LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 94


__ADS_3

" di dia... Menghentikan tinjuku?! " Kata pria besar itu dalam hatinya dengan ekspresi tidak percaya ia tinjukkan saat itu juga.


Pria besar itu pun terkejut bagaimana bisa seorang pria muda dengan tubuh kurus itu bisa menghentikan tinju kuatnya yang dapat menghancurkan sebuah batu besar. Ia tidak bisa percaya dengan apa yang di lihatnya saat itu dan mencoba sekali lagi untuk membuktikan apakah yang di liatnya ini sungguhan atau hanya serangannya yang terlalu lemah barusan.


Namun, sebelum pria besari itu sempat menyerang lagi. Pemuda itu mencekik pria besar itu dengan sangat kuat, hingga membuat pria besar itu langsung lemas dan tidak dapat menggerakan tubuhnya. Tubuhnya telah mati rasa karena tipisnya udara yang masuk ke dalam tubuhnya, serta kurangnya darah yang mengalir ke otak. Sehingga membuat kerja tubuh pun berkurang.


" Tu tubuhku... Tidak bisa di gerakan! " Ucap pria besar itu dengan wajah pucatnya yang penuh keringat. Pria itu sangat ketakutan melihat mata pemuda itu yang bersinar merah menyalah dengan niat membunuh memenuhi matanya. Seketika itu membuat tubuhnya gemetar karena ketakutan.


Pemuda itu menatapnya dengan sangat dingi dengan pancaran aura membunuh yang terpancar langsung dari tubuhnya menyebabkan tekanan yang amat kuat, serta menghasilkan pusaran angin di sekitar mereka yang cukup kuat.


Pria besar itu tiba - tiba berteriak sangat kesakitan. Sinar cahaya merah keluar dari tubuhnya dan itu membuatnya benar - benar sangat kesakitan. Pria besar itu pun terjatuh ke tanah dengan keras dan tidak sadarkan diri seolah ia sudah mati. Namun, dirinya belum mati.


Melihat pria besar itu di lumpuhkan dengan sangat mudah oleh pemuda tersebut membuat penyihir itu sangat ketakutan. " Ja jangan... Jangan mendekat! Jangan mendekat atau aku akan meledakkan diriku! " Ucap penyihir tersebut sambil memberikan sebuah ancaman kepada pemuda itu agar tidak mendekati nya. Ia sangat berharap kalau pemuda itu memakan umpannya dan lebih memilih untuk membiarkannya pergi.


Namun, nasibnya saat itu sangat buruk karena tiba - tiba saja pemuda itu dalam sekali kedipan mata sudah berada di hadapannya dan menarik energi kehidupan yang di miliki oleh penyihir tersebut hingga habis. Penyihir itu pun mati karena kehabisan energi kehidupan di dalam tubuhnya, yang membuat tubuhnya kering dan hanya menyiskan tulang - belulangnya.


" Sekarang waktunya mencoba kemampuan Shadow King yang sesungguhnya. " Kata pemuda itu yang tidak lain adalah Xi yang telah mengambil semua energi kehidupan yang di miliki oleh kedua orang itu.


Xi pun melepaskan energi sihir yang baru saja ia ambil, dan menggabungkannya dengan energi sihir kematiannya. Di saat itu, ia melepaskan banyak sekali energi sihir untuk membuat salinan dari kedua orang tersebut. Dan membuat salinan itu memerlukan waktu yang cukup lama, serta membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi.

__ADS_1


Setelah lima menit berlalu, salinan dari kedua orang itu telah selesai. Dan kedua salinan itu langsung berlutut kepada Xi. Keduanya memiliki pancaran sihir yang amat kuat, dan dapat di pastikan oleh Xi kalau mereka sudah melebihi peringkat B.


" Uh... Inilah alasan kenapa aku tidak mau menggunakan skill ini... Energi ku langsung terkuras setengah hanya untuk membuat salinan kedua orang ini. " Kata Xi yang langsung berkeringat sesaat setelah ia selesai membuat salinan dari kedua orang itu. " Salinan ini memang lebih kuat dari yang aslinya, tapi proses untuk membuat mereka sangatlah rumit. Di tambah dengan perapalan yang tidak boleh di ganggu. Jika itu terganggu, penyalinan akan gagal dan aku akan langsung kehilangan energi ku. Untung saja aku berhasil dalam percobaan pertama. " Lanjutnya yang bersyukur karena ia berhasil membuat dua salinan sekaligus dalam percobaan pertama.


Walau kedua salinan ini dapat menjadi senjata yang mematikan bagi musuh, namun itu juga merupakan senjata yang mematikan untuk si pengguna. Karena pengguna akan langsung melemah beberapa saat setelah selesai mambuat salinan. Di saat itu lah celah terbesar bagi pengguna terbuka, dan itu dapat langsung memicu kematiannya.


Xi melihat kedua mayat dari kedua orang yang telah ia salin itu. Karena merasa kalau mereka sangat berguna, Xi pun memiliki sebuah ide untuk menggabungkan salinan ini dengan tubuh asli mereka. Dengan bagitu akan melahirkan suatu senjata yang amat mematikan.


" Baiklah... Waktunya bermain Necromancy. " Ucap Xi dan langsung menggabungkan kedua salinannya dengan tubuh asli mereka. Serta menggabungkannya dengan jiwa kedua orang itu. Selang waktu berlalu, Xi berhasil menggabungkan keduanya dengan tubuh aslinya. Kini keduanya telah bangkit dari kematian mereka.


Kedua orang itu membuka mata mereka perlahan. Di saat yang sama mereka sangat bingung kenapa mereka masih ada di dunia ini. Mereka ingat kalau mereka sudah mati di tangan seorang pemuda. Namun, setelah mereka memerhatikan dengan baik, pemuda yang mereka maksud ada di hadapan mereka.


" Ya kalian memang sudah mati sebelumnya, tapi kalian yang sekarang berbeda dengan yang sebelumnya. Aku membangunkan kalian dari tidur panjang kalian dengan sihir ku. " Kata Xi dengan santai memberitahukan kepada mereka kalau ia lah yang membangkitkan mereka kembali.


Penyihir itu sangat terkejut. Saking terkejutnya dia, sampai - sampai rahangnya jatuh ke bawah. Ia tidak menduga ada sebuaj sihir yang dapat membangkitkan orang yang sudah mati. Yang ia tahu, itu adalah sesuatu yang sangay mustahil dan hanya ada dalam catatan sejarah di buku - buku kuno yang pernah ia baca dulu.


Pada saat yang sama, pria berbadan besar itu masih bingung dan sangat sulit untuk menerima kenyataan yang ia lihay saat ini.


" Jadi... Apakah kau yang membuat kami menjadi seperti ini? " Ucap pria besar itu sambil bertanya dengan ekspresi wajah yang masih bingung. Namun ia masih belum bisa percaya kalau pemuda yang ada di depannya yang membangkitkan mereka.

__ADS_1


Xi hanya mengangguk membenarkan pertanyaan dari pria besar itu.


Melihat dari tanggapan pemuda itu, sontak langsung membuat pria besar itu berkeringat dingin, dan di penuhi dengan rasa takut. Dalam pikirannya ia berkata " Siapakah orang ini? Penampilannya seperti seseorang yang baru berusia 16 atau 17 tahun... Dan lagi, kenapa ada aura kematian yanh amat besar terpancar darinya? Ia benar - benar seperti makhluk yang pernah di ceritakan oleh ayahku. Makhluk yang dapat memusnahkan satu kerjaan dalam satu malam. Makhluk jahat ( Arclich ) yang seharusnya tidak ada di negara ini, makhluk yang keberadaanya hanya untuk menyebarkan ketakutan di dunia. " Kata pria besar itu di dalam pikirannya. Pria besar itu tidak bisa membanyangkan sosok seperti apa sebenarnya pemuda yang ada di hadapannya saat ini. Dalam pikirannya yang dangkal itu ia hanya bisa membanyangkan dalam pikirannya kalau pemuda itu adalah seorang raja iblis yang sedang menyamar.


" Ada apa? " Tanya Xi dengan raut wajah yang mengerikan kepada pria besar itu.


Pria besar itu pun hanya bisa diam membeku dan ketakutan saat pemuda itu bertanya kepada dirinya. Namun, tiba - tiba saja pria yang ada sampingnya berdiri tegap layaknya seorang tentara. Dengan lantang pria itu berkata kepada pemuda yang ada di hadapannya. " Aku tidak tahu apakah engkau adalah raja iblis yang sedang menyamar atau bukan, tapi aku tidak bisa melihatmu dengan mataku sebagai seorang manusia! " Kata penyihir itu dengan keras.


Mendengar itu Xi sedikit terkejut dengan sikap yang di berikan oleh penyihir itu kepada dirinya. " Ho... Aku terkejut kau bertindak agresif kepadaku. Itu bukanlah mata dari seorang bawahan yang melihat tuannya. Menarik... Sungguh menarik. " Kata Xi dalam hatinya. Tiba - tiba aura membunuh yang kuat terlepas dari tubuh Xi hingga membuat kedua orang itu langsung bertekuk lutut dan bersujud dengan wajah mereka menghantam jalanan dengan amat keras hingga membuat jalanan retak.


" Aku akan mengampuni mu kali ini saja. Jika kau membuat wajah seperti itu lagi kepadaku, maka akan aku pastikan kau akan menerima sesuatu yang lebih buruk dari kematian! " Ucap Xi dengan aura membunuh terpancar dari tubuhnya dengan sangat ganas. Dan memberikan sebuah ancaman yang sangat menakutkan pada penyihir itu.


Hal itu pun benar - benar membuat penyihir itu merasakan ketakutan. Dengan usaha kerasnya, ia berkata untuk meredahkan amarah dari tuannya itu " Baik... Saya mengerti... Tuan. " Kata penyihir itu di bawah tekanan yang amat kuat.


Xi pun menarik aura membunuh nya itu dan melepaskan tekanan yang menekan mereka berdua. Perlahan mereka mulai bangun kembali namum mereka masih berlutut. Di saat yang sama Xi berkata kepada mereka " Dan satu hal lagi, aku bukanlah raja iblis atau semacamnya tapi... Aku adalah Raja kegelapan. " Ucap Xi dengan sinis. Mengatakan kepada mereka kalau dirinya adalah raja kegelapan.


" Di sini aku akan memberikan kalian tugas. Kalian akan menjadi mata dan telinga untukku di negara ini, dan kumpulkan lah orang - orang yang berpotensi untuk menjadi bawahan kalian. Karena aku akan membutuhkannya di masa depan nanti. " Ucap Xi sambil berjalan pergi meninggalkan mereka sambil memberikan mereka sebuah tugas, untuk memata - matai organisasi Gremory Switf yang baru saja ia lihat sebelumnya. Ia merasa kalau Organisasi itu memiliki rencana buruk yang sangat menarik untuk di tonton olehnya nanti.


" Baik, Tuan. " Jawab mereka dengan membungkuk. Segera mereka menjalankan tugas mereka untuk mencari anggota dan memata - matai Organisasi Gremory Switf yang menjadi Organisasi yang paling di cari dan paling bermasalah di Negara ini.

__ADS_1


__ADS_2