LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 83


__ADS_3

( Perpisahan takkan terjadi jika tanpa sebuah pertemuan )


Saat ia di promosikan ke Class yang lebih tinggi yaitu Shadow King. Ia mendapatkan sebuah kemampuan untuk membuat salinan musuhnya. Dan salinan itu memiliki kekuatan yang sama dengan aslinya. Namun, sekali mereka mati, maka salinan tersebut tidak dapat di summon lagi.


Namun, karena ia merasa kalau kemampuan yang ia dapatkan dari Shadow King sangat merepotkan. Apa lagi mana mungkin musuh akan memberikannya waktu untuk mensummon salinan tersebut. Jadi ada saat itu ia mengabungkan kemampuan dari Shadow King dan juga Necromancer.


Dengan kemampuan Necromamcer yang dapat mensummon undead dengan mudah, dan tidak semerepotkan Shadow King. Asalahkan ada mayat monster mau pun manusia, mereka dapat mensummon nya menjadi undead. Walau kekuatan dari makhluk yang di summon menurun. Tapi, tidak memakan banyak waktu untuk mensommon, sehingga dirinya dapat membentuk pasukan lebih mudah.


Dengan dua kemampuan yang di gabungkan itu, melahirkan sebuah kemampuan baru dari Shadow Copy Shadow King, dan Summon Undead Necromancer. Dan menjadi Shadow Summon. Sehingga melahirkan sebuah kemampuan baru yang sangat luar biasa.


Tidak seperti undead dan tidak seperti Shadow Salinan. Shadow Army tidak terpengaruh oleh sinar matahari ( Membusuk atau pun terbakar ), dan abadi ( walau hancur dapat kembali seperti sebelumnya). Dan membuat Xi mendapatkan sesuatu yang lebih yaitu pasukan kematian yang abadi.


Sesampainya mereka di ruangan bos dungeon, tepat di hadapan mereka terdapat monster beruang hitam jahat yang besar. Dengan dua tulang besar dan tajam di punggung nya. Bos monster itu memiliki pancaran sihir yang sangat kuat dan mengerikan.


Tatapan dari beruang tersebut dapat membuat monster yang di bawah peringkatnya gemetar ketakutan.


[ Boss beruang hitam jahat ] Rank : A. Level : 100. Exp : 20.000. Skill : Pengerasan. Cakaran kuat. Raungan keras.


" Monster ini berbahaya... Ayo serang bersama. " Ucap Yumiko mengajak Xi bekerjasama untuk menghadapi monster tersebut.


Xi menjawabnya dengan mengangguk. Ia pun mengambil katanya dari dalam inventory dan bersiap untuk menghadapi boss dungeon bersama Yumiko.


Sementara, Yumiko menciptakan sebuah pedang es yang dingin dan tajam. Pancaran udara yang dingin mulai menyelimuti tubuhnya sehingga membentuknya seperti sebuah perisai yang akan melindungi nya. Bahkan udara dingin itu juga dapat di rasakan oleh Xi yang ada di sebelahnya.


Xi melirikkan matanya kepada Yumiko dengan tajam. Sambil menatap Yumiko yang fokus pada boss dungeon, ia bergumam di dalam hatinya. " Jadi dia punya Class langkah... MagicianFighting dengan tipe elemen es. " Ujarnya dalam hati yang sudah mengetahui Class dari Yumiko. Namun, ia tidak begitu tahu tentang kemampuan yang di miliki oleh Yumiko itu seperti apa.


MagicianFighting adalah sebuah Class langkah yang biasanya hanya di miliki oleh beberapa orang saja, dan Class ini lebih langkah dari FightingBeast yang dapat mengambil wujud hewan buas.

__ADS_1


MagicianFighting dapat menggunakan sihir sesuai dengan eleman yang di milikinya, serta dapat mengubah eleman tersebut menjad senjata yang di inginkan sehingga dapat di gunakan untuk bertarung dalam jarak dekat. Ini menjadi keunggulan di antara Mage lainnya yang tidak dapat bertarung, dan cenderung lemah bila mage di serang dari dekat.


Keduanya pun bergerak dengan cepat ke arah boss dungeon tersebut. Dan saling menebaskan senjata mereka pada monster tersebut. Serangan mereka sangat cepat dan tidak dapat di hindari oleh boss dungeon.


Akan tetapi, kulit beruang yang sangat keras layaknya sebuah baju besi membuatnya baik - baik saja. Dan tidak menerima luka saat di serang oleh Xi mau pun Yumiko.


Boss dungeon sangat marah dan menyerang Xi dengan cakarnya yang kuat. Tapi Xi dengan mudah dapat menghindar serangan dari boss dungeon. Bagi Xi serangan dari boss dungeon itu lambat sehingga mudah untuknya menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh boss dungeon.


Karena serangan nya terus di hindari oleh Xi dan Yumiko yang dapat bergerak dengan cepat, membuat boss dungeon tersebut sangat marah. Dengan marahnya, ia meraung dengan sangat keras hingga membuat guncangan di dalam ruangan boss tersebut.


Gelombang suara yang sangat keras membuat terlinga menjadi sangat sakit, hingga memberikan tekanan yang sangat kuat kepada kedua orang itu. Boss dungeon pun tersenyum saat melihat keduanya terjatuh, dan terus menerus meraung tanpa henti, untuk mengalahkan mereka berdua.


Yumiko sangat kesakitan saat mendengar suara yang sangat keras itu. Ia pun menutupi telingannya dengan menggunakan sihirnya untuk menutupi dirinya. Namun, hal itu tidak membuat tekanan yang di dapat berkurang.


Sementara itu, Xi yang melihat Yumiko tampak kesakitan, ia menggunakan kegelapan untuk menutup telinganya. Dan mulai menatap beruang besar yang meraung itu. Ia menjulurkan tangannya dengan kegelapan yang menyelimuti nya. Dan dari tangannya muncul rantai yang terbuat dari kegelapan yang langsung mengikat mulut beruang tersebut.


Boss dungeon sangat marah dan bergerak ke arah Xi lalu menyerangnya. Sebuah serangan yang kuat sampai membuat tanah di sekitarnya hancur. Namun, beruntung nya sebuah tembok es muncul di hadapan Xi dan menahan serangan dari monster tersebut.


Xi pun melompat tinggi ke atas bos monster dengan melewati nya dan mengikat kedua tangannya dengan rantai kegelapan untuk membatasi pergerakan dari boss monster tersebut. Lalu ia berbalik kembali dengan pedangnya yang tajam menatap boss monster tersebut dari bawah. Ia mengumpulkan energi sihir pada pedangnya itu, sehingga pedang tersebut memancarkan aura yang mengerikan.


Dari atas sebuah tombak es yang besar jatuh tepat mengenai kepala monster tersebut dengan kerasnya. Namun, monster tersebut baik - baik saja. Dan tersenyum ke arah Yumiko menunjukkan kekokohannya.


Tubuhnya menjadi keras berkat kemampuan untuk mengeraskan tubuhnya. Pada saat itu Xi melesat dengan cepat ke arah monster tersebut dan menebaskan pedangnya dengan sangat kuat. Hingga membuat kepala dari boss monster terbelah menjadi dua bagian, dan membuat boss monster itu terbunuh.


[ Boss Dungeon telah di kalahkan ]


[ Item Drop telah di kirim ke dalam Inventory ]

__ADS_1


Setelah mengalahkan boss dungeon itu, Xi pun menyerungkan katana nya kembali dan menyimpan nya ke dalam inventory. Di saat yang sama, Yumiko berjalan mendekati Xi yang telah mengalahkan Boss dungeon itu.


Yumiko sangat kagum dengan kehebatan dari Xi. Strategi serta kecepatan nya dalam mengambil keputusan sangatlah hebat. Dan dalam setiap langkahnya, Xi tidak memiliki keraguan sedikit pun di dalam mau pun di luar. Sehingga ia dengan percaya dirinya dapat mengalahkan boss dungeon tanpa rasa takut.


" Kau hebat sekali Sakaki, aku sangat kagum denganmu. " Ujar Yumiko dengan senang. Ia benar - benar kagum dengan kehebatan dari Xi.


" Terimakasih pujiannya... Sekarang seharusnya Gatenya telah terbuka kan? " Balas Xi sambil mengucapkan terimakasih kepada Yumiko. Serta ia pun bertanya kepada Yumiko apakah pintu keluar Gate akan terbuka bila boss dungeonnya telah di kalahkan. Karena, ini kali pertamanya ia masuk ke dalam Gate.


Yumiko menganggukkan kepalanya membenarkan pertanyaan Xi.


Gate pun muncul di hadapannya, dan Gate tersebut adalah pintu untuk mereka keluar dari dalam Dungeon.


Keduanya pun keluar dari dalam Dungeon bersama - sama. Sesampainya mereka di luar, tak terasa merah hari suda malam. Mereka menghabiskan waktu cukup lama di dalam sana untuk mengalahkan semua monster yang ada di dalam dungeon.


Akan tetapi, entah kenapa walau menghabiskan waktu yang lama bersama dengan Xi, Yumiko merasa sangat senang. Padahal ia beru saja bertemu dengan Xi siang tadi, tapi ia merasa sangat hangat saat berada di dekatnya.


" Sepertinya aku hanya bisa menemani mu sampai sini saja... Karena sudah saatnya aku kembali ke dalam kelompok ku. " Ucap Yumiko kepada Xi. Walau ia mengatakan akan berpisah dengan Xi di sini, namun ia sebenarnya masih ingin bersama menghabiskan waktu bersama dengan Xi. Walau begitu, ia juga memiliki janji dengan rekan - rekannya kalau ia akan kembali sebelum pagi tiba.


Melihat Yumiko yang sedikit sedih karena akan berpisah dengannya. Ia mengerti perasaan apa yang menganggu di dalam hati Yumiko saat itu. Ia menarik nafasnya dan dengan tenang dengan gayanya yang keren dan dingin, ia pun berkata " Aku mengerti... Orang seperti ku pun tidak akan berdiam lama di suatu tempat... Aku hanya seorang pria yang mengikuti instingku saat berpergian. " Ujar Xi dengan tatapan tenang. Menatap mata Yumiko dengan mata merahnya yang menyala.


Di malam itu, air terjun yang terus mengalir menimbulkan suara yang merdu dengan banyaknya kunang - kunang yang menari - nari di sekitarnya. Langit malam yang di penuhi dengan bintanh yang bersinar, di dekat air terjun itu cahaya bulan menerangi dirinya saat ia berbicara dengan penuh karismanya. " Terimakasih banyak karena sudah menemaniku. Seorang petualang pergi keluar untung berpetualang menjelajahi dunia ini, jika kita memang memiliki ' takdir '... Kita mungkin akan bertemu lagi di masa depan. " Ucap Xi dengan aura yang hebat penuh karisma.


Mendengar itu dari Xi, Yumiko cukup terkejut, namun ia juga senang. Yumiko pun tersenyum " Takdir... Ya? Kau benar, pertemuan kita di sini karena takdir. Aku harao kita bisa bertemu lagi di masa depan. " Balas Yumiko dengan tatapan penuh ketenangan.


Xi pun berbalik dengan tenang lalu ia berjalan pergi menjauh dari Yumiko. Sebelum ia pergi menjauh, ia melambaikan tangannya tanpa berbalik dan tanpa berhenti berjalan. Di saat yang sama ia berkata " Selamat tinggal gadisku. " Ucap Xi dengan tenang sambil melambaikan tangannya. Setelah itu ia menghilang dari kegelapan hutan.


Melihat kepergian Xi, Yumiko hanya bisa diam saja menatapi kepergian nya. Dalam hatinya, ini adalah pertama kalinya ia bertemu dengan seorang pria yang sangat menarik. Ia pun tersenyum manis di bawah sinar bulan itu, sambil bergumam di dalam hatinya. " Sakaki, kita akan bertemu lagi! " Ucap Yumiko dalam hatinya dengan penuh harapan. Ia sangat berharap dapat bertemu dengan Xi lagi di masa depan.

__ADS_1


__ADS_2