LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 270


__ADS_3

( Kekuatan akan menentukan segalanya )


Lima hari kemudian. Ratu Jessi dan pengikutnya datang di tempat yang telah di tentukan dengan kesepakatan mereka sebelumnya, yaitu perbatasan antara lembah yang memisahkan hutan kematian dan negara lainnya. Di sana, mereka menunggu kedatangan perwakilan dari Negara Asgar.


Cukup lama mereka menunggu, sebuah Gate muncul di hadapan mereka semua. Semua yang melihat itu terkejut terdiam dan tidak dapat berkata apa - apa. Dari Gate itu, muncul beberapa orang yang menjadi perwakilan negara Asgar. Yakni beberapa pelayan biasa, serta Rey dan juga Beel yang sebelumnya datang ke tempat mereka.


Semua orang kehabisan kata - kata mereka, saat melihat kemunculan perwakilan negara Asgar. Sebuah Gate biasanya yang di tempati oleh monster, di jadikan sebuah alat untuk berpindah tempat sesuka mereka. Hal itu adalah sesuatu yang di luar nalar manusia.


" Aku Ratu dari negara Farmilien dan bangsawan lainnya, menyambut kedatangan perwakilan Negara Asgar. " Ucap Ratu Jessi dengan sopan. Bersama bangsawan lainnya, mereka menundukkan kepala mereka saat kedatangan Beel dan Rey.


" Sungguh sambutan yang sangat hangat, Yang Mulia Ratu Jessi - Sama. Terimakasih atas sambutan nya untuk pelayan rendahan ini. " Ujar Beel dengan sopan sambil memberikan rasa hormat nya sebagai seorang pelayan. Walau begitu, Beel adalah salah satu dari empat pelayan terkuat yang melayani Xi. Ia bersikap sopan kepada Ratu Jessi karena dia seroang Ratu, namun ia tidak akan sopan apa bila ada seseorang yang menghina tuannya bahkan jika itu seorang penguasa dari suatu negara.


" Mohon jangan menganggap rendah diri anda Nona Beel. " Balas Ratu Jessi dengan sopan dengan wajah yang sedikit berkeringat. " Sesuai dengan yang di minta oleh Yumiko - Sama, kami telah menyiapkan Konpesasi yang di minta... Tolong terimalah. " Lanjut Ratu Jessi dengan sopan, dan meminta prajurit nya untuk mengantarkan uang Kopensasinya.


Para prajurit pun membawakan enam kotak berlapis emas dan permata. Di dalam kotak emas itu, terdapat banyak Koin platinum, emas, dan juga perak. Para prajurit pun menyerahkan kotak emas itu kepada para pelayan yang ada di sana.


Dengan sopan dan tenang, para pelayan itu menerima kotak emas tersebut. Di saat yang sama, para prajurit yang mengantarkan kotak emas itu terpesona dengan kecantikan para pelayan yang mengambil kotak emas dari tangan mereka. Pada saat itu pula mereka pun berpikir agar dapat berkeluarga dengan pelayan - pelayan itu, namun, mereka sadar kalau mereka tidaklah layak dengan kecantikan yang ada pada wanita - wanita itu.


" Nona Beel, silahkan anda lihat. " Ucap salah satu pelayan. Bersama pelayan lainnya menunjukkan isi dari setiap kotak yang di berikan itu. Terlihat dengan jelas di sana, tiga kotak emas di sana di isi dengan Koin Platinum. Dua kotak lainnya berisi dengan koin emas, dan satu kotak terakhir berisi koin perak.

__ADS_1


Saat Beel melihat isi dari kotak itu, mereka semua berkeringat dan pucat. Jantung dalam diri mereka terus berdetak kencang, karena rasa takut dan cemas yang mereka hadapi saat ini. Memang jumlah yang mereka berikan tidak sesuai dengan apa yang di minta namun, mereka berharap kalau ini bisa memuaskan mereka untuk sementara, dan memberikan Negara Farmilien waktu lebih lama untuk membayar sisa nya.


Beel dan juga Rey menatap mereka semua dengan tajam. Sontak hal itu membuat mereka semua terkejut dan langsung berkeringat dingin saat melihatnya. Sambil merasakan rasa takut, mereka juga membayangkan kengerian dari kedua orang itu.


Beel menghelakan nafasnya dengan tenang. Lalu ia menatap mereka semua dan berkata " Ini sudah di prediksi oleh Yumiko - Sama. Bahwa kalian tidak akan sanggup untuk membayar semuanya sekaligus. " Ucap Beel dengan tenang dan anggun. Semua mata terfokus kepada dirinya, namun mereka masih menyimpan ketakutan di dalam diri mereka mengenai Beel. " 8531 Koin Platinum, 4463 Koin Emas, dan 2311 Koin perak. Jumlah semua koinnya 15.305... Untuk hari ini kami tidak akan menghitung dengan nilai mata uangnya. Kami akan memberikan keringanan kepada kalian... Kedepannya, kalian hanya perlu membayar 1.000 Koin Platinum dan 1.000 Koin Emas. " Lanjut Beel memberitahukan kepada mereka semua apa yang di katakan oleh Yumiko sebelum ia sampai di tempat ini.


Mendengar itu pun mereka sangat terkejut dan dalam hati mereka sangat senang. Karena mereka tidak perlu membayar dengan jumlah yang lebih banyak lagi. Kalau tidak mereka harus membayar sekitar 11.000 koin platinum lagi kepada Negara Asgar. Jelas itu sangatlah mustahil untuk mereka.


PAK! PAK! Beel menepuk tangannya dua kali. Dengan itu salah satu pelayan maju ke depan sambil membawa sebuah gulungan kertas yang sangat rapi itu. Pelayan itu membawa gulungan kertas itu dengan sangat hati - hati.


Pelayan itu pun memberikan gulungan kertas tersebut kepada Ratu Jessi. Setelah di berikan, pelayan itu kembali lagi ke tempatnya sebelumnya. Beel pun angkat bicara setelah Ratu Jessi menerima kertas tersebut. " Dengan ini Negara Farmilien telah menjadi negara bawahan dari Negara Asgar. Tidak peduli walau negara kalian di kuasai oleh kekaisaran, namun penguasa mutlak negara Farmilien adalah Negara Asgar. " Ujar Beel dengan tegas.


Merasa pertemuan ini sudah selesai, Rey membuka sebuah Gate untuk membawa mereka pulang ke negara Asgar.


" Karena pertemuan kita sudah selesai, kami akan undur diri terlebih dahulu. " Ujar Beel sambil berjalan kembali dengan ke anggunannya. Beel dan yang lainnya pun pergi meninggalkan tempat tersebut. Setelah semua masuk, Gate secara otomatis tertutup dan menghilang.


Melihat Gate yang telah menghilang, semua orang yang ada disana dapat bernafas dengan lega nya. Dari awal kemunculan Beel dan yang lainnya, membuat mereka selalu tegang, hingga mereka pun sangat sulit untuk bernafas dengan legahnya.


" Sekarang masalah utama nya sudah selesai... Ayo semuanya kita kembali. " Ujar Ratu sambil bernafas legah karena ia masih bisa hidup. Dan mengajak yang lainnya untuk kembali ke negara Farmilien.

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang mereka, salah satu bangsawan pun bertanya. " Ratu... Bagaimana dengan nasib orang - orang yang tidak datang hari ini? " Tanya bangsawan itu mengenai para bangsawan yang tidak datang dan memilih untuk berperang dengan negara Asgar. " Tadi pagi aku melihat, mereka telah menyiapkan pasukan untuk menyerang negara Asgar. Ini bisa menjadi masalah baru untuk kita Ratu. " Lanjut Bangsawan itu dengan wajah penuh keringat. Ia tidak dapat membanyangkan kemarahan dari negara Asgar.


Ratu Jessi juga berpikir sama dengan apa yang di katakan oleh bangsawan tersebut. Namun, ia sudaj tidak bisa melakukan apa pun karena para bangsawan - bangsawan itu sangat keras kepala. Ia hanya bisa berharap kalau Negara Asgar tidak menyalahkan negaranya, karena para bangsawan yang telah memberontak itu.


Sementara itu di tempat yang berbeda. Banyak prajurit dan juga Knight serta para petualang yang sedang bergerak menuju hutan kematian melalui jalur yang aman. Di sana, mereka semua berangkat kehutan kematian bersama dengan bangsawan yang mereka ikuti. Tampak wajah sombong para bangsawan di sana dengan penuh kepercayaan diri mereka dapat membuat Asgar menyerah.


Di samping itu, dengan ribuan pasukan mereka, mereka berpikir sudah cukup untuk meratakan negara baru seperti Asgar.


" Tuan Kelsen, sepertinya kita akan barang - barang bagus nanti hahaha. " Ucap salah satu bangsawan sambil tertawa penuh percaya diri.


Bangsawan yang memimpin mereka adalah Duke Kelsen. Salah satu dari lima 3 Duke kerajaan Farmilien. Duke Kelsen tersenyum senang sambil memikirkan banyak kekayaan yang akan dia dapatkan nantinya.


" Orang - orang dari negara Asgar itu bodoh. Berani mereka mengancam kita. Dengan sepuluh ribu pasukan yang aku bawa, sudah cukup untuk membuat mereka mengaku kalah. Karena tidak mungkin untuk negara baru dapat mengatasi musuh dengan jumlah sebanyak ini. " Ujar Kelsen dengan penuh kepercayaan dirinya. Ia sampai membayangkan kemenangan yang akan dia raih, serta pangkat nya akan naik tinggi di kerajaan Farmilien, dan harta kekayaan dari negara Asgar bisa ia dapatkan semuanya, termasuk wanita - wanita yang ada di sana.


Di saat yang sama, seseorang memberitahukan kepada mereka semua " Musuh di depan! " Teriak salah satu Knight yang memimpin barisan depan.


Seketika itu membuat Duke Kelsen bersemangat, dan tertawa terbahak - bahak saat melihat pasukan musuh. " Ahahaha, kau bercanda! Kau pasti sedang bercanda! Dengan hanya 1.000 pasukan kalian ingin menghentikan kami? Hahaha! " Ucap Duke Kelsen dengan sangat puas menertawakan mereka semua dan di ikuti oleh para bawahannya.


Seorang orang tertawa dengan puasnya dan berpikir kalau tindakan yang di lakukan oleh Negara Asgar itu sia - sia dan bodoh. Dengan jumlah yang sedikit ingin melawan mereka yang jumlahnya 10 kali lipat lebih banyak dari mereka. Itu adalah candaan paling buruk yang pernah mereka lihat.

__ADS_1


" Ayo kita mulai, ini akan menjadi sedikit lebih cepat dari apa yang aku rencanakan. " Ucap Duke Kelsen sambil tersenyum jahat. Dan itu di ikuti dengan senyum jahat lainnya.


__ADS_2