LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 67


__ADS_3

Di kaki gunung semua petualang yang ada berkumpul di sama bersama dengan party mereka masing - masing. Tepat di dekat kaki gunung, terdapat sebuah penghalang yang menghalangi jalan masuk untuk masuk ke dalam Kastil tua tersebut.


Angin berhembus dengan kencang, dan sebuah suara seperti retakan kaca terdengar. Tampak penghalang yang menghalangi gunung dan kastil itu mulai retak, semakin lama retakan nya semakin banyak.


" Sebentar lagi akan terbuka. " Ucap ketua party dari party Combat. Bissal, Fighter Rank B.


" Jangan berharap kau bisa masuk dengan tenang. " Ujar Sarfon ketua party dari party ular merah.


Bissal hanya tersenyum lalu mengabaikannya. Baginya untuk sekarang bukanlah hal bagus untuk berhadapan dengan Sarfon, karena di tempat ini terdapat banyak orang. Bisa saja, salah satu dari mereka mengambil kesempatan untuk menyerang mereka, saat Bissal bertarung dengan Sarfon.


TAARR! Suara seperti pecahan kaca terdengar oleh semua orang. Tampak penghalang yang melindungi gunung dan kastil telah hancur.


" Masuk ke dalam! " Ucap salah satu petualang dengan keras. Saat satu suara itu jatuh, membuat semua petualang yang ada di sana bergerak, dan berlarian dengan cepat menuju Kastil.


Pada saat mereka berlari menuju Kastil, tidak ada satu makhluk pun yang menghalangi jalan mereka kecuali perty dari kelompok lainnya. Mereka berlomba - lomba untuk masuk ke dalam kastil tua itu.

__ADS_1


Seseorang telah tiba di depan kastil. Dengan ekspresi wajah yang senang, ia berlari menuju pintu masuk kastil dan memegang gagang pintunya. Saat ia memegang gagang pintu tersebut, tampak senyum senang di wajahnya karena ia adalah orang pertama yang akan masuk ke dalam kastil tersebut.


Namun, sesuatu yang aneh terjadi saat ia memegang gagang pintu masuk dari kastil tua tersebut. Aura jahat muncul dari balik pintu tersebut. Aura jahat itu sangatlah kuat, hingga membuat orang itu gemetar ketakutan. Ia menyadari ada sesuatu yang berbahaya di balik pintu tersebut yang sedang menunggunya, tapi, saat ia ingin melepaskan tangannya dari gagang pintu tersebut, tangannya tidak mau lepas.


Itu membuatnya terkejut. Dengan bersamaan muncul nya aura jahat yang menyelimuti tangannya itu. Saat aura jahat menyelimuti tangannya itu, ia merasakan rasa sakit yang hebat. Ia merasa tangannya seperti tertusuk sesuatu yang sangat jatam.


" AAAAAAAA!!!! " Teriakan keras dari petualang tersebut terdengar oleh semua orang.


Semua yang melihat itu terkejut. Mereka perlahan mundur karena melihat petualang yang ada di hadapan mereka, tubuhnya di hancurkan oleh aura jahat tersebut secara perlahan - lahan.


" A apa yang terjadi? Ada apa dengan orang itu? " Tanya salah satu petualang yang melihat itu kepada petualang lainnya. Namun, tidak ada satu pun dari mereka yang menjawab karena masih terpaku melihat kejadian yang ada di hadapan mereka.


Melihat itu, mereka semua menjadi enggan untuk masuk lewat pintu depan, dan memutuskan untuk masuk melalui mulut Gua yang ada di bawah kastil. Sementara saat mereka masuk melalui Gua yang terdapat di bawah kastil.


Gua tersebut terdapat banyak sekali cabang, dan hal itu, menyebabkan setiap party memilih jalan mereka masing - masing tanpa mengikuti party lainnya. Namun, ada beberapa party lainnya yang memutuskan untuk kerjasama. Di jalan yang mereka pilih masing - masing, terdapat monster - monster dengan jenis yang berbeda - beda.

__ADS_1


Ada Goblin, Serigala Gua, monster Insecta ( Monster tipe serangga, seperti semut, belalang, nyamuk, dan juga yang lainnya. ) Awalnya, mereka dapat mengatasi monster - monster tersebut. Namun saat monster gelombang kedua muncul, itu membuat mereka menjadi kerepotan karena ukuran dan kekuatan dari para gelombang kedua jauh lebih kuat dari gelombang pertama. Dan Gelombang kedua, juga terdapat banyak monster humanoid seperti Black Goblin ( Rank : D - C) dan juga Troll ( Rank C).


Di waktu yang sama, Xi berlari dengan cepate menuju ke kastil tua tersebut. Para monster yang menghadangnya di jalan, dapat ia bunuh dengan mudahnya. Dan sampailah akhirnya ia di kaki gunung, dan terlihat di sana tidak ada seorang pun. Namun, ia bisa merasakan pancaran energi sihir dari Gua yang ada di bawah Kastil tua tersebut.


" Menurut apa yang di jelaskan oleh System. Kastil Tua ini bernama Kastil Guard. Sebuah kastil besar yang dulunya adalah istana dari sebuah negara yang super kuat. Negara Guardolians! " Gumam Xi dalam hatinya sambil mengingat apa yang di beritahukan oleh system sebelum ia sampai di kaki gunung.


" Kerajaan Guardolians adalah sebuah kerajaan yang sangat kuat dimasa jayanya, dengan banyaknya Knight berada di bawah perintah dari seorang raja, membuat negara ini sangat di takuti. Negara ini, terkenal bukan tanpa alasan. Namun, karena adanya raja yang bijaksana dan kuat, yang dapat memimpin rakyat nya dengan adil dan makmur. Serta dua Knight kebanggaan nya yang selalu berdiri di sisinya, yang selalu menjadi tangan kanan dan tangan kirinya. Dark Knight Sang tangan kanan Igris. Dan crazy sword knight sang tangan kiri Gideon. Karena kedua Knight tersebut, bahkan sampai membuat kekaisaran menjadi pusing untuk menghadapi Kerajaan Guardolians. Akan tetapi, kerajaan ini tiba - tiba saja menghilang seperti angin pada masa jayanya dulu. " Lanjutnya, sambil membayangkan kekuatan kerajaan Guardolians pada masa kejayaan mereka dulunya. Negara yang hampir tidak pernah mengalami kekalahan dalam peperangan.


Setelah itu, ia berlari dengan cepat masuk ke dalam Gua. Sesampainya ia di dalam Gua, terdapat banyak jalan yang bercabang di sana. Ia pun jadi bingung harus memilih jalan yang mana yang harus ia ambil.


" System tampilkan maps nya. " Pinta Xi kepada System untuk menampilkan Maps jalan yang ada di dalam gunung ini.


Layar biru muncul menampilkan maps, dan di sana terdapat banyak sekali jalan yang bercabag serta telah di isi oleh banyak party petualang.


" sudah banyak jalan yang di ambil oleh para petualang itu tapi... Aku menemukan sesuatu yang menarik. " Ucapnya sambil terseyum kecil. Tepat di depan layar itu, terdapat dalam maps sebuah sekelompok monster bergerak dengan cepat di salah satu jalurnya, dan salah satu dari monster tersebut adalah boss monster.

__ADS_1


" Baiklah, aku pilih yang ini saja. " Ucap Xi dan langsung pergi dari tempatnya setelah ia melihat ada boss monster yang bergerak dengan gerombolan nya.


Seketika saat ia masuk ke dalam sana, ia bertemu dengan monster - monster tipe Beast. Dengan dua dagger di tangannya, ia dengan mudah dapat mengatasi para monster beast tersebut. Para monster beast itu tidak punya kesempatan untuk melawan balik, dan mereka terbantai oleh Xi. Para saat semua beast pertama telah di kalahkan, muncul boss monster yang berupa seekor aerigala Gua yang besar, bersamaan dengan munculnya monster lainnya.


__ADS_2