
"Papa kenapa gak ketuk pintu dulu sih ."omel Darren .
"Papa sudah ketuk dari tadi ,kalian saja yang tidak dengar .Sedang apa kalian ? "tanya Mahendra pura - pura kesal .Padahal memang dia tidak mengetuk pintu .
"Kok Senja di sini ? gak kerja ?"tanya Mahendra heran .
"Kerja pak ,tadi ke sini nganter makanan buat abang ."jawab Senja salah tingkah .
"Owhhh .... Itu mulutnya Darren kenapa ? "tanya Mahendra lagi .
Pandangan mata Senja langsung terarah ke mulut Darren .Astaga ternyata ada bekas lipstik Senja di sana .Seketika pipi Senja terasa memanas dan merah karena malu .Senja menyambar tisu di atas meja Darren ,lalu memberikannya tanpa melihat wajah Darren.
"Kayak papa gak pernah aja .Darren pastikan ,dulu papa pasti juga gitu .Lebih sering mungkin .Tiap kali papa kangen mama ,pasti papa pura - pura minta OB bikinin kopi .Dan OB nya pasti harus SARITA ." ucap Darren dengan santainya ,mengelap mulutnya dengan tisu .
"Tidak ...Mama mu yang menggoda papa saat itu .Siapa suruh OB kok cantik .Mana mamamu dulu suka sekali memakai baju ketat .Bayangkan bagaimana seksinya mamamu dulu .Sekarang saja meski sudah bergelambir ,bagi papa mama masih sangat menggoda ."jawab Mahendra sambil terkekeh .
"Back to topic ....Tumben papa ke sini ? "tanya Darren penasaran .
"Besok lusa kita ke negara S ,ada urusan penting .Sekalian kita menemui papanya Senja ."ucap Mahendra terkesan tidak ingin dibantah .
"Tapi lusa kita mau prewedding ke puncak .Darren sudah schedulin awal pekan ke negara S ."ucap Darren .
"Tidak bisa ,papa mau besok kita berangkat .Kalau tidak mau .Ya sudah ,rencana pernikahanmu diundur sampai Senja lahiran saja ."ancam Mahendra membuat Darren terdiam .Menunggu dua belas hari lagi saja terasa setahun ,apalagi harus menunggu sampai Senja melahirkan .Bisa - bisa ,Darren khilaf berkali - kali duluan .
"Terserah papa deh ...Ask gpp kan ?"ucap Darren pada papanya lalu bertanya pada Senja .
"Gpp Ask ... Kita prewedding bisa di rumah saja .Nanti Senja yang ngomong sama WO nya .Untuk prewedding shoot nya hari senin saja .Kita ganti konsep "jelas Senja .
"Terserah kamu saja Ask .Yang penting kamu bahagia ."ucap Darren .
"Bukan hanya Senja saja yang harus bahagia .Kamu juga harus bahagia .Pernikahan itu milik kalian ,Kalian yang menjalani .Jadi dua - duanya harus bahagia .Tidak boleh ada pengorbanan yang lebih besar .Harus seimbang keduanya.Ingat ... harus saling ."nasehat Mahendra lagi .
Senja mengangguk setuju ,harusnya memang tidak hanya Darren yang memikirkan kebahagiaan dan perasaannya .
"Pak Mahendra ,Senja mau minta ijin ."ucap Senja hati - hati .
"Ijin apa ?"tanya Mahendra .
"Adek perempuan Senja sedang ada di sini .Bolehkah Senja mengajaknya tinggal di rumah pak Mahendra ?"tanya Senja hati - hati .
__ADS_1
"Tentu saja boleh .... Tapi ingat pesan bapak ,saat kalian sudah berumah tangga sendiri nanti. Saat kalian tinggal di rumah kalian sendiri ,Jangan biarkan ada laki - laki atau perempuan lain yang tinggal bersama kalian .Baik itu sodara atau teman .Kalian tidak pernah tau godaan bisa datang dari mana .Jadi lebih baik menghindari .Kali ini berbeda karena ada papa dan mama di rumah .Mengerti ?"tanya Mahendra pada Senja dan Darren.
"Mengerti ."ucap keduanya kompak .
"Kalian pulang kerja langsunglah ke rumah opa .Ajak adikmu sekalian .Mama kalian sudah di sana ,papa akan ke sana sekarang ."ucap Mahendra ,lalu meninggalkan ruangan putranya dengan langkah tegapnya .
Darren kembali mendekatkan tubuhnya pada Senja .Tapi pintu kembali terbuka .
"Kunci pintunya agar lebih aman ."saran Mahendra hanya memperlihatkan bagian kepalanya di pintu yang sedikit terbuka .Senja mencubit Darren otomatis .
"Ask .....Sakit ...."kata Darren manja ,setelah papanya benar - benar pergi .
"Gak usah sok imut ,badan segede beruang ,dicubit gitu aja ngeluh ."ucap Senja kesal .
"Ask ... Kita nikah siri dulu yuk .Biar g dosa kalau pengen yang lebih ."ajak Darren tanpa mikir .
"Astaga ...Tinggal menghitung hari ask ..Lagian ingat kata papa pernikahan itu bukan untuk melegalkan ciuman ,kemesraan dan hubungan badan ."ingat Senja .
"Iya ...Iya ....Tapi sekali lagi ya ? please .... Biar fokus lanjutin kerja ."pinta Darren yang sudah mulai kecanduan memainkan bibir Senja .
Tidak mau lama - lama menunggu jawaban Senja .Darren pun langsung mengulum bibir Senja dengan rakusnya .Menyesap tanpa memberi ampun .Tidak memberi ruang sedikitpun untuk memberikan perlawanan .Membuat Senja sedikit terengah - engah dengan jemari yang sesekali meremas lengan Darren .
"Sudah ya."ucap Senja dengan suara serak ,begitu Darren melepas ciumannya .
"Stop ... Aku ke kamar mandi saja ."ucap Darren parau ,lalu berlari menuju ke kamar mandi di ruangannya .Senja kembali mengambir air minum untuk mendinginkan fikiran dan membersihkan fantasi liarnya yang baru saja muncul .
Senja kembali melanjutkan pekerjaannya via telepon genggamnya ,sementara Darren sudah hampir 10 menit belum juga keluar dari kamar mandi .Senja pun memutuskanbuntuk keluar sebentar ,karena ingin menghubungi salah satu klien nya .
Saat keluar kamar mandi ,Darren tidak melihat keberadaan Senja di ruangannya .Darren melihat keluar ruangan tetap tidak melihat Senja di sana .Malah dia melihat Chun Cha dan Yanes datang membawa beberapa paper bag di tangan.
"Mencari siapa kakak ipar ? "tanya Chun Cha yang melihat Darren sedang celingukan ke kanan kiri .
"Lihat Senja gak di bawah ?"tanya Darren ,khawatir .
"Enggak tuh .Coba saja di telpon kak ."saran Chun Cha .
Darren membuka pintu ruangannya lebar ,Chun Cha langsung menerobos masuk dan langsung duduk menyelonjorkan kakinya di sofa panjang .
"Memangnya pak Darren dari mana kok gak tau mbak Senja kemana ?"tanya Yanes heran .
__ADS_1
"Dari kamar mandi .Sudah jangan tanya - tanya lagi .Balik ke ruangan ,cukup seneng - senengnya hari ini ."perintah Darren sambil mencoba menghubungi Senja ,tapi hanya nada sibuk yang terdengar .
Yanes meninggalkan ruangan ,tapi sebelumnya tidak lupa melemparkan senyuman termanis versi Yanes sendiri .
Darren melihat sekilas ke arah Chun Cha yang pipinya terlihat memar memerah .Tapi Darren tidak berniat ingin tau kenapa .hampir lima belas menit ,tiba - tiba ditinggal tanpa kabar membuatnya tidak bisa fokus memikirkan yang lain .Lalu muncullah Senja dengan santainya .
"Sudah pulang Chun ?"tanya Senja datar .
"Sudah ...Tuh ada yang nyari .Panik kayak anak ayam ditinggal induknya ."ledek Chun Cha .
Darren melihat Senja dengan wajah kesal .
"Darimana ?"tanya Darren ketus .
"Dari telpon sebentar sama klien di ruang meeting ."jawab Senja masih santai .
"Sebentar ? lebih dari 10 itu tidak sebentar Ask ...Siapa yang kamu telpon ,kenapa harus menjauh ? kenapa aku tidak boleh mendengar ?"tanya Darren bertubi - tubi .
"Astaga ... Cuman Klien Ask .Dia memesan baju untuk seragam karyawan di perusahaannya ."jawab Senja kesal .
"Lain kali jangan menjauh dariku kalau mau telpon dengan siapapun .Aku tidak suka ."ucap Darren lalu kembali duduk di kursinya dan melanjutkan pekerjaan yang tinggal sedikit lagi selesai .
"Chun ...Kenapa pipimu ?"tanya Senja mendekati Chun Cha lalu memegang pipinya .
"Aku bertemu Firly tadi di mall .Kenapa kamu tidak bilang kalau dia bertunangan dengan Gea .Walaupun tidak denganku ,harusnya dia tidak bersama Gea .Kamu tau ,Gea sedang hamil anak temanku .Aku tadi mengingatkan Firly ,tapi Gea malah menamparku ."cerita Chun Cha emosi tapi tampak tidak meledak - ledak seperti biasanya .
"Kamu yakin ??? "tanya Senja mulai iba kembali dengan nasib Firly .
Darren meletakkan bolpoinnya ,Menopang dagunya dengan tangan yang bertumpu di atas meja .Memperhatikan reaksi Senja yang menurutnya ,masih berlebihan jika mengenai Firly .
"Yakin 1000% .Karena temanku tidak mau bertanggung jawab .Terus kenapa mesti Firly .Firly tidak mungkin meniduri Gea .Firly tidak akan mudah meniduri perempuan .Kamu tau ,aku harus sedikit memberi minuman jahat setiap kali ingin ditiduri Firly ."ucap Chun Cha setengah terkikik mengingat kebodohannya .
"Kasihan Firly ya Chun ."ucap Senja tanpa sadar .
"Chun saat kamu tidur dengannya ,apa kamu melihat tato di punggung kanannya ? Tatonya tidak terlalu besar ."tanya Senja tiba - tiba membuat Darren tau arah pembicaraan Senja .
"Tidak ...Tidak tau lebih tepatnya .Aku terlalu menikmati ,jadi aku tidak melihat tubuhnya dengan detail .Tapi aku ingat rasanya ."ucap Chun Cha santai ,tapi cukup membuat Senja sedikit kesal .
"Senja Khairunisa Kemala .Ingat ...Mulai kemarin ,siapa yang harusnya ada di pikiran dan hatimu ?"tanya Darren sedikit kesal mengingatkan Senja .
__ADS_1
"Darren Mahendra ."jawab Senja .
"Nice Askim ...."ucap Senja mengerlingkan satu matanya .