Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Rumah Hutama


__ADS_3

Aleandro datang lebih cepat ke rumah Senja untuk menjemputnya .Senja masih baru selesai melakukan sholat dhuhur saat Aleandro datang .


Sebelum keluar rumah ,Senja mengintip keadaan di luar rumahnya dulu .Senja sadar betul gerak - geriknya sekarang pasti masih dalam pantauan lambe gibah 1 .Merasa aman Senja pun segera mengajak Aleandro keluar .


Tak lama Aleandro dan Senja pun meluncur ke kediaman Hutama dengan kendaraan yang dikendarai oleh Aleandro sendiri .Sementara Surya dan Ratna langsung disuruh pulang .Kejadian semalam membuat mereka enggan berlama - lama di rumah Senja .


"Apa kamu serius ingin kembali bekerja ?"tanya Aleandro memecah keheningan ,tetap dengan satu tangan mengemudi dengan santai .


"Tentu saja serius .Senja tidak mau terus menerima gaji buta ."jawab Senja ,santai .


"Baiklah ...Tapi kamu tidak bisa kembali di posisi asisten .Karena sudah tidak ada Andra ."ucap Aleandro .


"Tidak masalah kak .Yang penting Senja tetap bekerja .Senja bosen kalau terus berdiam diri di rumah ."kata Senja .


"Baiklah ... Nanti papa Hutama yang akan memberitahumu ."ujar Aleandro .Sambil memelankan laju mobilnya .membelokkan setir ke kiri memasuki gerbang yang menutupi sebuah kemegahan di dalamnya .


Mulut Senja menganga menyaksikan rumah utama Hutama .Rumah yang hanya di huni Hutama dengan puluhan Maid ini sangat - sangat mewah .Dengan design amerika kuno ,menegaskan strata sosial pemiliknya tidaklah main - main .Rumah ini jauh lebih mewah dari Mansion hutama di negara S .Dengan danau buatan yang tampak di sisi kiri bangunan lengkap dengan bangau - bangaunya .Senja merasa sedang di istana negeri dongeng .


"Ayo turun Senja .Dan tutup mulutmu ,sudah ada dua lalat yang masuk ke sana ."ucap Aleandro menggoda Senja yang mulutnya masih saja menganga .


Senja mendengus kesal .lalu membuka pintu mobil .Mengikuti langkah Aleandro yang lebih pelan dari biasanya ,untuk menyeimbangkan dengan langkah kaki Senja .


Setelah menerobos pintu utama ,mata Senja langsung disuguhkan dengan furniture dan hiasan yang mempertegas kesan mewah dari design amerika kuno .Tapi kali ini Senja sudah menguasai diri ,dia menutupi kekagumannya dengan sangat elegant .


"Selamat datang Senja .Terimakasih mau menemui kami di sini ."sapa Hutama ,mengagetkan Senja .Terlalu mengagumi ,membuat Senja tidak sadar langkah kakinya sudah membawanya jauh masuk ke dalam rumah .


Dan kini mereka sedang berada di sebuah ruangan yang penuh dengan foto - foto keluarga Hutama . .Mata Senja langsung melotot sempurna begitu melihat foto Mahendra dan Sarita bersama seorang anak laki - laki berusia 10 tahunan sedang menangis mengusap ingusnya .Di antara semua foto manis ,entah mengapa mereka sengaja memajang foto anaknya yang sedang menangis .Itu pasti Darren .


"Darren sangat cengeng waktu kecil ,dan dia selalu ingusan sampai smp .Kami sengaja memasang foto itu .Agar dia tidak menyombongkan diri di depan kami .Anak yang terlalu menganggap dirinya sempurna itu ,juga mempunyai kekurangan ."ucap Mahendra yang tau Senja sedang memfokuskan diri melihat foto kecil putranya .

__ADS_1


Senja tersenyum lebar .Ingatannya akan menyimpan informasi berharga ini sampai kapan pun .Senja yakin akan berguna suatu saat nanti .


"Bagaimana kabarmu sayang ?"tanya bu Sarita ,mendekati Senja ,memeluknya lalu mengelus perut Senja dan menuntunnya duduk di sofa bersamanya .


"Baik bu .Bisa ibu lihat Senja semakin berisi ."jawab Senja .


"Panggil aku Mama Senja ,jangan ibu lagi ."ucap Sarita ,disambut anggukan oleh Senja .


Aleandro duduk di sebrang Senja menatapnya dengan tatapan yang berbeda dari biasanya .Aleandro yang kesepian ,rupanya benar - benar mulai menempatkan Senja di hatinya berdampingan dengan Deandra .


"Senja ,papa ingin selama kehamilanmu kamu tinggallah bersama Sarita ."ucap Hutama to the point .


"Papa ingin kamu tidak merasa sendiri di masa kehamilan .Kami akan menyayangimu seperti anak kami sendiri .Jangan canggung apalagi sungkan .Anggap aku ini papamu .Setelah Deandra pergi .Bagi papa kamulah anak perempuan papa sekarang ."tambah Hutama tulus .


Senja merasa terharu ,siapa dia bisa diperlakukan sebaik ini di tengah keluarga yang kaya raya meniliki segalanya .Tapi Senja tidak ingin geer ,tentu saja mereka baik karena Senja sedang mengandung salah satu keturunan Hutama .


"Ini bukan tentang anak yang kamu kandung Senja .Deandra dan Aleandro banyak bercerita pada papa tentang kamu sebelumnya .Papa mengagumi ketegaran dan keikhlasanmu .Kamu harus tunjukkan pada keluarga Rajata ,kamu bisa lebih baik .Biarkan mereka menyesal karena sudah memperlakukanmu dengan tidak baik ."ucap Hutama seakan tau apa yang dipikirkan Senja .


"Sekarang kamu tidak sendiri ada kami di sini ."ucap Hutama serius .


"Senja sebagai papa Darren .Saya meminta maaf atas kelakuan Darren yang sudah berbuat tidak senonoh terhadap kamu .Anak itu memang memalukan .Kalau kamu tidak nyaman tinggal serumah bersamanya .Kami akan menyuruhnya untuk tinggal di apartemen. "ucap Mahendra mulai angkat bicara .


"Tidak ....Senja tidak ada masalah sama bang Darren .Kami sudah menyelesaikan masalah kami ."sahut Senja buru - buru .Sangat tidak sopan ,jika kedatangan Senja malah membuat Darren terusir dari rumahnya sendiri .


"Bang Darren ?"tanya Sarita heran .


"Iya ma ...Bang Darren tidak mau dipanggil Tuan lagi ."jawab Senja polos membuat Hutama dan Mahendra menahan senyumnya .Darren rupanya sudah mulai melancarkan serangan ..


"Aleandro akan mengantarmu mengambil keperluanmu di rumahmu .Setelah itu kamu langsung ke rumah Mahendra .Tidak ada penolakan .Papa tidak suka di bantah ."ucap Hutama tegas .

__ADS_1


Senja menunduk dan menganggukkan kepalanya mantap .Dengan kejadian semalam ,pindah dari rumahnya memang pilihan terbaik .Senja tidak bisa membayangkan apa yang dilakukan perkumpulan lambe gibah jika tau Senja hamil .Bisa - bisa Senja diarak masal menuju Monas .


"Ehmmm...Bolehkah Mama Sarita ikut mengantar Senja ke rumah ?"tanya Senja hati - hati .Senja hanya ingin menghindari jepretan henpon cicilan harian 365 x.


"Tentu saja boleh ."jawab Sarita cepat .


Hutama menghampiri Senja .Mengangkat pundak Senja ,mengisyaratkan pada Senja untuk berdiri .Senja pun mengerti .


"Senja ... Seluruh harta kami tidak bisa menukar kehidudupan yang kamu berikan untuk calon cucuku .Tolong jaga baik - baik .Dia adalah keinginan terbesar Deandra semasa hidupnya .Besarkan dia dengan tanganmu sendiri ,kami percaya padamu ."ucap Hutama seraya memegang tangan Senja .


"Tentu saja Pa ,Senja akan menjaganya dengan baik .Senja akan memberikan yang terbaik .Semaksimal yang Senja bisa ."janji Senja .


"Papa tidak meragukan sedikitpun soal itu .Besok datanglah ke kantormu seperti biasa .Gantikan posisi Deandra .Papa yakin kamu bisa .Kamu hanya butuh kesempatan .Lakukan Senja .. Ini waktumu untuk membalas semua perlakuan Rajata padamu ."ucap Hutama mengobarkan semangat dendam dan sakit hati di hati Senja .


Mahendea dan Sarita saling pandang ,dalam hati mereka tidak setuju dengan ucapan papa mereka .Bukan soal Senja menggantikan Deandra .Mereka sependapat akan hal itu .Tapi menekankan membalas Rajata ,mereka sangat tidak setuju .Merekabtidak akan membantah sekarang ,karena tidak ada yang bisa menentang Hutama .


"Tapi Senja merasa belum pantas menjadi pimpinan pa ."ucap Senja hati - hati .


"Kamu pasti bisa .Papa yang akan membimbingmu langsung ."ucap Hutama penuh keyakinan .


Giliran Aleandro kini yang saling melempar pandang dengan Mahendra .Apa jadinya Senja jika di bawah arahan Hutama .Jika Senja laki - laki ,tidak akan menjadi masalah. Tapi Senja adalah perempuan .Menjadi keras kepala ,tegas , dan pantang di bantah seperti Hutama akan menyulitkan Senja bertemu jodohnya .


"Biar Darren saja yang membimbing Senja pa ."sahut Mahendra akhirnya .


"Tidak ...biar Al saja ."sahut Aleandro .


"Biar Senja berjalan sendiri saja .Kalau menemui kesulitan .Nanti Senja baru akan bertanya pada kalian .Senja ingin tetap menjadi diri Senja sendiri .Jika papa memang percaya ,biarkan Senja berjalan sendiri ."pinta Senja akhirnya .Dia merasa ini lebih baik .Tidak membuatnya sangat terikat dengan Hutama atau yang lain .


"Baiklah ...Terserah padamu .Dan satu lagi sebelum anak itu lahir ,carikan papa menantu .Kamu harus menikah .Pilihlah sendiri ,Kalau sampai usia kandungan 7 bulan kamu belum menemukan pilihanmu sendiri .Papa yang akan mencarikannya untukmu ."tambah Hutama lebih tegas dan penuh penekanan .

__ADS_1


Senja meremas tangannya ,melampiaskan pikirannya yang sedang tidak baik -baik saja di sana.Kenapa sekarang menjadi lebih rumit.Kenapa menikah menjadi sebuah keharusan baginya .Jangankan calon ,dihatinya saja masih penuh sesak dengan nama Rafli .Menolak Hutama ,tentu saja tidak akan Senja lakukan .Wibawa dan Perlakuan Hutama pada Senja ,membuat Senja segan.


__ADS_2