Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Ada apa dengan hidung Senja ?


__ADS_3

Sebulan sudah proses transplantasi sumsum tulang belakang Zain selesai dilakukan .Sejauh ini tidak ada masalah berarti ,selain drama rengekan Zain yang tiba - tiba merasa mual .Kehadiran Senja membuat sifat manja Zain sedikit kembali subur .


Senja masih menimang baby De dengan gemasnya ketika Darren memeluknya dari belakang .Malam ini Senja sedikit santai karena Rafli yang akan menunggui Zain sampai pagi .Baby De yang sudah tengkurap dan bisa menyangga kepala dengan lehernya sendiripun ikut melihat ke arah Darren .Kondisi Rafli baik ,tapi tidak benar - benar baik .


"Ask ... Jangan digodain terus baby De nya , nanti malah gak tidur - tidur "bisik Darren dengan maksud terselubung .


"Iya sebentar Ask ,mumpung santai .Tiga puluh menit lagi "ucap Senja .


"Hufttt...Lama banget " Darren melepaskan pelukannya .Langsung merebahkan badannya di atas ranjang apartemennya .


"Baby Dar merajuk "goda Senja .


"Sudah dua minggu dianggurin Ask .Janjinya habis ngambilin pesawat eh malah tidur pules .Katanya habis transplantasi ,gak taunya nangis mulu .Lama - lama salah masuk lubang juga ini naga "seloroh Darren langsung berhadiah cubitan keras di lengan .


"Coba saja kalau berani "ancam Senja ketus ,lalu keluar membawa baby De untuk memberikannya pada baby sister .


Senja naik ke atas ranjang ,pura - pura tidak peduli melihat suaminya yang sudah dalam posisi mengajak perang .Tidur miring dengan satu tangan menyiku menyangga kepala tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya .


Semakin lama tubuh itu serasa dekat dengan Senja. Skin to skin yang sungguh meresahkan. Swnja merasakan nafas Darren semakin berat di telinganya.


"Ask ..."desah Darren mulai menyusup ke dalam daster , meraba dua pegunungan lembut di dada istrinya .


"hemmm ...Ask ... geli "rintih Senja semakin menaikkan gejolak bi**** suaminya .


"Coba gaya lain yuk ! Mumpung perutnya belum nyembul lagi "ajak Darren penuh harap di sambut anggukan oleh Senja .


Bibir mereka mulai saling bertautan .Tangan Senja sudah mengusap dengan tempo teratur kepemilikan suaminya yang selama ini sungguh membuatnya melayang .

__ADS_1


"Biar agak lama dulu ya Ask "bisik Darren mesra dan menggoda .


Tubuh Senja semakin mengeliat ,dengan posisi saling berhadapan. Tangan yang sama - sama berpengalaman dalam menyerang lawan. Masih di ambang pintu, Senja sudah menggila. Racauan tidak jelas membuat Darren enggan menutup matanya, melihat wajah istrinya saat seperti ini adalah sebuah kesenangan tersendiri. Wajah penuh has*** berpadu dengan cinta.


"Ask ...sudah Ask ... Ayo .."ajak Senja tanpa malu - malu .Dareen menggendong tubuh Senja lalu merapatkan badannya sendiri ke tembok kamarnya .


Senja dan Darren tidak hanya melakukan *** untuk kepuasan batinnya ,tapi untuk berkomunikasi saling mengenal dan mengetahui apa yang suami senangi dan istri sukai .Tidak mau egois hanya untuk mencapai kepuasan .Hubungan badan adalah seni dalam rumah tangga yang bisa mengeratkan dan menghancurkan sekaligus bila tidak tepat pada porsinya .Keterbukaan dan kejujuran adalah kunci .Kalau tidak enak jangan pura - pura mendesah .Begitulah prinsip Senja .


"Ask kamu sudah ya ? sekarang aku ya ? maaf cuma sebentar ..nanti kita ulang lagi "ucap Darren langsung mempercepat tempo hentakan pinggulnya .


"Thanks Ask ...kamu selalu luar biasa "bisik Darren .Keringatnya tuntas keluar di punggung ,dada sampai dahinya .


Senja segera membetulkan posisinya kembali ,merasakan mual yang hebat ,bau keringat suaminya cukup menyengat .Senja berlari ke kamar mandi ,untuk menuntaskan rasa mualnya .


"Kamu kenapa Ask ? apakah kita salah gaya ? "tanya Darren konyol .


Senja kembali memuntahkan seluruh isi perutnya .Darren mencium ketiaknya sendiri .Merasa tidak ada yang bau .Normal seperti biasanya .


Senja mengambil segelas air putih lalu meneguknya habis .


"Ask ...Sekali lagi yuk " ajak Darren ,karena merasa tadi permainannya terlalu cepat .tidak menyentuh Senja selama sebulan membuat tubuhnya berkhianat pada otaknya yang sudah memerintahkan untuk bermain lama .


"Mandi dulu sana Ask ,bau keringatmu sungguh tidak enak "ucap Senja memencet hidungnya agar tidak merasakan bau aneh suaminya .


Darren dengan perasaan sedikit kesal menurut saja pada permintaan Senja .Demi pergumulan panas selanjutnya .


"Ask ... Sudah .Lagi yuk !!! " ajak Darren selesai mandi .

__ADS_1


"Pijitin dulu ya Ask "pinta Senja dengan manja .


"Banyak syarat banget sih Ask ... Gemesin "ucap Darren ,meremas bokong Senja seperti biasa .


"Ask ... kita kan menikah sudah 8 bulan ya , kok kamu belum hamil ya .Apa kita kurang usaha atau kebanyakan gaya ? " tanya Darren konyol .


"Ask kita nikah 8 bulan ,dikurangi 5 bulan lagi hamil baby De ,terus 1,5 bulan masa nifas . Jadi efektifnya kita masih 1,5 bulan .Santai Ask "jawab Senja .


"Gitu ya ,ya sudah kita bikin lagi yuk .Cepet - cepetan saja .Keburu ada yang gangguin " ajak Darren semangat 45 .


"Ask tapi jangan keringetan ,gak enak banget bau keringetmu Ask .Biasanya gak begini deh .Besok kita periksa yuk "ajak Senja ,sambil tangan mulai bergerilya menegakkan sesuatu yang sudah setengah tegak .


"Ask miring saja ya " pinta Darren .


"Terserah ,nurut aja penting g keringetan "jawab Senja asal .


Mereka pun memulai penyatuan kedua ,kali ini tidak banyak obrolan .Darren mengatur temponya agar tidak terlalu mengeluarkan keringat .Meski yakin keringatnya tidak bau ,tapi kata - kata Senja membuatnya lebih hati - hati .Nyatanya semakin mendekati ******* Keringat Darren semakin mengucur ,Darren semakin memfokuskan dirinya tidak peduli dengan wajah Senja yang terlihat menahan mual .Bersamaan ,Darren memuntahkan cairan putih kentalnya ,sedangkan Senja memuntahkan isi perutnya yang hanya tersisa air .


Senja segera menarik tubuhnya ,membuat kepemilikan Darren yang sudah mengendur keluar dari tubuhnya dan segera berlari ke kamar mandi .Darren menatap heran tingkah istrinya ,lalu menarik selimut yang menjadi korban muntahan istrinya lalu melemparkannya ke keranjang pakaian kotor .


Ponsel Darren berdering ada panggilan dari Rafli rupanya .Sudah jam sebelas malam lebih , karena takut terjadi apa - apa Darren menerima panggilan ponselnya .


"Om ,ini Zain .Om ke sini ya ? Zain gak bisa tidur .Om harus ke sini .Zain tunggu "cerocos suara Zain di seberang sesaat setelah tau sambungan pinselnya terhubung dan juga lansung memutus sepihak tanpa menunggu jawaban Darren .


"Ask ,Zain menyuruhku ke rumah sakit . Katanya gak bisa tidur . Aku ke sana dulu ya "kata Darren ,tangannya sibuk mencari baju ganti di lemarinya .


"Mandi dulu Ask , Jangan sampai Zain mual kena bau keringatmu itu .Cukup Senja saja yang mual .Senja gak mau tau ,besok kita harus periksa ke dokter .Ini sangat tidak normal "ucap Senja dengan suara bindeng karena masih memencet hidungnya dengan tangan .

__ADS_1


"Mandi lagi Ask ? "tanya Darren heran dengan wajah pasrah ,kesal dan juga heran bercampur jadi satu .


__ADS_2