Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Selalu ada dia


__ADS_3

Terbangun di saat subuh ,Senja memutuskan untuk mengambil bajunya di kamar sebelumnya .Untung saja kunci masih ada padanya .Cepat - cepat Senja mengambil keperluannya dan Darren untuk pagi ini .Minimal pagi ini Senja dan Darren harus berpakaian sesuai dan layak ,tidak seperti yangbdiberikan eomma dan mama mertuanya .


"Ask ...Subuh yuk !" ajak Senja tepat di telinga suaminya .


"Hemmmm ....Ngantuk ask "ucap Darren malas .


"Sebentar saja ,ayo ...Nanti tidur lagi .Baru kena nikmat segitu sudah males ,ntar kalau nikmatnya malah diambil gimana ?"tanya Senja ,berhasil membuat Darren langsung terbangun .


Senja sudah menyiapkan sarung dan baju koko untuk Darren .Seperti biasa Senja hanya memakai daster .Senja sudah memakai atasan mukenanya .


Lima belas menit kemudian ,Darren sudah keluar kamar mandi dengan segar .Setiap kali memakai baju koko dan sarung ,Darren berhasil membuat Senja terpesona walau hanya berdiribdan diam .Mereka pun menjalankan ibadah bersama .Setelah selesai rencananya mereka ingin kembali tidur .


Tapi rencana tinggallah rencana Darren dan Senja kembali melakukan penyatuan tubuh mereka satu kali lagi .Skor kali ini masih seimbang ,Darren masih belum menemukan ritme yang bisa membuatnya bertahan .Senja masih mendominasi .Senja diunggulkan ,karena baru sekali permainan titik lemah Darren sudah kelihatan .


"Ask ... Senja boleh jalan - jalan ya ? Cari udara segar ke taman "tanya Senja .


"Enggak Ask ... kamu tidak boleh keluar dengan memakai daster itu "ucap Darren dengan mata setengah terpejam tapi tangannya masih setia di atas dada Senja .


"Ya enggak lah ,Senja mau mandi dulu .Ganti baju ,baru pergi .Sebelum sarapan Senja balik kok.Boleh ya ?"pinta Senja lagi .


"Hemmm...Setengah jam saja .Kalau lebih ,aku susul "ucap Darren .


"Makasih Ask "Senja langsung semangat ,kembali mengulang mandi besarnya sekali lagi .Setelah itu Senja pun turun memakai sweater rajut bewarna mustard dan bawahan kulot plisket bewarna putih tulang .


Pagi yang masih sejuk ,jalan - jalan sangat baik untuk melancarkan oksigen dalam darah yang juga bagus untuk janinnya .Matahari pagi di pukul tujuh sangat baik untuk membantu penyerapan vitamin D .

__ADS_1


Ternyata Senja tidak sendirian ,ada beberapa penghuni Resort yang kemungkinan adalah undangan juga sedang berjalan - jalan .Senja tidak kenal ,hanya saja beberapa dari mereka tersenyum ke arah Senja .


Senja melambatkan langkah kakinya begitu dari jarak berlawanan dia melihat Firly mengenakan trining bewarna biru muda bergaris putih lengkap dengan sepatu olahraganya sedang berlari keliling taman .Hanya kebetulan saja mereka berpapasan .


"Jalan - jalan Nja "sapa Firly ,terdengar canggung .


"Iya mas mumpung masih pagi .Mas Firly ...Terimakasih semalam sudah datang "ucap Senja tulus .


"Iya ..."jawab Firly singkat ,dada Firly terasa sesak dari jarak yang semakin dekat Firly bisa melihat ada tanda kemerahan di leher Senja .Tanda hasil pergumulannya dengan Darren semalam yang tidak Senja sadari .


"Senja duluan ya mas "ucap Senja yang mulai canggung .


"Senja ... Bisa aku minta waktumu sebentar ?"tanya Firly tiba - tiba .


"Kita sudah bicara mas ,Apa ada lagi yang perlu dibicarakan ?"tanya Senja mulai membangun dinding pemisah antara dirinya dan Firly .


"Senja tidak pernah membenci mas Firly .Tapi di antara kita memang tidak ada hubungan apapun mas .Senja sudah menikah .Senja akan menjaga perasaan abang .Senja tidak ingin abang salah paham "ucap Senja lugas .


"Aku tidak mengharapkan hubungan apapun .Tidak sama sekali .Tapi tolong katakan padaku Nja ,kamu janji jangan pernah membenciku "ucap Firly dengan tatapannya yang teduh .


"Tidak ada alasan Senja untuk membencimu mas ,tapi Senja mohon jangan dekati Senja. Sudah cukup keluarga mas Firly memandang Senja rendah .Kita sama - sama mulai hidup baru .Senja juga sudah merelakan mau di makamkan di mana mas Rafli dan Zain .Senja tidak peduli .Doa Senja akan tetap sampai pada mereka .Tolong minta pada keluarga mas ,jangan mengusik Senja lagi atau kali ini "kata Senja ,tegas tanpa keraguan.


"Aku tidak tau soal itu Nja .Jangan benci aku " ucap Darren lagi dan lagi .


"Mas .. ,Senja tidak tau mengapa mas Firly selalu mengatakan pada Senja untuk tidak membenci mas Firly .Padahal sungguh Senja tidak pernah berfikir untuk membenci mas Firly .Senja tidak membenci ,tidak pula ingin lebih .Kita tidak punya kenangan apapun yang patut kita ingat bersama .Mas Firly bukan mas Rafli .Jangan posisikan mas Firly sebagai mas Rafli .Kalau Senja pernah memperlakukan mas Firly berlebihan ,Senja minta maaf .Mungkin itu yang membuat mas Firly merasa hubungan kita selama ini lebih .Maaf ,saat itu Senja hanya menganggap mas Firly adalah mas Rafli .Tidak lebih .Senja memang egois ,tapi itu kenyataannya .Permisi mas "ucap Senja .Nada suaranya bergetar .Baru beberapa langkah Firly mengejarnya .Memegang tangan Senja kuat .

__ADS_1


"Lepaskan mas ,saya tidak mau ada salah paham kalau ada yang melihat saya bersama mas "ucap Senja berusaha menarik tangannya .Tapi cengkraman Firly sangat kuat .


"Senja ... Tanya hati kecilmu Senja .Cari kebenaran di hatimu .Apakah kamu tidak sedikitpun curiga aku ini ......"


"Lepaskan tangan istriku "teriak Darren mendorong tubuh Firly kuat .


Senja memegang tangannya yang kemerahan karena cengkraman kuat Firly .


"Jangan berani mendekat apalagi menyentuh istriku "ancam Darren ,suaranya keras membuat beberapa orang menoleh ke arah mereka .


"Tanyakan pada hatimu Senja .Hanya kamu yang tau kebenarannya .Berfikirlah sebentar .Tidak ada yang kebetulan .Pakai nuranimu "ucap Firly terus memprovokasi pikiran Senja .


"Diam kamu Firly !!"bentak Darren .


Senja masih mencerna apa maksud perkataan Firly padanya .Tapi pikirannya tidak bisa fokus .Yang dia tahu ,memang tidak ada yang kebetulan di dunia ini .Tapi Senja harus menghubungkan dengan apa .


Darren menarik tangan Senja untuk mengikuti jalannya yang sangat cepat .Sepertinya Darren sedang menahan amarahnya saat ini .Wajahnya memerah .Darren menekan lift menuju lantai di mana kamar mereka berada .


"Please jangan bicara apapun dengan Firly Ask .Hindari dia sebisa mungkin ,apalagi jika sendiri "ucap Darren lembut .Wajahnya masih memerah ,Senja tau Darren sedang meredam perasaannya sendiri .


"Tadi kami berpapasan Ask ,sungguh tidak sengaja .Senja juga sudah mau kembali tapi mas Firly memegang tangan Senja kuat "ucap Senja ,menunjukkan pergelangan tangannya yang masih memerah .


"Sakit ? "tanya Darren memegang dan mengelus tangan Senja yang merah itu .


"Sedikit "ucap Senja jujur .

__ADS_1


"Aku tidak bisa selalu 24 jam bersamamu Ask ,Meskipun aku ingin .Tapi aku juga tidak mau menganggapku terlalu posesif .Tapi tolong jaga dirimu .Aku hanya minta satu hal .Hindari Firly ,jangan berikan dia kesempatan .Dia menginginkanmu Ask .Jangan buat aku cemburu .Hari ini aku masih bisa menahan emosiku ,tapi aku tidak tau lagi kalaubsampai terulang "ucap Darren ,lalu mencium kening Senja dengan lembut .


Hati Darren sedang diselimuti kekhawatiran ,Dia tahu kejadian pagi ini bukan salah Senja .Darren yakin Firly tadi akan berusaha membuat Senja kembali berfikir kalau dirinya adalah Rafli .Firly sedang mencari celah agar Senja juga sepenuhnya tidak bisa mencintai Darren .Menjadi posesif untuk saat ini mungkin memang pilihan terbaik .Ini masih terlalu awal ,kebahagiaannya yang Darren dan Senja rasakan masih sejengkal .


__ADS_2