LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 205


__ADS_3

Pertarungan antara Xi dan Eve di langit berlangsung sangat lama, ledakan terus terjadi di langit karena tabrakan antar dua kekuatan. Pertarungan yang menghasilkan gelombang kejut yang kuat, serta dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Pertarungan dengan kecepatan tinggi sangat memukau di atas langit, redupan cahaya tampak di langit kerena serangan mereka yang bertabrakan.


" Tak aku sangkah ada makhluk sekuat dirimu di tempat ini!! " Ucap Eve dengan memegang tombak esnya yang besar.


Xi menebaskan pedangnya dan mengenai tombak es tersebut, tombak es yang di pegang oleh Eve terpotong.


" Kau banyak omong! " Ucap Xi dengan tangannya yang dingin. Memebaskan pedangnya sekali lagi, dan menciptakan sebuah serangan sihir yang sangat berbahaya mengarah pada Eve.


Eve memadatkan sihirnya dan membuat sebuah panah es yang besar, panas es itu ia gunakan untuk menahan serangan dari Xi. Akibatnya terjadi ledakan di langit yang membuat gelombang kejut yang hebat.


Saat kabut menghalangi pandangan, Eve sadar kalau waktu di sekitarnya telah berhenti. Ia membuat perisai di belakangnya karena Xi muncul di belakangnya dengan sangat cepat.


Serangan Xi di blokir dengan perisai es milik Eve.


' Orang ini... Dia punya kekuatan yang hebat, bahkan Crimson Of Nightmare tidak bisa menghentikan aliran waktu miliknya. ' Ujar Xi dalam hatinya. ' Aku mengganggu Crimson Of Nightmare untuk menghentikan waktu serta membekukannya, namun siapa sangkah itu tidak bekerja kepada seorang Apocalyps. ' Lanjut Xi.


Xi menghentikan skill Crimson Of Nightmare yang telah ia gunakan karena ia sadar kalau skillnya tidak berfungsi untuk menghadapi Eve. ' Karena ia bisa bergerak saat waktu berhenti... Akan sangat merugikan untukku kalau aku terus mengaktifkan skill itu. ' Lanjutnya menghentikan skill waktu miliknya dan melanjutkan dengan serangan yang lain.


Keduanya memusatkan sihir ke tangan mereka, Xi menciptakan sebuah panah api dan Eve menciptakan sebuah tombak es, keduanya di isi dengan kekuatan sihir yang sangat kuat. Masing - masing dari mereka melepaskan serangan mereka, panah api dan tombak es berkecepatan tinggi saling bertabrakan satu sama lain, menyebabkan ledakan yang kuat di langit.


Panah api milik Xi terus melaju ke arah Eve, tombak es miliknya tidak dapat menghentikan serangan panah api milik Xi. Panah api yang hampir mengenai Eve dihentikan oleh suatu serangan.


Eve terkejut karena panah api itu telah di hentikan oleh seseorang.


" Hahaha tidak aku sangkah kau akan kerepotan melawan nya Eve. " Ucap Seorang pria sambil tertawa dan menghampirinya.

__ADS_1


" Bast apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Eve.


" Aku hanya ingin memberitahukan kepadamu sesuatu, Fregmen the power of demonic sudah di dapatkan. " Ucap pria itu dengan santai.


" Ha? Secepat itu? " Tanya Eve lagi yang tidak percaya.


" Ya bukan hanya itu sih... Terlebih masih ada lima Fregmen lainnya, dan lagi power of curse sudah menyebar ke segala penjuru dunia. " Ucap pria itu.


Eve terkejut mendengar perkatakan dari pria itu. " Power of curse? Bukankah itu kekuatan kutukan yang dapat meningkatkan kekuatan suatu makhluk? " Tanya Eve lagi.


" Ya kau benar, aku rasa kelima demon lord, masing - masing dari mereka sudah mendapat power of curse... Hahaha ini menarik karena mereka akan menjadi lebih kuat. " Jawab pria itu. " Tapi... " Tangan pria itu di penuhi oleh sihir dan melepaskan sebuah serangan yang sangat kuat ke arah Xi, serangannya menyebabkan langit membeku.


Xi terlihat sangat tenang saat sebuah serangan yang kuat mengarah padanya, kegelapan muncul di hadapannya serta banyaknya energi kematian yang berkumpul di tangannya. Kegelapan itu melahap serangan dari pria itu hingga habis tak menyisakan sedikit pun. Xi yang telah mengumpulkan energi kematian di tangannya, ia melepaskannya dan menargetkan kedua makhluk yang ada di depannya.


Sebuah serangan sinar hitam yang amat besar dan cepat mengarah pada kedua makhluk itu, langit terkikis oleh sinar hitam yang Xi lepaskan, mereka berdua menyadari kalau serangan tersebut itu berbahaya, mereka menciptakan perisai sihir yang berlapis - lapis untuk menahan serangan itu.


Semua yang ada pada jangkauan serangan Xi rata dengan tanah, bahkan negara salju merah telah ratah dengan tanah karena terkena serangan Xi.


" Ah... Kalian berhasil menghindarinya. " Ucap Xi.


" Hahaha tak kusangkah kau punya kekuatan semacam itu... Aku sebagai dragon Awakening mengakui kekuatan mu. " Ucap pria itu sambil tertawa.


" Begitu denganku. " Ucap Eve.


" Terimakasih pujiannya, tapi... Gak masalah untuk ku menghadapi kalian berdua sekaligus. " Balas Xi dengan dingin dan tenang.


Melihat kesombongan yang dimiliki oleh Xi membuat mereka kesal, namun pria itu mengabaikan hal tersebut. " Hahaha baiklah, tapi... Kita akhiri ini di sini, kami akan pergi. " Ucap pria tersebut sambil meninggal tempatnya bersama dengan Eve.

__ADS_1


Xi tidak mengejar mereka yang pergi dan membiarkan mereka pergi begitu saja tanpa memberikan kesulitan sedikit pun sebelum mereka pergi.


" Ternyata selesai di sini, tapi... Dengan ini aku bisa tahu seberapa kuat mereka berdua, dan lagi aku rasa akan jadi masalah besar kalau ke enam fregmen yang mereka bicarakan itu terkumpul. " Ucapnya lalu pergi meninggalkan area bersalju.


Di tempat lain, kedua makhluk yang sempat berhadapan dengan kembali ketempat mereka berkumpul, terlihat di dalam ringan yang cukup gelap dan hanya ada sedikit cahaya, ada sembilan makhluk yang sedang berdiri di masing - masing pilar mereka. Kedatangan Eve dan dragon Awakening manarik perhatian mereka semua.


" How... Kau sudah kembali Apocalyps of Monarch Memorise Eve. " Ucap seorang wanita dengan senyuman di wajahnya yang duduk di dekat seorang pria.


" Queen Insect, kau masih sama seperti biasanya. " Ucap Eve.


" Melihat kalian yang sudah kembali, aku rasa kalian sehabis bertarung dengan seseorang. " Ucap Apocalyps Lord Of Predator.


" Ya, aku hanya bertukar serangan sekali saja, tapi... Aku mengakui kekuatannya. " Ucap Pria yang ada di samping Eve.


" Seorang Dragon Awakening mengkui musuhnya? Ini cukup menarik. " Ucap Apocalyps King Of Insect.


" Lalu bagaimana? Apa dia sekuat itu? " Tanya Apocalyps Lord Of Predator.


Eve terdiam sejenak, ia menarik nafasnya dan mulai berbicara " Orang itu tidak sederhana... Saat ia menghadapi ku ia tidak serius, bahkan setelah Bast datang, ia masih terlihat sangat tenang, baginya tidak masalah untuk menghadapi kami berdua bersamaan. " Ucap Eve.


Suasana menjadi hening setelah mereka mendengar pendapat Eve, tidak menyangka kalau ada seseorang yang dapat berhadapan dengan dua bencana terbesar sekaligus.


" Berhadap dengan dua orang sekaligus... " Ucap Queen of the Apocalypse of the ocean.


" Ya, dan lagi aku merasa kalau orang itu punya salah satu dari fragmen yang kita cari. " Ucap Pria itu.


" Ohw... Jadi maksudmu dia memegang salah satunya. " Ucap pria berambut merah bercampur emas. Apocalyps The Last King Of The Giant.

__ADS_1


" Ya... Dan juga dia punya kekuatan yang menentang hukum dunia ini... " Ucap Eve sambil menyipitkan matanya.


__ADS_2