
... hari senin ,siapa tau ada yang mau vote .1 vote sungguh berarti untuk menambah semangat otor π...
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
"Ask ...."kata Senja lirih .Senja segera berdiri .Melepas kaki dan tangan Darren yang tadi melingkarinya .Senja tidak menyangka sama sekali suaminya ada di hadapannya saat ini .
"Kenapa ? kaget ? "tanya Darren ,wajahnya merah matanya berkabut ,terasa panas karena menahan emosi .
"Ask ,Senja ....."ucap Senja tidak jadi ,bingung harus berbicara apa .
Darren mengambil kemeja Rafli yang tadi dilempar begitu saja oleh Senja .Merobeknya paksa ,lalu membuangnya tepat di wajah Senja .
"Untung ini hanya kemeja Ask .Aku bahkan sanggup membunuh Rafli atau siapapun yang menyenyuh tubuhmu "Darren mulai emosi .
Senja bingung harus berkata apa ,menanyakan kenapa suaminya tidak jadi ke negara S juga merupakan hal yang bodoh .
Darren memperhatikan sekelilingnya .Kamar Senja dan Rafli .Jauh berbeda designnya dengan kamar mereka sekarang .Kamar ini jelas dominan sentuhan Senja yang menyukai warna soft ,tidak maskulin seperti kamar mereka sekarang yang dominan hitam .Foto - foto kemesraan yang berderet rapi .Cemburu semakin menyesakkan dadanya .Kamar ini sarat kenangan Senja dan Rafli .
Darren membawa tubuh Senja ke dalam pelukannya .
"Cium aku Ask ... Anggap aku Rafli .Cium aku seperti kamu mencium Rafli "pinta Darren ,matanya menatap Senja tajam .Pandangan yang menghujam ,membuat yang di pandang remuk redam .
"Tidak Ask ,Senja tidak bisa .Maafkan Senja ...Maaf ...Senja minta maaf "ucap Senja bertubi - tubi .
"Aku bilang cium Aku Ask "bentak Darren ,Senja terlihat ketakutan .Seumur hidup baru kali ini Senja dibentak sekeras ini .Tepat di depan wajahnya dan dengan kilatan mata yang menyiratkan kemarahan dan kekecewaan .
Tidak mendapat tanggapan ,Darren mencium paksa bibir Senja ,kasar tanpa ampun .
"Sakit ask "rintih Senja begitu Darren melepaskan pagutannya .
"Kalau tidak mau sakit ,sekarang layani Aku "Dareen membuka kaos dan melepas ikat pinggangnya .
Senja ingin menolak ,tapi Senja takut Darren semakin tak terkontrol kemarahannya .
__ADS_1
Senja mencium lembut bibir suaminya ,menahan nyeri dan perih bibirnya sendiri yang terluka karena gigitan Darren .Sesuatu yang terpaksa dan tidak dari dalam hati memang tidak enak .Senja merasakan gerakannya melambat ,seperti ada bintang di sekelilingnya .Senja mencoba bertahan .Mengalihkan ciumannya di leher suaminya yang kini memejamkan matanya .Entah sedang merasakan apa .Air mata Senja jatuh membasahi dada Darren .Tubuh Senja semakin terasa melayang ,ringan tak bertulang .
"Ask ...maafkan Senja .Kalau kamu mau .Mari kita lakukan dengan benar .Jangan seperti ini "ucap Senja lirih .
"Ajari aku menjadi Rafli hari ini .Jika dengan menjadi Rafli aku bisa mendapatkan hatimu seutuhnya ,aku rela " ucap Darren ,getir .
"Tidak Ask ,kamu tidak perlu menjadi siapapun .Aku bisa mencintaimu lebih dari siapapun .Percaya padaku Ask ..tolong ..Beri aku waktu "pinta Senja .
"Bagaimana aku bisa percaya padamu Ask ,kamu datang ke sini tanpa memberitahuku .Pantaskah itu ?"tanya Darren ,terlalu kecewa .
"Ask ,boleh Senja duduk sebentar .Kepala Senja terasa berat sekali .Sepertinya Senja mau pingsan "ucap Senja serius .
Darren memperhatikan wajah istrinya yang memang pucat tapi berkeringat ,matanya layu hampir menutup .
Darren mengenyampingkan kemarahan dan kekecewaannya .Menggendong Senja lalu membaringkan di atas ranjang yang amat tidak disukainya .
"Tolong ambilkan air putih di tas Senja ask "pinta Senja pelan .
Darren mengambilkan dengan cepat air mineral botol untuk Senja .Setelah meneguknya habis Senja meraih tangan Darren dan meletakkannya di genggamannya .
"Masih tentang Firly ? berharap Firly adalah Rafli ,Lalu kamu melupakan ada ikatan apa di antara kita sekarang ?"tanya Darren kembali tersulut emosi .
"Senja hanya ingin menjalani masa depan kita berdua tanpa tanda tanya dan rasa keingintahuan lagi Ask "bela Senja .
"Kalaupun kamu mendapatkan jawabannya ,apa kamu yakin bisa berhenti memikirkan Rafli .Belum tentu Ask .Harusnya kamu tetap fokus menjalani hidupmu ke depan .Bukan malah mundur ke belakang .Aku harus bagaimana lagi Ask .Aku harus bagaimana supaya kamu mau mendengarkan aku ask .Apa masih kurang aku bersabar ? Apa masih kurang cintaku Ask ? "suara Darren melunak .
"Tidak ....Kamu yang terbaik Ask .Senja yang tidak tau diri .Senja bingung Ask .Jika mas Rafli masih hidup ,bukankah kemungkinan Zain masih hidup juga ada ? Salahkah Senja berharap Ask ? Senja hanya ingin Zain ,Senja tidak peduli mas Firly itu mas Rafli atau bukan .Jika kamu melarang Senja mencari tau sendiri ,tolong kamu yang memastikan Ask "pinta Senja .
"Ask ...Tolong fokus dengan kehidupan kita ke depan .Aku mencintaimu ,aku akan memaafkanmu meski kamu membuatku sangat kecewa .Tapi tolong ,berhenti mencari tau tentang hal ini .Orang lain menghindari penyakit ,kenapa kamu malah mencari penyakit "ucap Darren .
"Bagaimana kalau yang dimaksud Bevan adalah Zain ? berarti Zain sedang sakit Ask .Please Ask bantu Senja "pinta Senja semakin memelas .
"Stop Ask .Kamu pilih masa lalumu atau aku ? Aku juga lelah kalau terus berjuang sendiri .Jika kamu yang diposisiku bagaimana perasaanmu Ask .Melihatmu di rumah yang menyimpan banyak kenangan tanpa ijinku ,malihatmu mencium sebuah kemeja milik mendiang suamimu.Sakit Ask .Seolah kehadiranku selama ini tidak ada artinya bagimu "
__ADS_1
"Ask ,bukan seperti itu .Senja melakukan itu untuk mengetahui seberapa besar kenangan masa lalu ada di hati Senja .Saat Senja memasuki kamar ini ,Senja biasa saja Ask .Senja malah ingat beberapa hal yang kita lakukan .Senja berani sumpah .Senja mengambil kemeja mas Rafli ,mencoba menggugah kenangan yang Senja sendiri heran kenapa rasanya itu jauh sekali dari angan Senja sekarang .Mencium wanginya saja ,Senja terbayang wangimu Ask .Sungguh ...Senja tidak bohong "ucap Senja terlihat jujur ,matanya yang sekarang terlihat sayu mengatakan tidak ada kebohongan dan keraguan di sana .
"Buktikan "ucap Darren .
"Caranya ?" tanya Senja .
"Ambilkan baju Rafli di foto itu .Aku akan memakainya ,lalu cium akau "ucap Darren menunjuk foto Rafli dan Senja sedang berciuman di pinggir pantai .
Senja mencari - cari baju yang Darren maksud .Setelah menemukan ,Senja memberikannya pada Darren yang langsung memakainya .
Senja tersenyum miris melihat Darren memakai baju Rafli .Sama sekali tidak mirip .Jelas sekali perbedaannya .Darren memang terlihat lebih badboy ,sedangkan Rafli selalu terlihat manis .Tapi bukankah perempuan banyak yang menyukai laki - laki dengan look sedikit nakal .Termasuk Senja sebenarnya .Darren dan Rafli mempunyai daya tarik sendiri - sendiri .Mereka berbeda ,tapi memikat Senja di saat bersamaan .
"Ask .... Kenapa melamun .Inget Rafli yang memakai baju ini ? "tanya Darren sinis.
"Tidak Ask .... Baiklah ,hanya cium kan ?"tanya Senja ,sesaat menghela nafas dalam .Setelah melihat Darren menganggukkan kepalanya ,Senja pun mulai memainkan bibirnya di bibir Darren .Perih masih terasa di bibirnya ,tapi Senja tidak peduli .Kali ini dia akan menjadi murahan dan menjatuhkan harga dirinya untuk mendapatkan maaf dari suaminya .Kali ini Senja harus benar - benar meyakinkan suaminya ,bahwa dia bisa melupakan Rafli .
Senja semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh Darren ,jemarinya memainkan daun telinga suaminya .
"Ask "desah Darren ,begitu ciuman Senja sudah berpindah ke dadanya .
"Senja mencintaimu Ask "ucap Senja ,semakin membuat Darren terlena ,Darren lupa semenit yang lalu dia masih memendam kecewa dan marah .
"Ask ,di kamar ini ada cctv ,sepertinya masih aktif "ucap Senja .begitu tangan Darren ingin membuka kancing bajunya .
"Apa kalian gila ? Ini area private .kenapa kalian memberi cctv ?"tanya Darren heran .
"Mas Rafli merasa senang dan nyaman jika melihat aktivitasku ,dia ingin bisa melihatku kapan saja dan di mana saja "jelas Senja .
"Dan kalian membiarkan cctv merekam adegan kalian ?"tanya Darren tidak percaya .
'Tentu saja tidak ,Kalau tidak berubah posisinya ada remot di laci kedua .Itu untuk menutup kamera dan meredupkan cahaya "jelas Senja lagi .
Darren membuka laci ,mengambil satu remot kecil di sana menekan tombol switch ,seketika kamera mengarah ke sisi plafon dan cahaya pun meredup seperti malam .
__ADS_1
"Kita lakukan di sini ask ,jika kamu tidak menyebut namaku dengan nama Rafli .Aku anggap penjelasanmu tadi benar dan jujur .Jika ada nama Rafli di desahanmu ,Aku tidak akan lagi percaya padamu " ancam Darren .
Senja meneguhkan hatinya .Dia akan membuat semua tampak sempurna ,meski kenyataannya tidak akan semudah itu .Berbuat lebih jauh di kamar nya bersama Rafli ,sedikit memunculkan wajah Rafli di pikirannya .Senja kembali gamang ,bayangan Rafli ternyata memang belum sepenuhnya menghilang .