Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Aku juga punya perasaan Ask !!


__ADS_3

"Ask ..."ucap Darren ,mengusap pipi mulus istrinya yang sedang memejamkan matanya .Wajah Senja terlihat Sendu ,tidak sedamai biasanya .Dalam ketidaksadaran pun Senja membawa dukanya .


"Sudah selesai belum Raf urusanmu dengan Istriku ?" tanya Darren ,sengaja menekankan kata istriku di ujung tanya pada Rafli .


"Kita bicara di luar ,Al kamu di sini saja .Suster memberi sedikit obat penenang pada Senja .Dia bisa bangun kapan saja "pinta Rafli ,bersama Darren mereka meninggalkan ruangan yang ditempati Senja .


"Nja ...Kamu harus kuat dan tegar .Baby De membutuhkanmu "bisik Aleandro lirih .Aleandro melihat dada Senja basah .Aleandro teringat baby De yang pasti sekarang waktunya meminum Asi .


Di sisi lain Darren dan Rafli duduk berhadapan ,saling menatap tajam melempar tanya tanpa kata .


"Apa kamu sudah menjelaskan semuanya pada istriku Raf ? "tanya Darren ,lagi - lagi menekankan kata istriku .


"Aku sudah menceritakan semua bagian yang penting dari awal hingga akhir .Senja memang perempuan luar biasa .Tidak ada kemarahan yang meledak - ledak ,kebencian ,cacian atau sumpah serapah kekecewaan padaku .Dia selalu menyikapi masalah dengan dewasa .Seorang perempuan yang terlalu tenang ,tapi pasti lukanya sangat dalam sekarang .Senja masih sama .Semakin dia terluka ,semakin dia tidak banyak bicara "ucap Rafli .Darren mengangguk pelan , mengakui apa yang dikatakan Rafli .Sejauh ini ,Senja akan diam kalau ada yang mengusik hatinya .Kalau tidak dikejar dan diajak ngomong ,Senja pasti betah berlama - lama diam .


"Raff ,aku tidak akan menghalangi kalian untuk tetap berhubungan baik ,karena ada Zain di antara kalian .Tapi aku mohon jangan berharap lebih .Senja sudah bersusah payah menjalani kehidupan barunya bersamaku .Tidak mudah bagi Senja memutuskan untuk memulai hidup baru denganku "kata Darren .


"Kamu tidak perlu meragukan Senja .Dia perempuan yang tau bagaimana menempatkan ikatan pernikahan di atas segalanya "jawab Rafli .


"Aku tidak meragukan Senja sedikitpun .Tapi aku tidak percaya padamu Raf .Bisa saja kamu akan memanfaatkan Zain untuk kembali pada Senja "ucap Darren .


"Jika ada kesempatan ,aku pasti akan melakukannya .Siapa yang bisa melupakan Senja dengan mudah setelah berbagi segalanya dengannya .Jika Senja memberiku kesempatan sekali lagi ,aku akan dengan senang hati menerima "ucap Rafli dengan santainya .


"Kenapa Senja sampai pingsan Raf ? "tanya Darren ,mengalihkan topik pembicaraan .


"Zain masih segalanya bagi Senja .Jangankan sakit seperti sekarang ,dulu saat Zain demam setelah imunisasi .Senja bisa berjaga semalaman .Memastikan Zain tidak sampai merintih kesakitan .Mendengar apa yang dilalui Zain ,pasti berlipat - lipat sakitnya bagi Senja .Sebenarnya aku tidak berharap mempertemukan mereka di kondisi Zain masih seperti ini "ucap Rafli ,mengehela nafas dalam .Jelas beban berat sedang ada dipundaknya saat ini .


"Minta dokter memeriksa sumsum tulang belakangku Raf .Aku bersedia mendonorkannya untuk Zain "ucap Darren serius .


"Aku masih menunggu papaku .Hanya papaku sementara yang cocok dengan Zain .Meskipun itu sangat beresiko .Karena usia papaku sudah lebih dari usia maksimal pendonor "


"Papamu sedang mengurus perusahaannya "ucap Darren sinis .

__ADS_1


"Kamu dan tuan Arham membuat papaku hancur perlahan .Aku menunggu papa dan mamaku berlutut di kaki Senja memohon pada Senja meminta kalian untuk membantu memulihkan keadaan "ucap Rafli penuh kebencian .


"Senja tidak akan membiarkan orangtua berlutut di kakinya ,tapi Senja juga tidak mungkin membantu mereka begitu saja "ujar Darren .


Aleandro dengan langkah lebar menghampiri keduanya .


"Senja sadar "ucap Aleandro singkat ,tapi mampu membuat Darren dan Rafli melangkahkan kakinya lebih lebar seperti sedang berlomba adu cepat mencapai garis finish .


"Ask .."


"Ay .."


Darren dan Rafli bersamaan menyebut nama panggilan Senja bagi mereka .


"Mas Senja ingin melihat Zain sekarang .Tolong mas .."pinta Senja mencoba duduk dibantu Darren ,tapi tangan Senja malah menggapai tangan Rafli .


"Ask ,kamu tidak boleh panik begini kalau mau ketemu Zain .Harus tenang .Agar Zain merasakan kekuatan dan semangat mamanya .Jangan menularkan kekhawatiran .Oke ??? "ucap Darren lembut dan dijawab anggukan kepala oleh Senja .


Darren mendekatkan kepalanya pada Senja lalu membisikkan sesuatu .Senja segera menarik pegangan tangannya .


"Ada di tasku Ask ... Tas Senja tadi di mana ya ? "tanya Senja pada Rafli .


"Sebentar Ay ,mas ambilkan "ucap Rafli lalu keluar ruangan ,sesaat kemudian kembali lagi membawa tas Senja .


"Raf bisa pinjam ruangan ini sebentar ? "tanya Darren .


"Silahkan "jawab Rafli singkat .


Aleandro yang memahami maksud Darren ,segera mengajak Rafli keluar .


"Ask ... Terimakasih "ucap Senja tulus .

__ADS_1


"Sama - sama Ask ..."Darren mengecup kening Senja .


Senja mengeluarkan pompa asi elektrik lengkap dengan cooler bag berisi botol - botol kosong penampung Asi ,lalu mulai memompa ****daranya tanpa risih di depan Darren .


"Ask ...Senja akan menemani Zain di sini sampai Zain tersadar .Senja tidak peduli akan berapa lama "ucap Senja tanpa keraguan .


"Tapi Ask ...Aku tidak mungkin meninggalkan pekerjaanku lama - lama "kata Darren .


"Senja tidak memintamu untuk tetap di sini Ask ...Senja hanya memberitahumu .Senja juga tidak berniat meminta izin padamu .Askim setuju atau tidak ,Senja tetap akan menemani Zain "ucap Senja begitu lugas dan tegas ,masih dengan kegiatan pompa memompanya .


"Ask ...aku pasti mengijinkanmu .Zain memang membutuhkanmu .Tapi bolehkah aku meminta sesuatu padamu Ask ? "tanya Darren meski berat tetap mengijinkan .


"Apa Ask ? "tanya Senja .


"Jangan sampai ponselmu mati ,setiap aku menghubungimu cepatlah di balas .Aku akan mencarikanmu apartemen dan seseorang untuk menemanimu selama menjaga Zain .Jangan sampai kamu tinggal di sini bersama Rafli selama 24 jam "pinta Darren .


"Terserah kamu Ask ... Saat ini yang terpenting adalah Zain .Senja bodoh ya Ask ...Senja ini seorang ibu ,tapi kok tidak ada firasat apapun kalau Zain masih hidup .Bahkan Zain sudah di depan mata pun ,Senja tidak menyadarinya "sesal Senja .


"Ask ... Tidak begitu ,Kamu Ibu yang baik .Keadaan yang dibuat sengaja untuk memisahkan kalian sementara .Lihatlah bagaimana tangan Tuhan bekerja .Keluarga Rafli sudah berjalan sejauh ini ,Tapi tetap ada jalan untukmu mengetahui semuanya "kata Darren .


"Senja kasihan mas Rafli Ask .Sesakit - sakitnya Senja pasti lebih sakit mas Rafli .Bagaimana rasanya mendampingi Zain yang sedang kesakitan ,rewelnya Zain saat minum obat ,tetap bekerja untuk membiayai pengobatan Zain .Mas Rafli melakukannya sendiri Ask "


"Itu keputusan dia Ask ,sudah konsekuensinya .Rafli mempunyai pilihan - pilihan lain .Tapi dia memilih lebih memenuhi janjinya pada orangtuanya ketimbang menghargai ikrar pernikahannya denganmu .Jika orangtuanya baik ,itu tidak masalah .Tapi jika permintaan orangtua itu salah ,kita juga berhak menolak "ucap Darren sedikit kesal karena Senja mulai lemah di depan Rafli .


"Tapi Ask papanya sudah mendonorkan ginjalnya pada Zain "bela Senja .


"Ask ... jangankan ginjal ,nyawapun kita ikhlas berikan kalau kita benar - benar tulus mencintai .Mengingkari janji pada orang yang licik jauh lebih baik daripada memisahkan seorang ibu yang tulus menyayangi anaknya .Seharusnya kamu tanyakan pada Rafli kenapa Rafli menerima permintaan orangtuanya begitu saja .Hidup ini pilihan Ask ,jangan sampai kita dijadikan korban karena pilihan orang .Yang terpenting saat ini adalah Zain ,jangan pedulikan apa dan bagaimana perasaan Rafli .Ingat Ask aku juga punya perasaan "ucap Darren tegas tak terbantahkan .


Senja mengakhiri kegiatan memompanya .Merapikan kembali pada tempatnya .lalu turun dari ranjang yang biasa digunakan Rafli selama menunggui Zain .


"Ask ... Jangan mengajak Senja berdebat sekarang "ucap Senja enteng .Lalu keluar membawa tasnya ,Darren dengan perasaan sedikit kecewa hanya pasrah dengan apa yang dilakukan Senja saat ini .

__ADS_1


__ADS_2