Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Mantan Janda


__ADS_3

Di dalam mobil yang di kendarai Al menuju rumah Darren dan Senja, terjadilah perbincangan absurd dua laki - laki dewasa yang saling peduli tapi jarang akur. Gengsi keduanya sama - sama tinggi.


" Al, kamu sedang ada masalah ya ? " tebak Darren tiba - tiba.


"Nggak, sok tahu kamu Darr " sahut Aleandro.


" Gak mungkin. Kalau kamu nggak ada masalah, kamu nggak bakalan hilang kontrol sampai membuat Senja emosi juga " kata Darren.


" Nggak ada Darr. Maksa banget " Aleandro tetap berkilah.


" Atau jangan - jangan kamu kurang pelepasan. Kali ini pasti bener. Sudah setahun kamu manual kan ? kamu pasti pengen yang automatic juga. Wajar Al, kita laki - laki. Ditakdirkan lebih tidak bisa menahan ***** kita. Karena godaan kita selalu ada pada penglihatan kita "Darren pantang menyerah menduga - duga.


" Sok tahu " Aleandro pun bertahan pada perkataan awalnya.


" Pasti bener, atau kamu lagi galau antara mau nikahin Chun Cha atau tidak. Dinikahin belum bener - bener sayang nggak dinikahin takut diambil orang " cerocos Darren, Al menginkak rem mobilnya mendadak, kening Darren pun mencium dashboard dengan sempurna.


" Sialan kami Al...kayak baru bisa setir saja. Ternyata bener sih tapi dugaan terakhirku. Sudah jangan galau, nikahin saja. Nggak ada ruginya. Mertua kita bakalan sama. Biar nggak cuman aku terus yang diomelin mak Bae " acanda Darren.


" Aku mau konsultasi sama Senja dulubsoal itu "ucap Aleandro akhirnya, kakinya perlahan kembali menekan pesal gas, mobil Kembali merangkak maju.


" Harus sama istriku ya ? " tanya Darren tidak senang.


" Ingat Darr, aku kenal Senja lebih lama dari kamu. Sebelum menjadi tahananmu, Senja teman berbagi pikiran yang baik " ucap Aleandro asal.


" Maksudmu apa tahananku ? " tanya Darren.

__ADS_1


" Iya tahanan. Jangankan buat kerja, keluar rumah sendiri saja susah amat. Gaul sama temen nggak boleh. Ngomong sama aku saja , kamu nggak ikhlas. Kamu hidup di jaman kapan Darr memperlakukan istrimu seperti itu ? " Aleandro mengeluarkan keluh kesah yang mungkin dirasakan Senja selama ini.


" Aku hanya menjaga aset berharga, Jangan sampai dilirik apalagi diambil investor asing " jawab Darren santai, matanya melihat seorang perempuan berdiri di pinggir jalan dengan pakaian ketat memamerkan dada jumbo size di siang bolong. Aleandro mengikuti arah pandangan mata Darren yang lurus beberapa meter kedepan. sekilas - sekilas karena dia masih sedang mrngemudi.


" Mata Darr, inget yang di rumah " ingat Aleandro.


" Aku nggak cuman inget Al. Tapi selalu pengen pulang. Cuma lihat Al, lagian tuh cewek berdiri pinggir jalan. Mau nggak mau pasti kita kelihatan lah, lagian kita nggak perlu munak banget jadi lakik. Yang penting lihatnya gimana, kalau sampai meleng itu perlu ditabok. Kita nggak mungkin nunduk terus kalau di luar rumah, yang kita lihat tuh macem - macem. Termasuk spesies tadi. Intinya pikiran dan hati kita tertujunya pada siapa, pandangan mata pun akhirnya ikut terjaga. Pandangan mata gak akan bohong, Kalau kamu jelas pandangan mupeng lihat yang tadi " balas Darren panjang lebar diakhiri dengan ledekan untuk Al.


" Nggak mungkin, Sejauh ini hanya dua perempuan yang membuatku pengen " sahut Al keceplosan.


" Aunty Andra dan satunya aku tahu. Tapi aku nggak mau nyebut. Karena aku nggak ikhlas. Awas saja kalau sampai kamu bayangin istriku macem - macem. Nikahin Chun, berhenti membayangkan istri orang. Selain dosa juga nyiksa kamu sendiri. Nikah Al, Chun juga cantik. Meskipun bagiku masih cantik jauh kakaknya. Tapi Chun sama sekali tidak buruk " ucap Darren sambil melepas seatbeltnya. Aleandro sedang memperlambat laju kendaraannya memasuki halaman utama rumah Darren yang asri dan luas.


Darren berlari kecil ke dalam rumahnya langsung ke lantai dua, meninggalkan Aleandro yang sudah biasa keluar masuk sendiri di rumahnya.


Senja keluar kamar dengan menggendong Dasen begitu mendengar suara mobil berhenti. Senja belum tahu kalau suaminya ada di rumah. Melihat Aleandro berjalan ke arahnya membuat Senja membalikkan badannya dengan malas. Ingin rasanya Senja menghindari Aleandro.


" Kalau tidak karena De sedang sakit, apakah kak Al akan tetap ke sini dan akan minta maaf secepat ini ? " tanya Senja sinis. Darren yang sudah berada di tengah - tengah anak tangga. Menghentikan langkahnya, hanya ingin memperhatikan ketegasan istrinya dari jauh.


" Tidak seperti itu Nja. Aku pasti tetap akan minta maaf sama kamu. Please Ngga, kamu tau aku gimana kan ? " tanya Aleandro memelas.


" Kak Al tidak pernah berubah. Apa yang keluar dari mulut kak Al tetap menyakitkan saat kak Al terlalu banyak pikiran. Jangan main - main dengan ikatan batin seorang anak dan ibunya kak. Senja memang bukan ibu biologis baby De. Tapi semua yang seorang ibu harus lakukan untuk anaknya, juga sudah Senja lakukan pada baby De. Jika kak Al, menyebut Senja menempatkan De sebagai prioritas terakhir, lantas siapa prioritas utama Senja ? " tanya Senja tegas dan lugas.


" Aku minta maaf Nja. Aku sadar penilaianku salah " ucap Aleandro lagi.


" Kalau kak Al menginginkan Senja bertemu De, kak Al temui abang dulu " kata Senja.

__ADS_1


" Sudah Ask, aku di sini. Bersiaplah. Kita akan bertemu De, tapi tidak bisa lama. Aku tidak mengizinkan Dasen masuk ke rumah sakit, aku akan menunggumu di mobil bersama Dasen. Tinggalkan saja itu sebentar di tanganku. Biar Dasen anteng " mata Darren melirik nakal pada dua gundukan kenyal di dada istrinya.


Aleandro mendengus kesal, Darren selalu sengaja memanas - manasinya. Senja memberikan Dasen pada daddynya. Darren sudah luwes menggendong Dasen. Sekarang gendongnya sih masih enak, karena belum banyak tingkah, mungkin dua bulan lagi bakalan agak ribet dan Darren baru akan merasakan sensasi keribetan yang sebenarnya.


Darren dan Senja menggunakan mobil terpisah dengan driver pak anwar, karena rudi masih cuti. Aleandro berangkat terlebih dulu karena Senja harus menyiapkan keperluan Dasen dulu.


" Ask...kayaknya Al lagi stres masalah hubungan sama Chun Cha deh " Darren memecah keheningan di dalam mobil.


" Owhhhhh " jawab Senja singkat.


" Kok owhhh aja ? " tanya Darren.


" Terus mau apa ? kalau Ahhhh...itu pas habis minum. Kalau Uh.....itu pas kepanasan. Kalau Ahhhh sama Uhhhh digabung, pikir sendiri pas ngapain " sahut Senja asal.


" Ini mulut kenapa nggak bisa santai sih. Ask... Jangan menggoda terus " ucap Darren gemas.


" Ketika yang dilihat selalu dianggap godaan, disitulah iman dipertaruhkan. Wahai Daddy Darr, kurang - kurangin mesumnya. Malu sama pak Anwar. Sudah duda berapa tahun pak ? "tanya Senja.


" Hampir sepuluh tahun Bu " jawab Pak Anwar, masih tetap fokus pada kemudi.


" Hebat ya pak, betah banget. Itu tandanya pak Anwar memang laki - laki setia " puji Senja.


" Di sini juga ada mantan Janda, masih lima tahun sudah nikah lagi. Mana nikahnya milih perjaka ganteng, mempesona dan kaya raya. Menurut bapak setia nggak yang begitu ? " ucap Darren asal nyeplos, Seketika pandangan tajam menghujam matanya.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


...Jangan lupa mampir ke ku dengannya kau dengan dia ya kak. di favorite juga biar gak ketinggalan up nya, sudah semakin seru dan menguras emosi....


__ADS_2