
"Pak Darren ..."perempuan itu pun menyapa Darren .
Senja melepaskan pelukannya pada Nando ,Darren membantu Senja berdiri kembali .
"Kalian saling kenal ? "tanya Senja .
"Iya .. kami kenal ."sahut Darren cepat .
Rosa tampak semakin salah tingkah .Dia terus menunduk sambil memegang pundak Nando .Darren memperhatikan wajah Nando dengan seksama .
"Kamu kerja di sini Ros ?"tanya Darren penuh selidik dijawab anggukan pelan Rosa .
"Bawa Nando ?"tanya Senja .
"Iya kak ,Ibu saya lagi sakit .Jadi gak bisa jagain Nando ."jawab Rosa pelan .
"Ros bisa gak kita ngobrol sebentar ? "tanya Darren .
"Sebentar pak saya ijin SPV saya dulu ."ucap Rosa .
"Nando biar sama saya saja ....Nando mau hadiah apa dari tante ?" tanya Senja kembali menundukkan wajahnya agar gerak bibirnya mudah dibaca oleh Nando .Bocah manis itu menarik tangan Senja dan mengajak Senja memasuki toko mainan besar di sebelah tempat mamanya bekerja .
Darren menunggu Rosa sambil memperhatikan arah langkah Senja .Intinya jangan sampai kehilangan jejak langkah Senja sedikitpun .
"Mari pak .."ajak Rosa setelah mendapatkan Ijin .
"Kita ngobrol di sana saja ,Senja soalnya mau makan jadi sekalian saja kita makan sambil ngobrol ."ucap Darren sambil menunjuk sebuah resto khas masakan Indonesia .Karena Senja merasa tidak makan kalau belum menyantap makanan Indonesia .
"Istrinya pak Darren ?"tanya Rosa .
"Calon ....Masih sebentar lagi .Doakan saja ,karena dia sangat sulit ditakhlukkan ."ucap Darren ,melangkahkan kakinya melewati play store yang tadi dimasuki Senja dan Nando .
Darren memilih meja yang bisa membuatnya lekuasa melihat jika Senja sudah keluar store .Darren menarik satu kursi untuk meletakkan paper bag belanjaan Senja .
__ADS_1
"Pesen saja dulu Ros ."ucap Darren yang tampak biasa saja ,berbeda dengan Rosa yang tampak gelisah .
"Santai saja Ros."ucap Darren seperti bisa menebak apa yang Rosa rasakan .
"Jadi anak itu gak kamu gugurkan Ros ? "selidik Darren .
"Enggak pak .Saya tidak mau menambah dosa ."jawab Rosa langsung jujur .Tidak ada gunanya menutupi .
"Maaf ya Ros kalaubini akan menyinggung .Apa sejak lahir dia memang sudah tidak bisa mendengar dan berbicara ? "tanya Darren hati - hati .
"Tidak .Nando lahir normal dan sempurna .Tapi saat usia 3 tahun ,nando demam tinggi .Saya tidak punya uang untuk membawanya ke rumah sakit .Saya hanya membawa nando ke bidan .Nando terlambat mendapatkan pertolongan .Panas tinggi membuat nando kejang saat itu dokter sudah mengatakan kemungkinan terburuk kalau tidak lumbuh ,bisu tuli ya buta .Alhamdulillah Nando hanya bisa tuli ,setidaknya dia masih bisa mandiri melakukan apa saja ."jelas Rosa miris .
Darren menghentikan pembicaraan mereka karena melihat Senja sudah keluar store bersama Nando dan terlihat menoleh kanan kiri untuk mencarinya .Darren pun segera keluar dan menghampiri Senja .
"Kita makan dulu ,ada yang perlu aku biscarakan soalnya ."jelas Darren sambil merangkul pundak Senja .Baru diberi kesempatan saja tangan Darren sudah tidak lepas merangkul atau menggandeng Senja .Bagaimana kalau lebih .
Darren menarik satu kursi di sebelahnya dan mempersilahkan Senja untuk duduk di sana .Lalu mereka memesan makanan sesuai selera masing - masing .Nando terlihat senang sekali .
Rosa membelalakkan matanya ,begitu tau mainan yang dipilih oleh Nando .Seketika Rosa merasa tidak enak dengan Senja .Karena mainan itu adalah Lego dan robot terbaru yang harganya dua kali lipat gajinya sebulan .
"Jangan dimarahi kak ,saya kok yang memilihkan .Ini hadiah dari Zain untuk Nando .Tapi inget tiap sholat doa,in Zain ya ."ucap Senja sambil mengelus pipi Nando .
Nando menghampiri Senja hendak meminta duduk di pangkuan Senja .Bukannya Senja tidak mau ,tapi Senja sedang hamil .Memangku anak berbobot 25kg an membuat Senja mikir - mikir .Darren yang paham ,segera mengambil alih memangku Nando .
"Senja ...Maaf kita sampai belum kenalan ."ucap Senja mengulurkan tangannya .
"Rosa ."kata Rosa singkat ,membalas uluran tangan Senja .
"Sudah lama kerja di sini ?"tanya Senja .
"Sudah setahunan kak .Masih mau cari kerja yang lebih baik ,tapi susah sekali sekarang .Banyak yang mencari posisi sekretaris tapi mereka lebih memilih yang fresh graduate ."ucap Rosa terlihat putus asa .
"Kita panggil nama saja ,sepertinya kita seumuran .Jadi Rosa pernah kerja jadi sekretaris ?"tanya Senja .Rosa dan Darren saling pandang .
__ADS_1
"Iya pernah ."jawab Rosa lirih .
"Rosa mau kerja di tempatku gak ? aku lagi butuh asisten .Kalau mau besok langsung masuk saja .Bawa CV langsung .Buat formalitas aja sih CV nya karena Hrd pasti butuh .Gimana ?"tanya Senja .
"Serius Senja ? "tanya Rosa tidak percaya .
"Beneran Ros ,aku susah deket dan cocik sama orang .Tapi sepertinya kita bisa cocok. Kantornya daerah PL ."ucap Senja .
"Terimakasih Senja .Tapi aku harus cari kontrakan deket sana dulu dan sekolah buat Nando juga .Supaya lebih gampang .Karena dari daerah kontrakanku kantor itu jauh ."ucap Rosa .
"Kalau kamu mau ,kamu bisa menempati rumahku Ros .Daripada rumahku kosong ,kamu bisa nempatin ."tawar Senja membuat Darren semakin jatuh cinta .
Darren mengelus punggung tangan Senja ,sebagai ungkapan kekagumannya .
"Cari Kesempatan mulu ."bisik Senja sewot ,Darren hanya senyum - senyum .
Senja sebenarnya penasaran apa hubungan Rosa dan Darren tapi Senja menahan diri untuk tidak bertanya dulu .
Pesanan mereka datang ,mereka pun memakan pesananan mereka masing - masing dengan sesekali menyambung obrolan .
Darren sangat bahagia bisa jatuh cinta pada seorang Senja ,yang baik dan tulus sebelum tau latar belakangnya .Senja tidak menanyakan kenapa dia mengenal Rosa dan lain - lain .Tapi Darren berjanji pada dirinya sendiri ,akan menceritakan tentang Rosa nanti setelah mereka berada di rumah .Darren berharap Senja dapat menerima dengan bijak ,sehingga akan ada solusi yang baik untuk Rosa dan juga Nando .
Setelah selesai makan ,Mereka pun berpisah .Rosa dan Nando kembali ke store tempat Rosa bekerja ,sementara Darren dan Senja menuju ke counter ponsel merk buah yang sempat tertunda tadi .
Darren meminta ponsel dengan Jenis ,Spek dan warna yang sama dengan miliknya .Lalu meminta nomer ponsel baru dengan angka cantik .Setelah semua di setting ,Darren memasukkan nomer ponselnya .Darren mengajak Senja mencoba kamera ponselnya dengan mengambil beberapa foto berdua .Diam - diam Darren mengirim foto - foto itu ke ponselnya sendiri .
"Buat kamu ."ucap Darren sambil menyerahkan ponsel yang baru saja di belinya .
"Enggak ...Ini mahal sekali bang ."tolak Senja ,mendorong tangan Darren yang memegang ponsel .
"Gak ada penolakan Senja ,Please .... Ini tidak seberapa dibanding kebahagiaan yang sudah kamu berikan untukku .Karena mendapatkan kesempatan dari kamu adalah jalanku untuk menunjukkan padamu ,Kamu akan menjadi perempuan paling beruntung karena dicintai seseorang seperti aku ."ucap Darren .
Senja menerima ponselnya ,antara senang dan tidak enak .
__ADS_1
"Menikahlah denganku ,setiap hari aku akan memberi hadiah untukmu ."bisik Darren .
"Nikah mulu ... usaha dulu bikin Senja jatuh cinta ."ucap Senja ,kemudian memasukkan ponsel ke tas lalu berjalan keluar counter , membiarkan Darren di kasir sendirian .