LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 136


__ADS_3

Setelah kekalahan dari si penyihir Kambing iblis darah oleh Kirara, semua kambing iblis darah masuk dalam fase lemah karena buff yang di terima oleh mereka semua dari si penyihir, meninggalkan efek samping pada mereka.


Kini karena si penyihir telah di kalahkan, semua buffnya menghilang dan meninggalkan debuff kepada kambing iblis darah lainnya.


Setelah semua kambing iblis darah benar - benar di kalahkan, dan semua jenderal telah di habisi oleh yang lainnya. Kirara memanggil kembali seluruh bawahannya dan menyimpannya ke dalam di mensi lain.


Sementara itu, Xi yang bertarung dengan Maze telah menyelesaikan pertarungannya. Kini di depannya Maze telah berbaring tidak berdaya karena luka yang di terimanya sangat parah.


Xi berjalan mendekati Maze untuk melihat kondisinya. Sambil berjalan, Xi juga membawa sebuah palu yang di gunakan oleh Maze untuk melawannya tadi. Namun, palu yang di pegangnya memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang saat di pegang oleh Maze.


" Ohw, jadi palu ini sebenarnya senjata sihir ya? Sepertinya ini dapat menyesuaikan ukurannya sendiri tergantung penggunanya. " Ucap Xi sambil berjalan. Xi pun mendapatkan banyak notifikasi dari system yang mengatakan delapan jenderal kambing iblis darah telah di kalahkan.


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal penyihir kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


[ Satu dari delapan Jenderal kambing iblis hitam telah di kalahkan, anda mendapatkan Exp 45.000 ]


" Oh, jadi mereka semua sudah selesai ya? .... 2.000 Kambing iblis darah, satu dari mereka itu setara Rank A. Di tambah dengan delapan Jenderalnya, aku telah naik 5 level dalam pertempuran ini. Dungeon Rank S memang tidak mengecewakan. Lain kali aku akan memasuki dungeon Rank S lainnya! " Lanjut Xi. Xi senang karena dapat naik lima level dalam sekali pertempuran. Karena di levelnya yang sekarang, sulit untuknya meningkatkan level bahkan jika itu hanya satu level. Itu di karenakan, Point Exp yang di perlukan untuk naik level saat mencapai Rank S sangatlah besar. Dan semakin tinggi levelnya, akan semakin banyak pula Point Exp yang di butuhkan.


Dia berada di depan Maze, meletakkan palunya ke tanah dan menatap Maze yang tidak berdaya dengan tatapan tajam.


" Jadi... Ada kata - kata terakhir? " Tanya Xi kepada Maze sebelum dirinya mengakhiri hidup Maze.


Maze dengan lemas perlahan menggerakkan kepalanya. Dia berbalik dan memandangi Xi dengan tidak berdaya. Saat mendapatkan posisi yang nyaman, Maze mulai membuka mulutnya dan mulai berbicara.


" Haha, kau... Kau sangat mirip dengan orang itu... Hanya saja, ada yang sedikit membedakan di antara kalian berdua. Orang itu mengendalikan banyangan dan dapat mengubah jiwa - jiwa dari yang mati menjadi pasukannya... Dan sementara dirimu, kau... Kau mengendalikan kegelapan, kegelapan yang membawa pasukan dari dunia kematian untuk menaklukkan permukaan. Walau elemen kalian berbeda, tapi kalian punya kekuatan yang sama. Hanya saja, pasukan kegelapanmu keberadaan sekaligus kepadatan energi dari masing - masing pasukan sangat kuat, berbeda dengannya... " Ucap Maze. Walau telah mendapatkan posisi yang nyaman untuk berbicara, dalam kondisi nya yang kritis, masih tetap sulit untuknya berbicara lancar. Dia hanya dapat berbicara dengan terbanta - banta.


Mendengar ucapan Maze, dalam hatinya Xi berkata " Mengendalikan bayangan? " Gumam Xi. " Lalu, siapa orang itu? Orang yang mengendalikan bayangan dari orang - orang yang sudah mati? " Tanya Xi kepada Maze, yang terlihat nafasnya sudah semakin lemah dan diperkirakan hidupnya hanya perlu menghitung waktu.


Mendengar pertanyaan itu, Maze tersenyum dan tertawa kecil. Namun, dibalik senyumannya, terdapat sebuah kekesalan terhadap orang yang di maksudnya.


" Hahaha, aku tidak pernah berharap akan bertemu dengannya lagi atau pun menyebut namanya lagi, aku sangat membencinya! Dia telah mengkhianatiku dan membuangku, itu menyebabkan kami para Kambing iblis darah hidup di dalam hutan ini. Jika kau bertemu dengannya, bunuh dia! Aku yakin dengan kemampuan dan kekuatanmu, kau dapat membunuhnya! " Ucap Maze. Walau dalam keadaan kritis, tapi dia masih mampu meminta kepada Xi untuk membunuh seseorang yang membuatnya jatuh sampai ketitik ini. Dimana dia dam seluruh rasnya harus tinggal di dalam sebuah hutan kecil yang minim akan makanan. Dalam tatapannya, niat membunuhnya benar - benar nyata, dan terlihat jika Maze ingin membunuh orang itu dengan kedua tangannya sendiri.


" Aku bisa mempertimbangkannya, jika memang bertemu mungkin aku akan membunuhnya. Jadi, siapa orang itu? " Ucap Xi kepada Maze sambil bertanya.


Dengan raut yang serius, Maze menjawab pertanyaan Xi dan berkata " Lord of All Shadow Calamity... " Ucap Maze. Saat selesai menyebutkan nama itu, Maze menutup matanya dan menghembuskan nafas terakhirnya.


[ Selamat anda telah mengalahkan bos dungeon Maze. Point exp di dapatkan ]


[ Level anda naik ]


[ Spesial Quest ] Untuk menemukan serpihan dari ingatanmu, kalahkan ke empat makhluk ini dan gabungkan serpihannya untuk membuka sedikit ingatan tentang diri anda. - Maze Kambing iblis darah √


- Ice Queen Elizard


- Demon King Helzar


- Chimera Lord


[ Beberapa item telah anda dapatkan dari mengalahkan Pemimpin Ras Kambing iblis darah Maze ]


[ Rune Stone ] Rune Stone yang berasal dari Pemimpin Ras Kambing iblis darah Maze. Item ini menyimpan salah satu kemampuan yang dimiliki oleh sang pemimpin para Kambing iblis darah Maze. Hancurkan Rune Stonenya untuk mendapatkan salah satu Skill milik Maze.


[ Inti Kristal monster kualitas tinggi ] Sebuah Inti Kristal monster berkualitas tinggi yang berasal dari monster tingkat tinggi yang langkah. Dapat di gunakan untuk memperkuat senjata dan armor atau dibuat menjadi senjata dan armor tingkat tinggi.


[ Tanduk Pemimpin Kambing Iblis darah Maze x2 ] Sebuah material tingkat tinggi yang berasal dari monster tingkat tinggi Kambing iblis darah. Dapat di gunakan untuk membuat sebuah senjata yang kuat dan kokoh.


[ Fragmen ingatan ] Sebuah Fragmen ingatan yang tidak di ketahui asalnya dan tertanam di dalam tubuh monster. Temukan tiga serpihan lainnya untuk melengkapi fragmennya dan melihat isi ingatan yang tersimpan atau tersegel di dalamnya.


Setelah menerima semua notifikasi itu, Xi mengangkat palu milik Maze dan berkata sambil memerhatikan palunya.


" Dari keempat makhluk itu, satu sudah aku kalahkan. Sekarang hanya perlu mencari tiga lainnya untuk mendapat sisa serpihannya. Tapi, untuk sekarang lupakan itu dulu, adapun untuk Lord of All Shadow Calamity, aku akan memikirkannya nanti. Sekarang mari lihat apakah mereka baik - baik saja? " Ucap Xi berjalan meninggalkan tempatnya dan pergi menuju ke tempat Putri, Caron dan yang lainnya berada. Sambil berjalan, Xi juga menyimpan palu milik Maze kedalam inventory nya.


Nama : Xi Arcadia. Ras : Hightier - Black Dragon King. Rank : S+ level : 155. Exp : 2344591. Class : King of Darkness. Gelar : King of Death and Darkness.


Skill Awakening.

__ADS_1


Gluttony Symbol Lord Beelzebub. summon the army of Darkness. Black Dragon Armor. Calamity Advent.


Spesial Skill.


Flame Beart. Strike of Darkness. Dark Flame. Steahlt.


Pasif Skill.


Calamity Advent. Speed Regeneration.


Statistik : STR : 342. VIT : 328 ( x2 ). SEN : 287. AGI : 353. INT : 310. Point Statistik : 49.


Setelah semuanya selesai, Xi datang menghampiri mereka semua yang masih terlihat terkejut dengan makhluk - makhluk panggilan Xi yang dapat mengalahkan 2.000 Kambing iblis darah yang bahkan satu saja dari Kambing iblis darah membuat mereka sangat kerepotan.


Tetapi, di depan mata mereka, mereka melihat makhluk - makhluk itu dengan mudah melukai dan membunuh kambing iblis darah. Perbedaan kekuatan diantara mereka, sangatlah besar. Bahkan mereka menganggap diri mereka tidak dapat di bandingkan dengan makhluk - makhluk panggilan itu.


Caron masih tercengang, namun dia mendengar suara ranting yang di injak membuatnya tersadar. Segerah dia melihat kearah suara tersebut. Disana, dia melihat Xi yang terlihat baik - baik saja. Hal itu membuatnya semakin terkejut, karena Xi kembali tanpa luka sedikit pun.


" Dia... Dia tidak terluka? Bahkan setelah menghadapi bos dungeon ini? Apa dia masih bisa di anggap manusia? " Gumam Caron dalam hatinya sambil bertanya kepada dirinya sendiri.


Caron dan yang lainnya tidak memiliki kesempatan untuk menyaksikan pertarungan antara Xi melawan Bos dungeon sebelumnya, karena mereka tidak dapat pergi kemanapun paska pertempuran besar disekeliling mereka. Caron sangat menyangkan karena tidak dapat menyaksikan pertarungan itu lebih lanjut.


" Tu tuan Xi... " Ucap Caron menyapa Xi yang berjalan kearah mereka.


" Ya, apa kalian semua baik - baik saja? " Balas Xi sambil bertanya kondisi semua orang. Sambil berjalan, Xi melemparkan sesuatu kepada Caron.


Caron yang melihat dengan sigap menangkap benda - benda yang di lemparkan oleh Xi kepadanya. Setelah berhasil menangamankan benda - benda itu, Caron menjawab " Ya, berkat bantuanmu kami semua aman tapi... " Ucap Caron. Senang karena Xi menolongnya dan juga rekan - rekannya. Akan tetapi, ketika dia hendak mau berbicara lebih lanjut, Caron melihat barang - barang yang ada di tangannya.


Seketika Caron terdiam melihat barang - barang itu. Matanya terbuka lebar seakan akan keluar dari kepalanya. " Inti kristal monster kualitas tertinggi?!! " Ucap Caron terkejut. Memegang barang tingkat tinggi dengan tangannya sendiri, membuatnya menjadi gugup.


Semua orang mendengar suara Caron langsung menoleh dan menghempirinya. Saat melihat benda yang di pegang oleh Caron, mereka semua sungguh sangat terkejut.


" Bukankah itu kualitas terbaik? Jika di tempa menjadi senjata pasti akan sangat kuat! " Ucap Arch tergila - gila melihatnya.


" Apanya yang senjata? Jika di jual pasti kita untung besar, kau tahu berapa banyak emas yang akan kita dapatkan dengan menjual itu? " Ucap Riu, sedikit menentang pendapat Arch dan menyarankan untuk menjual inti kristal monster tersebut.


" Apa yang kalian pikirkan, inti kristal monster ini milik tuan Xi, dialah yang mengalahkan bosnya dan tentu saja kristal ini akan menjadi miliknya! Apa kalian tidak malu setelah di selamatkan olehnya dan kalian mengambil barangnya? Bukankah kita terlihat seperti orang yang tidak tahu terimakasih? " Ujar Caron memarahi mereka semua karena begitu teropsesi dengan Inti kristal monster tersebut.


Caron kesal karena anggotanya hanya memikirkan keuntungan mereka masing - masing ketika melihat barang bagus, itu membuatnya sebagai pemimpin menjadi malu karena tidak dapat mendidik anggotanya dengan baik.


Mendengar pendapat dari Xi, membuat semua orang terdiam dan membuat suasana menjadi hening. Tidak menyangka orang yang menyelamatkan mereka semua akan memberikan semua hasilnya kepada mereka. Itu membuat mereka menjadi malu karena begitu egois dan serakah. Sampai lupa siapa yang menyelamatkan mereka dari kematian.


" Bahkan setelah menyelamatkan kami, dia memberikan semua hasil buruannya kepada kami tanpa mengambil satu pun barang yang ada disini. Kecuali untuk barang yang ingin dia pinta, selebihnya dia benar - benar tidak mengambilnya... " Ucap Arch dalam hati. Arch merasa kagum dengan ketulusan dan kebaikkan Xi, tapi dia juga merasa tidak nyaman karena Xi tidak mengambil bagian apa pun setelah semua ini. Karena itu, Arch berkata " Kau bisa menyimpannya, bahkan jika kau ingin lebih kami tidak akan keberatan... Kau telah menyelamatkan nyawa kami semua, rasa terimakasih kami sepertinya tidak akan cukup untuk membalas kebaikkanmu. " Ucap Arch.


Caron yang mendengar kata - kata itu keluar dari mulut Arch, benar - benar tercengang. Wajahnya menghitam serta penuh keringat. " Se sejak kapan dia menjadi sebijak itu? Apa dia baru kesambet sesuatu? " Ucap Caron dalam hatinya yang tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat dan dia dengar. Sangat jarang orang seperti Arch mengatakan hal - hal sebagus itu.


Xi senang mendengarkan. Kemudian dia menyimpan kedua benda itu Rune Stone dan juga palu milik Maze ke dalam Inventorynya.


Pada pandangan orang lain, saat Xi menyimpan barangnya, itu terlihat seperti sebuah sihir ruang yang dapat menyimpan beberapa barang. Sihir ruang biasanya hanya bisa menyimpan satu atau dua barang saja. Namun, jika seseorang sangat berbakat dan mempu mengembangkan nya dan membuat ruangan yang besar pada sihir ruangnya, itu akan mempu menampung banyak barang dan barang - barang berukuran besar lainnya, selama itu tidak melebihi kapasitas dari sihir ruangnya, barang - barang itu masih dapat disimpan.


Akan tetapi, hal semacam itu sudah tidak mengejutkan lagi bagi mereka. Itu karena mereka sudah sering melihat hal - hal semacam sihir ruang itu. Bahkan di antara mereka, Yurika juga punya kemampuan yang sama. Hanya saja ukuran ruangnya sangat kecil, sehingga hanya mampu menampung satu barang di dalamnya. Yang membuat mereka penasaran adalah, seberapa besar ruang dari sihir ruang milik Xi.


" Sebaiknya kita cepat keluar dari sini, gerbangnya sudah terbuka. Kita tidak bisa tinggal lebih lama lagi karena itu akan segerah menutup. " Ucap Xi mengajak yang lainnya untuk pergi meninggalkan dungeon. Namun sebelum itu, sebelum mereka keluar dari dungeon. Xi menatap mereka semua dengan tatapan tajam serta mata merah menyalah seraya berkata " Sebelum itu, apa yang kalian saksikan hari ini sebaiknya tidak kalian sebar luaskan, jika bisa lupakan apa yang baru saja kalian lihat. Jika tidak... Kalian akan menerima konsekuensinya! " Lanjut Xi memperingati mereka semua dengan sebuah ancaman.


Mendengar kata - kata itu membuat mereka merinding ketakutan. Wajah mereka pucat dan menghitam. Punggung terasa dingin dan kaku. Tatapan tajam yang Xi berikan kepada mereka benar - benar mengerikan. Itu terlihat seperti mata seekor naga yang memandangi mangsa - mangsanya.


Sebenarnya, Xi tidak bermaksud untuk melukai mereka. Hanya saja Xi tidak ingin kemampuannya terekspos ke luar. Walau sudah banyak orang yang melihat kemampuannya, tapi tidak banyak orang yang mengetahui siapa yang mengendalikan makhluk - makhluk hitam yang berasal dari jurang kegelapan itu.


Xi berniat akan mengeksposnya ke dunia luar ketika waktunya tiba. Bukan orang lain, tetapi dirinya sendiri yang akan memberitahukannya kepada seluruh dunia. Bahwa pasukan kegelapan yang membawa kematian bersamanya adalah pasukan miliknya, King of Darkness. Raja kegelapan yang menguasai dan mengendalikan kematian dan kegelapan di tangannya.


" Tuan Xi, kau dapat yakin kalau kami tidak akan mempublikasinya. Tapi... Bagaimana cara kita harus menjelaskan situasi ini kepada orang - orang? Seharusnya, orang - orang sudah menyadari adanya perubahan pada gerbang dungeon... " Ucap Caron. Caron berusahan mencoba menyakinkan Xi untuk mempercayai mereka. Akan tetapi, Caron bingung harus bagaimana menjelaskan situasinya kepada orang - orang yang menunggu di luar dan Guild Master serta Asosiasi Petualang.


Caron yakin, orang besar seperti Guild Master, Asosiasi Petualang, dan juga Duke Esteban akan menanyakan kejadian didalam dungeon dan meminta penjelasannya.


Melihat kekhawatiran Caron, Xi berpikir sejenak. Xi mengerti kekhawatiran Caron yang akan di pojokkan oleh orang - orang itu untuk mengungkap kejadian di dalam dungeon. Walau tidak tahu persis bagaimana cara orang - orang itu akan meminta Caron untuk membuka mulutnya, tapi yang pasti mereka akan melakukan segalanya demi mendapatkan informasi tersebut. Karena Xi tidak mau orang - orang mengetahui kemampuannya, Xi pun berkata " Katakan saja kepada mereka jika memang mereka bertanya, katakan kalau aku yang mengalahkan bos dungeonnya... Aku adalah seorang petualang Rank S dengan class Swordman yang di undang oleh Yumiko untuk menemani Putri pada penyerangan ini. " Ucapnya. Xi melanjutkan " Jika mereka masih menginginkan informasi lebih, pinta mereka untuk memintanya pada Yumiko. Kalian mengerti? "


Semua orang mengangguk mengerti mendengar penjelasan dari Xi. Karena pada dasarnya Xi juga diminta oleh Yumiko untuk menemani Putri ketika Raid, jadi tidak sulit untuknya membuat alasan - alasan tentang dirinya sendiri. Oleh karena itu, saat ini mereka hanya perlu berperan dengan baik dan mengatakan apa yang harus mereka katakan seperti apa yang di katakan oleh Xi. Walau mereka ingin menambahkan pendapat lain dalam penjelasan mereka mengenai apa yang terjadi di dalam dungeon, Xi tidak keberatan selama itu bukan tentang kemampuannya yang dapat mengendalikan jiwa - jiwa orang mati.


" Baik, akan kami lakukan yang terbaik. " Ucap Caron. Sekarang dia dan rekan - rekannya sudah mengerti apa yang harus mereka lakukan untuk menghadapi orang - orang yang ada di luar sana.


Sebenarnya, Xi ingin mengatakan Caron lah yang mengalahkan bos dungeonnya dan yang menyelesaikan raid ini. Tapi, memikirkan kemampuannya, Xi tidak yakin kalau alasan itu akan berhasil membuat orang - orang mempercayainya. Terlebih lagi, Caron itu sudah dikenal baik oleh masyarakat. Semua orang sudah mengetahuinya seberapa besar kemampuan Caron. Sehingga menjadikan Caron sebagai alasan untuk menutupi kejadian ini bukanlah pilihan yang baik. Oleh karena itu, Xi mengorbankan dirinya sendiri demi melindungi dirinya sendiri.


Apa bila orang - orang tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Caron nanti, Xi dapat menunjukkan kemampuan berpedangnya kepada semua orang. Dan menyakinkan semua orang apa yang di katakan Caron adalah kebenarannya. Sehingga informasi mengenai kemampuannya yang lain tidak bocor.


Bagi Xi, kemampuan berpedang adalah hal paling umum di dunia ini dan yang paling dapat di terima dengan akal sehat. Di dunia ini juga terdapat banyak orang - orang yang ahli dalam ilmu berpedang, bahkan juga terdapat banyak master pedang yang terkenal di dunia. Sala satunya adalah Duke Esteban yang sangat masih dan berpengelaman


Bagi Xi, kemampuan berpedang adalah hal paling umum di dunia ini dan yang paling dapat di terima dengan akal sehat. Di dunia ini juga terdapat banyak orang - orang yang ahli dalam ilmu berpedang, bahkan juga terdapat banyak master pedang yang terkenal di dunia. Sala satunya adalah Duke Esteban yang sangat mahir dan berpengelaman pada ilmu pedang. Dan Duke Esteban juga di sebut sebagai sala satu master pedang terbaik di generasinya. Jadi orang - orang tidak akan heran bila ada orang yang setingkat dengan Duke Esteban walau telah berbeda generasi. Lebih tepatnya generasi muda atau generasi baru.

__ADS_1


Setelah semua persiapan selesai, mereka semua bersama - sama keluar dari dungeon melalui gerbang yang terbuka di depan mereka. Caron dan rekan - rekannya adalah orang pertama yang masuk kedalam gerbang. Kemudian di susul oleh Xi dan Putri yang berjalan belakangnya.


Sebelum mereka berdua masuk ke melintasi gerbang, Xi memegang pundak Putri dan sedikit melepaskan energinya. Yang mana itu langsung membuat Putri ketakutan dan terintimidasi.


" Ku tahu kau akan mengatakan kejadian ini kepada ayahmu Duke Esteban. Sebaiknya kau menutup mulutmu jika kau tidak mau terkena masalah. Jangan berpikir dua roh lemah yang ada bersama dirimu dapat melindungi dirimu dari cengkramanku! " Ucap Xi sambil menatapi Putri dengan kedua matanya yang menyala - nyala.


Putri pun sangat ketakutan dengan ancaman Xi dan berkata " Baik... Aku tidak akan mengatakannya kepada siapa pun. Tolong jangan sakiti aku... " Ucap Putri dengan suara pelan dan takut. Karena saking takutnya dia kepada Xi, Putri pun menjawabnya sambil menutup matanya. Putri tidak ingin bertatap - tatapan langsung dengan mata Xi karena saat itu tatapan matanya sangat mengerikan.


Melihat Putri yang ketakutan, bahkan sampai tubuhnya gemetaran, Xi merasa kasihan dan sadar kalau dirinya sudah berlebihan. Tetapi, demi menjalankan rencananya agar berjalan mulus, Xi terpaksa harus melakukannya.


Itu karena, Xi tidak mau rencana yang sudah di susun akan kacau hanya karena kesalahan kecil.


Melihat Putri yang masih ketakutan, Xi merasa tidak nyaman karena terlihat dirinya seperti sedang membuli anak kecil. Xi pun menghelakan nafasnya dan mulai melepaskan cengkerama tangannya dari pundak Putri.


Xi menepuk pelan kepala Putri dengan lembut lalu sambil berjalan keluar Xi berkata " Tidak perlu takut, selama kau tetap menjaganya, aku tidak akan melakukan apa pun kepadamu. " Ucap Xi sambil berjalan mendekati gerbang dungeon. " Ayo pergi dari sini sebelum gerbangnya menghilang. " Lanjut Xi mengajak Putri untuk meninggalkan Dungeon bersamanya.


Di luar Dungeon. Semua orang masih menunggu kelompok Caron yang terjebak di dalam sana. Banyak pasukan dan petualang dikerahkan untuk menangani situasi ini. Mengingat ini adalah gerbang Rank S, itu tidak dapat di anggap enteng. Semua orang harus siap dengan kemungkinan apa pun yang terjadi ketika gerbang terbuka.


" Sekarang sudah sekitar lewat lima jam setelah raid... Aku khawatir tidak ada yang selamat di antara mereka. " Ucap Guild Master sambil menghela nafas. Guild Master dan beberapa anggotanya telah menunggu lama, tapi tidak satu pun dari mereka ada yang kembali. Guild Master sudah pasrah dengan kondisinya sekarang.


" Aku juga sepemikiran. Ini adalah gerbang Rank S. Walau di dalam kelompok itu ada beberapa petualang Rank A, tidak mungkin mereka dapat bertahan lama. Terlebih lagi, monster yang ada disana pastinya lebih kuat dari mereka semua... Dan ini sudah lewat lima jam. Pastinya mereka sudah menghabiskan lebih banyak waktu di dalam sana... " Ucap Ketua Asosiasi Petualang. Memikirkan perbedaan kekuatan antara Party Caron dan para monster yang ada di dalam dungeon. Ketua Asosiasi berfikir kalau ini adalah akhir dari partynya Caron.


Bahkan jika mereka selamat dari tikaman para monster yang ada di dungeon, tapi mereka tidak bisa menghindari krisis makanan dan air di dalam sana. Mengingat perbedaan waktu antara gerbang rank bawah dan atas itu berbeda jauh, tidak menutup kemungkinan kalau mereka mati karena kelaparan.


Semua orang berpikir Party Caron telah berakhir di dalam dungeon ini. Namun, mereka di kejutkan dengan terbukanya gerbang dungeon yang tiba - tiba.


Terbukanya gerbang dungeon tentunya mengejutkan semua orang. Warga yang memaksa melihat kini berhamburan karena panik gerbangnya terbuka. Mereka segerah pergi dan menyelamatkan diri mereka menuju ke tempat evakuasi.


" Tetap tenang dan persiapkan diri kalian! Saat monster keluar dari gerbang kita akan langsung menyerangnya! Jadi persiapkan diri kalian! " Ucap Guild Master memberikan intruksi kepada semua anggotanya.


Mendengar intruksi dari Guild Master mereka, semua orang langsung bersiap siaga. Para tank mulai membentuk sebuah formasi pertahanan dengan berbaris di barisan depan serta memegang perisai mereka.


Para penyihir dan pemanah yang ada di belakang mulai melakukan persiapan untuk menyerang. Para penyihir mulai merapalkan mantra mereka.


Tidak lama setelah gerbang terbuka, sesosok bayangan hitam mulai terlihat dari gerbang. Semua orang yang melihatnya berkeringat menantikan Kemunculan dari makhluk yang akan keluar dari gerbang tersebut.


Seseorang pun keluar dari dungeon tersebut. Membuat semua orang terkejut melihatnya.


Sementara itu, Caron yang baru saja keluar dari dungeon memasang raut terkejutnya melihat pasukan bersenjata lengkap telah mengelilingi area dungeon.


" Ehh... Apa - apaan ini? " Ucap Caron dalam hatinya dan ekspresinya yang begitu terkejut sekaligus berkeringat.


Selain Caron, anggota lainnya juga ikut keluar dari dungeon dan terlihat semua anggota masih lengkap. Tidak satu pun dari orang - orang itu mengalami cidera bahkan setelah mereka keluar dari dungeon class S. Membuat semua orang semakin terkejut sekaligus aneh dengan situasinya.


" Apa? Mereka semua selamat? Bahkan tidak satu pun dari mereka terluka? Apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana? " Tanya Guild Master pada dirinya sendiri. Wajahnya sangat terkejut dan matanya terbuka lebar. Seolah - olah dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


Melihat anaknya selamat dan baik - baik saja, Duke Esteban sangat senang dan bahagia. Duke Esteban akhirnya dapat bernafas legah dan kekhawatiran terhadap anaknya yang terjebak di dalam dungeon pun menghilang.


Walau merasa senang sekaligus bahagia melihat kepulangan putrinya, namun Duke Esteban masih khawatir dengan gerbang class S yang masih terbuka lebar di sana.


" Aku senang anak ku selamat, tapi... Walau begitu masalah ini masih belum selesai. Masih ada monster yang harus kami hadapi. " Gumam Duke Esteban.


Namun, kekhawatiran mengenai monster yang akan keluar dari gerbang memghilang seketika ketika melihat gerbang class S nya tertutup dan menghilang setelah semua orang dari kelompok itu keluar.


Rahangnya jatuh ketanah dan Duke Esteban sangat terkejut hingga dirinya mematung. Gerbang S class telah diselesaikan oleh party petualang Rank A yang seharusnya itu adalah hal yang mustahil. Karena di dalam dungeon, pastinya terdapat banyak monster - monster yang lebih kuat. Bahkan jika membawa beberapa Rank S sekaligus, itu pun belum tentu dapat menyelesaikannya.


" Dungeon S class... Benar - benar diselesaikan, apakah party Caron memang sekuat itu? " Ucap Duke Esteban bertanya - tanya.


Keadaan menjadi hebo dengan banyaknya sorakan orang - orang disana. Mereka semua terlihat senang karena S class dungeon telah di selesaikan. Jadi mereka tidak perlu menghadapi monster yang punya kekuatan tidak masuk akal yang tinggal di dalam dungeon.


Semua orang terus menerus memuji kerja hebat party Caron tanpa mereka ketahui apa yang sebenarnya di dalam sana. Semua orang hanya tahu kalau Caron dan rekan - rekannya lah yang menyelesaikannya.


Dari kerumunan orang disana, Xi berjalan melewati orang - orang itu dan pergi meninggalkan tempat tersebut. Baginya tempat itu terlalu berisik dan Xi tidak terlalu menyukainya.


Ketika dia mencoba untuk menghindari kerumunan, Xi bertemu dengan Yumiko yang sudah menunggu kedatangannya. Di hadapannya terlihat Yumiko yang sangat cantik sedang menunggu dirinya di bawah sebuah pohon yang tertutupi oleh salju.


Dalam pandangannya Yumiko terlihat seperti seorang putri salju yang sangat mempesona yang membuat dirinya tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Yumiko. Ditambah dengan jatuhnya butiran - butiran salju halus yang membuat suasana hati menjadi tenang.


Dalam hatinya, timbul perasaan aneh yang tidak dapat dijelaskan. Entah kenapa perasaan yang muncul itu membuat Xi senang. Padahal hal seperti ini sebelumnya tidak pernah terjadi kepada dirinya. Xi pun bergumam " Ini sangat aneh... Entah kenapa, ketika aku melihatnya atau pun berada didekatnya membuatku merasa nyaman. Jantung ini... Berdetak lebih kencang dari biasanya... Sebenarnya apa yang terjadi kepadaku? " Gumamnya dalam hati. Xi terus bertanya - tanya kepada dirinya sendiri mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa ini terjadi kepada dirinya?


Sesuatu perasaan yang aneh yang benar - benar dapat merubah isi hatinya yang penuh dengan kegelapan. Saat ini dia merasa ada secerah cahaya yang timbul dalam hatinya untuk menerangi hatinya. Jiwanya yang selalu gila layaknya hewan buas yang kelaparan dan memangsa apa pun yang di lihatnya tidak peduli itu jahat mau pun baik, teman atau pun lawan. Semua kegilaan itu dalam sekejap sirna.


Xi memegang dadanya mencoba merasakan detak jantungnya yang berdetak kencang.


Yang Xi rasakan ketika merasakan detak jantungnya, Xi merasa berbeda dari sebelum - sebelumnya. Jika dulu jantungnya terus berdetak kencang karena adrenalin yang tinggi karena musuh - musuh yang di hadapinya, tapi saat ini parasaan itu berbeda. Walau berdetak kencang itu menenangkan.


Xi tersenyum tipis. Dalam senyuman itu dia merasa senang dan bahagia. Sikapnya kembali tenang seperti biasanya dan kini dia mulai membuka matanya perlahan sambil mengatakan. " Walau terasa aneh... Tapi ini menyenangkan. Aku rasa, aku harus tetap mempertahankan perasaan yang menenangkan hati ini. " Ucap Xi. Sambil berjalan, dia menanggapi panggil Yumiko yang merdu dengan sebuah senyuman.

__ADS_1


__ADS_2