
Di waktu yang berbeda, sebelum Xi di promosikan menjadi dewa. Pertempuran nya dengan para Apocalyps di daratan, membuat banyak kehancuran, Xi dengan mudahnya mendorong mundur para Apocalyps berserta jutaan pasukannya yang ada di sana. Kematian dari Apocalyps The Last King of Giant membuat mereka semakin di tekan karena, The Giant King telah menjadi pasukan milik musuh.
Apocalyps Lord of Predator, beserta Magna, keduanya bertarung melawan Xi dengan bentuk sempurna mereka. Seekor naga merah gelap yang besar, dan seekor serigala putih abu abu yang tidak kalah besarnya menyerangnya bersama - sama, dengan keterampilan tertinggi mereka.
" B*jingan B*jingan B*jingan! Kenapa tidak satu pun serangan kami mengenainya! " Ucap Apocalyps lord of Predator dengan kesal. Wajahnya berkeringat karena kesulitan untuk menyerang Xi saat itu.
" Kau B*jingan! Rasakan kemarahanku! " Ucap Magna menembakkan nafas apinya dengan sangat kuat. Serangan nafas api berskala besar, menghantam Xi dengan telaknya.
Namun, di saat yang sama, banyak akar tumbuhan muncul dari bawah tanah, dan mengikat Magna dari ketinggian nya. Hingga membuat Magna jatuh ke bawah.
" Kau pikir akar tanaman kaya gini bisa hentikan aku! " Teriak Magna dengan keras, dan melepaskan jeratan akar tersebut dengan mudahnya. Ia bersiap untuk melepaskan nafas apinya sekali lagi. Namun, di hentikan karena akar tanaman mengikat mulutnya. Serta banyaknya muncul rantai kegelapan yang mengikay dirinya.
" B*jingan... Ini tidak ada habisnya! " Gumam Magna dalam hatinya.
Di sisi lain. Queen of the Apocalypse of the ocean, yang berhadapan dengan ICHTHYOSAURUS, di buat kerepotan. Kekuatan dari ICHTHYOSAURUS berada di puncaknya. Walau ia telah menjadi Darkness Army, namun kulit nya tetap keras, bahkan udara sekali pun tidak bisa masuk menembus sisiknya yang sangat keras itu.
" Menyedihkan... Kau menyebut dirimu seorang Apocalyps dengan kakutan yang sebesar kutu ini... Sungguh memalukan. " Ucap ICHTHYOSAURUS dengan nada yang sombong. Terlihat di sekitar ICHTHYOSAURUS terdapat banyak mayat monster lautan, mau itu yang berbentuk humanoid, atau pun Beast. Semuanya telah terbunuh di sana.
ICHTHYOSAURUS meraung dengan sangat keras. Membangkitkan semua monster yang telah mati di sekitar nya. ICHTHYOSAURUS terseyum sinis dan memerintahkan mereka untuk menyerang Queen of the Apocalypse of the ocean.
__ADS_1
Queen of the Apocalypse of the ocean, dapat dengan mudah mengatasi monster - monster tersebut. Namun ia sangat kesulitan dalam menghadapi ICHTHYOSAURUS, karena saat itu, ICHTHYOSAURUS melepaskan nafas Api naga dan ikan nya, hingga membuat permukaan menjadi terbakar dan membeku secara bersamaan.
" Sialan... Kalau terus berlanjut aku bisa mati... " Ucap Queen of the Apocalypse of the ocean sambil menghindari serangan dari ICHTHYOSAURUS. " Lupakan saja tentang perjanjian nya... Aku harus menyelamatkan diriku sendiri. " Lanjutnya dan dalam waktu yang sangat singkat ia membuka sebuah Gate dan kabur dari pertarungan.
ICHTHYOSAURUS yang mengetahui musuhnya kabur, ia sangat marah, dan mengamuk menghancurkan semua monster yang ada di hadapannya, bersama dengan LEVIATAN.
Sementara itu, Xi yang melihat sekilas ada musuh yang kabur, tatapannya menjadi tajam. Namun seolah ia mengabaikannya karena sedang sibuk dengan Apocalyps Lord of Predator.
Di tempat lainnya, Sebuah Gate muncul di dekat lautan. Dari Gate tersebut, muncul Queen of the Apocalypse of the ocean, dalam keadaan yang terluka. Namun luka - lukanya sembuh seketika berkat regenerasi ultra miliknya.
" Kekuatan kematian yang sangat gila. " Ucap Queen of the Apocalypse of the ocean sambil berjalan keluar dari Gate. " Kalau aku tidak pergi dari sana, kematian lah yang menunggu ku di sana. Mana mungkin aku bisa mengalahkan Lord of Death and Darkness, yang punya kekuatan tidak masuk akal itu. " Lanjutnya berjalan di dekat pohon menuju ke lautan.
Ia tidak sadar kalau ada seseorang yang mengikuti dirinya. Saat ia sedang bergumam, tanpa ia sadari, seseorang berdiri di sebelah kanan nya dengan tatapan yang sangat tajam.
Ia pun tersentak terkejut, dan mematung saat menyadari ada seseorang berada di sebelah. Sambil terdiam mematung, ia bergumam. " Tidak mungkin... Ini... Pancaran energi kematian... " Gumamnya dengan mata yang terbuka lebar.
Ia menekuk lututnya, dan menurunkan tangannya, serta menundukkan kepalanya menghantamkannya ke tanah. Sambil bersujud ia bergumam. " Aku tidak bisa menang, tidak bisa lari... Satu - satu nya yang bisa aku lakukan sekarang hanyalah bersujud. " Gumamnya.
Saat itu, tepat di hadapannya, terdapat sebuah Darkness Army, yang merupakan raja pembunuh Ashura. Yang dengan mudahnya ia membuat Magna terluka dalam pertarungan.
__ADS_1
Ashura menatap dengan datar melihat Queen of the Apocalypse of the ocean berlutut untuk tuannya yang sedang bertarung itu.
" Perbedaan kekuatan kami terlalu besar, ini...Dinding... Dinding yang tidak bisa aku jangkau... " Gumam Queen of the Apocalypse of the ocean dalam hatinya, sambil bersujud saat itu. " Kekuatan yang amat kuat dan mengerikan, hingga memberikan Makhluk sepertiku merasakan rasa takut . " Lanjut Gumamnya. " Sujud dan tunduk kan kepalmu. Instingku sebagai monster memberitahuku. " Lanjutnya yag mengikuti insting nya saat itu.
" Lord of Death and Darkness, Aku tidak ingin melawan dirimu lagi. Mohon maafkan lah tindakan diriku yang membuat mu sampai marah seperti ini. Terimalah aku sebagai sekutumu, aku berjanji akan melayanimu dengan setia. " Ucap Queen of the Apocalypse of the ocean, memohon kepada Ashura saat itu.
Ashura menjawan dengan nada yang berat. " Sampah kayak dirimu, tidak layak menjadi sekutu Raja ku. " Ucap Ashura dengan nada yang berat.
Setelah perkataan itu jatuh, Queen of the Apocalypse of the ocean terkejud. Ia merapatkan giginya dengan marah, dan aliran sihir yang kuat mengalir menyelimuti tubuhnya. " Kau Kau berani meremehkanku! Aku Queen of the Apocalypse of the ocean, walau harus mati hari ini aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah! " Teriak nya dengan sangat keras dan berada dalam bentuk sempurna nya. Ia menggunakan kemampuan tertinggi miliknya yaitu Lust Lord Asmodeus. Sebuah kemampuan yang mampu untuk mengendalikan jiwa kehidupan seseorang.
Namun, sebelum Queen of the Apocalypse of the ocean menyerangnya. Terlebih dahulu Ashura menebaskan pedangnya hingga membelah Queen of the Apocalypse of the ocean menjadi dua bagian dan membuatnya terbunuh di tempat.
Kembali dalam pertarungan Xi. Saat itu, pertarungan telah mencapai ******* nya. Xi dengan sabit besarnya, menutupi langit dan daratan dengan kegelapan, cahaya merah yang secerah kunang - kunang menjadi penerangan mereka saat itu. Semua monster kebingungan saat semuanya di tutupi dengan kegelapan.
Saat itu, seluruh benua tidak seluruh dunia telan menjadi wadah dari domain miliknya.
" Domain Dark Dragon Death Garden! " Ucapnya dengan mata merahnya yang menyalah terang. Ia memegang sabit hitam besarnya dengan sangat kuat, dan mengayunkannya dengan sangat kuat, hanya dalam waktu 1,5 dekit, ia telah sampai di belakang ratusan juta monster, sambil berkata dengan mmbersihkan sabit hitamnya. " Kegelapan yang berlumuran darah akan bertebaran di bawah bulan neraka hitam! " Setelah kata - kata itu jatuh, seluruh monster yang ada di sana, terpotong - potong dan terbunuh. Tidak terkecuali para Apocalyps itu sendiri.
Maaf ya gak bisa up banyak. Soalnya saya masih merawat ibu saya di rumah sakit, yang baru selesai operasi usus buntu. Jadi maklumin aja kalau ceritanya kurang. Maaf ya 🙏🙏🙏.
__ADS_1