
Senja sedang berada di luar kantor menemui satu per satu suplier yang mendadak mundur mensuplay tekstil ke pabrik .Tiga suplier sudah berhasil diyakinkan Senja dengan mudah ,karena masalah sebenarnya memang hanya kesalahpahaman .Masa kosong kepemimpinan ,membuat pembayaran yang biasanaya lancar menjadi terkendala .Aleandro sering kali terlambat memberikan acc pembayaran pada mereka karena kesibukan di perusahaannya sendiri .
Tinggal dua suplier lagi ,tapi Senja akan menemui mereka besok .Karena hari ini Senja sudah janji akan bertemu WO di kantor Darren .
Sebelum ke kantor Darren ,Senja menyempatkan diri untuk sholat dhuhur dan makan siang terlebih dahulu .Setelah itu ,Senja baru melanjutkan perjalanan menuju kantor calon suaminya itu .
Ponsel Senja berdering beberapa kali .Darren rupanya memang tidak terlalu sabar dalam menunggu .Padahal pesan Whatsapp sudah di jawab Senja lima menit yang lalu .Senja mensilent suara ponselnya lalu meletakkannya di tas .
Di tengah perjalanan Senja melihat pedagang manisan mangga .Dengan cepat ,Senja menyuruh drivernya untuk berhenti dan membeli untuknya .Senja yang santai sangat kontras dengan Darren yang sedang dilanda kegelisahan .Telpon yang tidak dijawab membuat Darren uring - uringan .
"Nes ,tong kamu hubungi kantornya Senja .Minta sambungin ke Rosa .Terus minta ke Rosa nomer ponsel driver Senja ."perintah Darren pada asisten pribadinya .
Yanes memakai telpon di ruangan bosnya ,setelah terhubung dan beberapa saat berbincang - bincang ,Yanes pun mengakhiri pembicaraannya .
"Rosa itu asistennya bu Senja ya ? "tanya Yanes .
"Iya kenapa ? jangan banyak tanya dulu .nomer telpon drivernya .sudah tau belum ,hubungi segera .Tanya posisi di mana .Bilang WO sudah nunggu 3 menit yang lalu ." ucap Darren membuat Yanes menepuk dadanya sendiri .Masih juga 3 menit ,Lagian WO nya saja santai .Kenapa malah bosnya yang kayak panik .
Yanes pun menghubungi ponsel driver Senja .Tidak di angkat .Karena nomer tidak di kenal .Peraturan Senja ,driver nya hanya boleh mengangkat telpon dari nama yang sudah ada di kontak saat sedang menelpon .Itupun sebatas untuk istri dan anak - anaknya .
"Tidak di angkat pak ."ucap Yanes .
"Kemana mereka ?awas saja .Kamu harus bilang sama Senja nanti .Aku tidak suka orang telat ."ucap Darren .
__ADS_1
"Kan bu Senja calon istri bapak ,kok malah saya yang suruh negur pak .Apa bapak berencana mengganti calon mempelai laki - lakinya menjadi saya ?"tanya Yanes asal .
"Ngawur ... Kalau Senja dateng gak perlu basa basi nyapa .Kamu nunduk saja ,Senja tidak nyaman kalau di lihat laki - laki lain ."ucap Darren yang hafal mata jelalatan milik asistennya .
"Pak ,asistennya bu Senja masih muda ya ? single ? suaranya lembut ,empuk dan manja .Bikin penasaran ."tanya Yanes
"Lihat saja sendiri ke sana ."jawab Darren malas .
Pintu ruangan Darren terbuka ,masuklah Senja yang dengan tangan memegang manisan mangga dan mengunyahnya santai tanpa ngilu sedikitpun.
"Telat 7 menit 45 detik bu .Pak Darren tidak menyukai orang yang tidak on time ."ucap Yanes ,benar - benar menjalankan perintah Darren tanpa membaca situasi terlebih dahulu .
"Terus kalau telat 7 menit 45 detik disuruh apa ?suruh pulang ? suruh lari keliling monas ? atau suruh ngapain ? Tadi tuh Senja lihat ada orang jualan manisan mangga keliling .Di samping kayaknya enak ,penjualnya juga sudah tua .Kasihan... ternyata bener .Sudah jalan jauh belum ada yang beli .Disiplin boleh tapi fleksibel dikit .Tanya telatnya kenapa ."cerocos Senja malah yang nyolot .Darren menelan ludahnya kasar ,mengingatkan diri ,dia sedang berada di depan pemilik tahta tertinggi kerajaan hatinya .Seharusnya dia tidak menyuruh Yanes untuk mengatakan apa - apa tadi .Kalau sampai Senja ngambek ,malah dia yang akan repot .
"Meetingnya di mana ? jadi nikah gak sih ?"tanya Senja heran melihat Darren yang masih bengong ,sementara melihat Yanes masih terus menunduk .
"Ayo Ask .... jangan terpesona begitu ."ucap Darren membuyarkan lamunan Senja .Lalu menggandeng tangan Senja menuju ruang meeting .
Darren pun memperkenalkan Senja pada team WO .Setelah sebentar basa basi mereka pun langsung ke inti pembicaraan .Darren dan Senja memiliki tipikal yang sama ,bekerja seefisien mungkin dengan hasil semaksimal mungkin .
"Oke ,kita maunya nikah dua minggu lagi .Maunya hari sabtu ,di ballroom GIA ,1000 undangan dan bikin undangannya beda dari yang lain ,konsep resepsi internasional ,konsep akad timur tengah .Saya mau gaun pengantin untuk Senja simple saja ,tidak berat ,tidak terbuka ,dan tidak ketat .Saya tidak mau ada dansa dengan pasangan ,Durasinya lama'in saja di wedding kiss .Wedding singernya satu cowok satu cewek ,list lagu nanti dari kita .hmmm....ada lagi ask ?"jelas Darren diakhiri dengan tanya pada Senja .
"Senja ngikut saja .... Yang penting makanannya ada makanan Indonesia .Cincinnya kita cari sendiri ,sekalian kita jalan - jalan pulang kerja nanti ."jawab Senja .
__ADS_1
"Ada lagi ? "tanya Darren lembut dengan pandangan layaknya orang sedang kasmaran ,membuat team WO yang ada di dekatnya ikut salah tingkah .
"MUA nya yang bagus ya mbak .Saya maunya make up no make up saja .Oh ya untuk Foto pre wedding saya mau simple saja ,ya ask ?."tanya Senja .
"Iya sayang boleh ...Kita ke puncak saja untuk pre wedding .Villa opa view nya sangat bagus .Kalian atur akhir pekan ini ya .kita berangkat jumat ."ucap Darren langsung memberi perintah .
"Bisa kan ? saya mau semuanya tetap perfect dan terbaik .Soal biaya saya gak batesin .Unlimited ,yang penting buat acara sesempurna mungkin .Saya tidak mau alasan minimnya waktu persiapan membuat semua ala kadarnya.Kalian bisa menambah tenaga kalau perlu ."ucap Darren .
"Tenang saja pak ,bahkan kami juga menghandle sebuah acara pertunangan hari ini hanya dengan persiapan lima hari .Silahkan anda lihat hasilnya ,walau hanya lima hari ,sangat sempurna bukan ."ucap salah seoran team WO sambil menunjukkan foto dengan slide di layar proyektor .
Senja dan Dareen memperhatikan contoh garapan WO yang di garap kilat selama 5 hari .Hiasan ,detail dan pernik di gedung tampak sempurna ,dengan perpaduan warna gold dan juga merah yang menunjukkan ke glamouran yang berani .
Mata Senja dan Darren langsung fokus begitu sampai di slide undangan .Bukan karena undangannya yang unik berupa hampers berisi coklat batangan dengan merk yang terkenal mahal dan juga parfume brand yang sama dengan yang di pakai Darren dengan kisaran harga belasan juta .Tapi foto di atas card yang di letakkan di dalam box hampers .Ya itu adalah foto Firly dan Gea .Tidak seperti undangan lain yang foto undangannya berdua .Kali ini fotonya masing - masing ,walaupun memang konsepnya dibuat seperti sebuah pasport .
"Firly dan Gea ??? bagaimana mungkin ."bisik Senja lirih tapi masih terdengar di telinga Darren .
"Wow .... Hubungan yang benar - benar mengedepankan bisnis .Firly memperingatkan aku untuk tidak bersama Gea karena katanya sifat Gea buruk dan memang kenyataannya memang buruk ,tapi kenapa Firly malah mau berkomitmen dengan Gea ? Aku bisa bayangkan Firly pasti sedang tertekan sekarang ."seloroh Darren tidak sadar kalau pernyataannya justru membuat Senja iba pada Firly saat ini .
"Bagaimana ? perfect bukan ? jadi anda tidak perlu mengkhawatirkan kepiawaian kami dalam mensukseskan sebuah acara ,sesingkat apapun waktu persiapannya ."tanya team WO .
Darren menoleh pada Senja yang tampak melamun .Barulah Darren menyadari kalau Senja pasti sedang memikirkan Firly .
"Senja Khairunisa Kemala ,ingat baik - baik apa yang diperbuat keluarga Firly padamu .Kita akan tunjukkan kalau kita lebih baik . Forget it .Siapa sekarang yang harus ada di hati dan pikiran Ask ?" tanya Darren lembut tapi penuh penekanan .
__ADS_1
"Darren Mahendra ."jawab Senja mantap .
"Sweet banget sih ..."ucap Darren dengan santainya memeluk gemas Senja ,reflek yang lain menundukkan kepala sejenak .Menjaga mata dan hati dari rasa iri yang absolut pada kemesraan yang disuguhkan tanpa rasa kasihan pada mereka yang sebagian masih sendiri .