LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 56


__ADS_3

Sesampainya mereka di kota Jisa, mereka berkeliling kota terlebih dahulu. Di sana mereka mengunjungi beberapa tempat, dan melihat banyaknya petualang dari luar kota datang ke kota Jisa. Melihat hal tersebut membuat Xi mau pun Airis bingung. Kenapa ada banyak orang yang datang ke Kota Jisa.


" Banyak petualang dari luar datang ke kota ini... Apa mungkin di kota ini ada sesuatu yang menarik? " Ucap Airis. Ia bertanya - tanya tentang hal tersebut.


Walau sempat memikirkannya, Xi tidak memikirkan nya lagi. Ia berkata kepada Airis untuk mencari sebuah tempat tinggal, karena mereka akan tinggal di kota ini untuk sementara waktu. Dan lagi dengan herbal yang mereka dapat, mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dengan herbal - herbal tersebut.


Mereka pun mencari sebuah penginapan biasa. Cukup lama untuk mereka mecari penginapan yang memiliki ruang kosong. Karena, walau banyak penginapan di kota tersebut, namun sudah di pesan oleh para petualang yang datang ke kota.


Setelah mereka menemukan penginapan, mereka masuk ke ruangan mereka masing - masing. Di ruangannya, Airis mengambil bunga yang ia dapat dari lembah api membara dan menyerap bunga tersebut untuk meningkatkan kemampuan nya.


Sementara itu, Xi yang berada di dalam kamarnya, ia mengeluarkan setiap herbal yang ia dapat, serta beberapa botol kosong dari iventory.


' Sudah lama aku tidak menggunakan racun sebagai senjata ku... Untuk sekarang memang sulit untuk berhadapan dengan musuh yang lebih kuat. Tapi kalau aku berada pada rank S mungkin akan beda cerita. ' Ucap Xi dalam hatinya sambil melihat layar biru yang ada di hadapannya.


Layar biru tersebut menampilkan status miliknya. Dan saat ini, ia berada pada Rank B dan tidak lama lagi akan mencapai rank A.


[ Xi Arcadia ] Ras : Naga Hitam. Rank : B+. Level : 75. Class : Shadow King. Exp : 13000. Skill Pasif : Resistensi serangan sihir ( Rendah) , Resistensi Serangan Fisik ( Menengah ), Resistensi Debuff ( Rendah ), Nulificatoin serangan sihir ( Rendah ), Nulification Serangan Fisik ( Rendah ), Pengurangan Penggunaan Energi sihir 10%, Singgel Target, Penguatan Otot. Skill Aktif : Shadow Extraction, Lightning Bash, Bash, langkah bayangan, Heal, Flame Beart, Steahlt.

__ADS_1


' Tidak lama lagi aku akan sampai di level 90, dan akan menyentuh Rank A... Tidak perlu terburu - buru untuk sekarang. ' Ucapnya dalam hati sambil melihat layar status tersebut. ' Sekarang saatnya meracik racun kembali... ' Ucapnya dan meminta System untuk meracik racun untuk nya.


Dengan herbal - herbal yang mengandung racun api, serta racun - racun dari monster yang ia dapatkan. System menggunakan semua nya. Tidak perlu waktu lama untuk system meracik semua bahan tersebut mejadi racun yang mematikan.


[ Racun Bunga Api ]


[ Sebuah racun yang di racik menggunakan bahan - bahan tertentu. Apa bila racun ini masuk ke dalam tubuh atau pun mengenai tubuh seseorang, maka mereka akan terkena Soul Poison yang mematikan ]


Saat itu lima Racun Bunga Api berada di hadapannya, ia pun menyimpan racun tersebut. Setelah itu, ia pergi keluar untuk mencari udara segar.


Ia berjalan - jalan mengelilingi kota, lagi dan sampai akhirnya ia menemukan kerumunan orang sedang berkumpul. Di sana terdapat sebuah Gate yang menjadi pusat perhatian mereka, ukuran dari Gate tersebut cukup besar.


Tampak Gate tersebut mulai retak perlahan, dan menimbulkan suara yang persis seperti kaca yang pecah. Saat itu, muncul beberapa orang yang keluar dari Gate. Mereka telah menyelesaikan Gatenya dengan mengalah kan boss dari Gate tersebut.


Banyak dari mereka yang menderita luka ringan, namun tidak menderita luka yang berat. Dan dua di antara mereka, tidak terluka sedikit pun. Mereka adalah orang yang memimpin party tersebut ke dalam gate dan menyelesaikan nya.


" Seperti yang di harapkan dari Gana dan Ero, kombo maut petarung tipe hewam buas. "

__ADS_1


" Iya mereka sangat hebat. "


Semua orang memuji kehebatan dari dua orang tersebut, seorang wanita muda serta pria muda yang ada di hadapan mereka. Keduanya memiliki Class Petarung tipe hewan buas.


Gana merupakan perempuan dengan Class petarung tipe hewa bias ( Kucing ). Kemampuannya. Selain dapat bergerak cepat, cakarannya juga tajam. Dan Ero petarung tipe hewan buas ( Komodo api ) Ia punya kemampuan untuk mengeraskan kulit Komodo nya saat dalam pertarungan berlangsung, dan meningkatkan defensif nya.


Di katakan oleh mereka semua, kalau seseorang yang memiliki Class hewan buas adalah musuh yang paling merepotkan. Bukan hanya unggul dalam segala Aspek, namun memiliki kemampuan yang lebih banyak ketimbang Class normal pada umumnya.


Class Normal pada umumnya adalah, Tank, Healer, Warrior, Assassin, Petarung, Penyihir, Support dan Archer. Namun Class petarung tipe hewan buas satu tingkat lebih tinggi dari Class Petarung biasa. Dan di golongkan kedalam Class Spesial.


Class petarung tipe hewan bias di bagi menjadi tiga. Yakin tipe Light Attack ( penyerang cepat ), main attacker ( Penyerang utama ) dan yang terakhir Tipe Defensif ( Pertahanan ). Ketiganya memiliki keunggulan dan kekurangan mereka masing - masing.


' Jadi mereka juga tipe hewan buas... Sayang sekali mereka bukan tipe pertahanan. ' Ucap Xi dalam hatinya sambil menganalisis kekuatan keduanya dengan bantuan system. ' Komodo Api punya defensif tinggi, namun ia bukan tipe pertahanan, namun penyerang utama. Lupakan saja... Aku tidak tertarik dengan mereka. ' Lanjutnya sambil berbalik dan pergi meninggalkan kerumunan.


Sambil berjalan di dekat pasar kota tersebut, ia berpikir untuk pergi ke sebuah tokoh senjata. Karena ia berpikir akan membutuhkan senjata yang dapat lebih mudah di gunakan dalam bermain racun.


Ia pun pergi ke tempat pemenpa, yang ada di kota Jisa dengan bantuan Maps dari system. Ia dapat dengan mudah menemukan tokoh penempa berada. Tampak dari luar tokoh tersebut sangat bersi dan rapi, ia pun berjalan mendekati pintu dan membuka pintunya.

__ADS_1


Dan saat ia berjalan masuk ke dalam, ia cukup terkejut dengan kondisi di dalam ruangan tersebut. Karena isi dalam nya berbeda dengan tampilan luarnya. Tepat di hadapannya banyak senjata yang berserakan, serta banyaknya material - material yang tidak di gunakan lagi berserakan di mana - mana. Hal itu benar - benar berbeda dengan Bagian luar yang tampak bersih dan rapi.


__ADS_2