LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 285


__ADS_3

Lima hari sebelum perang di mulai. Dewa Cahaya beserta anak buahnya mempercepat eksperimen yang telah mereka jalankan selama 20.000 tahun lamanya. Eksperimen itu adalah sebuah eksperimen pembuatan senjata tempur terkuat yang dapat memusnahkan segala musuh yang akan dia hadapi. Mau itu manusia, monster, naga, bahkan para dewa lainnya sekali pun.


Ia melakukan semua itu sampai sejauh ini demi memujudkan ke inginannya, yaitu menjadi penguasa mutlak di dunia cardinal.


Sebuah tabung eksperimen, di dalam sana terdapat sebuah sosok humanoid yang terlihat sangat mirip dengan manusia. Namun, semua orang yang di sana tahu kalau itu bukanlah manusia, meliankan senjata terkuat, serta senjata pemusnah masal yang di ciptakan oleh Dewa Cahaya.


Di dalam ruangan eksperimen itu, terdapat banyak sekali Guardian bahkan Demi God yang membantu Dewa Cahaya untuk mempercepat penyelesaian eksperimen nya.


" Tuan... Kita telah kehabisan sumber daya untuk memasok energi sekarang, apa yang harus kita lakukan? " Tanya seorang Demi God kepada Dewa Cahaya yang sedang sibuk menyiapkan sesuatu.


Dewa Cahaya yang sedang sibuk, memjawabnya tanpa menoleh sedikit pun. " Cepat ambil persediaan lagi di gudang utama, katakan saja ini karena pirntah dari ku. " Kata Dewa Cahaya sambil fokus mengerjakan apa yang sedang ia kerjakan.


" Baik Tuan! " Balas Demi God dengan sopan. Setelah itu, ia pergi meninggalkan Dewa Cahaya, membawa beberapa Demi God lainnya bersama dengan Guardian juga untuk mengambil persedian kristal energi yang terdapat di gudang utama.


Sementara itu, Dewa Cahaya tempak sangat tergila - gila dengan eksperimen yang ia lakukan. Ia sangat serius dalam melakukan pekerjaannya, bahkan gangguan - gangguan kecil tidak dapat mengganggu konsentrasi nya saat itu.


Dewa Cahaya bekerja sangat keras dalam waktu yang lama. Bahkan sampai para pembawa kristal energi datang pun ia masih sibuk mengerjakan apa yang ia kerjakan. Sampai pada akhirnya beberapa jam berlalu Dewa Cahaya telah menyelesaikan apa yang ia kerjakan.


" Yess! Sudah selesai! " Teriak Dewa Cahaya dengan kencang dan juga senang.


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut kepada Dewa Cahaya yang tiba - tiba saja berteriak sangat kencang. Bersamaan, mereka bingung dengan apa yang di maksud oleh Dewa Cahaya.


Meja kerja Dewa Cahaya. Tiba - tiba memancarkan sinar cahaya merah yang sangat terang. Dari sana juga terpancar sebuah energi merah yang sangat mengerikan dan sangay genas, bahkan sampai membuat banyak Guardian yang ada di dalam ruangan itu terbunuh dan jiwa mereka terserap.


Melihat hal tersebut, membuat para Demi God terkejut. Karena banyak sekali Guardian kelas atas yang tiba - tiba saja mati karena terkena energi merah yang sangat mengerikan itu.


Dewa Cahaya memegang sebuah kristal merah yang ada di meja kerjanya dengan tangan yang gemetaran karena saking senangnya kerja kerasnya selama 20.000 tahun pun berhasil.


" Hahahaha! Akhirnya! Akhirnya aku berhasil! Dengan ini impian ku akan terwujud! " Kata Dewa Cahaya dengan keras. Ia sangat kegirangan karena saking senangnya.


" A apa yang berhasil Tuan? Kami tidak mengerti? " Tanya salah satu Demi God dengan penasaran.


Dewa Cahaya yang mendengar pertanyaan itu tiba - tiba menoleh menatap Demi God itu dengan tatapan serius. Dan itu membuat Demi God tersebut terkejut serta merinding ketakutan melihat tatapan serius dari Dewa Cahaya.


Namun, Dewa Cahaya tiba - tiba tersenyum. Itu bukanlah senyum kebencian karena Demi God itu tidak tahu apa yang sedang ia pegang. Namun, itu adalah senyum senang yang ia tunjukkan karena usahanya selama ini telah berhasil.

__ADS_1


" Apa kalian tidak tahu ini? Ini adalah sesuatu yang pernah membuat kami para dewa utama harus menerima kekalahan sebanyak 1.000 kali dalam peperangan... Ini lah yang membuat kami para dewa harus menerima banyak kerugian, dan beberapa dari kami juga gugur. " Kata Dewa Cahaya dengan serius, tapi juga senang. " Ya, ini adalah esensi kekuatan dari Dewa Kematian! Sosok yang telah membunuh banyak sekali makhluk, sosok yang sangat di takuti di masanya, bahkan kami para dewa utama sekali pun. Ini... Ini adalah kekuatannya, walau tidak banyak namun ini sudah lebih dari cukup untuk membayar semua usahaku selama 20.000 tahun. " Lanjut Dewa Cahaya.


Mendengar yang di pegang oleh Dewa Cahaya adalah esensi kekuatan dari Dewa Kematian, membuat semua orang yang ada di sana berteriak karena terkejut. Mereka semua tahu, siapa itu Dewa Kematian, dan seberapa kuat Dewa Kematian pada masa jayanya dulu.


Dalam peperangan, siapa pun yang melawan Dewa Kematian akan mati. Tidak satu pun makhluk dapat menghindar dari kematian. Namun, bagi mereka yang selamat dari perang saat berhadapan melawan Dewa Kematian. Itu adalah sebuah keberuntungan yang sangat - sangat besar, dan hanya terjadi sekali dalam seumur hidup.


Sosok yang sangat mendominasi, dan seorang Dewa pertama yang berasal dari dunia Cardinal. Sosok yang sangay di takuti lagi di kagumi oleh segala makhluk yang ada. Sosok yang di sebut sebagai Raja atas segala Raja di dunia kematian, makhluk yang mengendalikan jiwa dari setiap makhluk yang ia temui. Dan merupakan sosok terkuat dari Rasnya Naga Hitam Pekat. Meruapakan anggota Generasi Ke-10 dari Ras Naga Hitam Pekat. Serta pemimpin sekaligus Raja Ke-10 dari Ras Naga Hitam. Dia adalah Sang Dewa Kematian Krey Arcadia.


Dewa Cahaya dengan senangnya memegang esensi kekuatan dari Dewa Kematian. Berjalan mendekati tubuh eksperimen nya yang telah ia siapkan selama 20.000 tahun. Setelah itu, dengan hati - hati ia menggabungkan esensi kekuatan Dewa Kematian dengan tubuh eksperimen tersebut.


Bersamaan dengan itu ia bergumam sambil menunjukkan senyum lebar nya yang mengerikan. " Hahahaha, lihatlah Dewa Kematian! Kekuatanmu yang begitu mengerikan dan mendominasi, sangat kuat dan angkuh. Kekuatan yang tidak bisa di kendalikan oleh siapa pun selain pemiliknya. Sekarang, kekuatan itu sudah ada di tanganku dan aku bisa mengendalikannya! Akan aku musnahkan segala yang kau lindungi dulu dengan kekuatanmu sendiri Dewa Kematian! Akan aku buat kau begitu menderita dan menyesal karena tidak ingin tunduk dan bekerjasama dengan ku dulu! Anakmu, akan aku bunuh dengan kekuatanmu sendiri Hahahaha! " Gumam Dewa Cahaya sambil tertawa senang.


Dalam hal itu memerlukan waktu selama lima jam untuk penggabungannya. Setelah selesai, ruangan lab Dewa Cahaya gemetar hebat. Tubuh yang terdapat dalam tabung itu bersinar terang memamcarkan sinar cahaya merah yang menyilaukan.


Guncangan semakin lama semakin kuat, dan itu membuat kepanikan di dalam lab. Bahkan Dewa Cahaya pun juga bingung dengan situasi mereka saat ini.


Dalam kepanikan itu, makhluk eksperimen yang di ciptakan oleh Dewa Cahaya tiba - tiba saja membuka matanya. Itu membuat beberapa Demi God yang ada di dekatnya sangat terkejut dan sangat terintimisdasi dengan tatapan tersebut. Bersamaan dengan itu, ketika makhluk itu membuka matanya, tabung yang menampung dirinya pecah. Dan getaran yang terjadi di lan pun mulai meredah dan menghilang.


Dewa Cahaya yang melihat hasil eksperimen nya berhasil. Dia benar - benar sangat senang. Ia berlari dengan kencang memegang kedua pundak makhluk itu dengan erat dengan wajah senangnya yang aneh.


Sementara itu Dewa Cahaya " Aku berhasil, dengan ini rencanaku akan benar - benar terwujud! Walau Dewa Kematian sudah tidak ada, namun masih ada beberapa Dewa Jahat lainnya yang sangat merepotkan... Khususnya adalah Dewa Kematian Hitam yang telah membunuh Dewa Laut. Dengan ini semuanya akan teratasi! " Kata Dewa Cahaya dalam hatinya. " Aku menghabiskan banyak waktu serta usaha dan material untuk menciptakannya, aku menggunakan tubuh Dewa Ashura yang mati karena Dewa Kematian. Karena ia hanya tubuh Dewa Ashura lah yang paling cocok dan sangat kuat. Terlebih lagi, tubuh Dewa Ashura sudah terbiasa dengan energi kematian. " Lanjut Dewa Cahaya.


" Selain tubuh Dewa Ashura, aku juga menambahkan banyak meterial lain untuk memperkuat tubuhnya. Awalnya aku hanya menggunakan kekuatan dari Dewa Ashura, namun itu masih belum cukup kuat dan aku pun menambahkan kekuatan dari Dewa lainnya yang dulu mati di tangan Dewa Kematian. Tapi, itu semua masih belum cukup untuk mengatasi semua masalah sekaligus. Namun, sstelah aku menemukan esensi kekuatan dari Dewa Kematian yang tersisa, aku menemukan secera harapan untuk semua itu... Hahaha sekarang aku telah berhasil menciptakan senjata pamungkas yang sangat luar biasa. " Lanjut Dewa Cahaya.


Kemudian, ia memberikan perintah kepada para Demi God yang ada di sana. " Cepat! Laksanakan perintahku! Kirim lebih banyak Guardian dan Demi God kemari untuk melihat perkembangannya! Aku akan kembali ke ruangan ku dan beristirahat sebentar untuk perang yang akan terjadi lima hari kedepan! " Perintah Dewa Cahaya kepada semua orang yang ada di sana.


Segerah semua orang berlutut dan memberi hormat. Membalas dengan serempak. " Baik Tuan! " Kata mereka semua.


" Kau... Nama mu adalah Kray Sang Dewa Bencana... Kau akan menjadi senjata terkuatku. Bersikap baiklah dan tunggu di sini, aku akan segerah kembali. " Kata Dewa Cahaya sebelum pergi meninggalkan ruangan lab nya.


Setelah Dewa Cahaya pergi, datang banyak sekali Guardian dan Demi God yanh di minta oleh Dewa Cahaya. Setelah sampai, semua orang pun melakukan tugasnya untuk meneliti perkembangan dari Kray. Pada awalnya tidak ada perkembangan yang menakjubkan selama dua hari. Namun, setelah salah satu Demi God mendekatinya, dan bertanya kepada dirinya.


" Hei, apakah kau tahu siapa nama mu? " Tanya Demi God itu untuk mengetes kepintaran serta daya ingat Kray.


Mendengar itu, Kray memberikan tatapan yang tajam serta sinis kepada Demi God itu. Tiba - tiba Kray merubah sikapnya dan tersenyum. Hal itu membuat semua orang terkejut sekaligus takut, namun mareka juga senang karena ada perubahan pada Kray.

__ADS_1


Kray membuka mulutnya menjawab pertanyaan Demi God itu. " Aku, Kray Sang Dewa Bencana... " Jawab Kray.


Mendengar itu Demi God tersebut sangat senang karena Kray memiliki daya ingat yang bagus. Walau itu hanya pertanyaan sederhana, namun itu juga belum tentu dapat di jawab. Karena, biasanya makhluk dari hasil eksperimen akan bingung dan linlung jika di tanyakan sesuatu, bahkan tentang nama mereka sekali pun.


" Hebat!! " Kata Demi God dengan senang setelah mendengar jawaban dari Kray.


" Dan... " Kray Melanjutkan perkataannya. Sambil melanjutkan perkataannya, ia dengan santai menusukkan tangannya yang setajam pedang pada tubuh Demi God yang sangat kuat hingga tembus dan berlubang. Seketika, Demi God itu mati dan kekuatan yanh di miliki oleh Demi God itu terserap oleh dirinya. " Aku lah yang akan membunuh kalian semua di tempat ini! " Lanjut Kray sambil menunjuk ekspresi senyum yang mengerikan.


Melihat itu semua orang sangat terkejut, bukan hanya terkejut karena Kray membunuh Demi God dengan mudah. Namun mereka juga terkejut karena Kray memiliki sebuah kecerdasan, bahkan itu kecerdasan tinggi yang melebihi kecerdasan mereka.


" Apa... Selama ini kau menyembunyikan kecerdasan mu dan mencoba menipu kami? " Tanya salah satu Guardian kepada Kray.


Kray tersenyum lebar kemudian ia tertawa sangat keras. " HAHAHAHAHA! Ya, itu benar... Hahahaha! Aku menunggu sampai saat ini... Maksudku, saat para sampah itu pergi ke medan perang, hehehe aku akan membunuh mereka dan akan menjadi penguasa mutlak dunia ini! " Kata Kray dengan percaya diri, serta ia sangat yakin akan kekuatan yang ia miliki.


Mendengar itu membuat para Guardian mau pun Demi God yang ada di sana sangat marah. Mereka tidak menyangka kalau mereka akan di permainan oleh makhluk yang baru saja bangun.


" Berengsek! Bunuh dia! Jangan sampai dia keluar dari tempat ini... " Perintah salah satu Demi God kepada Demi God dan Guardian yang ada di sana.


Akan tetapi, baru saja ia selesai berbicara. Semua Demi God dan Guardian yang ada di lab itu telah di bantai habis oleh Kray. Bahkan itu hanya dalam hitungan sepersekian dekit, saat Demi God itu baru saja selesai berbicara.


Itu membuatnya sangat terkejut dengan kecepatan yang di miliki oleh Kray. Hingga membuatnya terdiam dan tidak dapat melakukan apa pun.


" Hahaha, ini akhirmu! " Kata Kray sambil tertawa kecil. Lalu membunuh Demi God itu dengan menghancurkan kepada dari Demi God tersebut. Sadar akan kekuatan nya yang luar biasa, membuat dirinya memberontak dan tidak menerima kalau dirinya yang kuat harus di perintaj oleh seorang sampah yang tidak berguna.


Setelah membunuh semua orang yang ada di dalam lab. Kray keluar dari lab itu. Saat keluar, ia merasakan adanya getaran yang sangat kuat yang berasal dari suatu tempat, dan itu tidak jauh dari tempat ia berada. Di tambah, ia merasakan adanya energi yang kuat dan luar biasa.


Kray pun berlari mencari sumber getaran tersebut. Sampai akhirnya, dia menemukan sumber dari getaran serta kekuatan yang ia rasakan tersebut. Dari balik reruntuhan dan magma panas, ia dapat melihat seorang pemuda berambut hitam membunuh salah satu Dewa Utama yang merupakan rekan dari Dewa Cahaya.


Melihat pemuda tersebut sangat kuat, membuat Kray merasa sangat tertantang. Ia juga ingin tahu seberapa kuat kah dirinya dalam menghadapi pemuda tersebut. Segerah setelah keberadaan dirinya di ketahui oleh pemuda itu, ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi untuk mendekati pemuda berambut hitam itu. Lalu memberikan pukulan yang sangat kuat, hingga membuat pemuda berambut hitam itu terhempas sangat kuat hingga keluar dari permukaan tanah.


Melihat kekuatan yang di miliknya sangay kuat dan luar biasa hebat. Membuat dirinya menjadi kegirangan karena senang melihat kekuatan yang di milikinya. Kray pun semakin berambisi untuk menjadi penguasa mutlak dari dunia cardinal, dan akan meleyapkan siapa saja yang menghalangi dirinya, serta menghapus siapa pun yang menurutnya akan menjadi sebuah acaman untuk kekuasaannya nanti.


[ Halo semuanya, saya mau minta maaf karena lama tidak up. Alasan selama seminggu lebih saya tidak up karena ada banyak kegiatan di sekolah, serta Mid yang dadakan membuat kepala ku pusing tujuh keliling. Saya benar - benar minta maaf untuk ketidak nyamanannya. ]


[ Btw, karena ada banyak sekali orang yang menanyakan nama Xi, bahkan teman sekelasku sekali pun. Nama Xi bukan dari bahasa china, atau pun nama - nama karakter dari china. Melainkan nama Xi itu saya ambil dari nama dari game yang saya gunakan dulu. Dulu nama dari akun game saya adalah Fahran, karena terlalu banyak yang makai jadi saya ubah jadi Xi. Xi itu juga berasal dari angka romawi, yang berarti 11. Dan itu juga merupakan Rankking saya yang selalu di peringkat 11, dari SMP - SMK sekarang. Entah ini saya yang terlalu bloon atau gimana peringkatnya gak naik - naik :v... Yah nama Xi berasal dari angka 11dan juga, Xi merupakan Generasi ke - 11 dari Ras Naga Hitam Pekat ]

__ADS_1


__ADS_2