LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 264


__ADS_3

Di Negara Asgar tepatnya di depan pintu gerbang negara Asgar. Di sana, tampak sekumpulan orang berkumpul dengan membawa banyak barang di belakang dengan menariknya dengan kereta kuda. Setiap tenda yang di tarik oleh Kuda mau pun kerbau, tertutup rapat dan terlihat sangat mewah.


Mereka semua menunggu di depan gerbang di karenakan mereka sedang berbicara dengan penjaga gerbang yang menjaga jerbang negara Asgar.


Melihat orang - orang yang datang itu membawa banyak sekali barang, membuat para penjaga menjadi waspada dan mencurigai mereka semua apakah mereka orang jahat atau orang baik. Dengan jumlah barang sebanyak itu di bawa langsung oleh mereka, menimbulkan kecurigaan pada para penjaga itu karena mereka merasa ada yang aneh dengan barang - barang yang di bawa.


" Tuan penjaga gerbang perkenalkan saya Feer seorang pedangan yang berkeliling ke setiap negara. Kedatangan kami ke tempat ini adalah untuk berdagang. Saya harap anda - anda sekalian dapat membiarkan kami masuk. " Ucap seorang pria dengan kumis yang lancip. Ia berbicara dengan sopan kepada para penjaga.


Para penjaga saling melihat satu sama lain dan mereka saling mengangguk. Lalu salah satu penjaga berkata kepada pedagang Keer " Bolahkan kami melihat kartu identitas mu dan orang - orang yang di bawa serta barang - barang apa saja yang akan kalian dagangkan di negara ini. " Ucap salah satu penjaga itu sambil meminta dengan sopan.


Pedagang Keer menyetujui hal tersebut, dan meminta para anggota dagangnya memberikan kartu identitas, serta data - data dari barang bawaan yang mereka bawa untuk di dagangkan di negara Asgar.


Segerah mereka semua mengumpulkan semua kartu identitas mereka kepada satu orang yang membawa sebuah kotak, dan mengumpulkan kartu identitas mereka kepada orang tersebut. Dan salah satu nya membawa data - data dari barang bawaan yang mereka bawa untuk di dagangkan di negara Asgar.


Pedagang Keer pun memberikan semua data - data itu kepada penjaga yang tadi meminta semua itu dengan sopan. Saat yang sama penjaga itu pun mengambil nya dengan sopan. Melihat semua data - data itu membuat penjaga tersebut sedikit merasa aneh karena datanya sangat lah banyak.


" Tolong pedagang Keer berserta rekan - rekannya memberikan kami sedikit waktu. Kami akan memeriksa semua datang yang anda berikan. " Pinta penjaga itu dengan ramah kepada pedagang Keer.


Pedagang Keer tersenyum senang dan mempersilahkan mereka untuk memeriksa semua data - data yang mereka berikan. " Baiklah, kami akan menunggu. Mohon kerjasama nya. " Ucap pedagang Keer yang setujuh, sambil melirik para Anggota nya.


Segerah para penjaga memeriksa semua kartu identitas yang mereka berikan dengan menghitung jumlahnya terlebih dahulu. Semari itu, rekan nya yang lain memeriksa setiap data barang yang di bawa oleh pedagang Keer.

__ADS_1


Setelah memeriksa semua itu cukup lama, mereka pun mengembalikan semua data - data itu kepada pedagang Keer.


Pedagang Keer dengan senang merimanya kembali, dan memberikan data - data tersebut kepada rekan - rekannya lagi. Sesambil itu, ia memberikan sesuatu kepada penjaga yang ada di sana berupa sebuah kantung yang terbuat dari kulit hewan.


" Ini ucapan sebagai tanda terimakasih ku karena telah berkerjasama. " Ucap Pedagang Keer sambil memberikan kantung kulit tersebut kepada penjaga gerbang.


Saat kantung kulit itu berada di tangan penjaga tersebut, suara bunyi seperti sebuah koin terdengar oleh para penjaga lainnya. Pada saat yang sama, penjaga tersebut memberikan tatapan yang masam kepada pedagang Keer.


Dengan ekspresi wajah yang masam, penjaga gerbang itu berkata kepada pedagang Keer. " Iya sama - sama. Jadi, kalian bersedia kan di tangkap? " Ucap penjaga gerbang tersebut dengan masam sambil bertanya kepada pedagang Keer.


Dengan senang pedagang Keer menjawab. " Ya, tentu saja... Hah?! Tunggu apa? Di tangkap? " Ucap pedagang Keer yang terkejut setelah mendengar dengan baik apa yang di katakan oleh penjaga gerbang tersebut.


" Ke kenapa kalian ingin menangkap kami? " Tanya pedagang Keer dengan wajah yang di penuhi dengan keringat. " Kami baru saja sampai di tempat ini apa kami membuat ke salahan?! " Lanjutnya sambil bertanya tentang kesalahan yang ia perbuat.


Jika hal itu terjadi, Negara Asgar akan sangat sulit untuk berkembang dan tidak mudah untuk negara Asgar menjalani hubungan baik dengan negara lainnya. Hal itu bisa menyebabkan perekonomian mereka menurun, dan penghasilan uang yang mereka dapatkan pun juga akan menurun.


Setelah kata - kata itu keluar dari mulut pedagang Keer, sebuah suara yang merdu terdengar oleh mereka semua. " Siapa yang mengatakan kalau negara Asgar akan di pandang buruk oleh mata dunia? " Ucap Seseorang dengan nada yang lembut.


Mereka semua terkejut setelah mendengar suara itu. Segerah mereka mengalihkan pandangan mereka ke sumber suara tersebut. Dan betapa mengejutkan nya, seorang wanita muda yang cantik dengan rambut biru tuanya. Matanya berwarna merah dengan kerlip cahaya yang indah terpancar dari tubuhnya, seolah dirinya sebuah bunga mawar biru yang sangatlah indah.


Penjaga gerbang terdiam membeku setelah melihat wanita tersebut. Segerah mereka semua membungkuk dan memberikan hormat kepada wanita muda yang cantik itu.

__ADS_1


Namun, tidak dengan pedagang Keer. Ia melahan kesal dengan sikap dari wanita muda yang baru saja menyela nya saat ia sedang berbicara. Dengan ekspresi wajah yang kesal, ia berbicara dengan nada yang tinggi kepada wanita cantik itu. " Hei, kau wanita sialan! Kau pikir siapa dirimu berani berbicara seperti itu! Walau kau punya wajah yang sangat cantik dan mempesona, orang sepertimu tidaklah layak untuk mengatakan hal seperti itu! " Ujar pedagang Keer dengan nada kerasnya kepada wanita cantik itu. Sambil menunjuk, ia juga merendahkan wanita tersebut di dapan mereka semua yang ada di sana. Tidak peduli wanita itu berasal dari keluarga mana pun, tidak ada satu orang pun yang menurutnya layak untuk menyelanya saat ia berbicara. " Kau Wanita j*lang! Sebaiknya kau pergi saja dari sini atau aku akan menghajarmu! " Lanjut pedagang Keer mengancam wanita cantik itu.


Wanita cantik itu memberikan tatapan sinisnya kepada pedagang Keer. Tatapannya sangat mengerikan, seolah seperti seekor naga yang akan memangsa seekor kelinci kecil.


Sifat pedagang Keer yang sombong, membuat wanita itu sangat kesal. Khususnya untuk para penjaga gerbang yang ada di sana, mereka lebih kesal lagi dari pada wanita tersebut. Aura yang mengerikan terpancar keluar dari tubuh mereka, mengarah pada pedagang Keer yang telah menghina wanita itu.


" Kau tidak tahukan siapa aku?! Aku Keer pedagang bangsawan yang berkeliling banyak negara. Aku telah di dukung oleh banyak negara yang ada di benua ini. Sebaiknya kau berlutut dan memohon ampun kepada ku kalau tidak... " Ucap pedagang Keer dengan keras dan meminta wanita cantik itu berlutut di hadapannya. Sambil memamerkan kesombongan dan derajatnya, ia tidak segan - segan mengancam orang lain untuk berlutut kepada dirinya karena ia di dukung oleh banyak negara di benua ini.


BRUUAK!! Seorang penjaga dengan sangat marah menghantamkan kepala pedagang Keer dengan keras ke jalan batu yang keras itu. Hal itu membuat semua rekan - rekan pedagang Keer terkejut melihat tindakan dari penjaga gerbang tersebut.


" Hei, B*jingan apa yang kau lakukan? "


" Apa yang kau lakukan kepada Boss?!! "


" Orang ini bosan hidup! Apa dia tidak dengan kalau boss punya dukungan dari banyak negara?!! "


Hantaman yang sangat keras itu membuat jalan batu yang halus itu sampai rusak. Bahkan sampai membuat pedagang Keer mengalami pendarahan peda kepalanya. Namun, karena pedagang Keer merupakan seorang yang berperingkat A, hal seperti itu tidak membahayakan nyawanya. Namun, tetap saja rasa sakit tidak dapat ia hindari.


Pedagang Keer yang di tekan oleh penjaga itu berusaha keras untuk lepas dari genggaman dari penjaga tersebut. Namun, penjaga itu memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, hingga membuat pedagang Keer tidak bisa lepas dari cengkerama tangan penjaga tersebut.


" Ka kau... Lepaskan aku.. Atau kau akan menyesalinya! " Ucap pedagang Keer meminta penjaga tersebut sambil mengancam nya.

__ADS_1


Namun, penjaga tersebut tidak memperdulikan ancaman dari pedagang Keer. Dan berkata kepada pedagang Keer " Walau seluruh dunia mengincar ku aku tidak akan takut, walau pun aku harus mati aku tidak akan menyesali tindakan ku. Tapi, kalau aku tidak melakukan apa pun kepada mu, aku akan sangat menyesal telah di berikan kehidupan karena membiarkan pria b*jingan kayak dirimu itu menghina putri Blu! " Ucap penjaga tersebut dengan marah. Bagi dirinya, tidak masalah walau pun seluruh dunia menjadi musuhnya. Namun, membiarkan wanita cantij itu di hina oleh pedagang Keer akan membuatnya menyesal seumur hidupnya, karena yang di hina oleh pedagang Keer saat itu adalah...


Putri angkat pertama Lord of Death and Darkness Blu.


__ADS_2