
( Sebuah kebaikan akan selalu di balas dengan kebaikan )
Setelah monster yang menguasai danau itu di kalahkan oleh Xi, semua monster yang ada di sekitar hutan menunjukkan diri mereka. Sebelumnya, mereka semua takut dengan keberadaan dari Beast King tersebut. Karena sifatnya yang sangat ganas dan suka menyerang monster - monster lainnya, sehingga para monster sangat tidak menyukai ular itu dan sangat takut kepadanya.
Nemun, setelah kematian ular itu mereka sangat bersyukur. Semua monster pun berjalan mendekati danau besar itu, dan perlahan beberapa dari mereka pun masuk ke dalam danau menikmati air segar yang ada di sana. Tampak kesenangan di wajah mereka setelah menikmati air tersebut.
Bayreefl King menghampiri Xi yang masih berdiri di dekat danau. Tampak Bayreefl King menundukkan kepalanya sebagai tanda ucapan terimakasih kepada Xi karena telah membantunya untuk mengalahkan monster yang mengambil tempat tinggalnya, bersama dengan monster - monster lainnya.
Bayreefl King memberikan sesuatu kepada Xi dengan sangat ramah. Itu adalah sebuah gelang yang indah, dengan hiasan penuh bunga.
Xi cukup terkejut saat melihat Bayreefl King memberikan nya sebuah hadia. " Kau... Memberikan ini kepadaku? " Tanya Xi kepada Bayreefl King dengan tenang.
Bayreefl King mengangguk membenarkan itu, dan memberikan kepada Xi gelang tersebut. Xi pun menerimanya dengan ramah.
[ Gelang Bunga Bayreefl ] Rank : B+ VIT : +10. INT : +10. Efek : Spirit Grass Nackles : Memberikan peningkatan terhadap sihir tanaman/Grass sebanyak dua kali lipat.
Bayreefl King tampak senang saat Xi menerima hadianya. Dan itu juga di ikuti oleh Bayreefl lainnya yang ada di sana, semuanya sangat senang saat Xi menerima hadia yang di berikan oleh pemimpin mereka.
Pada saat itu, Xi terus menatapi gelang yang di berikan oleh Bayreefl King. Ia merasa sedikit tersanjung akan hal tersebut, karena saat di dunia nya dulu hanya Will dan Alsia saja yang pernah memberikan sesuatu kepada dirinya dan selalu memerhatikan nya. Dan hadia yang di berikan oleh Bayreefl King, sangat mirip dengan gelang bunga yang pernah di berikan oleh Alsia dulunya.
Bayreefl King bersama yang lainnya tampak bingung dengan Xi yang tiba - tiba diam, seperti melamunkan sesuatu.
Xi menghelakan nafas legah " Terimakasih aku akan menyimpan nya dengan baik. " Ucap Xi dengan tenang.
__ADS_1
Bayreefl King pun mengangguk memegang perkataan yang Xi nyatakan itu. Ia percaya kalau Xi akan menyimpan gelang tersebut dengan baik.
Setelah itu, Xi berbalik ingin pergi ke suatu tempat. Sambil berjalan, ia berkata " Sepertinya makam naga ada di sana? " Ucap Xi sambil melihat Maps yang ada pada system.
Pada saat yang sama, semua monster yang mendengar itu dari Xi, membuat mereka terkejut sembari mengeluarkan keringat di kening mereka semua. Apa yang Xi kunjungi itu bukanlah tempat biasa melainkan tempat yang paling berbahaya dari tempat lainnya.
Di makam naga terdapat banyak monster - monster kuat yang tinggal di sana, tak terkecuali para monster yang telah mendapatkan gelar Beast King. Mungkin manusia tidak dapat masuk ke dalam sana dengan mudah, karena adanya penghalang yang menghalangi jalan masuk ke makam naga. Di mana kalau mereka memaksa untuk menerobos penghalang itu, dapat di pastikan kalau mereka akan langsung terbunuh karena kuatnya penghalang tersebut.
Cara satu - satunya untuk masuk ke dalam makam naga adalah dengan menghancurkan penghalang yang memisahkan makam naga dengan dunia luar. Hanya dengan itu lah, tempat tersebut dapat di masuki. Namun, yang paling berbahaya bukanlah penghalang yang menutupi makam tersebut. Melainkan monster yang amat kuat yang sedang tertidur/hibernasi di dalam sana. Sosok yang paling di takuti oleh semua monster yang ada di hutan ini, sekaligus dapat di katakan sebagai penguasa hutan ini.
Saat monster itu membuka matanya, ia akan menimbulkan ketakutan yang mendalam bagi setiap makhluk yang tinggal di hutan ini. Sayapnya yang lebar akan menutupi langit, suaranya yang mengerikan akan membuat semua makhluk gemetar ketakutan. Sosok yang paling sulit untuk di temukan, dan yang paling sulit untuk di kalahkan. Ya itu adalah Legendary Beast Evilsky.
Bayreefl King mendekati Xi, di saat yang sama Xi menatap Bayreefl King yang tampak khawatir kepada Xi yang akan pergi ke makam naga. Bukan hanya dia saja yang mengkhawatirkan Xi, namun semua monster yang mengikuti Bayreefl King juga khawatir dengan keselamatan Xi saat dia sudah sampai di sana.
Xi yang di beritahukan oleh Bayreefl King, kalau di sana adalah tempat yang berbahaya, meminta Xi untuk berhati - hati. Dan untuk tidak membangunkan Evilsky yang sedang berhibernasi.
Xi mengerti dengan perasaan khawatir dari Bayreefl King, namun, dirinya sudah membulatkan tekatnya kalau ia akan tetap pergi ke makam naga. Tapi, dengan memegang peringatan yang di berikan oleh Bayreefl King untuk tidak membangunkan Legendary Beast yang sedang berhibernasi. Dan akan selalu berhati - hati dalam bertindak saat berada di dalam makam naga.
Waktu pun berlalu, dengan angin yang berhembus kencang, kumpulan petualang terlihat sedang memerhatikan sebuah tempat yang di tutupi dengan penghalang berwarna emas dengan simbol sepetri matahari barada di tengah - tengah penghalang itu.
Ya itu adalah makam naga. Tempat yang belum pernah di injak kan kaki oleh para manusia. Makam itu telah ada ribuan tahun sebelum mereka semua yang ada di sana lahir. Dulu penghalang ini sangatlah kuat, sampai - sampai dapat mengembalikan serangan yang mengarah kepadanya. Tapi, ribuan tahun telah berlalu sangat cepat. Hingga menyebabkan penghalang itu melemah, dengan tanda warna keemasan pada penghalang tersebut mulai memudar.
Semua orang tampak bersemangat saat melihat penghalang yang menyegel makam naga itu telah melemah. Dengan percaya diri, mereka sangat yakin dapat menghancurkan penghalang tersebut dengan serangan gabungan yang akan mereka lancarkan. Namun, pada saat yang sama mata mereka tertuju pada beberapa orang yang ada di belakang mereka semua, dengan seekor beast burung emas yang ada di samping mereka. Tampak wajah tidak suka mereka tunjukkan pada orang - orang itu.
__ADS_1
" Sialan... Tiga keluarga besar dari kerajaan Beltan. "
" Bukankah mereka hanya perampok? Mereka sangat suka mengambil barang milik orang lain. "
" Kenapa juga mereka ke sini? Apa mereka mau mengambil semua harta yang terkubur di dalam sana? "
" Dasar orang - orang rakus! Apa jiwa mereka akan hancur jika melihat kita membawa harta dari dalam sana? "
Semua orang benar - benar tidak senang dengan kehadiran mereka semua. Sikap mereka yang sombong dan juga arogan sangat di benci oleh semua orang, bahkan sampai orang - orang biasa sekali pun.
Seseorang dengan rambut merah maju melangkahkan kakinya. Sambil berjalan, ia berbicara kepada semua orang yang ada di sana. " Mohon kalian semua minggirlah, kami akan menggabungkan kekuatan kami untuk menghancurkan segel tersebut. " Ucap pria berambut merah itu dengan tenang. Dan di ikuti oleh rekan - rekannya. Tuan muda tertua dari keluarga Bangsawan dari kerajaan Beltan, Izika San.
[ Izika San ] Rank : A. Level : 95. Exp : 25.000.
" Ya, benar apa yang di katakan oleh Kak San, kalian para rakyat jelata minggir dulu. " Ucap seorang pria dengan rambut coklat mengkilap. Dengan sombongnya ia meninggikan dadanya sebagai seorang bangsawan, dan merendahkan mereka semua yang ada di sana saat itu juga. Sontak hal itu membuat semua orang sangat kesal dengan sikap sombong dari pemuda tersebut. Ia tuan muda kedua dari keluarga bangsawan dari kerajaan Beltan, Akiyama Arta.
[ Akiyama Arta ] Rank : B+. Level : 90. Exp : 14.000.
" Kata - katamu terlalu kasar, walau benar mereka rakyat jelata, tapi kau tidak boleh berbicara seperti itu. Permisi semuanya, tuan muda ini mau lewat. " Ucap salah satu pria muda sambil membawa sebuah kipas tangan. Ia bersikap seperti seorang yang sopan, dan terlihat berbeda dari kedua tuan muda yang sebelumnya. Namun, kenyataannya mereka tetaplah sama dan ia memandang semua orang dengan tatapan jijik. Keluarga bangsawan dari kerajaan Beltan, Aoi Ozora. Tuan muda kedua dari keluarga bangsawan.
[ Aoi Ozora ] Rank : A. Level : 93. Exp : 20.000.
Mereka bertiga berdiri di barisan depan bersama dengan rekan - rekannya yang lain layaknya seorang pemimpin. Namun, tidak satu pub dari mereka yang layak menjadi pemimpin bagi para petualang yang ada di sana. Malahan mereka semua berharap nasib buruk menimpa ketiga orang itu, supaya ketiganya tidak muncul lagi di hadapan mereka semua.
__ADS_1
Pada saat yang sama, Xi yang berada di atas batang pohon memerhatikan mereka semua dengan skill Steahlt yang ia miliki Agar keberadaannya tidak di ketahui oleh yang lainnya.