LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 127


__ADS_3

Beberapa hari berlalu di negara Bersalju. Xi pergi ke istana negara Bersalju seorang diri karena di undang oleh Yumiko. Sesampainya di sana Xi melihat sebuah istana yang megah, warnanya sangat samar dan menyerupai salju yang turun. Itu akan sangat sulit untuk di lihat ketika badai besar datang dan mungkin akan menjadi satu - satunya tempat yang aman ketika badai datang.


Di samping itu semua, terdapat sebuah tembok kokoh yang mengelilingi istana. Di setiap sudutnya terdapat beberapa penjaga yang memantau situasi di luar kerajaan. Selain tembok besar yang kokoh, tepat di depannya terdapat parit yang mengelilingi istana. Di bawah air terdapat beberapa makhluk buas dan ganas yang dapat memangsa manusia bahkan monster sekali pun.


Menyaksikan ketatnya penjagaan istana membuat Xi terkagum. " Penjagaan yang mengagumkan. Ini belum pernah aku lihat di negara lain. Bahkan paritnya berisi banyak monster ikan pemakan daging. Semua ini memungkinkan agar para penyusup tidak dapat masuk dan keluar dengan leluasa. " Ucap Xi dalam hatinya.


Xi berjalan mulai memasuki gerbang istana melalui jembatan yang terbentang di sana. Karena di bawah nya adalah parit yang berisi ikan monster pemakan daging, maka memerluka sebuah jembatan untuk masuk ke dalam.


Beberapa penjaga yang menjaga di pintu gerbang yang melihat Xi segerah mengambil tindakan. Tindakam yang mereka ambil adalah menghentikan Xi untuk masuk ke dalam istana.


" Berhenti! Anda tidak di izinkan untuk masuk! " Ucap salah satu penjaga. Ia dan rekannya menghalangi Xi dengan tombaknya.


Xi tidak melakukan apa pun ketika di hentikan oleh penjaga gerbang. Dia hanya mengambil sesuatu yang di sakunya.


Namun, hal tersebut di sadari oleh kedua penjaga itu. Keduanya pun mengacungkan tombaknya kepada Xi. " Berhenti! Apa yang ingin kau lakukan?! " Ucap penjaga itu sambil bertanya kepada Xi.


Xi menunjukkan sebuah surat pesan yang dia dapat dari Yumiko. Surat itu ia tunjukkan dan dia berikan kepada penjaga gerbang.


Melihat surat tersebut yang terdapat sebuah stempel kerajaan, keduanya berhenti dan mengambil surat tersebut. Setelah membuka dan membaca isi surat tersebut yang surat itu berasal dari Yumiko, keduanya mengerti dan mengembalikan surat tersebut kepada Xi.


" Tuan, maafkan kelancangan kami. Kami tidak tahu kalau anda adalah tamu yang di undang oleh tuan putri. " Ucap salah satu penjaga itu dengan sopan mengembalikan surat tersebut kepada Xi.


Xi mengambil kembali suratnya dengan berkata " Tidak masalah, itu hal yang wajar. Jadi, apakah aku sudah boleh masuk sekarang? " Ucap Xi kepada kedua penjaga itu sambil bertanya.


Kedua penjaga itu pun menjawabnya dengan sopan. " Tentu saja tuan. Anda adalah tamu yang di undang oleh tuan putri. "


" Silahkan masuk tuan! " Ucap mereka serempak. Menyambut kedatangan Xi dengan hangat.


Xi berjalan sambil mengucapkan terimakasih kepada kedua penjaga itu. Memasuki istana, Xi di sambut dengan sangat baik oleh seorang pelayan yang memandunya.


Berjalan dengan di pandu oleh pelayan di ruangan tahta istana, tepat di sana terdapat Yumiko yang menunggunya. Di samping itu, ada beberapa orang lainnya bersama Yumiko.

__ADS_1


Di belakang Yumiko terdapat dua orang kesatria dengan salah satunya mengenakan penutup sebelah mata.


Kesatria yang mengenakan penutup sebelah mata itu bernama Kansas. Ia adalah kapten Kesatria Elite kerajaan yang berada di bawah perintah langsung sang raja.


Di sampingnya seorang kesatria dengan armor putih bersih yang di sebut sebagai White Knight. Dia bernama Watt, kapten kesatria putih kerajaan yang beroperasi menangani pertahanan dan ke amanan negara.


Kedua orang itu menatap Xi dengan tatapan tajam. Raut wajahnya tegas dan terlihat sangat berwibawa. Aura yang mereka pancarkan sangat lah kuat dan itu tidak dapat di remehkan atau di banding kan dengan kesatria lainnya.


Kansas melihat Xi, dari pandangannya, dia tidak melihat sesuatu yang spesial dari Xi. Bahkan dia tidak dapat melihat atau pun merasakan adanya jejak sihir pada tubuh Xi. Itu benar - benar tidak terlihat olehnya, atau mungkin sebenarnya sama sekali tidak ada.


Karena itu ia pun bergumam " Jadi orang ini yang selalu di bicarakan oleh putri Yumiko? Pemuda kurus yang bahkan tidak memiliki sihir sedikit pun di tubuhnya. Benar - benar lelucon. Bagaimana bisa putri Yumiko sampai tertipu oleh serangga sepertinya? " Gumam Kansas dalam hatinya. Melihat Xi datang seorang diri karena di undang oleh Yumiko dia beranggapan kalau Xi telah menipu Yumiko. Karena hal itu dia pun menjadi tidak senang dengan kehadiran Xi di istana. Menurutnya, seorang sampah yang tidak memiliki energi sihir sedikit pun di tubuhnya tidaklah layak menginjakkan kakinya di istana ini.


Kansas pun tersenyum menyeringai sambil berkata " Liat saja, aku akan memberinya pelajaran dan membuat nya sadar akan posisinya. " Dalam hati.


Melihat Kansas yang tersenyum, Watt hanya bisa menghelakan nafasnya. Watt merasa kasihan dengan pemuda yang di undang oleh Yumiko. " Sepertinya badai akan datang... " Ucap Watt dalam hatinya. Entah apa yang di rencanakan oleh Kansas, Watt tidak dapat melakukan apa pun. Itu karena, Watt memiliki posisi lebih rendah dari pada Kansas.


Yumiko sangat senang dengan kedatangan Xi ke istananya. Sudah beberapa hari Yumiko tidak melihat Xi, membuatnya benar - benar merindukannya.


Xi mengangguk dan berkata " A terimakasih sudah mengundang ku datang. Dan... " Ucap Xi.


Xi melihat wanita cantik yang ada di samping Yumiko. Dengan gaunnya yang serba biru dan mahkota nya yang berkilau, dapat di pastikan kalau wanita itu adalah seorang Ratu.


Menyadari seorang ratu saat ini ada di hadapannya, Xi memberikan sebuah penghormatan untuk menghormati seorang Ratu yang memimpin kerajaan Bersalju. Dengan sopan dan elegan Xi memperkenalkan dirinya kepada sang Ratu yang tidak lain adalah ibu dari Yumiko.


" Maaf atas ketidak sopananku karena terlambat menyadari. Saya Xi Arcadia seorang petualang yang menjelajahi dunia. Memberikan salam kepada Yang Mulia Ratu. " Ucap Xi dengan sopan menyapa sang Ratu.


Sang Ratu mengangguk menyambut kedatangan Xi di istananya. Bersamaan dengan itu, Ratu juga memerhatikan Xi dengan teliti.


Dalam pandangan normal, memang Xi terlihat seperti orang biasa yang bahkan tidak memiliki sihir sedikit pun. Namun, dengan kemampuan analisis nya, Ratu sanggup menembus dan melihat keberadaan sihir yang tersembunyi di dalam tubuh Xi.


Semua sihir dalam jumlah besar dan sangat pada itu semuanya terkumpul dalam satu titik. Ratu yang menyaksikan hal tersebut pun sangat terkesan dengan metode yang di gunakan oleh Xi. Ini sangat efektif bahkan sampai tidak dapat terdeteksi dengan mudah.

__ADS_1


" Mengagumkan, anak ini sangat mengumkan. Bisa aku katakan dia ini seorang jenius. Menyembunyikan keberadaan sihirnya dan mengumpulkan nya di satu titik yaitu di jantung. Ini membuat semua orang tidak dapat merasakannya dengan cara yang biasa. Dan... Energi sihir setebal dan sepadat itu, anak ini, Xi, dia selevel dengan Yumiko. Tidak banyak anak muda di generasi ini yang dapat mencapai selevel dengannya. Mungkin dia adalah pemuda terkuat di generasi nya. " Ucap Ratu dalam hartinya.


" Anak muda, angkatlah kepalamu. " Pinta Ratu kepada Xi.


Mendengar itu Xi lalu mengangkat kepalanya dan menatap mata sang Ratu dengan mata merahnya yang tajam.


" Namamu Xi kan? Aku sudah mendengar tentangmu dari Yumiko. Aku dengar dari Yumiko, kau menyelamatkan nya dua kali. Aku sebagai seorang ibu di sini mengucapkan terimakasih kepadamu karena telah menyelamatkan putriku dari bahaya. " Ucap Ratu menundukkan kepalanya kepada Xi untuk menunjukkan niat tulusnya.


Sontak hal tersebut membuat semua orang terkejut bahkan Xi sekali pun. Tidak menyangka seorang Ratu yang memimpin sebuah negara akan menundukkan kepalanya. Merasa tidak nyaman dengan situasi ini, Xi mencoba mencairkan suasana yang canggung ini.


" Aa tolong akat kepalamu yang mulia... saat itu aku juga hanya kebetulan lewat. Jadi hal itu anda tidak perlu memikirkannya. " Ucal Xi.


Ratu mengangkat kepalanya kembali. Setelah itu, ia secara langsung memperkenalkan dirinya kepada Xi.


" Karena kamu kenalan Yumiko, aku akan memperkenalkan diriku juga. Aku Eirlys Nixs Elsia. Ratu dari Negara Bersalju dan sekaligus ibu dari Yumiko. Senang bisa mengenal pemuda hebat seperti mu. " Ucap Ratu. Untuk pertama kalinya semua orang melihat kejadian ini. Seorang ratu yang berkuasa atas sebuah negara memperkenalkan dirinya kepada seorang pemuda yang tidak di kenal bahkan asal - usulnya.


Jelas pemandangan tersebut membuat semua orang tercengang terkejut. Tidak satu pun dari mereka dapat menyembunyikan wajah terkejut mereka. Bahkan kedua kapten kesatria yang ada di belakang Ratu.


Watt yang menyaksikan itu di depan matanya dia berkata dalam hatinya. " Siapa anak muda ini? Dan apa asal usulnya? Sampai - sampai membuat Yang Mulia Ratu repot - repot memperkenalkan dirinya... Ini terlalu berlebihan bukan? " Ucapnya dengan wajah yang tercengang. Bahkan dirinya dulu saat bertemu dengan Elsia ratu kerajaan Bersalju. Elsia bahkan tidak memperkenalkan dirinya secara pribadi. Melainkan pelayan lah yang memperkenalkan Elsia kepada Watt.


" Senang dan juga suatu kehormatan untukku bisa mendengar nama Yang Mulia Ratu yang indah. " Ujar Xi memuji Elsia.


Elsia tertawa kecil sambil berkata dengan pelan. " Anak muda, mulutmu terlalu manis. " Balas Elsia. " Ehem, dan juga yang di samping ku ini adalah adik ku, Mulan. " Lanjut Elsia.


" Salam kenal Tuan Xi, nama saya Eirlys Nixs Mulan. Suatu kebahagiaan dapat bertemu dengan orang yang menyelamatkan Yumiko. " Ucap Mulan sambil memperkenalkan dirinya.


Xi mengangguk dan memerhatikan kedua wanita tersebut. Sebuah layar biru yang menampilkan status dari kedua wanita itu Elsia dan Mulan.


[ Nama : Eirlys Nixs Elsia. Ras : Manusia. Rank : S. Level : 159. EXP : 1155000. Class : Magic Swordman the Ice Queen. ]


[ Nama : Eirlys Nixs Mulan. Ras : Manusia. Rank : S-. Level : 131. EXP : 890000. Class : Spiritualis. ]

__ADS_1


__ADS_2