LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 158


__ADS_3

Di langit salah satu manara kecil Guardian, mengalami kekacauan. Ledakan terjadi di pintu masuk menara itu, para Guardian yang berjaga di depan itu terhempas dan mengalami luka parah.


Munculnya dua orang yang kuat di menara kecil Guardian, mengacaukan segalanya yang berada di sana. Kekuatan yang di miliki ke dua orang itu tidak bisa mereka tahan karena perbedaannya sangat jauh. Namun mereka yang terluka tetap berdiri dan akan mempertahankan menara sampai akhir.


" Sudah aku duga... Menara kecil tidak sekuat menara utama. " Ucap salah satu dari kedua orang itu sambil tersenyum kecil. Satu dari lima demon loard. demon lord of destroyer Melviess. " Kalian semua tidak lebih dari sekedar anak ayam. " lanjutnya lalu menghilang, ia muncul di antara para Guardian itu dengan pedang besarnya yang ia pegang. Ia ayunkan dengan kuat menghasilkan serangan yang luar biasa, lantai yang kuat berbekas karena tebasan pedangnya.


Para Guardian yang terkena serangannya terbunuh, beberapa dari mereka yang terkena langsung terluka parah.


" Dasar Makhluk hina... Berani kalian menyang menara kami!! " Ucap Salah satu Guardian itu.


Namun setelah ia mengatakan itu. Muncul mulut yang terbuka lebar di belakangnya dengan taring dan gigi yang setajam pisau.


Menghilangkan kepala dari Guardian itu.


Ia memakan kepala Guardian itu dengan santainya di hadapan Guardian lainnya. Wujudnya berubah menjadi manuisa setengah binatang ( Singa ) menatap para Guardian lainnya.


Ia menghilang dari hadapan para Guardian, dan dengan sangat cepat muncul tepan di depan wajah mereka. Cakarnya yang besar dan lebih tajam dari sebuah pedang, mencakar para Guardian.


Mereka tercabik - cabik oleh cakarannya, menyebabkan luka di mana - mana. Sayap mereka terputus karena cakaran yang super tajam itu. Demon Lord King of Beast Kai, ia datang besama dengan Demon Lord of destroyer Melviess. Mengacaukan menara kecil Guardian.


Di saat mereka sedang asik membunuh para Guardian yang ada di sana, tiba - tiba ada sebuah tameng terjatuh di hadapan mereka berdua, dan hampir menimpa mereka.


Dengan respon yang cepat mereka menghindarinya, perisai itu terjatuh dan lantai menjadi hancur.


" Tadi itu hampir saja... " Ucap Melviess.


Benyak bulu yang berjatuhan dengan pelan dari atas, di sana muncul seorang wanita cantik dengan empat sayap dan pedang di tangannya. Turun kebawah dengan anggun, menatap kedua Demon Lord tersebu.


" Siapa kau? Apa kau Guardian yang baru? " Tanya Kai kepada wanita itu dengan nada yang berat. Selema ini, selama dia bertarung dengan para Guardian, tidak pernah melihat wanita dengan empat sayap yang ada di hadapannya..


" Aku adalah pemimpin dari salah satu menara kecil yang tersebar di seluruh dunia. Hari ini aku datang untuk menghabisi makhluk rendahan seperti kalian berdua. " Ucap Wanita itu dengan nada sombong.

__ADS_1


Ia mengangkat pedan dan mengambil perisainya, mengarahkan pedangnya pada kedua Demon Lord tersebut.


Namun Kai sangat kesal karena dirinya di bilang makhluk rendahan. Aura yang kuat dan mata yang bersinar menatap wanita itu dengan niat membunuh, seketika Kai menghilang darp pandangan wanita itu, dan muncul di depannya.


Cakar yang tajam di lapisi dengan niat membunuh, memukul wanita itu dengan sangat kuat. Dengan Refleks yang cepat, ia menahan serangan Kai dengan perisainya, walau serangan Kai berhasil di tahan, namun semkain lama itu semakin berat.


Ia secara perlahan di dorong mundur dengan satu serangan Kai. Sebagai Demon Kai sangat senang, seyum mengerikan terukir di wajahnya. Ia menambahkan kekuatan pada serangannya dan berhasil menghempaskan wanita tersebut.


Tangannya gemetar saat ia menahan serangan Kai, tidak menyangka jika musuhnya memiliki kekuatan yang luar biasa kuat. Bahkan Kai belum mengeluarkan separuh kekuatannya.


" Sungguh kekuatan yang hebat... !! " Ucap wanita itu sambil menatap Kai. Namun dari sisi lain Melviess telah mengalahkan para Guardian lainnya. Tak satu pun dari mereka yang bertahan dari serangan pedang Melviess.


Ia berlari dengan cepat menuju Wanita itu dengan menyeret pedangnya yang ujung pedangnya menyentuh lantai. Dengan cepat Melviess sampai di tempat wanita itu dan mengayunkan pedangnya, sebasan yang kuat ia lancarkan.


Wanita itu menahan serangan Melviess, namun dirinya langsung terdorong mundur saat pedang Melviess dan perisainya bersentuhan.


" Kai ayo mundur, kita sudah dapat apa yang kita inginkan. " Ujar Melviess sambil mengajak Kai untuk mundur dan pergi dari menara kecil guardian.


" Lakukan kesenangan itu lain kali saja. Kita masih punya urusan penting, ada saudara kita yang belum lepas. Kita juga perlu melepaskan pasukan milik kita. " Lanjut Melviess.


" Baiklah... Ayo pergi. " Ucap Kai.


Mereka pergi meninggalkan menara kecil guardian setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan.


Wanita itu setelah ia menahan serangan Melviess, ia terdorong sangat jauh. Saat ia terhenti dan melihat ke depan, kedua Demon Lord itu telah pergi meninggalkan menara kecil dan meninggalkannya seorang diri.


" Sialan... Kedua bajingan itu... Mereka kabur. " Ucap wanita itu, ia melihat sekelilingnya. Para guardian lainnya telah terbunuh di tempat dan hanya menyisakan dia seorang diri. " tempat ini jadi kacau... Banyak juga yang terbunuh. Sementara itu pasukanku yang lainnya masih mengejar monster lain... Aku harus melaporkan ini. " Lanjutnya dan pergi.


Ia pergi ke tempat Guardian Lord berada, dimana di sana adalah tempat para guardian elite berkumpul. Setiap pemimpin dari Guardian Lord memegang kekuasan pasukan tertinggi di sana, semua yang ada di sana di latih dengan sangat keras.


" Apa tujuan anda datang kemari? " Tanya Guardian yang berjaga di pintu masuk kastil Guardian Lord.

__ADS_1


Dengan tenang dia menjawab pertanyaan dari penjaga itu. " Saya pemimpin dari salah satu kastil kecil Guardian. Saya ingin melaporkan sesuatu yang sangat penting kepada para Guardian Lord. " Jawabnya dengan tetang dan tegas. " Ini adalah masalah yang serius, laporanku adalah tentang para Demon Lord. " Lanjutnya.


Penjaga tersebut mengerti tujuan dari kedatangannya, ia memberikan jalan dan membuka pintunya. Wanita itu berjalan memasuk ke dalam Kastil Guardian Lord. Kastil Guardian Lord jauh lebih baik dan lebih indah dari pada kastil yang ia tempati, ia sangat berharap jika dia dapat tinggal di kastil Guardian Lord. Namun dirinya telah mendapatkan tugas yang penting dari salah satu Guardian Lord.


Dan tugas itu adalah memimpin salah satu kastil kecil Guardian yang tersebar di seluruh dunia.


Saat ia telah masuk di dalam, ada seorang wanita berambut merah yang sedang bersenang - senang, berjalan ke sana dan kemari. Ia bingung siapa kah wanita tersebut, kenapa wanita itu bisa tinggal di dalam kastil Guardian Lord.


Saat yang sama wanita berambut merah itu melihatnya datang dan dengan senang menghampirinya. Wanita berambut merah itu adalah Berserker of Guardian Rans. Merupakan yang terkuat di antara enam Guardian Lord, dan salah satu Guardian yang memiliki enam sayap.


Namun di hadapan Wanita itu, Rans tidak menyembunyikan sayapnya, dan terlihat seperti gadis biasa.


Dengan senang Rans mendatangi wanita itu sambil berkata. " Hei kau yang disana! Hoo sayap itu, kau pasti pemimpin dari salah satu menara kecil. Bagus! Angkat senjatamu dan hadapi aku... Aku ingin mengujimu. " Ucap Rans sebuah kapak merah ke emasan yang besar muncul dan ia pegang. Dengan kuat dan cepat ia mengayunkan Kapak itu ke arah wanita tersebut.


Wanita itu merasakan sesuatu yang berbahaya dari serangan Rans, ia memunculkan sebuah perisai dan menahan serangan Rans. Namun ia malah terpental dan terjatuh, perisai yang ia pegang terlepas dari genggamannya.


" Wuahahaha... Apa hanya segitu? Kau harus katihan lebih banyak lagi! Ayo lanjutkan. " Ucap Rans dengan wajah yang senang.


" Arhgg... Tunggu sebentar! Saya ingin menyampaikan sesuatu kepada Guardian Lord! " Ucap Wanita itu. kedua tangannya masih gemetaran karena menahan serangan dari Rans.


" Kau sampaikan itu nanti saja. Sekarang bangun dan kita lanjutkan ini. " Ucap Rans.


Namun saat yang sama seseorang muncul, ia juga salah satu Guardian Lord. Pemimpin dari para Guardian Lord Venessa. Kedatangannya menghentikan Rans yang bertindak sejenaknya.


" Hentikan sampai di situ Rans! " Ucapnya dengan nada yang serius.


" Cihh! Tidak seruh... Aku pergi! " Ucap Rans dan ia pergi dengan wajah yang kesal.


" Dan ada gerangan apa sampai membawamu kemari? " Tanya Venessa.


" Rita memberikan Hormat kepada Pemimpin Guardian Lord. " Ucapnya sambil memberikan Hormat kepada Venessa sambil berlutut. " Kedatangan saya kemari untuk melaporkan penyerangan para Demon Lord. " Lanjutnya.

__ADS_1


Seketika wajah Venessa menjadi serius saat mendengar jika Demon Lord telah bergerak untuk menyerang.


__ADS_2