LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 161


__ADS_3

Melihat kematian tuan mereka, semua orang yang berasal dari keluarga Oobara di musnahkan di tempat. Tidak satu pun dari mereka di biarkan untuk hidup, semuanya mati dengan mengenaskan.


Xi mengambil semua harta yang berupa Koin emas, perak dan perunggu, serta senjata dan item mereka.


Tak lama setelah ia mengalahkan keluarga Oobara, sebuah lingkaran sihir tercipta di bawah kakinya, dan membuatnya terteleportasi ke lantai selanjutnya.


Saat tiba di lantai selanjutnya, dan merupakan lantai terakhir dari menara misterius yang muncul. Kali ini ia bertemu dengan semua orang yang ikut berpartisipasi dalam menaklukkan menara misterius.


[ Anda telah memasuki lantai terakhir menara ]


' Eh... Padalah ini lebih tinggi, tidak aku sangka hanya 8 lantai saja. ' Gumam Xi dengan ringan, di saat yang sama ada seseorang yang memeluknya dari belakang. Ia adalah Yumiko, dan juga bersama dengan yang lainnya.


Mereka selama menaklukkan setiap lantai menara tidak mendapatkan luka sedikit pun, semua monster yang ada di dalam menara bisa mereka atasi dengan mudah.


" Xi, aku merindukan mu! " Ucap Yumiko sambil memeluk Xi dari belakang dengan wajah yang senang.


Dengan ringan Xi membalasnya. " Ya aku juga... Aku rasa kalian semua baik - baik saja. " Ucap Xi dengan ringan.


Yumiko melepaskan pelukannya dan berdiri di sebelah Xi. " Iya kami baik - baik saja. " Ucapnya dengan senang.


Xi melihat ke adaan yang lainnya, benar saja mereka tidak mengalami luka sedikit pun, mereka mulai menceritakan hal yang terjadi di setiap lantai yang mereka lalui, demikian juga Xi.


Namun saat mereka sedang asik berbincang, ada seseorang yang di kawal oleh beberapa pasukan menghampiri mereka yang sedang asik berbincang.


" Maaf mengganggu pembicaraan kalian, apa kalian punya waktu sebentar? " Tanya seorang pria mudah yang tampan dengan nada yang ringan dan juga sopan. Pakaiannya rapi dan sangat mewah. Pria itu adalah Pangeran kedua dari kekaisaran Vrosia, Tatsuya Vrosia.


" Saya pangeran kedua dari kekaisaran Vrosia, Tatsuya Vrosia. " Ucapnya dengan sopan sambil memperkenalkan dirinya.


Mereka memandangi nya dengan santai, namun berbeda dengan Xi yang menatapnya dengan dingin. Pria yang ada di depannya bukanlah orang yang dia kenal, dan lagi dia berasal dari kekaisaran.


Melihat Xi yang memandang dingin seperti tidak senang kepada Tatsuya, Yumiko menengkan Xi. Ia juga pernah melihat tatapan tersebut semasa Xi tinggal di kerajaan lembah bersalju, jadi dia sudah paham apa yang akan terjadi jika Tatsuya menyinggung perasaannya.


" Salam kenal Pangeran kedua, Saya Yumiko dan ini Xi, serta mereka juga teman - temanku. " Ucap Yumiko dengan sopan.


" Iya... Tidak perlu sesopan itu, tapi... Sepertinya pria di sampingmu merasa tidak senang. " Ucap Tatsunya dengan ringan.


Dengan tenang Yumiko berkata. " Mungkin itu karena dia sedang kesal. " Ucap Yumiko.


" Tuan maaf jika kedatanganku membuatmu merasa tidak enak, tapi... Kedatangan ku kemari bukan untuk mencari permusuhan, melainkan saya ingin memiliki hubungan baik dengan kalian. " Ucap Tatsuya, ia merasa kalau Party mereka bukanlah party sembarangan. Mereka dapat memasuki lantai delapan tanpa adanya luka sedikit pun.


Walau bergitu ada dua kemungkinan jika mereka bisa masuk ke mari tanpa terluka, pertama karena mereka beruntung, kedua karena kekuatan mereka sangat kuat.


Karena itu lah Pangeran kedua Tatsuya ingin memiliki hubungan baik dengan mereka, tidak ada salahnya berhubungan baik dengan orang yang kuat.


" Kami dengan senag hati menyambut mu pangran. " Ucap Yumiko sambil merangkul tangan Xi.


" Terimakasih... Juga kalian pasangan yang sangat cocok. " Ucap Tatsuya dengan santai.


Perkataan Tatsuya membuat Yumiko menjadi malu, namuan untuk Xi dia tidak merasa malu, wajahnya tampak sangat tenang dan santai.


Saat mereka sedang berbicara, tiba - tiba langit di menjadi terang, energi suci mengalir dan menghiasi langit. Angin yang tenang membawa energi suci itu ke seluruh penjuru tempat.

__ADS_1


Sebuah gerbang muncul di langit, gerbang itu sangat indah, dan memanjakan mata semua orang yang ada di sana. Energi suci yang terpancar dari gerbang itu sangat kuat, dan menenangkan hati mereka semua.


Namun berbeda dengan Xi, saat kemunculan energi suci di langit, darahnya mendidih dan rasa haus darahnya memuncak. Rasa amarah yang di penuhi dengan ke inginan balas dendam sangat besar, membaut pandangan yang sangat dingin ke langit.


Matanya menyalah terang, niat membunuh yang ia simpan di matanya, mulai menghiasi matanya. Walau begitu semua orang tidak dapat merasakan niat membunuh itu kecuali Yumiko yang ada di sebalahnya.


Karena tiba - tiba Xi mengeluarkan niat membunuh, Yumiko menatapnya mata Xi yang dingin di selimuti dengan niat membunuh. Karena penasaran kenapa Xi bersikap seperti orang yang marah Yumiko pun bertanya. " Xi, ada apa? " Tanya Yumiko dengan pelan.


Dengan dingin Xi menjawab. " Itu mereka... " Jawab Xi dengan pelan.


Namun Yumiko masih bingung dengan apa yang di maksud mereka. Xi meneruskan perkataannya " Para Guardian. " Lanjutnya.


Yumiko terkejut saat mendengar kata Guardian, ia pernah mendengari itu saat Xi dan Wanita Dragon Awakening sedang berbicara tentang Guardian. Mereka merupakan makhluk utusan dari para dewa, walau begitu kedatangan mereka juga sebuah ancaman bagi manusia mau pun monster. Para Guardian tidak akan segan menghabisi siapa saja yang memiliki kekuatan untuk membahayakan tanah suci.


Gerbang di langit terbuka perlahan dan melebar, kemudian muncul Makhluk dengan dua sayap yang indah di punggungnya, dengan menganakan armor putih yang indah dan kuat.


Kemunculan mereka di anggap sebagai dewa yang turun ke bumi dan akan memberikan berkat mereka kepada senua orang yang ada di sana. Mereka mulai berlutut dan berdoa kepada para Guardian itu untuk menerima berkat dari dewa.


Di saat yang lainnya berlutut, hanya Xi, Yumiko, Tatsuya dan yang lainnya tidak berlutut.


Saat mereka semua keluar dari gerbang tersebut, gerbangnya menutup dan menghilang. Jumlah guardian yang muncul di menara saat itu sebanyak 50 Giardian. Jumlah itu bukanlah jumlah yang banyak bagi mereka.


Saat gerbangnya menghilang, dan guardian ingin berbicara, tiba - tiba sebuah pedang dengan ke cepatan tinggi mengarah pada mereka dan menancap di kepala salah satu dari mereka.


Hal itu membuat mereka menjadi terkejut, dan memandang orang yang melepar pedang tersebut, orang itu tidak lain adalah Xi.


Dengan marah Guardian itu berkata. " Dasar Makhluk hina! Benari sekali kau membunuh seorang utusan dewa! Kematian adalah hukuman yang tepat untukmu! " Ucap Guardian tersebut sambil mengarahkan senjata mereka pada Xi.


" Aura membunuh yang kuat! Apakah dia seorang raja iblis? " Ucap salah satu Guardian sambil bertanya.


Namun saat ia sedang bertanya, Xi muncul di depannya. Hal itu membuatnya terkejut karena seseorang bisa bergerak begitu cepat.


Tangan Xi di selimut energi Demonic yang kuat hingga membentuk seperti cakar naga. Ia mengarahkan serangannya pada Guardian yang bertanya itu, dan membuat Guardian itu terbunuh karena tercabik - cabik oleh cakar naga.


" Makhluk hina sialan!! " mereka membaut Formasi dan membentuk lingkaran sihir yang kuat. Melepaskan kekuatan sihir suci yang dahsyat kepada Xi.


Saat serangan itu ingin mengenai Xi, kegelapan menyelimuti tubuhnya dan melahap serangan sihir suci tersebut. Mereka terkejut karena serangan sihir mereka tidak berguna di hadapan orang itu.


Xi mantap mereka semua dengan dingin, niat membunuh menyelimuti matanya.


" Semuanya serang dia!! " Ucap salah satu Guardian memerintahkan Guardian lainnya untuk menyerang Xi.


Mereka bergerak dengan cepat ke arah Xi dan menyerangnya. Namun Xi tidak tinggal diam, dia juga menyerang para Guardian. Pertempuran hebat terjadi di udara, setiap serangan mereka membuat langit bergetar.


Dengan tangan yang di lapisi sihir demonic yang kuat, dan membentuk cakar naga. Ia mencabik - cabik para Guardian, merobek sayap yang mereka miliki, dan menghancurkan armor yang mereka pakai.


Serangan Xi sangat kuat hingga perisai yang mereka gunakan tidak berguna di hadapan serangan Xi. Para Guardian tertekan oleh Xi seorang diri.


" Semuanya siapakan Formasi!! "


Mereka membentuk Formasi sihir yang besar dan indah di langit, mengarahkan Farmasi sihir itu pada Xi. Energi sihir suci terkumpul dan memadat, menciptakan pemandangan yang sangay indah.

__ADS_1


Setelah Formasi siap, mereka melancarkan serangannya. Xi dengan santai menjulurkan tangannya ke arah serangan tersebut, menciptakan kegelapan yang hampa dan menelan serangan Guardian.


" A APA! SERANGAN KITA DI LENYAPKAN!! " ucap mereka dengan kaget.


" Siapa dia? Dari mana datangnya kekuatan sehebat itu? " Tanya para Guardian dengan bingung.


Namun Xi tidak diam di tempat, beberapa dari mereka kehilangan kepalanya karena tebasan dari Dagger Xi. Ia muncul di belakang para Guardian dengan memegang dua dagger di tangannya, melapisi kedua dagger tersebut dengan niat membunuh.


Rank


E \= 1 - 10


D \= 11 - 30


C \= 31 - 60


B \= 61 - 90


A \= 91 - 120


S \= 121 - 180


MP/HP


E \= 1000 - 1500


D \= 3000+


D+ \= 4000+


C \= 6000+


C+ \= 8000+


B \= 10000+


B+ \= 12000+


B Spesial \= 15000+


A \= 20000+


A+ \= 200000+


A Spesial \= 1000000


S \= 1000000 - 1300000


S+ \= 1500000 - 10000000


Mengukur tingkat kekuatan tidak hanya dari segi level, tapi juga energi. Dan energi juga menentikan individu tersebut berada di Rank Special atau tidak. Namun kembali lagi, untuk menentukan kemenangan pengguna skill yang baik dan pengalaman bertarung yang tinggi juga akan menentukan hasil pertarungan.

__ADS_1


__ADS_2