
Pertarungan antara Seig melawan Zurugi di mulai, dengan Zurugi yang mulai menyerang pertama. Ia memerintahkan Roog untuk menyerang Seig.
Roog pun dengan cepat berlarian menuju Seig.
Sementara itu Seig dengan santai menganggap kalau Roog bukanlah masalah, ia maju kedepan dan menyerang Roog. Namun serangannya melesat karena Roog menghindarinya, dan sebaliknya Seih terkena cakaran dari Roog.
Dengan kesal Seig mengayunkan pedangnya, menyerang Roog terus - menerus, namun tidak ada satu pun serangannya berhasil mengenai Roog.
" Bajingan! Apa kau hanya bisa menghindar saja?! " Ucap Seig dengan kesal karena tidak satu pun serangannya mengenainya.
" Haa, kau kan pake pedang. Wajar aja jika Roog menghindar. Tapi... Roog serang dia! " Ucap Zurugi, lalu ia memerintahkan Roog untuk menyerang Seag yang sedang lengah.
Roog menggigit tangan Seig yang memegang pedang, Gigitannya kuat hingga membuat tangan Seig terluka. Setelah itu Roog melepaskannya dan mulai menjaga jarak dari Seig.
" AAAAAAA!! Sialan, berani makhluk kotor seperti mu menggigitku. " Ucap Seig dengan kesal.
Ia menguatkan tangannya untuk memegang pedangnya, energi sihir yang tidak terkendali memenuhi pedang tersebut. " Rasakan seranganku ini, Light Strike! " Ujar Seig sambil mengayunkan pedangnya kepada Roog.
Merasakan Roog dalam bahaya, Zurugi dengan cepat memerintahkan Roog untuk menghindarinya. " Roog menjauh dari sana! " Ucap Zurugi sambil meminta Roog untuk menjauh dan menghindari serangan Seig.
Roog mengerti, saat Seig mengayunkan pedangnya, ia menghindari serangan dari Seig dan membuat serangan Seig hanya mengenai tanah.
Seig yang sadar serangannya tidak mengenai Roog, ia segerah menarik pedangnya yang tersangkut di tanah. Namun Zurugi yang sadar akan hal itu, tidak membiarkan Seig mengangkat pedangnya lagi.
" Roog jangan biarkan dia mengangkat pedangnya! " Ucap Zurugi.
Roog menyerang Seig yang sedang kesulitan dalam mencabut pedangnya, ia mencabik - cabik Seig dengan ganas, dan membuat Seig menerima banyak luka.
Di sisi lain, Xi, Yumiko, dan Yanzams yang melihat pertarungan antara Zurugi melawan Seig. Mereka cukup takjub dengan kemampuan Zurugi.
" Tidak hanya mengendalikan beastnya saja, tapi dia juga memasok energi nya untuk beast miliknya agar kekuatan dari beastnya bertamba kuat. " Ucap Yumiko dengan ringan.
" Dia akan menjadi rekan yang hebat, aku harus belajar darinya. " Ucap Yanzams dengan ringan dan tidak mau kalah dari Zurugi, meski dia sudah lebih kuat dari Zurugi.
" Serigala itu namanya Roog, dia sudah berevolusi dari Silver Wolf menjadi Blue Silver Wolf. " Ucap Xi dengan ringan sambil memerhatikan Roog yang sedang berdiri di atas Seig.
" Xi, apa Blue Silver Wolf lebih unggul dari Silver Wolf? " Tanya Yumiko.
__ADS_1
" Aku rasa begitu, ini juga pertama kalinya aku melihat Blue Silver Wolf. Selain kecepatannya yang lebih tinggi dari silver Wolf biasa, taringnya juga setajam pisau. " Jawab Xi dengan ringan.
" Kalau begitu Zurugi sudah lebih unggul dari pahlawan itu. " Ucap Yumiko.
" Ya, walau begitu... Mereka tidak akan tinggal diam. " Ucap Xi sambil memerhatikan petualang lainnya.
Saat Seig di kalahkan oleh Zurugi, para petualang yang tidak terima karena kekasaran Zurugi. Mereka menyerang Zurugi bersama.
" Sialan serang dia! "
" Aku tahu kau pasti curang! "
Zurugi yang melihat para petualang yang berlarian menuju ke arahnya, ia merasa bingung dan juga panik. " Apa - apaan ini?! " Ujar Zurugi dengan panik sambil melihat para petualang yang berlarian dengan kesal ke arahny.
" Jangan lepaskan dia!! " Ucap Hom.
" Arben serang dia dengan sihirmu! " Elise sambil meminta Arben untuk menyerang Zurugi dengan sihir yang kuat.
" Sedang aku lakukan! " Ucap Arben.
Seig terseyum dan menertawakan Zurugi. " Hahaha, matilah kau Zurugi! " Ucap Seig.
Saat para petualang sudah dekat dengannya, barisan depan para petualang, tiba - tiba terbunuh karena sebuah serangan.
" Apa! "
" Siapa yang melakukannya? "
Mereka bingung kenapa para petualang yang ada di depan mereka terbunuh, saat mereka sedang bingung, mereka melihat seorang wanita cantik berada di depan Zurugi sedang memegang sebuah pedang.
" A dia yang melakukannya! "
" Dia sangat kuat! "
" Kalau kaya gini kita bukan tandingan mereka. "
Ucap para petualang yang mulai ragu untuk menyerang Zurugi.
__ADS_1
" Airis - San! " Ucap Zurugi.
" Ya " Ucap Airis dengan cuek.
Melihat Airis membatu Zurugi saat dalam masalah, Seig merasa sangat iri kepada Zurugi. Di dalam hatinya ia selalu berkata, kenapa orang yang tidak berguna seperti Zurugi dapat bersama wanita cantik, dan juga bersama orang yang kuat, kenapa bukan dirinya. Isi hati Seig.
Dengan kesal Seig berkat " Kenapa kau membantunya?! Kenapa orang kuat sepertimu membantunya!? Dia itu tidak berguna, kenapa kau tidak membantu pahlawan seperti ku? " Ucap Seig dengan sangat marah.
" Haa, apa kau sedang mimpi di siang hari? Kau bilang dia gak guna, dan nyatanya kau kalah dari orang yang gak guna ini. " Ucap Airis dengan kesal. " Kau selalu menyebut dirimu pahlawan, ternyata itu hanya omong kosong. " Lanjutnya.
Seig terdiam saat mendengar perkataan Airis, ia merapatkan giginya dengan kesal. Lalu bekata. " Kau ******, walau kau kuat, tapi... Tidak mungkin kau bisa mengalahkan semua petualang itu. " Ucap Seig.
" Zurugi lepaskan dia agar dia bisa melihat apa yang dia banggakan. " Ucap Airis.
Zurugi megangguk dan meminta Roog melepakan Seig. Saat itu ia berdiri dengan seyum yang senang, namun kesenangannya langsung menghilang saat melihat para petualang yang ada di sisinya sudah membeku.
" A apa yang terjadi? " Ucap Seig dengan bingung, lalu ia menatap Airis.
" Lihat mereka, orang - orang yang selalu kau banggakan. " Ucap Airis.
Dan dari dinginnya es itu, muncul tiga orang yang tidak dia kenal berjalan mendekati mereka. Saat mereka sedang berjalan, petualang yang telah membeku, terpotong - potong, dan muncul seekor Shadow Cat.
" Ini kah pahlawan abal - abal yang kau bicarakan Zurugi? " Ucap Xi dengan ringan.
" Iya, begitu lah. " Jawab Zurugi.
" Zurugi, kau sudah berusaha dengan baik. " Ucap Yumiko sambil memuji usaha Zurugi.
" Terimakasih Yumiko - Sama " Ucap Zurugi sambil menundukkan kepalanya.
Roog terkejut karena Zurugi menundukkan kepalanya kepada Yumiko, segerah ia juga menundukkan kepalanya.
" Zurugi - Dono, tolong nanti kau membatuku saat latihan. " Ucap Yanzams dengan ringan.
" Bukankah kau sudah lebih kuat dariku? Kenapa kau masih perlu latihan bersamaku? " Tanya Zurugi dengan bingung. " Aku juga gak sehebat dirimu Yanzams - Dono. " Lanjutnya.
" Tidak apa, kita bisa berbagi pengalaman saat lantihan. Itulah yang namanya rekan yang baik. " Ucap Yanzams.
__ADS_1
Zurugi terdiam saat mendengar itu, lalu ia dengan senang hati akan berlatih dengan Yanzams, sambil berbagi pengalaman mereka masing - masing, dan pengetahuan yang mereka tahu saat latihan nanti.