
Comandan Iblis Aksa sang kehancuran yang merupakan Naga api merah di jatuhkan oleh Xi dari ketinggian saat di udara. Ia kehilangan kedua sayapnya hingga membuat dirinya tidak dapat untuk terbang kembali ke langit. Dan saat itu, Shadow Army menyerangnya habis - habisan.
Shadow Army yang merupakan pemimpin bandit yang telah di kalahkan oleh Xi dan sekarang menjadi Shadow Army. Menyerang menggunakan palu besarnya dan memukul kepala Aksa dengan kuat.
Karena tubuhnya yang besar, membuat Aksa tidak dapat menghindari serangan tersebut. Namun itu bukan masalah untuknya, dengan sisik naganya yang kuat dan tebal, membuat serangan tersebut tidak memberikannya banyak rasa sakit.
Aksa tidak hanya diam saja saat ia di serang. Ia menggunakan kedua tangannya serta ekornya untuk menyerang dan menghancurkan Shadow Army. Dengan mudahnya shadow army di hancurkam oleh nya.
Namun setelah ia menghancurkan shadow army itu, ia terkejut karena Shadow army dapat bangkit kembali setelah ia hancurkan. Itu membuatnya bingung dan juga stres. Ia tidak pernah melihat kekuatan semacam ini sebelumnya, bahkan Necromancer sekali pun tidak dapat melakukan hal seperti ini.
' Apa - apaan ini... Mereka utuh kembali... Kemampuan macam apa ini? Selain dia bisa bergerak dengan cepat... Orang itu... Juga bisa mensummon makhluk serta melakukan sihir. ' Ucapnya dalam hati sambil menerima serangan sebuah palu besar menghantam pipinya.
Xi terus menyerang dengan kecepatan tinggi dengan dua dagger di tangannya. Saat itu, ia kesulitan dalam menembus kulit keras milik Aksa, namun ia tidak menghentikan serangannya dan terus menyerang Aksa sampai akhirnya ia menemukan sebuah sisik milik Aksa yang berbeda dari yang lainnya.
Di bagian belakang, tepat di punggung di dekat sayap milik Aksa. Di sana terdapat sebuah sisik yang terbalik dan mudah untuk di serang.
Dalam hatinya Xi ' Itu... Kelemahannya... Kesempatan untuk ku dapat mengalahkannya! ' Ucap Xi dan bergerak dengan cepat menuju punggu Aksa.
Saat ia sedikit lagi sampai, Aksa langsung berbalik dan menyerang Xi dengan nafas apinya. Aksa menunjukkan kelemahan dirinya untuk memancing Xi mendekat ke arahnya agar ia dapat menyerangnya.
" Kau pikir aku tidak tahu kalau itu rencana mu? " Ucap Xi dan melepaskan satu daggernya. Ia mengepalkan tangannya dengan erat dan meninju rahang bawa milik Aksa hingga membuat nafas api yang ingin Aksa lepaskan terhenti.
__ADS_1
" Dark Cain! " Ucap Xi. Ia menggunakan sihir kegelapan untuk membuat rantai yang kuat, dan mengikat mulut milik Aksa dengan sangat kuat hingga Aksa sangat kesakitan.
Ia langsung mengambil kesempatan tersebut untuk membunuh Aksa, mengganti daggernya dengan pedang miliknya dan menancapkan pedangnya tepat di punggung Aksa yang memiliki sisik terbalik.
Pedang tersebut masuk ke dalam tubuh Aksa hingga mengenai jantungnya. Aksa sangat kesakitan dan darah muncrat dari mulutnya. Ia mulai kehilangan kesadarannya dan akhirnya ia kehilangan kesadaran miliknya.
[ Anda telah mengalahkan Comandan iblis Aksa ]
[ Anda Naik level ]
[ Anda Naik level ]
[ Comandan iblis yang tersisa saat ini adalah 3 ]
Xi membuka shop system dan mencari sebuah senjata yang kuat untuk menambahkan kekuatannya. Saat itu ia sedang mencari sebuah senjata yang cocok untuk ia gunakan.
Dalam pikirannya, ia berkata ' Sebelumnya aku punya sekitar 20000 poin system... Namun aku gunakan semuanha untuk membeli skill yang dapat membantu ku. ' Ucapnya dalam hati sambil berpikir. Skill yang ia beli adalah sebuah skill pasif yang sangat berguna untuknya. Yaitu Skill Resistensi sihir tingkat rendah, resistensi serangan mental tingkat rendah, Nulifikation terhadap rasa sakit tingkat rendah, dan Nulifikation terhadap serangan sihir tingkat rendah. Itu adalah skill - skill yang ia beli sebelumnya.
Ia mendapatkan banyak Poin setelah mengalahkan Aksa dan mencoba untuk membeli sesuatu untuk membantunya dalam pertarungan. Dalam Shop ia mencari sebuah senjata yang berupa sebuah dagger, dan ia pun mendapatkan yang cocok untuk ia gunakan. Ia membeli dagger tersebut dengan poin system yang ia miliki.
Setelah mebelinya, sebuah dagger muncul di hadapan dirinya. Dagger tersebut berwarna hitam kebiruan dengan ketajaman yang sangat tajam.
__ADS_1
[ Demon art Dagger ]
[ Rank : A ]
[ Attack : 620 ]
[ Efek : Memberikan serangan tambahan dengan musuh tipe Demon sebesar 20% ]
[ Efek : Setiap serangan ke 10 akan memberikan serangan penetrasi kepada lawan ]
" Bagus, jadi aku tidak perlu khawatir dengan musuh yang memiliki pertahanan yang kuat. " Ucap Xi sambil memegang dagger miliknya itu dan pergi menuju ke tempat Comandan iblis lainnya. " Aku harus menyelesaikan misi dengan cepat kali ini. " Ucapnya sebelum ia pergi meninggalkan tempat tersebut.
Sementara itu, Comandan iblis dengan sayap burung di punggungnya kerepotan dalam menghadapi Duke Nagi, Duke Ester dan juga Airis. Ia di pojokan oleh tiga orang yang sangat hebat dan harus menderita luka yang cukup parah karena serangan mereka bertiga sangat kuat dan cepat.
' Kiee... Sangat sulit menghadapi mereka bertiga... Kususnya pria dengan pedang besar itu. Setiap kali aku mendekat ke arahnya, dia langsung menyerang ku dengan kekuatan yang besar... Sangat berbahaya menghadapi mereka sendirian. ' Ucap Coamdan Iblis tersebut dalam hatinya.
Mereka bertiga pun juga kewalahan dalam menghadapi comanda iblis tersebut. Serangan angin yang terus di lancarkan oleh comanda iblis itu, membuat mereka tidak dapat bergerak sesuka mereka dan membuat pergerakan mereka menjadi terbatas.
Mereka saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang tajam. Kuda - kuda untuk menyerang telah siap dan menunggu keduanya saling bertarung kembali. Namun baru saja mereka mau bergerak, seseorang muncul dari atas dan menyerang Comandan iblis tersebut.
Ia yang menyadari kalau dirinya dalam bahaya, segerah menghindari serangan tersebut. Setelah berhasil menghindarinya, ia mencoba untuk menjaga jarak dari orang yang menyerang nya tersebut. Namun sesuatu yang cepat melewati dirinya dan membuat kedua sayapnya terpotong saat itu juga.
__ADS_1
Ia berteraik ke sakitan, sayap yang ia bangga kan kali ini telah menghilang. Saat itu, ia terlihat putus asa dengan ke adaanya yang sekarang dan tidak mungkin lagi untuknya dapat bertahan dengab musuh yang banyak itu. Sebelum kematian dirinya, ia melirik orang yang memotong sayapnya.
Dan orang itu adalah pria berambut putih dengan dua dagger di tangannya. Pria tersebut melancarkan serangan beruntun dan pada serangan ke 10, serangan tersebut sangat kuat hingga membuat comandam iblis terbelah menjadi dua bagian.