LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 193


__ADS_3

Kedatangan naga putih membuat mereka sangat terkejut, dan lagi aura yang di pancarkan oleh naga putih itu sangat kuat, menekan banyak makhluk yang ada di sana. Terkecuali Xi, dan yang lainnya.


" Tidak aku sangka kita akan bertemu secepat ini. " Ucap Xi sambil menatap naga putih itu.


" Ohw itu kau, sepertinya kau tahu kalau aku akan datang kemari. " Ucap naga putih itu dengan bahasa monster.


" Tidak... Aku tidak tahu, dan lagi aku tidak memperhitungkan kedatanganmu, walau begitu kau pasti datang karena suatu alasankan? " Balas Xi.


" Kau benar... Salah satu adikku berada di sini... Hmmm itu dia, dia sedang berhadapan dengan pria berambut merah. " Ujar naga putih itu.


" Ohw... Dia bawahanku, syukurlah dia belum terbunuh. Kau tangani adikmu sendiri, aku dan yang lainnya akan menyelesaikan urusanku. " Balas Xi yang tiba - tiba memberikan tatapan yang dingin, mengarah pada kerumunan musuh.


Namun mereka semua membeku saat sebuah badai salju melewati mereka.


" Gadis itu sudah bertambah kuat... " Ucap naga putih itu. " Omong - omong namaku Yurika, setidaknya kau tidak akan memanggilku dengan sebutan yang aneh. " Ucap naga itu lalu terbang menghantam adiknya sendiri.


Yumiko merasakan sesuatu yang aneh dari dalam markas guardian, ia merasakan energi yang cukup kuat berasal dari dalam sana. Ia mendekati Xi, lalu memberitahukannya.


" Xi... Aku merasakan ada energi yang aneh di dalam sana. " Ucap Yumiko sambil melihat ke arah markas Guardian Lord.


Xi pun juga merasakannya saat Yumiko memberitahukannya, seseorang dari markas guardian lord, berjalan sambil membawa dua kapak besar di tangannya, menyeretnya dengan perlahan, membuat bekas di lantai.


Seorang wanita membawa dua kapak besar berjalan menuju pintu keluar, mengambil ancang - ancang untuk melemparkan salah satu kapaknya.


Ia melemparkan kapak besarnya keluar dengan kaut, sebuah kapak berkecepatan tinggi menghantam sekumpulan monster yang ada bahkan banyak dari pasukan Shadow yang terkena serangan tersebut.


" Sepertinya bukan lawan yang mudah... " Ujar Yumiko, ia menatap wanita yang muncul dengan cara yang hebo, dan langsung masuk ke dalam medan perang bersama dengan bala bantuan dari guardian elite.


" Yumiko, kau di sini saja... Aku akan membereskan mereka semua. " Ucap Xi dengan nada yang dingin.


" Ta tapi... " Balas Yumiko, namun ia berhenti berbicara karena Xi menghentikannya dengan lembut.


" Aku tak mau kau terluka. " Balas Xi meninggalkan Yumiko.

__ADS_1


Dalam sekejap ia muncul di depan Venessa yang memimpin banyaknya pasukan Guardian bersayap empat. Ia memukul Venessa dengan sangat kuat, walau perisai sihir sempat menghalangi pukulannya, namun perisai tersebut hancur dan membuat Venessa terkena pukulan dari Xi.


Ia terpental hingga menabrak dinding hingga hancur, seketika Venessa terluka saat menerima satu serangan dari Xi.


Para guardian yang berada di dalam markas, saat melihat Venessa terluka, mereka segerah melindunginya, membuat Formasi pertahanan dan menyerang secara bersamaan.


Xi berjalan santai namun sangat cepat, memegang sebuah katana hitam berlapis merah. Mengayunkan ketana itu dengan cepat hingga tidak dapat di lihat pergerakan tangannya.


Dalam sekejap membaut semua guardian yang melindungi Venessa terbunuh.


" Ba tidak mungkin... Aku tidak bisa melihat pergerakannya. " Ucap Venessa sambil menatap Xi yang tepat berada di depannya.


" Ini akhir dari hidupmu. " Ucap Xi, ia mengangkat katananya bersiap untuk menebaskannya.


Akan tetapi, dari belakang, seorang pria dengan sebuah palu besar di tangannya, menyerang Xi dengan sangat kuat hingga membuat lantai markas guardian hancur dan membuat guncangan di dalam markas bahkan sampai terasa di luar markas.


" Cih, masih bisa di tahan. " Ucap San dengan kesal.


Di saat yang sama, tombak yang panjang mengarah pada dirinya, Xi dengan mudahnya memblokir serangan tersebut dengan satu tangan. Menghempaskan kedua orang tersebut dengan mudah.


Kyronl datang untuk menolong Venessa, saat ia sedang menuju ke dalam medan pertempuran, ia melihat Venessa yang terluka, dan banyaknya mayat Guardian di dalam markasnya.


Melihat demon lord San yang menyerang seorang pria yang ingin menebaskan senjatanya pada Venessa, Kyronl mengambil kesempatan tersebut untuk menyerang pria itu, namun tidak bisa mempercayai apa yang ia lihat, pria itu dengan mudahnya memblokir serangannya.


Kyronl membantu Venessa untuk berdiri, ia datang bersama dengan seluruh pasukannya untuk membantu.


" Ohw apakah Demon Lord dan Guardian akan bekerja sama untuk mengalahkanku? " Ucap Xi dengan dingin, melihat tiga demon lord yang telah memasuki markas guardian, dan Venessa, Kyronl,.serta wanita dengan dua kapak Vena.


" Kerena kau sangat berbahaya. " Balas Karaks dengan kesal kepada Xi.


" Padahal ada dragon Awakening yang mengamuk di sini, tapi kalian tidak takut... Hem, majulah kalian semua. " Ucap Xi menantang semua orang.


Semua orang menjadi kesal karena Xi bersikap sombong, mereka memegang senjata mereka masing - masing di tangan mereka, melapisinya dengan sihir serta memasang kuda - kuda siap tempur.

__ADS_1


Guardian mau pun demon lord saling memberikan tatapan yang tajam kepada Xi, mereka berniat untuk mengakhiri Xi di tempat ini.


Namun Xi hanya bersikap dingin dan tenang, menunggu mereka untuk menyerang. Sambil memegang katana hitam miliknya.


" Serang Dia!! " Ucap mereka dengan serempak, dan pertarungan antara Xi dan Guardian di mulai.


Sementara itu, di dalam markas guardian yang luas, Rans yang menghadapi tiga orang sekaligus ia merasa sangat senang. Walau dirinya sedang berhadapan dengan orang - orang yang memiliki kekuatan luar biasa.


Pertarungan yang berlangsung cukup lama, terlihat di antara mereka berempat hanya mengalami sedikit luka kecil. Namun dengan kerusakan yang besar terjadi di dalam sana.


" Orang ini bukan Guardian biasa... Aku rasa dia lebih kuat dari Guardian Lord yang lainnya. " Ucap Seorang pria dengan pedang di tangannya, ia bersama dengan Siiro bertarung melawan Rans. Pria itu adalah Undead Knight Ranbel.


" Seperti yang di katakan oleh Xi - Sama, mereka punya kartu as yang hebat. " Ucap seorang pria yang wujudnya telah berubah menjadi setengah binatang ( Beruang ) Oseras.


" Kekuatan seperti ini tidak di ragukan lagi dia yang terkuat di antara Guardian Lord. " Ucap Siiro. " Ini lah kenapa Xi - Sama tidak ingin dia ikut perang lebih awal. " Lanjut Siiro.


Rans dengan kapak besarnya ia terseyum senang, melihat musuh yang kuat di hadapannya. Selama ini ia tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bertarung dengan musuh, dan lagi musuh yang biasanya dia hadapi tidak ada apa - apanya untuk dirinya.


" Oi oi, kalian sudah selesai bicaranya? " Ucap Rans mengambil kuda - kuda siap tempur, sinar merah menyelimuti dirinya, ia menggunakan skill untuk memperkuat dirinya sendiri. ( Brutal Strike ).


" Maju saja, kami juga belum puas bermain - main. " Ucap Oseras sambil terseyum.


" Kau lawan yang cocok untuk latih tanding dari pada Noir mau pun Fai itu... " Ucap Ranbel.


Rans melesat ke arah mereka bertiga sambil mengangkat kepak besarnya, mereka bertiga pun juga menyerang Rans dengan senang hati.


Sementara itu di luar markas guardian, pertempuran semakin memanas, Pasukan Shadow yang tidak dapat mati membuat para guardian kewalahan, sulit untuk mereka mengatasi pasukan abadi.


Walau mereka bisa menghancurkan mereka, tapi mereka malah bangkit lagi dan langsung menyeranh tanpa ampun. Di tambah para petinggi dari pasukan Shadow sulit untuk di kalahkan kerena memiliki kekuatan yang luar biasa.


Para petinggi di pasukan Shadow yang paling rendah ada di tingkat Kristal ( Rank A+ - S ). Dan itu merupakan kerugian besar bagi para guardian serta bagi para monster dari pasukan Demon Lord.


Keempat naga yang muncul telah di taklukkan, dengan salah satunya di sadarkan kembali oleh Yurika. Dan Yumiko dengan santainya menjatuhkan banyak sekali tombak es berukuran raksasa dari langit, menghancurkan markas guardian dengan santainya.

__ADS_1


Dan para petinggi lainnya bertarung dengan ganas dan tidak melepaskan musuh satu pun, tidak peduli mau mereka petinggi dari guardian, atau pun para petinggi monster, akan mereka habisi, dan mempersembahkan kemenang untuk tuan mereka Xi.


__ADS_2