkejut kalau orang yang Xi temui adalah sosok yang memiliki kekuatan setara dengan Xi.
" Apa kau baik - baik saja? " Tanya Yumiko dengan khawatir sambil memegang tangan Xi.
Dengan tenang Xi menjawabnya. " Ya, aku baik - baik saja, ya dari pada itu... Bagaimana hasilnya? " Tanya Xi kepada Yumiko tentang kesepakatan aliansi yang di ajukan dari kerajaan Hansganm.
Mendengar pertanyaan itu, Yumiko menjawab dan menjelaskan apa yang terjadi saat diskusi. Saat itu, ia menceritakan semuanya yang terjadi, tentang dokumen yang berisi untuk memanfaatkan kekuatan negara Asgar, kedatangan Mizuki yang membuat semua orang terkejut, serta tindakan tidak sopan yang di lakukan oleh Ratu Jessi saat dalam diskusi mereka.
Setelah mendengar itu semua, Xi megangguk mengerti sambil memegang dagunya.
" Oh iya, aku juga meminta 20.000 koin platinum kepada mereka sebagai kopesensi karena berani untuk memanfaatkan negara kita, dan aku memberikan mereka waktu lima hari untuk memberikan nya. " Lanjut Yumiko sambil tersenyum serta merangkul tangan Xi.
Mendengar itu, membuat Xi terkejut. Dalam hatinya, ia bertanya - tanya. Bagaimana caranya mereka bisa mendapatkan 20.000 koin platinum? Sementara, di setiap kerajaan saja, belum tentu memiliki 2.000 Koin Platinum. Ia sampai berkeringat saat memikirkan hal tersebut, karena ia tidak pernah di hadapi dengan masalah keuangan seperti itu.
" Dari apa yang kau jelaskan, memberikan kopesensi sebanyak 20.000 koin emas, atau menyatakan perang dengan negara kita. Aku rasa banyak dari mereka akan memilih untuk menyatakan perang dari pada membayar kopesensi. " Ucap Xi. Ia berpendapat dengan apa yang terjadi saat itu, akan membuat negara Hansganm terjadi perang saudara, antara keluarga kerajaan dengan keluarga bangsawan.
Keluarga kerajaan telah melihat betapa berbahayanya negara Asgar. Dan apa bila berperang dengan negara Asgar, bukan hanya mereka akan kalah, namun mereka semua akan lenyap tanpa sisa. Jadi kaluarga kerajaan pasti lebih memilih jalur yang aman, yaitu, membayar Kompesensi yang di tawarkan. Atau dalam ke adaan terburuknya, mereka akan melarikan diri dari negara mereka untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.
__ADS_1
Sementara untuk keluarga bangsawan, mereka pasti sangat enggan untuk membayar kompesensi yang jumlahnya saja sangat mustahil. Dari pada membayar kompesensi dan menjadi negara bawahan negara Asgar yang gak jelas asal usulnya, mereka lebih memilih untuk menentang keputusan pemimpin mereka, dan lebih memilih untuk berperang dengan negara Asgar.
Dalam pikiran mereka, mereka pasti sangat yakin akan menang melawan negara Asgar yang beru berdiri itu. Secara logika, mana mungkin sebuah negara yang baru berdiri memiliki kekuatan tempur yang hebat, apa lagi jumlah mereka pasti sangatlah sedikit dari negara mereka yang telah berdiri sangat lama, dan memiliki jumlah tentara yang amat banyak.
" Aku rasa itu benar... Para bangsawan yang ada di negara sana pasti berpikir kalau negara baru seperti kita hanya menggertak saja soal 20.000 koin platinum. " Ucap Yumiko yang setujuh dengan pemikiran Xi. Karena membayar kompesensi sebanyak 20.000 koin platinum itu sangatlah mustahil. Bahkan jika itu negara besar dan super seperti kekaisaran, mereka tidak akan mau membayar sebanyak itu.
Xi menyentuh kepala Yumiko dengan lembut. Di saat yang sama, Yumiko pun melihat wajah Xi saat itu.
" Tidak perlu di pikirkan, kalau mereka mau perang, tinggal kita ratakan aja sampai akarnya. " Ucap Xi dengan santai sambil mengelus kepala Yumiko dengan lembut. Mengatakan kalau perang negara itu bukanlah sesuatu yang penting untuknya.
" Em baiklah. " Ucap Yumiko dengan lembut serta senyum senang di wajahnya. Pada saat yang sama, seseorang datang dan tiba - tiba ia langsung memeluk Xi, dan merangkul tangannya.
" Ya, seperti yang kau lihat... Masih beruntung diriku kembali dengan utuh. " Ucap Xi sambil bercanda. " Lalu, bagaimana dengan mu? " Tanya Xi tentang orang - orang yang datang untuk meminta kotrak dagang dan bekerjasama dengan negara Asgar.
" Ada banyak orang yang ingin mengajukan kontrak dengan kita. Namun, banyak dari mereka hanyalah penipu, jadi aku banyak menolaknya. Dan hanya menerima beberapa saja yang menurutku itu dapat di percaya dengan semua data serta informasi yang aku dapat. " Ucap Asako dengan senang sambil menjelaskan semua yang terjadi saat ia berdiskusi dengan orang - orang yang ingin berdagang di negara ini. " Namun, beberapa pedagang yang aku terima hanyalah pedagang sayur, daging, dan juga rempah - rempah. Aku rasa itu belum terlalu bagus. " Lanjutnya sambil menatap Xi.
" Itu tidak masalah, semuanya akan berkembang dengan sendirinya. Oh ya, masih ada beberapa tempat yang belum selesai, khusus nya taman wisata. " Ucap Xi dengan santai.
__ADS_1
" Taman kebun binatang ? " Tanya Yumiko dan Asako dengan bingung.
" Awalnya aku hanya ingin membuat kebun binatang saja. Namun, karena adanya banyak monster di dunia ini, aku berpikir untuk membuat taman wisata yang akan di buka untuk umum, agar mereka dapat melihat keindahan dari para monster yanh ada di sana, serta menambahkan pengetahuan mereka tentang monster yang berbahaya, dan yang tidak berbahaya. " Jawab Xi sambil menjelaskan tujuannya. Sambil menutup matanya, ia juga berpikir. " Bahkan tamannya saja belum sampai setengah yang jadi, jadi aku rasa aku akan menambah kan banyak pekerja ke sana untuk membantu pekerja lainnya." Lanjutnya yang memutuskan untuk menambahkan pekerja untuk membangun taman kebun binatang agar lebih cepat untuk di selesaikan.
" Tapi sebelum itu, mari kita kumpulkan semua orang terlebih dahulu. " Ucap Xi. Ia meminta kepada pelayan untuk mengumpulkan semua orang di alun - alun kota. Karena, Xi akan pergi ke sana untuk menyampaikan sesuatu kepada mereka semua.
Beberapa jam berlalu saat Xi meminta semua warga Asgar untuk berkumpul di alun - alun kota. Di sana terdapat banyak sekali orang yang telah berkumpul, hingga memadatkan tempat tersebut, bukan hanya memenuhi alun - alun kota, tapi juga jalanan yang ada di sekitar alun - alun kota.
Tampak di sana, terdapat banyak berbagai ras yang telah berkumpul. Beastman, Elf, Dwarf, Dryad, dan juga yang lainnya. Tampak wajah semangat dan senang mereka saat menunggu kedatangan dari raja mereka saat itu.
Di keramaian itu, sebuah suara yang lantang dan tegas terdengar oleh sebuah orang. Hingga semua orang segerah mengalihkan pandangan mereka ke arah sumber suara tersebut dengan tatapan penasaran.
" Yang Mulia Xi Telah Tiba! " Ucap Seorang Prajurit dengan armor lengkap dengan lantang mengumumkan kedatangan dari Xi.
Mendengar itu, semua orang terkejut. Segerah mereka berlutut dan memberikan rasa hormat mereka kepada Xi yang ada di sana. Tidak seperti raja pada umumnya, yang datang dengan kereta kuda yang mewah, kereta yang di tarik dengan beast yang gagah, namun, Xi datang dengan berjalan kaki sambil di temani banyaknya Knight dan juga pelayan di belakang nya.
Segerah setelah ia datang, ia berjalan dengan tanang menunjukkan kewibawaan nya. Berjalan ke arah panggung yang terlihat mewah, yang telah di siapkan. Saat ia telah sampai di atas panggung, ia melihat semua warganya masih berlutut dan memberikan hormat mereka kepada dirinya.
__ADS_1
Xi mengangkat tangannya dengan ringan, setelah melihat itu, mereka semua berdiri karena Xi telah memberikan perintah nya. " Aku tahu, semua orang pasti bertanya - tanya mengapa hari ini kita berkumpul di tempat ini! " Ucap Xi dengan menunjukkan ketenangan nya saat itu. Tidak ada satu orang pun yang berbicara mau pun berbisik saat Xi sedang berbicara.