LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 135


__ADS_3

Api hitam muncul dari lingkaran sihir dan membakar Maze dengan ganas. Suhunya begitu tinggi hingga mampu melelehkan tanah yang ada di sekitar lingkaran sihir. Pada saat itu api hitam masih terus menyala dan terlihat seperti sebuah pilar api di dekat hutan.


Disisi lain, pertarungan dengan pasukan Maze masih terus berlangsung. Pada saat itu, terjadi pertarungan antara delapan jenderal Kambing iblis darah melawan delapan prajurit kegelapan peringkat atas.


Saat itu, sala satu jenderal Kambing iblis darah yang berbadan kekar dan bertubuh besar sedang berhadapan dengan Bion yang sama - sama memiliki badan kekar. Keduanya juga memiliki gaya pertarungan yang sama yaitu pertarungan jangan dekat dengan mengandalkan tinju mereka sebagai senjata.


Ini adalah duel antara dua pria sejati yang mengandalkan tangan mereka ketimbang senjata. Mereka lebih suka menyelesaikan masalah dengan tinju mereka.


Bion dan jendela kambing darah iblis itu saling beradu pukulan kuat mereka. Puluhan pukulan mereka lancarkan dan semua saling memblokir. Keduanya mulai menggunakan pukulan mematikan mereka, dengan Bion melancarkan tinjunya dengan memukul kepala Kambing iblis darah, dan kambing iblis darah mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyerang Bion di bagian perutnya.


Gelombang kejut yang cukup kuat di hasilkan dari kedua serangan tersebut. Namun, dari kedua serangan yang mematikan itu, tidak satu pun dari mereka terlihat goya. Akan tetapi, itu tidak bertahan lama. Saat melewati beberapa detik setelah beradu serangan itu, Kambing iblis darah mulai melangkah mundur dengan kaku dan sempoyongan.


Tinjuan dari Bion dengan menggunakan kekuatan penuhnya, berhasil menembus pertahanan jenderal kambing iblis darah itu hingga membuat luka di bagian dalam kepalanya. Tulang tengkorak nya mengalami keretakan yang mengakibatkan terbenturnya otak yang membuat dirinya menjadi sangat pusing dan sulit untuk melihat.


Bion maju ke arah Janderal Kambing iblis darah itu. Dia ngepalkan tangannya dan menguatkan tinjunya. Tinjunya telah di selimuti oleh sihir kematian yang amat kuat. Bion pun melancarkan serangan terakhirnya pada Jenderal Kambing iblis darah itu tanpa adanya perlawanan sedikit pun dari Kambing iblis darah.


Serangan terkuat Bion mendarat tepat di dada Jenderal Kambing iblis. Serangan yang begitu dahsyat langsung menembus dada Jenderal Kambing iblis darah dan meninggalkan lubang pada tubuhnya. Sehingga itu membuat satu dari delapan jenderal kambing iblis darah mati dalam pertempuran.


Setelah mengalahkan Jenderal Kambing iblis darah, Bion berselebrasi dengan berteriak kencang. Itu adalah tanda darinya untuk merayakan kemenangan nya atas musuh yang di lawannya.


Akam tetapi, perayaan kemenangan itu di pandang buruk oleh prajurit kegelapan yang lainnya. Jika mereka semua dapat berbicara, mereka akan mengatakan. Jika kau punya waktu untuk berteriak, kenapa kau tidak bantu kami mengalahkan kambing iblis darah lainnya?


Sementara itu, di luar dungeon tepatnya di depan pintu gerbang dungeon yang telah berubah menjadi gerbang kelas S. Disana berkumpul banyak orang yang penasaran dengan dungeon kelas S yang tiba - tiba saja muncul.


Banyak prajurit di kerahkan oleh pihak keluarga kerajaan untuk mengevakuasi penduduk yang tinggal di dekat gerbang Rank S muncul. Sementara itu, beberapa kesatria mencoba untuk menahan para warga dan juga petualang yang memaksa ingin masuk dan melihat lebih dekat lagi.


" Astaga... Mereka berisik sekali... Kenapa mereka terlihat begitu bersemangat di hadapan bencana besar ini? " Ucap Ketua Asosiasi petualang yang merasa heran dengan kerumunan orang - orang itu.


Ketimbang takut, mereka terlihat berani dan bahkan bersemangat ketika gerbang S class muncul di negaranya. Padahal gerbang S class itu adalah gerbang yang paling berbahaya dari pada gerbang lainnya. Dan untuk menangani satu gerbang S class, negara perlu menurunkan semua armada tempur mereka. Apa bila gerbang S class muncul di negara - negara kecil, atau bahkan kota kota lainnya, mereka sudah tidak memiliki kesempatan untuk bertahan apa bila mereka mencoba untuk mengatasinya. Jalan terbaik bagi negara - negara kecil untuk mengatasi gerbang S class dengan pergi menyelamatkan diri atau mengungsi ke negara lain yang lebih kuat sebelum Gate tersebut terbuka.


" Ketua... Warga sekitar sudah kami evakuasi tapi... " Ucap seorang petualang kepada ketua Asosiasi Petualang melaporkan kerja mereka. Namun, belum selesai dia berbicara, petualang itu melihat ke arah lainnya. Dia melihat adanya banyak orang yang bukan petualang berkumpul di dekat gerbang. Dan saat ini orang - orang itu sedang di tangani oleh anggota Asosiasi petualang.


" Jangan khawatir... Tidak perlu memikirkan mereka. Lagi pula gerbang ini baru saja muncul hari ini, jadi risiko terjadinya dungeon break hari ini sangat kecil. Tetaplah fokus pada tugas kalian, dan jangan biarkan lebih banyak orang lagi mendekati daerah ini... Walau kemungkinan nya masih kecil,.tapi kita harus tetap waspada! " Ujar Ketua Asosiasi petualang kepada anggotanya.


" Baik pak! " Ucap petualang itu dengan tegas.


Ketua Asosiasi petualang bersikap tenang dan terus menunjukkan kewibawaan nya. Dengan begitu, dia memberikan kesan yang baik bagi setiap anggotanya. Karena hal itu pula, dapat mengurangi rasa cemas, gugup serta takut para bawahannya.


Dari luar Ketua Asosiasi petualang memang terlihat tenang dan profesional, namun di dalam sebenarnya dia sangat mengkhawatirkan party petualang yang ada di dalam dungeon. Ketua Asosiasi berharap kalau mereka semua baik - baik saja, tapi karena ini gerbang S class, Ketua Asosiasi tidak berharap banyak mengenai perty tersebut. Sampai Dungeon Break terjadi, jika ada kelompok dari party sebelumnya selamat, itu sudah sangat membuat senang dan bahagia. Tapi, jika semuanya di musnahkan di dalam sana, Ketua Asosiasi sudah tidak dapat berbuat apa - apa lagi. Saat ini ketua Asosiasi hanya bisa mendoakan keselamatan mereka.


Namun, memikirkan adanya anak Duke Esteban di dalam party tersebut, Ketua Asosiasi merasa kasihan dan berkata dalam hatinya " Ini adalah Gerbang S class... Kecil kemungkinan mereka bisa selamat dari monster - monster yang ada di dalam sana. Walau perty itu terdiri dari beberapa petualang Rank A, jaminan keselamatan mereka tetap tidak akan berubah. Saat ini kami hanya bisa menunggu sampai bencana yang ada di dalamnya keluar dan menghancurkan kota... Untuk party yang ada di dalam sana, aku sudah tidak dapat berharap banyak lagi. Mustahil untuk bertahan di dungeon Rank S karena monster di dalamnya pasti sangat kuat. Bahkan jika itu aku... Aku ragu dengan keselamatanku jika berada di dalam sana... " Ucap Ketua Asosiasi Petualang.


Sementara itu, Duke Esteban yang berada tidak jauh dari sana. Merasa tidak tenang dan selalu memiliki perasaan gelisah dalam hatinya. Orang yang selalu terlihat tegas dan serius, kini terlihat wajah suram nan tidak berdaya di hadapan gerbang S class. Itu dapat terjadi karena anak satu - satunya Duke Esteban berada di dalam dungeon berbahaya ini. Jika tidak, bagaimana mungkin Duke Esteban akan bersikap seperti orang aneh.


Melihat Duke Esteban yang di hantui oleh perasaan khawatir, Yumiko mencoba untuk menenangkannya dengan berkata " Duke, tenanglah... Ku tahu dirimu sedang khawatir saat ini, tapi aku yakin Putri akan baik - baik saja. " Ucap Yumiko kepada Duke Esteban.


Mendengar perkataan Yumiko, Duke Esteban hanya diam sambil meliriknya. Duke heran kenapa Yumiko begitu yakin kalau putrinya akan baik - baik saja ketika berada di dungeon S class.


Duke pun membalas " Terimakasih Putri Yumiko, tapi... Ini adalah dungeon S class. Bagaimana bisa anda begitu yakin kalau anak saya akan baik - baik saja di dalam sana? " Ucap Duke Esteban sambil bertanya alasannya kepada Yumiko.


Sebenarnya Yumiko juga tidak yakin dengan jawabannya. Tapi, dalam hatinya, dia percaya kepada Xi berserta kemampuan nya pasti mampu melindungi Putri dari gengguan dari para monster yang ada di dalam sana.


Yumiko tersenyum dengan penuh keyakinan, dan hal itu membuat Duke Esteban terkejut saat melihat senyumnya. " Aku bisa seyakin ini itu karena... Ada dia di dalam sana. " Ucap Yumiko.


Mendengar itu, Duke Esteban masih bingung dengab yang di maksud ' dia '. Karena hal itu, Duke pun bertanya lagi. " D dia? Siapa itu? Apa aku pernah bertemu dengannya? " Tanya Duke Esteban lagi kepada Yumiko.


Yumiko menjawab dengan berkata " Ya, kau pernah bertemu dengannya. Orang itu sebelumnya adalah yang aku bawa, atau lebih tepatnya aku pinta tolong kepada dirinya untuk ikut bersama Putri dan menjaganya saat di dalam dungeon. Saat ini, orang itu pasti sedang berjuang menjaga Putri. " Jawabnya.

__ADS_1


Mendengar jawaban Yumiko, Duke Esteban teringat kepada seorang pria yang tadi pagi di di bawa bersama Yumiko untuk menemui dirinya dan juga Putri. Akan tetapi, Duke ingat kalau pria itu hanyalah seorang petualang Rank C. Mengingat itu, Duke Esteban masih belum yakin apakah benar seorang Petualang rank C dapat melindungi putrinya ketika berada di dalam dungeon S class.


" Ta tapi... Bukankah pria itu hanya seorang petualang Rank C? Bagaimana cara dia dapat melindungi putriku? Aku tidak bermaksud untuk meremehkan dirinya, aku sangat berterimakasih karena dia bersedia membantu putriku tapi dengan kemampuan sebagai petualang Rank C... Aku kurang yakin akan hal itu... " Ucap Duke Esteban yang meragukan kemampuan Xi. Karena sejatinya Duke Esteban tidak mengetahui seberapa kuat Xi yang sebenarnya.


" Duke... Menurutmu, orang yang membantai para iblis ketika invasi dungeon S class terjadi di kekaisaran Fafnir adalah seorang petualang Rank C? Menurut berita yang beredar dan dari sumber yang terpercaya, Bos dungeon dari S class saat itu adalah seorang Demon King. Dan, saat itu, Xi berhasil mengalahkannya saat pertarungan satu lawan satu. " Ucap Yumiko.


Duke Esteban sangat terkejut mendengarnya. Dari semua orang, dia yang peling tahu seberapa mengerikan kekuatan dari para Ras iblis.


" Ras iblis bukanlah Ras lemah seperti monster pada umumnya, mereka sangat berbahaya dan cerdas. Iblis dengan tingkat Arc Demon saja sudah cukup untuk memusnahkan sebuah kota... Dan ini, Demon King? Orang itu berhasil mengalahkannya? Jika itu memang benar... Mungkin, masih ada harapan... " Ujar Duke Esteban dalam hatinya. Walau tidak percaya dengan apa yang baru di dengarnya, namun melihat Yumiko yang serius, Duke Esteban tidak punya alasan untuk tidak mempercayainya. Karena cerita itu pun, Duke Esteban jadi memiliki harapan untuk putrinya dapat selamat.


Duke Esteban mengepalkan tangannya dengan erat, dan bergumam " Putri, kau harus selamat! Jika kau mati, bagaimana aku akan menjelaskan ini kepada ibu mu?! Kau harus pulang dengan selamat! Tapi... Jika kau tidak kembali, ayah bersumpah akan membunuh dan menyiksa monster yang membunuh dirimu... Ayah bersumpah akan membunuhnya dengan kedua tangan ini! "


Di dalam dungeon, pertempuran masih terus berlanjut. Maze yang masih berada dalam Mode Amukan bertarung melawan Xi.


Maze terus menyerang Xi dengan membabi buta tanpa memperdulikan sekitarnya. Jejak pertarungan mereka berdua tertinggal di belakang mereka. Yang mana permukaan tanah dan pepohonan hancur, dan semua itu ulah dari Maze yang tidak dapat mengontrol kekuatannya.


Maze meninju Xi dengan seluruh kekuatannya. Akan tetapi, Xi dapat menghindari nya dengan melompat tinggi ke atas. Melihat itu, Maze mendungak ke atas untuk melihat Xi yang sedang berada di udara.


Xi turun dari atas sana menuju Maze yang ada di bawahnya. Sembari turun, Xi mengaktifkan skill yang terdapat pada sarung tangannya.


" Dragon Claw! " Ucap Xi mengucapkan nama skillnya. Saat mengucapkan itu, Xi menyilangkan tangannya, dan mengubah api hitam yang terlapisi oleh energi sihir menjadi dua buah cakar naga yang tajam.


Setelah terbentuk sepenuhnya, Xi menebaskan serangannya dengan sangat kuat. Tebasan dari dua cakaran naga langsung mengenai Maze tanpa ampun. Itu memberikan luka yang cukup fatal kepadanya.


Setelah selesai dengan serangan cakar naganya, Xi melanjutkan serangannya dengan sebuah tendangan kerasnya. Tendangan mengenai dada Maze yang terluka dan secara bersamaan Xi juga mengaktifkan skill dari sepatunya Fire and death dragon twin boots.


" Fiery Step! " Ucap Xi. Skillnya aktif. Karena Xi mengaktifkannya ketika dia sedang menendang musuhnya, skill tersebut di perkuat hingga menghasilkan sebuah ledakan besar ketika tendangan itu sampai pada tubuh lawannya.


BOOM!


Sebuah ledakan besar terjadi dari dalam dan itu mengejutkan semua orang. Dari ledakan itu, Maze terpental sangat cepat dan menghancurkan beberapa pohon yang di tabraknya saat dia masih terbang melayang.


Maze yang menyadari bahaya itu hendak berusaha untuk bangun dan menghindari ledakan yang akan terjadi. Akan tetapi, karena tendangan barusan yang menghasilkan sebuah ledakan. Membuat beberapa tulang rusuknya patah sehingga membuatnya kesulitan untuk berdiri.


BOOM!


Ledakan besar yang berasal dari bawah tanah mengenai Maze layaknya sebuah bom yang di tanam di tanah. Itu menyebabkan getaran yang kuat hingga getaran itu terasa sampai di tempat yang lainnya berada.


"A apa yang terjadi? Kenapa bisa ada getaran sekuat ini? " Ucap Arch dengan bingung dan panik.


Geratan yang hebat membuat kepanikan bagi semua orang.


" Ini... Berasal dari pertarungan pemuda itu... Sepertinya dia sudah menyelesailannya? " Ucap Roh api kepada Putri.


Penyataan dari Roh api cukup membuat Putri terkejut. Tidak hanya getarannya yang kuat, bahkan daya ledakan begitu hebat sampai - sampai hembusan anginnya sampai ke tempat mereka berada. Itu pun sangat kencang hingga memberikan dorongan yang berat kepada mereka semua.


" Apakah benar dia sudah mengalahkan bos nya?... Tapi, walau bosnya sudah di kalahkan masih ada banyak Kambing iblis darah lainnya... " Ucap Putri dengan penasaran. Putri melihat sekelilingnya, dan saat melihatnya Putri sangat terkejut karena semua Kambing iblis darah telah di kalahkan semuanya.


Dan di antara semua Kambing iblis darah yang ada, hanya menyisakan ketujuh Jenderal yang masih hidup. Dan ketujuh Jenderal itu masing - masing sedang menghadapi prajurit terkuat dari pasukan kegelapan.


Satu dari mereka menghadapi Jack. Kambing iblis darah menebaskan pedangnya kepada Jack. Akan tetapi, Jack dengan sigap bergerak mendekatinya dan menutupi jarak di antara mereka berdua dalam sekejap. Sebelum pedang itu di tebaskan, Jack telah terlebih dahulu lebih cepat menebaskan sabitnya.


Sabit Jack yang tajam dan berlapis dengan aura jahat memotong Kambing iblis darah menjadi dua bagian layaknya memotong kertas dengan sebuah gunting yang tajam.


Setelah berhasil mengalahkan satu dari delapan jenderal, Jack menaruh sabit di pundaknya dan berkata " Heh, kau masih terlalu lemah untuk menjadi lawanku. " Ucap Jack sambil berpose keren. Itu adalah sebuah pose kemenangan setelah mengalah musuhnya.


Sementara itu, IGRIS juga berhasil mengalahkan sala satu Jenderal Kambing Iblis darah. Dengan memanfaatkan kecepatan dan kelincahannya, serta pengalaman nya selama ini. IGRIS dapat dengan mudah membunuh lawannya bahkan tanpa lawan dapat menyerang balik.

__ADS_1


Di sisi lain, Gideon yang berhadapan dengan sala satu Jenderal Kambing iblis darah, dia dengan bar bar langsung maju dan menghajar Jenderal Kambing iblis hitam dengan seluruh kemampuannya.


Dengan pedang besarnya, Gideon tanpa ragu langsung menyerang Jenderal Kambing Iblis darah yang di lindungi oleh bawahannya.


Gideon mengaktifkan sebuah skill yang terdapat pada pedang besarnya. Skill yang di aktifkan nya adalah Earth Bringer. Dimana Gideon akan memberikan energi sihirnya pada pedangnya, kemudian melepaskan sebuah serangan pada area yang telah di tentukannya.


Area yang di tentukan oleh Gideon adalah area yang terdapat musuhnya. Yaitu sala satu Jenderal kambing iblis darah berserta bawahannya.


Gideon menebaskan pedangnya, dan menghantamkannya ke tanah dengan sangat keras. Ketika pedang besar itu menyentuh tanah, langsung terjadi sebuah ledakan yang hebat yang langsung memusnahkan kambing iblis darah yang ada di area ledakan. Semua monster langsung mati karena ledakan kuat tersebut.


Penyihir yang menghadapi kelompok prajurit kegelapan lainnya di buat tidak berdaya. Dia di jerat oleh akar tubuhan dan di angkat tinggi ke langit. Membuatnya sangat kesakitan karena ikatan tersebut sangat kuat.


Penyihir kambing iblis darah memberontak dan berusaha untuk melepaskan dirinya dari jeratan akar tumbuhan yang melilit tubuhnya. Saat memberontak dan meregangkan tubuhnya dengan sekuat tenaga. Terasa akar tumbuhan yang mengikatnya mulai melemah dan melonggar.


Penyihir Kambing iblis darah percaya diri dapat keluar dari jeratan akar tanaman dengan mudah. Dia pun tertawa menertawakan penyihir yang menjeratnya dengan akar tanaman.


Sambil tertawa, dia berkata " Hahaha, kau pikir dengan sihir lemah seperti ini dapat terus menahanku? Kau sungguh bodoh, bagiku, penyihir seperti mu itu hanyalah amatiran! Sihirmu benar - benar sampah! Hahahaha! " Ujar Penyihir Kambing Iblis darah. Sembari itu dia juga mengejek dan merendahkan kemampuan Kirara dalam hal sihir. Dalam hatinya, dia berkata " Kemampuan mu dalam mengendalikan tanaman memang tidak buruk, bisa ku katakan itu sudah bagus. Tapi sayangnya kau tidak mampu mengendalikan kekuatanmu dengan baik, sehingga sihir yang kau gunakan menjadi lebih lemah dari yang seharusnya... Hehehe, pengalaman dan ketetapan mu dalam kemampuan sihir masihlah sedikit. Sayang sekali... Padahal itu benar - benar bakat yang bagus. " Ucap Penyihir Kambing iblis darah dalam hatinya.


Walau Penyihir Kambing iblis darah merendahkan kemampuan Kirara, namun dia tidak pernah mengrendahkan bakat Kirara dalam mengendalikan sihirnya. Ketetapannya sudah sangat bagus, sayangnya pengalaman serta kendalinya atas kekuatan yang di berikan masih belum cukup.


Sehingga itu mempengaruhi kemampuannya dalam menggunakan sihir. Dapat di katakan, Kirara belum dapat mengontrol sepenuhnya kekuatan kematian yang berasal dari Xi. Tidak seperti yang lainnya yang dapat mengontrol dan menggunakan kekuatan kematian dengan leluasa.


Karena ejekan itu, membuat Kirara merasa terpukul. Sehingga membuat tubuhnya gementaran karena sedih dengan ucapan Penyihir Kambing iblis darah.


Rekan - rekannya yang melihat Kirara bersedih, mereka sangat marah. Mereka berniat menyerang dan membunuh Penyihir Kambing iblis darah yang mengejek Kirara. Namun, langkah mereka semua di hentikan oleh Kirara.


Melihat itu, semua orang khawatir dengan kondisi Kirara. Mereka takut kalau Kirara akan kehilangan semangatnya karena ejekan yang keluar dari mulut si penyihir itu. Akan tetapi...


Tubuhnya yang tadinya gemetar, kini telah kembali tenang. Kirara mengangkat perlahan kepalanya dan menatap penyihir kambing iblis darah yang masih terjerat di ikatannya.


Penyihir kambing iblis darah terkejut ketika melihat Kirara mengangkat kepalanya dan menunjukkan ekspresi yang tidak di duga.


Saat itu, Kirara menatap penyihir kambing iblis darah dengan tatapan serta sebuah senyuman percaya diri. Yang membuat orang lain sangat takjub dengan pesona percaya dirinya.


Kirara merentangkan kedua tangannya dan bersamaan dengan itu sihirnya aktif dan menggerakan banyak akar tumbuhan yang ada di sekitarnya. Menyuntikkan kekuatan kematian pada akar - akar tanaman tersebut, dan membuat mereka menjadi hidup.


Beberapa tanaman seperti bunga dan pohon yang ada di sekitarnya menerima kekuatan kematian yang di berikan oleh Kirara. Walau banyak dari tumbuhan - tumbuhan itu yang layu dan akhirnya mati karena tidak sanggup menahan menampung kekuatan yang terlalu kuat, akan tetapi terdapat beberapa pohon yang berhasil hidup dan dapat menampung kekuatan yang di berikan oleh Kirara.


Lima pohon bangkit menjadi monster jenis tanaman yang baru yang sebelumnya tidak ada di dunia ini.


[ Nama monster : Pohon sihir kematian ( Summon ) Ras monster : Pohon Sihir Kematian. Jenis monster : Tipe tumbuhan ( Pohon ) Rank : A. Level : 95. Exp : 29.000. ]


Bentuk mereka tidak jauh berbeda dengan bentuk mereka sebelumnya, hanya saja setelah mereka bangkit menjadi monster, energi hitam mengalir di nadi mereka dan membuat mereka memancarkan aura hitam yang mengerikan. Serta wajah mereka yang selalu tersenyum, membuat mereka menjadi lebih mengerikan lagi.


" A apa itu.... Kenapa aku merasa sangat terintimidasi oleh pohon - pohon aneh itu?... " Ucap Penyihir Kambing iblis darah dengan wajah hitamnya. Melihat pohon - pohon itu bergerak mendekat ke arahnya, membuatnya menjadi ketakutan. Sehingga membuat tubuhnya gemetaran.


Kirara menepuk tangannya dengan keras hingga menghasikan bunyi yang nyaring. Jeratan yang mengikat Kambing iblis darah yang sebelumnya melemah, kini menjadi lebih kuat dan mengikatnya dengan sangat kuat.


" UHG!... Bagaimana.... Bagaimana jeratannya menjadi lebih kuat dari sebelumnya? Kalau seperti ini, aku akan sulit untuk melepaskan diri... " Ucap Penyihir Kambing iblis darah dengan bingung. Dia heran kenapa akar - akar yang menjeratkan menjadi lebih kuat. Padahal sebelumnya, dia merasa ikatannya tidak terlalu kuat.


Ketika si penyihir selesai berbicara, akar tumbuhan lainnya naik ke langit dan mengerubungi seluruh tubuhnya. Akar - akar itu menutupi keseluruhan tubuh si penyijir dan mengurungnya di dalam akar yang berbentuk seperti sebuah sebuah bola.


Setelah sepenuhnya tertutup oleh akar, Kirara memerintahkan monster ciptaannya untuk mengakhiri penyihir yang di kurungnya di dalam akar tanaman berbentuk bulat itu.


Pohon sihir kematian menjalankan perintah Kirara. Mereka berjalan maju dengan menggerakan kaki - kaki mereka yang berupa akar. Beberapa akar mereka gerakan layaknya tentakel gurita, ujung dari akar itu tajam seperti sebuah mata tombak.


Mereka mulai melancarkan serangan mereka dengan mencambuk dan memanjangkan akar mereka. Semua serangan itu memusuk dan menembus bola akar layaknya sebuah tombak. Warna dari akar - akar itu perlahan berubah menjadi mereka, air yang berupa darah dari si penyihir membasahi tentakel - tentakel akar itu dan darahnya sedikit demi sedikit menetesi tanah.

__ADS_1


Penyihir Kambing iblis darah, kehilangan nyawanya di dalam bola akar tersebut dengan banyak dari bangian tubuhnya yang berlubang.


__ADS_2