
Di dalam hutan pertarungan yang sengit antara Xi dan pemimpin bandit telah berlangsung selama dua menit dengan sengit. Pemimpin bandit memberikan serangan yang sangat kuat dan mengerikan kepada Xi. Dan Xi menghindari serangan itu sambil balik menyerang dengan kedua daggernya.
Hebusan angin yang kuat tercipta berkali - kali karena pertarungan mereka berdua yang sangat sengit. Dan saat itu keduanya berada di Rank yang sama namun di level yang berbeda. Saat itu, Xi kalah satu level dari pemimpin bandit tersebut, namun itu bukan masalah untuknya karena mereka masih berada di rank yang sama.
" Hahaha... Apa kau pikir serangan recehmu ini dapat mengalahkan aku?!! " Ucap Pemimpin bandit sambil tertawa keras saat menyerang Xi. " Kuahaha dasar bodoh, mana mungkin kau bisa mengalahkan aku! " Lanjutnya sambil tertawa keras dan terus menyerang Xi dengan kekuatan penuh.
Xi tidak menanggapi hal tersebut karena ia tahu kalau itu hanyalah sebuah provokasi untuknya. Pemimpin bandit itu mencoba untuk memancingnya ke arahnya, hal itu dapat membuatnya terbunuh apa bila ia bertindak ceroboh dan menanggapi provokasi nya. Satu langkah yang salah dapat berakibat fatal untuknya.
Xi menjaga jarak dari pemimpin bandit tersebut dengan jaraknya yang cukup jauh, dengan kuat ia melemparkan salah satu daggernya.
Sebuah Dagger melayang dengat cepat mengarah pada pemimpin bandit tersebut dan mengenai pundak kiri nya.
" Argh... Sialan... " Ucapnya sambil menahan rasa sakit tersebut. " Kubunuh kau! " Ujar Pemimpin bandit tersebut dan melompat ke arah Xi dengan cepat sambil membawa hammernya saat melompat.
Ia mengayunkan hammernya ke kepala Xi, namun saat hammer itu hampir mengenai kepala Xi. Dengan cepat Xi menghilang dari tempatnya dan berpindah di belakang pemimpin bandit tersebut. Dan tepat di bawah sana, tempat Xi berada sebelumnya.
Sebuah lingkaran sihir berwarna merah menyalah telah aktif di bawah sana. Pemimpin bandit itu sangat terkejut dengan adanya lingkaran sibir tersebut. Matanya terbuka lebar seolah tidak percaya dengan apa yang ia lihat itu. Dan muncul lah sebuah api besar dari lingkaran sihir tersebut dan menghantam pemimpin bandit tersebut dengan kuatnya.
Ledakan terjadi saat api menghantan pemimpin bandit tersebut. Ia terpental dari tempatnya berada. Saat dirinya hampir menyentuh tanah, banyaknya pedang yang melayang kepada dirinya dan menancap di tubuhnya hingga membuatnya terbunuh di bawah pedang milik anak buahnya sendiri.
[ Anda telah mengalahkan pemimpin bandit ]
[ Level Anda naik ]
[ level anda sekarang 65 ]
__ADS_1
" Bagus... Jadi aku dapat membangkitkan nya. " Ucap Xi sambil berjalan menghampiri mayat pemimpin bandit tersebut setelah ia membunuhnya. " Bangkit! " Lanjut Xi meminta untuk semua yang mati di sana dan di tangannya untuk bengkit kembali.
Energi sihir mengalir dengan cepat dan banyak. Dari setiap mayat yang ada di sana, dari tubuh mereka muncul sebuah lengan hitam bercampur cahaya ungu di dalamnya. Dan kini mereka telah bangkit kembali menjadi undead. Undead yang berbeda dari undead lainnya. Yaitu Shadow Army.
Semua yang telah terbunuh olehnya bangkit kembali, kecuali kuda yang telah mati. Dan di sana, tepat di hadapannya. Pemimpin bandit tersebut bangkit kembali dengan membawa hammer besarnya. Ukuran tubuh dari pemimpin bandit itu lebih besar dari sebelumnya saat ia masih hidup.
[ Name : ?? ]
Shadow Army
[ Rank : Elite ]
Shadow Army Warrior
[ Rank : Normal ]
[ Nama hanya akan dapat di berikan, jika shadow Army telah mencapai Rank Master ]
Ini adalah awal terbentuk sebuah pasukan baru, pasukan yang mendapatkan keabadian. Pasukan abadi Shadow Army. Di mana kemampuan utama dari Shadow Army adalah Speed Regeneration. Mereka dapat utuh kembali bahkan setelah mereka di hancurkan, namun itu akan mengkonsumsi energi sihir.
Memiliki pasukan yang tidak dapat mati itu memangkah seatu yang sangat hebat dan berbahaya. Namun ada juga konsekuensi yang akan di dapat, yaitu pemborosan energi sihir untuk pasukan shadow untuk beregenerasi.
Melihat pasukannya yang lebih hebat dan lebih keren dari pasukannya sebelumnya. Ia cukup senang dengan hasik yang ia dapat. Dan saat itu semua Shadow Army berlutut di hadapannya.
" Untuk sekarang tidak ada hal lain... Jadi kembali. " Ucap Xi dan menarik semua Shadow Army ke dalam bayangannya. Dan pergi meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
Di sisi lain mereka yang telah selesai menghadapi invasi para Orc. Mereka semua beristirahat setelah melewati pertempuran yang melelahkan itu. Terlihat mayat Orc ada di mana - mana dan terlihat masih baru.
Xi pun datang kembali duduk di atas sebuah batang pohon yang sebelumnya ia tempati dengan santai tanpa di ketahui oleh semua orang. Namun ada seseorang yang mengetahui kedatangan nya dan langsung marah.
" Hei kau! Pria yang duduk di atas sana! " Ucap seseorang dengan keras hingga menarik semua perhatian yang ada di sana. Mereka pun menoleh ke arahnya dan memperhatikan pria yang duduk di atas pohon itu.
" Kau melarikan diri saat monster datang menyerang dan kau kembali saat semuanya sudah selesai! Sampah sepertimu tidak seharusnya ada di sini! " Ujar Vegas dengan keras dan menuduh kepergian pria tersebut tanpa di ketahui kebenaran nya. Ia salah paham kalau pria tersebut melarikan diri dari pertempuran.
Kenyataannya pria itulah yang menyelesaikan masalah lain sendirian dan tanpa ada bantuan sedikit pun dari mereka - mereka yang ada di sana.
Saat itu para Knight " Apa? Apa dia benar - benar melarikan diri? "
" Bukan kah dia itu hanya seorang pengecut? "
" Setelah aku pikir, sedari awal aku tidak melihatnya ada membantu kita. "
" Menalukan sekali! Untuk orang yang di akui oleh Duke Nagi dan Duke Ester melarikan diri! "
Saat itu mereka langsung membicarakan permasalahan tersebut dan ikut terseret dalam kebodohan Vegas. Mereka tidak tahu kebenaran nya, namun sudah menentukan siapa yang salah saat itu. Namun sebuah suara yang kuat dan tegas muncul dan membuat mereka semua diam.
" Apa yang kalian bicarakan! Kalian jangan asal menudu orang sembarangan! Belum tentu yang kalian pikirkan saat ini benar! " Ucap seseorang dengan kuat dan tegas. Ia adalah Duke Nagi. Walau ia tahu pria tersebut sebelumnya menghilang tanpa adanya suara sedikit pun saat ia pergi. Namun jika pria tersebut hanya pria biasa, maka sudah di pastikan kalau ia melarikan diri akan menimbulkan suara yang berisik dari atas pohon.
Namun saat pria tersebut menghilang. Tidak ada satu pun suara saat itu. Dan lagi pohon yang ia tempati juga tidak bergoyang sedikit pun saat ia pergi meninggalkan pohon itu. Dan saat itu lah dalam benak Duke Nagi, ia tahu pria tersebut sedang melakukan sesuatu yang penting terlebih dahulu.
Dan benar yang ia pikirkan. Sebuah pertarungan terjadi di tempat lain. Ia dan Duke Ester dapat merasakan angin kencang yang berhembus hasil dari sebuah pertarungan yang sengit.
__ADS_1
" Jika saja ia tidak menghentikan musuh di yang tidak di undang datang, maka sudah di pastikan kita akan rata oleh mereka semua! Pikiran saja bagaimana rasanya bertarung melawan musuh lain setelah melawan Orc. " Lanjut Duke Nagi saat itu. Dan membuat semua orang terdiam. Dalam pikiran mereka semua, mereka sedang memikirkan kata - kata dari Duke Nagi.
Dalam pandangan Xi, dalam pikirannya ia berkata ' Toh bocah... Aku akan mengakhiri mu dengan rasa sakit yang luar biasa! ' Dalam pikirannya saat itu dengan kedua mata merahnya di selimut niat membunuh.