Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Whatsapp dari Senja


__ADS_3

Senja memasuki sebuah kamar hotel .Bukan hotel mewah .Senja memilih yang sederhana karena dia sudah sebulan tidak bekerja .Meskipun Senja tetap mendapatkan gajinya .Tapi Senja harus hemat ,Dia tidak tau dengan apa yang akan terjadi ke depannya .


Senja nengelus perutnya yang sudah sedikit membuncit ,seharusnya sudah waktunya Senja memeriksakannya .Kehamilan Senja sudah mendekati tiga bulan .Senja ingin segera kembali ke Indonesia .Menjalani kembali kehidupannya yang normal .


Negara S memberinya banyak cerita .Berteman dengan seseorang yang mirip suaminya ,Di tinggalkan Deandra untuk selamanya ,Dilecehkan Darren dan bertemu bapak kandungnya .Entah apalagi yang akan terjadi selanjutnya .


Senja menatap layar ponselnya yang retak .Senja harus menghubungi Firly ,pengakuan konyolnya pada Chun Cha membuatnya harus memberitahu Firly .Akan menjadi tidak lucu ,Kalau Firly kebingungan begitu Chun Cha mengkonfirmasi kebenaran pernyataannya kemarin .Perlahan Senja semakin mendekatkan dirinya dengan Firly ,meskipun secara tidak sadar .


Tangan Senja perlahan menggeser mode pesawat yang selama ini dia pakai agar tidak ada koneksi di ponselnya .Ratusan bahkan ribuan pesan masuk langsung berderet di layar ponselnya .Darren ,Firly dan Aleandro juga Ibu Sarita adalah pengirim pesan terbanyak di sana .Tapi Darren lah pemegang rekor pengirim pesan terbanyak dari yang terbanyak .Senja menunggu jeda beberapa lama untuk membuat semua pesan masuk dan mereda .


Senja lalu mengetikkan pesan pada Firly .Beberapa kali menghapusnya kembali ,lalu menulisnya lagi ,menghapusnya dan menulis lagi .Senja kebingungan memilih kata yang tepat .Sangat tidak etis menyuruh seorang laki - laki menemuinya di hotel .Sekali lagi ,Senja merasa sangat murahan .Apa yang ada dipikiran Firly nantinya .Bertemu di luar hotel ? lebih membuat Senja tidak nyaman .Karena belum saatnya Darren menemukannya .Setidaknya beberapa hari lagi .


Senja masih menimbang - nimbang ,melihat dirinya .Bahkan sekarang Senja tidak mempunyai baju lain untuk dirinya selain yang saat ini menempel di badannya .Untuk kembali ke apartemen Aleandro ,Senja masih tidak ingin .Kamarnya mengingatkan perlakuan Darren yang dengan brutal merengut tubuhnya yang selama ini dia jaga hanya untuk Rafli .


Senja sedang menatap nomer kontak Darren di aplikasi whatsapp nya .Dengan profil photo yang bukan lagi wajah narsis Darren seperti biasanya .Rupanya dia sedang tidak ingin tebar pesona ,Tulisan 'Forgive me 'dengan latar bunga tulip putih .Bunga yang Senja tau sebagai lambang pengampunan dan permintaan maaf .Senja tersenyum geli .Wajah Darren yang cool dan mempesona dengan badannya yang tinggi besar kenapa bisa menggunakan profile photo semanis itu .


Akhirnya setelah pemikiran yang sangat panjang dan entah bijak atau tidak ,Senja mengirim pesan pada keduanya .Menyuruh keduanya menemuinya di jam yang sama .Di hotel pula .Sungguh Senja sedang menantang perasaannya sendiri .


********


Bluppppp .....


Ponsel Firly berbunyi ,menandakan ada pesan masuk untuknya .Firly hanya melirik ,tapi begitu tau pengirimnya adalah Senja .Firly segera membuka isi pesan dari Senja dan membacanya dalam hati .


...Pak Firly ,maaf mengganggu .Saya sudah keluar dari Mansion .Bisakah bapak menemui saya di hotel Beo pukul 7 malam nanti .Ada yang ingin saya bicarakan dengan bapak .Terimakasih ....


Firly tersenyum ,lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam clutch nya .Firly berharap perlahan Senja dapat menerima dirinya .Meskipun benaknya ada rasa khawatir ,pasti sesuatu terjadi .Karena Senja keluar Mansion lebih cepat beberapa hari dari waktu yang ditentukan.


Cling .......

__ADS_1


Ponsel Darren pun berbunyi pendek .Darren yang memang sedang berkirim pesan dengan mamanya pun langsung membulatkan matanya lebar begitu melihat pengirim pesan yang baru saja masuk ke ponselnya .Andai Darren tidak sadar kalau masih ada Firly di dalam ruangannya .Dia akan memekikkan dengan sangat lantang nama pengirimnya .


...Tuan .... Jika anda ingin mengucapkan maaf pada saya ,tolong bawakan baju - baju saya ke hotel Beo malam ini pukul tujuh.Saya tunggu .Terimakasih ....


Darren tersenyum lebar ,seperti baru saja memenangkan tender besar .Satu hal yang langsung terlintas di pikiran Darren saat ini .MENIKAH .


Firly dan Darren sama - sama melihat ke arah jam dinding ,padahal di tangan kanan mereka sama - sama melingkar jam tangan mahal dengan brand berbeda tentunya .


"Masih tiga jam lagi "pikir mereka berdua ,sangat kompak kali ini .


"Aku rasa aku sudah selesai di sini .Aku ada urusan lain .Tunggu saja Senja sampai menghubungimu ."pamit Firly akhirnya .


"Tentu saja ... Aku tidak sabar menununggu saat itu ."ucap Darren berusaha menyembunyikan rasa senangnya karena sebentar lagi dia akan bertemu Senja .


Firly pun tanpa banyak kata dan basa basi lagi ,segera meninggalkan Kantor Darren .Mengendarai mobilnya dengan semangat menuju pusat makanan dan jajanan Indonesia yang ada di negara S .


Darren pun melakukan hal yang sama ,dia segera meluncur ke apartemen Aleandro untuk mengambil baju - baju milik Senja dengan semangat .


Darren mengambil ponselnya ,menghubungi Aleandro .1 kali panggilan tidak terjawab .panggilan kedua tetap tidak ada tanggapan .Darren terus nengumpat .Dia tidak ingin sampai telat menemui Senja ,dan sangat tidak mungkin menemui Senja tanpa membawa apa yang dia minta .


Seseorang datang dengan wajah keheranan memandang ke arah Darren .


"Siapa kamu ?kenapa kamu berada di depan pintu apartemenku ? "tanya orang itu .


"Bukankah ini apartemen Aleandro ? aku keponakannya .Aku ingin mengambil beberapa barangku yang ada di dalam ."jawab Darren .


"Oh ... Tuan Aleandro menjual apartemen ini pada saya dua minggu yang lalu .Saat saya masuk kondisi apartemen sudah kosong .tidak ada satupun barang ada di sini ."jelas orang itu lagi .


Tanpa menjawab ,dengan penuh kemarahan Darren langsung kembali ke lobby .Menunggu mobilnya yang sedang di ambilkan petugas valey sambil kembali mencoba menghubungi Aleandro .Berkali - kali .Tapi tetap tidak satu pun panggilannya mendapatkan respon .

__ADS_1


Darren melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi begitu dia sudah berada di belakang kemudi .Aleandro rupanya sedang menantangnya kali ini .


Dengan sembarangan ,Darren menghentikan mobilnya tepat di depan pintu lobby utama kantor Aleandro .Dengan langkah panjang terburu - buru Darren menuju lantai di mana ruangan Aleandro berada .


Tommy ,asisten kepercayaan Aleandro sedikit berlari mengejar Darren begitu melihat keponakan atasannya itu hendak membuka ruangan milik Aleandro .


"Maaf ..Tuan Aleandro tidak ada .Beliau sedang berada di Indonesia saat ini ."ucap Tommy sambil membukakan pintu dan menunjukkan ruangan sepi tak berpenghuni .


"Hubungi atasanmu sekarang .Aku akan menunggu .Suruh dia bicara padaku .Bilang saja ini tentang Senja ."perintah Darren dengan suara Tenor .


Tommy mengambil ponsel dari saku celananya ,lalu menghubungi Aleandro .Dia agak melebarkan jaraknya dengan Darren ,terlihat berbicara serius .Darren melirik jam tangannya ,waktu kembali terbuang sia - sia .


Dengan wajah datarnya ,Tommy menyerahkan ponselnya pada Darren .


"Tuan Aleandro ingin berbicara ."ucapnya .


Darren langsung menyambarbkasal ponsel Tommy .


"Aku tidak mau membuang waktuku .Katakan di mana kamu menyimpan baju - baju Senja .Aku ingin mengambilnya dan mengantarkannya pada Senja ."ucap Darren meledak - ledak langsung ke tujuan.


"Di mana Senja ?"tanya Aleandro santai .


"Dia ada di suatu tempat .Katakan saja di mana baju Senja .Dia sudah menungguku ."ucap Darren lagi - lagi dengan emosi .


"Katakan dulu di mana Senja ?apa dia baik - baik saja ? siapa yang menemukan Senja ?"tnya Aleandro di ujung telpon dengan penasaran .Karena jika sampai Darren yang menemukan Senja ,keluarga Mahendrabakan membantu Darren untuk membuat Senja mau menerimanya sebagai suami .


"Dia ada di hotel sekarang .Untung saja dia tidak ke apartemenmu .Seharusnya kamu tidak menjual apartemenmu sebelum menemukan Senja ."ucap Darren agak landai .


"Aku akan ke sana besok .Sampaikan pada Senja .Tunggu di tempatmu ,biar Tommy yang mengambilkan baju Senja .Dia akan mengantarkan ke tempatmu ."ucap Aleandro lalu langsung memutuskan sambungan teleponnya sepihak .

__ADS_1


Darren tidak ada pilihan lain ,selain menuruti perkataan Aleandro .Sudah dapat dipastikan Darren akan datang tidak tepat waktu ke tempat Senja .


__ADS_2