LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 89


__ADS_3

Di sebuah ruangan rahasia, Xi bertemu dengan sesosok wanita yang mengakui dirinya sebagai seekor naga yang paling di takuti dulunya. Seekor naga yang lebih kuat dari naga lainnya yaitu Dragon Awakening, yang merupakan perwujudan dari sebuah kekacauan dan kehancuran.


" Jadi, anak muda... Apa kau takut denganku? " Tanya Arisa kepada Xi yang tampak hanya berdiri diam dengan ekspresi datarnya dari tadi. Hal itu membuatnya berpikir kalau Xi sedang ketakutan, karena sosok yang ada di hadapannya adalah ancaman tingkat dunia.


Hal itu membuat Arisa tampak senang dengan memajukan dadanya itu, memamerkan kedudukan tingginya yang sangat hebat dan di takuti. Saat ini ia sedang membanganggakan dirinya sebagai seekor Dragon Awakening.


Xi yang melihat Arisa membanggakan dirinya, ia hanya bisa diam saja tampak seakan ia tidak peduli kalau Arisa ingin berkata apa pun itu. Namun, setelah Arisa mengatakan kalau dirinya takut, ia merasa kalau dirinya sedang di ejek oleh seseorang.


" Takut? Kata itu tidak ada dalam kamusku... Dan lagi, untuk apa kau memajukan dadamu yang tepos itu? Apa kau tidak malu? " Balas Xi dengan entangnya, namun dengan tatapan dingin dan datar.


Mendengar kata - kata itu keluar dari mulut Xi, membuatnya hampir muntah darah, dan ia merasa ada sebuah pedang yang menusuk dirinya dengan sangat keras. Untung saja dia hanya serpihan jiwa, jadi dia tidak bisa muntah darah.


Dalam hatinya, Arisa dengan ekspresi yang tampak sedih itu berkata " Anak ini benar - benar kejam. " Ucapnya dalam hati seakan ia ingin menangis saat itu juga, setelah mendengar kata - kata kasar dari Xi.


" Mari lupakan itu dulu... Dan kita bahas saja yang lain saat ini, terutama, apa alasanmu muncul di hadapanku? " Lanjut Xi dengan tenang sambil bertanya kepada Arisa.


Mendengar itu dari Xi membuat Arisa terkejut kembali. Tidak di sangka, niatnya dapat di ketahui oleh pemuda yang baru saja ia temui saat ini. " Kau pintar juga anak muda, ya karena kau tidak suka bertele - tele, jadi akan langsung aku katakan saja. " Jawab Arisa sambil tersenyum manis. " Aku ingin kau menjaga anak ku ini yang masih dalam bentuk telur, aku harap kau mau menjaganya untukku. Tentu saja aku tidak memintamu untuk menjaganya dengan geratis. " Lanjut Arisa.


" Semua harta yang ada di dalam ruangan ini, dapat kau simpan. " Kata Arisa. Ia meminta kepada Xi untuk merawat anaknya dengan sebuah imbalan segunung harta yang ada di dalam ruangan ini. " Tolong terimalah permohonku sebagai seorang ibu yang khawatir kepada anaknya, bukan sebagai makhluk kuat yang di takuti oleh manusia. " Lanjut Arisa sambil menundukkan kepalanya kepada Xi. Arisa berpikir, kalau Xi adalah seseorang yang dapat di percaya. Ia dapat merasakan itu walau sejatinya mereka berdua baru saja bertemu. Tapi perasaanya sebagai seorang ibu yang menginginkan anaknya tetap hidup membimbingnya untuk percaya kepada Xi.


Di sisi lain, Xi yang melihat Arisa yang di sebut sebagai makhluk berbahaya yang dapat membahayakan kehidupan di dunia ini sedang menundukkan kepalanya kepada dirinya. Pada saat itu, hal tersebut langsung membuatnya menjadi bingung. Dapat di perkirakan kalau seseorang yang kuat bisa saja memaksa seseorang untuk merawat anaknya dengan cara mengancamnya. Namun, apa yang ia lihat saat ini adalah sesuatu yang paling mustahil terjadi di dalam sejarah dunia ini. Sosok Dragon Awakening menundukkan kepalanya kepadanya untuk sebuah permohonan sebagai seorang ibu.

__ADS_1


Xi pun tidak bisa berkata apa - apa dengan apa yang di tunjukkan oleh Arisa. Ia sudah kehabisan kata - kata untuk menggambarkan hal tersebut. " Baiklah, aku bisa melakukannya. Kau bisa mempercayai anakmu kepadaku, akan aku pastikan kalau dia akan tetap hidup tapi... " Jawab Xi sambil menatap mata Arisa. Ia menerima dan bersedia untuk merawat anak Arisa yang masih berupa telur itu. Tapi, tampaknya Xi ingin mengatakan sesuatu kepada Arisa. " Izinkan aku bertanya sesuatu kepada mu Arisa. " Lanjut Xi. Ia ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada Arisa sebelum ia pergi dari makam naga ini.


" Tentu, apa yang ingin kau tanyakan? Asalkan aku bisa menjawabnya, pasti akan aku jawab. " Balas Arisa sambil tersenyum menanggapi Xi saat itu. Tampak senyum senang terlukis di wajahnya saat itu, ia tampak sangat bahagia, karena sudah sekian lama ia tidak berbicara dengan seseorang.


" Aku ingin bertanya beberapa hal kepada mu, kau tadi mengatakan kalau kau seorang Dragon Awakening yang punya kedudukan tinggi di masa lalu kan? " Tanya Xi kepada Arisa untuk memastikan apa yang ia dengan sebelumnya benar atau tidak.


Arisa pun menanggapinya dengan menganggukan kepalanya. Membenarkan apa yang di tanyakan oleh Xi itu, tentang dirinya yang seorang Dragon Awakening dengan kedudukan tinggi di masa lalu.


Setelah mendapatkan kepastian yang benar, Xi pun bertanya kepasa Arisa tentang pertanyaan yang ingin ia tanyakan. " Karena kau sudah hidup sangat lama, aku penasaran apa kau mengetahui sesuatu tentang naga hitam pekat? " Tanya Xi dengan penuh rasa penasaran. Ia menayankan itu kepada Arisa karena dirinya sekarang adalah seekor naga, namun walau begitu, ia tidak merasakan perubahan apa pun yang mencolok seperti naga pada umumnya.


Mendengar pertanyaan itu dari Xi membuat Arisa sangat terkejut, karena masih ada seseorang yang menanyakan hal tersebut yang telah lama di lupakan oleh dunia ini. Airsa pun mengangguk dan menjawab pertanyaan Xi itu. " Ya aku mengetahui nya, walau aku belum pernah melihatnya sekali pun. Klan Naga Hitam Pekat adalah suatu entitas yang mendominasi dunia ini jutaan tahun yang lalu. Mereka menjaga keseimbangan dunia ini dari segala ancaman yang terjadi di dunia ini, mau itu ancaman dari dalam atau pun dari luar. " Jawab Arisa sambil menjelaskan tentang Klan Naga Hitam pekat.


Setelah mendengar itu, Xi tampak melamun memikirkan sesuatu. Di saat yang sama, Arisa bingung bagaimana Xi mengetahui tentang Naga Hitam Pekat yang sejarahnya telah di hapus oleh waktu dunia ini. Karena rasa penasaran nya itu, ia pun mencoba untuk melihat kedalam diri Xi, dan melihat siapa Xi yang sebenarnya.


Ia pun melihat kedalam tubuh Xi dengan kemampuan nya secara diam - daim. Saat berada di dalam, Arisa merasa bingung. Kenapa tidak ada apa pun di dalam? Kanapa hanya ada kegelapan di dalam tubuhnya? Arisa pun bertanya - tanya kepada dirinya sendiri mengenai apa yang ia lihat. Sesaat, ia sinar cahaya merah muncul di bawah kaki Arisa. Tampak sinar cahaya merah itu mengeluarkan suara yang sangat mengerikan.


Arisa pun menunduk ke bawah untuk melihat apa yang sebenarnya bersinar di bawah kakinya itu. Saat Arisa melihat ke bawah, ia sangat - sangat di buat terkejut dengan apa yang ada di bawah sana.


" A apa - apaan ini... Darah yang sangat murni ini... Memancarkan energi yang sangat besar dan mengerikan, namun di tekan secara paksa dan di segel di dalam sini... Ini... Perasaan mendominasi ini... Ini darah Klan Naga Hitam pekat... Dan lagi ini sangat murni. " Ujar Arisa dengan keras dan sangat terkejut. Wajahnya di penuhi dengan keringat saat melihat darah dari makhluk paling superior, di tekan secara maksimal di dalam tubuh pemuda yang baru saja ia temui.


Namun, Saat itu Arisa merasakan suatu keberadaan yang sangat mengerikan. Sangat mengerikan sampai membuat seluruh tubuhnya gemetar ketakutan tanpa henti. Keringat dingin membanjiri wajahnya yang tampak ketakutan dengan sosok yang ada di belakang nya itu.

__ADS_1


Arisa pun meloneh kebelakang secara perlahan - lahan. Tampak tepat di belakangnya terdapat sepasang mata merah yang amat besar dan mengerikan sedang menatapnya. Itu membuat Arisa menjadi lebih ketakutan lagi, rasa takut ini tidak pernah ia alami selama hidupnya. Rasa takut yang lebih mengerikan daru sebuah kematian.


" PERGILAH! KAU TIDAK LAYAK UNTUK MENGETAHUINYA! " Kata sosok tersebut dengan nada suara yang amat keras dan mengerikan, seolah ia sedang marah saat Arisa melihat kedalam tubuh Xi.


Arisa pun terkirim kembali secara paksa oleh sosok tersebut meninggalkan alam bawah sadar dari Xi. Karena Arisa sangat - sangat tidak layak untuk mengetahui kebenaran tersebut.


Sementara Arisa yang telah kembali kepada kesadarannya, hanya bisa diam mematung dengan wajah penuh dengan keringat dingin dan pucat. Tapi, segerah ia menyembunyikan itu dari Xi karena ia tidak ingin di lihat kalau dirinya sedang ketakutan.


Xi yang tidak mengtahui apa pun itu, ia pun bertanya kepada Arisa pertanyaan yang lainnya. " Lalu, apa yang terjadi setelah keberadaan dari Klan Naga hitam menghilang? " Tanya Xi kepada Arisa saat itu juga.


Dengan cepat Arisa menjawabnya karena ia masih merasa ketakutan dengan sosok yang berdiam diri di dalam tubuh Xi itu. Sesaat saat ia menatap mata Xi, seolah ia sedang menatap sosok tersebut. " Ya, itu... Setelah mereka menghilang, mulai banyak makhluk jahat yang mencoba menginvasi dunia ini. Dengan banyaknya Gate yang muncul di seluruh penjuru dunia, dan munculnya banyak monster dengan level ancaman Katastrofu alam/Natural Catastrope. " Jawab Arisa.


" Katastrofu alam/Natural Catastrope itu adalah Makhluk - makhluk yang sangat berbahaya seperti, Dragon Awakening, Mythical Beast. Dan yang paling menonjol adalah para Apocalyps yang mengacaukan dunia. Untuk makhluk yang ada di bawah level Katastrofu alam/Natural Catastrope adalah makhluk dengan level ancaman Disaster. Sebut saja mereka seperti raja iblis, dan Legendary Beast. " Lanjut Arisa.


Mendengar itu pun Xi mengerti kalau di dunia ini masih banyak makhluk kuat lainnya yang masih menempati dunia ini. Pasti di antara makhluk - makhluk kuat itu punya wilayah kekuasan mereka masing - masing.


Xi pun menghelakan nafasnya, sudah tidak ada pertanyaan yang ingin ia tanyakan lagi. " Sepertinya sampai di sini saja... Setelaj ini aku harus pergi. " Ucap Xi yang ingin mengakhiri percakapan mereka.


Arisa pun mengangguk. Tapi sebelum Xi pergi, ia memberikan sebuah hadia kepada Xi yang berupa sebuah Orb yang berisi kekuatan miliknya. Xi pun menerimanya, dan serpihan Jiwa Arisa masuk kedalam Orb tersebut. Setelah itu, Xi menyimpan Orb tersebut di dalam inventory bersamaan dengan harta yang ada di dalam sana. Sedangkan untuk telur naga itu, ia simpan di dalam bola penyimpanan agar telur naga itu dapat menetas di dalam sana.


Setelah semua itu berlalu, Xi pun membuka pintu ruangan itu untuk keluar dari ruangan. Dan baru saja ia keluar ruangan, ia di kejutkan dengan kedatangan dari party anak - anak dari keluarga bangsawan.

__ADS_1


__ADS_2