
Setelah ia memgalahkan Boss Serigala Gua serta memperbaiki dagger miliknya, ia melanjutkan perjalanan di dalam sana dengan menelusuri lebih dalam lagi. Semakin dalam, musuh yang ia hadapi semakin banyak. Bukan hanya sekedar Goblin mau pun serigala gua, namun ada tikus tanah dengan ukuran yang besar, semut - semut hitam yang besarnya 45cm, tikus berkepala serigala, dan tikus biasa yang besarnya mencapai 25 cm.
Akan tetapi, semua monster itu dapat dia kalahkan dengab mudah nya. Berkat dagger yang telah di perkuat, serta bantuan dari Shadow Army nya, ia dapat terus maju walau di kepung oleh banyaknya monster. Sampai akhirnya, ia bertemu dengan sebuah pintu di pertengah jalannya. Pintu yang terbuat dari batu yang padat.
" Belum sampai di ujung dan aku telah menemukan pintu di sini... Apa yang ada di dalamnya? " Ucap Xi sambil bertanya - tanya mengenai jenis monster apa yang berada di balik pintu tersebut.
Ia memerintahkan beberapa shadownya untuk membuka pintu tersebut. Karena tidak ingin mengambil resiko saat membuka pintunya, bisa saja ada sebuah jebakan yang berbahaya saat ia membuka pintu tersebut.
BRRUUU! Suara pintu batu yang di buka oleh para Shadow. Saat pintu terbuka lebar, tidak ada apa pun yang terjadi. Tampak tidak ada jebakan di balik pintu tersebut, ia pun masuk ke dalam pintu tersebut, setelah ia memastikan tidak ada jebakan lainnya dengan melemparkan batu ke dalam ruangan itu.
Ia masuk ke dalam setelah memastikan tidak ada jebakan. Di balik pintu itu, terdapat sebuah rungan yang luas dengan adanya banyaknya emas dan permata lainnya di sana, serta terdapat banyak senjata dan meterial - metarial serta hebal - herbal yang langkah di sana.
Namun, di balik banyaknya harta itu, terdapat banyak sekali monster dengan wujud humanoid di sana. Monster dengan kulit berwarna hijau dengan wajah yang sangat menyeramkan. Badan nya besar dan mereka memegang sebuah gada yang terbuat dari batang kayu yang besar.
[ Troll ] Rank : C. Level : 45. Exp : 6000.
" Setidaknya ada sekitar 30 Troll di dalam sana, dan ada lebih dari 50 Goblin... Melawan Goblin bukanlah hal sulit, namun Troll ini cukup merepotkan karena mereka bisa Regenerasi. " Gumam Xi dalam hatinya sambil melihat kerumunan Troll dan Goblin di dalam sana. Saat ia melihat kerumunan itu, terdapat sebuah sinar cahaya emas di dalam ruangan tersebut, ia pun mempertajam penglihatan nya dengan bantuan sihirnya.
Dengan itu, ia dapat melihat apa yang ada di belakang para Troll dan Goblin itu. Saat ia melihatnya, ia cukup terkejut karena yang di belakang kerumunan itu adalah beberapa Golden Goblin yang sedang bersembunyi dari Xi.
__ADS_1
" Golden Goblin? Bagaimana bisa? " Gumamnya dalam hati sambil bertanya - tanya bagaimana bisa ada Golden Goblin di dunia ini. Walau dunia ini di huni oleh banyak monster, namun menurutnya selama ini sangat mustahil kalau Golden Goblin itu ada. Biasanya Golden Goblin itu hanya ada di dalam Game yang ia mainkan saja.
" Sepertinya dunia ini tidak bisa di ukur dengan akal sehat. " Lanjutnya dalam hati. Pada saat yang sama, para goblin mau pun troll yang ada di dalam ruangan tersebut, langsung menyerang dirinya. Xi mengangkat tangannya dan beberapa bola api langsung menghantam para goblin dan juga Troll yang menyerangnya.
" Bunuh mereka semua! " Perintah Xi kepada Shadow Armynya. Semua Shadow Army muncul dan langsung bertarung melawan para Goblin dan Troll itu. Dentuman tongkat kayu yang menghantam Shadow Army terdenger cukup keras, hingga mengema ke seluruh ruangan.
Shadow Armya tampak kesulitan untuk mengalahkan para Troll yang ada di sana, karena kekuatan dari Troll itu berada di atas mereka. Namun, tidak untuk mereka Shadow Army yang telah mencapai Rank Master. Seperti kelompok Hidden Master, The Combate Maniac, dan Beast King. Mereka mampu untuk mengalahkan Troll yang memiliki kemampuan Regenerasi yang cepat.
Golden Goblin yang melihat Troll dan Goblin lainnya terpojokan karena Shadow Army yang tidak ada habisnya karena tidak bisa mati, dan setiap kali di hancurkan mereka regenerasi kembali. Itu membuat mereka manjadi panik. Keringat membasahi wajah mereka, segerah saat mereka melihat celah, mereka mulai bergerak sambil membawa karung yang berisi bayang yang menurut mereka adalah barang berharga.
Mereka berlari dan melompat dengan cepat menghindari setiap pertarungan yang terjadi antara Shadow Army melawan para monster. Hal itu mereka lakukan karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk bertarung, dari pada mati, lebih baik mereka pergi meninggalkan tempat tersebut sebelum para monster di kalahkan oleh Shadow Army.
Hal itu, nembuat mereka terkejut, dan akhirnya membuat mereka menabrak dinding es tersebut dengan kerasnya hingga membuat Golden Goblin terjatuh.
Golden Goblin memegangi kepala mereka yang sakit itu karena menghantam dinding es. Sesambil mengelus kepala mereka, mereka saling memandang satu sama lain dengan bingung. Dalam kepala mereka, mereka berpikir. Darimana dinding es ini muncul? Dan siapa yang membuat dinding es ini? Itu lah yang ada di kepala mereka saat itu.
Hingga pada saat mereka kebingungan, salah satu dari mereka tiba - tiba terikat oleh tali yang cukup besar yang terbuat dari kegelapan. Tali tersebut mengikatnya dengn sangat kencang hingga membuat Golden Goblin tersebut meronta - ronta kesakitan. Sementara yang lainnya bingung dan ketakutan saat melihat hak tersebut. Mereka bingung apa yang harus mereka lakukan untuk menyelamatkan teman mereka itu, karena tali dari kegelapan itu tidak bisa mereka sentuh.
Dan pada Akhirnya Golden Goblin tersebut mati karena lemas. Melihat temannya terbunuh, membuat mereka menjadi takut. Mereka mulai mundur perlahan lahan karena tidak ingin terbunuh dengan cara yang sama. Saat mereka mundur kebelakang, salah satu dari mereka menabrak sesuatu yang keras, dan itu membuat mereka berhenti.
__ADS_1
Mereka pun menoleh kebelakang saat mereka saling menabrak. Saat mereka melihat ke arah belakang, mereka sangat terkejut dan mata mereka terbuka lebar karena rasa takut mereka.
Tepat di belakang mereka, seseorang pria berambut putih berdiri di sana dengan mata merahnya yang menyalah, dan pria tersebut di selimuti oleh kegelapan yang amat pekat. Tatapannya sangat mengerikan. Saking mengerikan tatapannya itu sampai membuat mereka menjadi pucat.
Salah satu dari Golden Goblin berbalik badan dan melompat menjauhi pria berambut putih tersebut, guna untuk menghindari diri nya dari kematian dengan mengorbankan teman - temannya. Namun, pria berambut putih itu meliriknya dengan sinis dan menggerakan tangannya. Pada saat itu, sebuah tombak es melayang ke arahnya, dan menembus tubuhnya itu, hingga membuatnya terbunuh.
Pria berambut putih itu, kembali lagi melirik Golden Goblin yang masih hidup. Ia yang melihat Golden Goblin ketakutan, segerah ia menebas kepala mereka. " Mereka Golden Goblin... Jadi barang yang mereka bawa seharusnya lebih bagus dari apa yang telantar ke sana. " Ucap sambil memeriksa barang - barang yang di bawa oleh Golden Goblin. Tampak di sana terdapat banyak barang yang sangat berharga. Bahkan di antara barang yang Golden Goblin itu bawa terbuat dari emas, serta platinum, bahkan berlapis dengan permata yang indah.
" Benar - benar deh... Aku pikir yang mereka bawa itu barang seperti artefak yang kuat. Ternyata hanya barang untuk hiasan saja. " Ucap Xi sambil menggelengkan kepalanya. Namun, ia tetap menyimpan semua barang - barang itu ke dalam inventory nya. " Baiklah, aku ingin mencoba membangkitkan Golden Goblin ini. " Lanjutnya dan membangkitkan lima Golden Goblin yang ada di dekatnya.
[ Dengan Kehendak Shadow King. Yang mati telah kau kendalikan dengan kekuatan mu! ]
Saat Notifikasi itu muncul, lima Golden Goblin yang ada di dekatnya bangkit menjadi Shadow Army. seluruh tubuhnya berwarna hitam, aura serta cahaya emas menyelimuti mereka.
[ Shadow Golden Goblin Level. 1 Rank Elite ]
Saat mereka bangkit tanpa di perintahkan oleh Xi sekali pun, mereka sudah bekerja mengumpulkan barang - barang yang berharga yang ada di sana. Bukan hanya benda - benda mati, bahkan mayat mereka sendiri, mereka sobek dan mengambil bagian - bagian pentingnya, seperti kulit, darah, mata, dan gigi. Begitu juga dengan Goblin dan Troll yang telah terbunuh mereka ambil kulit darah dan, mata mereka serta senjata yang di gunakan juga seperti pendang kecil dan batang kayu besar yang di gunakan oleh Troll sebagai senjata mereka.
Sementara tara itu Xi yang tidak ingin berlama - lama lagi di sana, ia segerah memegang daggernya. Dengan cepat ia menebas semua monster yang masih hidup dan membuat mereka semua terbunuh di bawah tajamnya dagger miliknya.
__ADS_1
[ Semua Goblin dan Troll berhasil di kalahkan ]