
Senja perlahan menjelajahi bagian tubuh Darren di ranjangnya .Ranjang Senja dan Rafli dulu .membuka helai demi helai pakaian yang menempel di badan keduanya .
"Bagaimana dulu Rafli memanggilmu ? "tanya Darren dengan suara menahan desah ,karena kelincahan mulut Senja di pucuk dadanya .
"Ay ... Mas Rafli memanggilku begitu "jawab Senja lalu kembali melanjutkan keliarannya .
"Enak Ay ... Teruskan ke bawah .Buat masmu ini melayang Ay " desah Darren ,membuat dirinya seolah Rafli .
Senja kembali menghentikan aktivitas mulutnya .
"Ask ..kamu mengganggu konsentrasiku .Itu sangat tidak enak di dengar "ucap Senja kesal .Karena kenyataannya memang aneh ketika Darren memanggilnya seperti itu .
Darren membalik posisi ,kini dia yang berada di atas .Tentu saja tidak menindih perut Senja .Darren memiringkan badannya ,menumpu badannya dengan satu tangannya ,sementara satu tangan lincah me***as dan memainkan pucuk hitam bergantian .
"Enak Ay ? mau lebih ? "tanya Darren masih mode ala Rafli .
"Ask ...Hentikan .Panggil aku seperti biasanya kamu memanggilku "jawab Senja sedikit ketus .Kalau saja Senja tidak ingat dia yang salah ,Senja ingin menyudahi permainan ini .
Tubuh Senja kembali mengeliat seiring pucuk hitam yang semakin mengetat. Keduanya sudah sama - sama tidak sabar untuk menuntaskan sesuatu.
Senja membalik badannya ,mengarahkan kepemilikannya pada milik Darren .Senja menggelengkan kepalanya memulihkan konsentrasinya .Bayangan Darren dan Rafli bergantian muncul ,meski masih dominan dengan wajah Darren .Bermain semakin jauh ,bisa membuatnya lupa nama .Senja harus benar - benar fokus ,jangan sampai terkecoh dengan Darren yang memang sengaja ingin merusak konsentrasinya dengan panggilan yang digunakan oleh Rafli .
"Panggil Senja Ask ,Jika tidak .Senja akan bermain - main di luar saja "bisik Senja .Sengaja menggesek kepemilikannya ke atas ke bawah ,membuat Darren benar - benar melupakan kemarahan dan kekecewaannya .
"Ask ..lakukan sekarang "perintah Darren dengan suara yang sudah dipenuhi ***** .
Senja menggila kali ini .Seolah ingin menegaskan jika dia memang milik Darren seutuhnya .Senja tidak sedikit pun memberikan celah pada Darren untuk memnerikan perlawanan .Bahkan Senja dengan pintarnya mampu menunda beberapa kali puncak kenikmatan Darren yang akan meluap .Membuat durasi permainan lebih panjang .Hingga akhirnya karena sedikit lelah ,Senja membiarkan Darren melakukan pelepasannya .Senja memejamkan matanya .Senja tidak bisa membohongi hatinya .Bayangan Rafli masih muncul di pikirannya ,meskipun samar .
Nafas Senja begitu memburu ,dengan keringat yang membasahi rambut dan keningnya ,Punggungnya pun tak kalah basah .Memang benar kata orang ,mengakhiri pertengkaran dengan *** ,sangat menyenangkan .
"Senja sayang kamu Ask ,Senja mencintaimu ,Senja milikmu seutuhnya "ucap Senja seolah ingin meyakinkan suaminya .Dalam hati dia meminta maaf pada Darren karena harus sedikit berpura - pura .
__ADS_1
"Terimakasih Ask .Boleh lagi ? "tanya Darren .Dia tidak mau merugi .Kemarin dia tidak merasakan nikmat bermesraan karena sedang emosi .Sekarang dia akan meminta lebih pada Senja .Bahkan saat di rumah nanti Darren akan meminta lagi .
"Senja capek Ask ,tidak mampu kalau di atas "ucap Senja jujur .
"Biar aku sendiri yang lakukan .Kamu tidur saja "ucap Darren .
Senja bukan gedebok pisang atau kayu log .Mendapat sentuhan ,Senja tidak mungkin diam .Seperti biasa ,Senja menarik bokongnya ,melakukan gerakan seperti sedang menahan laju air seni .Membuat Dareen merasa kepemilikannya tergigit .
"Ask ...Tidurlah "ucap Darren ,merasa dirinya masih mendapat perlawanan dalam diam .Darren mempercepat gerakan pinggulnya ,karena kenikmatan sudah di depan mata .Dan Darren pun kembali mendapatkan pelepasan.
"Thanks Ask "ucap Darren ,mengakhiri pergulatannya dengan meremas bokong kenyal istrinya seperti biasa .
"Hemmm "jawab Senja yang belum sepenuhnya tidur .
Darren merasa dirinya menjadi tidak waras sekarang ,bagaimana dia bercinta luar biasa di atas ranjang milik Senja dan juga Rafli .
Darren mengambil ponselnya ,lalu mencari tempat yang pas untuk meletakkan ponselnya demi memperoleh foto terbaik .
"Ask "bisik Darren .
"Hemmm "jawab Senja masih malas karena mengantuk .
"Bangun sebentar ,pakai ini "ucap Darren sambil memberikan tanktopnya .
"Sebentar Ask 15 menit lagi .Nanti Senja yang di atas .Biarkan Senja mengumpulkan tenaga sebentar "ucap Senja salah paham ,mengira Darren memberikan daster denagan punggung terbuka panjang satu jengkal setengah dari lutut .
"Ngeres saja itu kepala Siang ini cukup Ask .Laga di teruskan nanti saja di rumah "ucap Darren ,membingungkan Senja yang lupa sedang berada di rumah lamanya karena keenakan .
"Melek Ask ..Melek ..Merem mulu sih .Ini dirumahmu sama Rafli dulu .Keenaken atau kerasan "ucap Darren pura - pura kesal .
"Astaga ,Maaf Ask ... Jangan marah ya .Senja gak mau dicuekin lagi .Senja gak bisa tidur nyenyak semalam ,tanpa guling besar "ucap Senja kali ini dia jujur.
__ADS_1
"Guling yang mana Ask ? yang ini atau ini ? "tanya Darren menuntun tangan Senja dari menunjuk badannya lalu menunjuk ke isi dalam boxernya yang sudah kembali mengeliat .
"Astaga "ucap Senja kaget ,begitu tangannya menyentuh kerasnya selonjor daging tak bertulang di tengah sana .
"pakai tuh ,Aku pengen mengabadikan moment kita di kamar ini .Ini terakhir kalinya kamu ke sini Ask .Jangan di ulang lagi .Aku akan menguploadnya di media sosialku dengan caption .Istri kepergok selingkuh dengan kemeja mantan suami " ucap Darren dengan seringai liciknya .
"Ngawur "kata Senja ketus ,sambil memasukkan tank top dengan bagian dada yang belum mengenakan *** .
"Canda ngawur .."ucap Darren semakin tidak jelas .
Darren dan Senja mengambil pose termanis menurut mereka .Darren tersenyum puas ,membiarkan Senja ke kamar mandi dan memakai bajunya kembali .Sementara Darren mengirimkan Foto tadi ke nomor yang ada di box gelang Senja yang diberi Bevan .Nomor yang ternyata milik Firly yang disiapkan khusus mendekati Senja dengan menggunakan nama Bevan .
...Thanks baju dan ranjangnya yo bro 😎 MANTAP !!!...
Pesan foto dan captionnya belum terkirim karena Firly masih dalam perjalanan menuju kantornya di negara S .Firly masih sibuk menyelesaikan beberapa pekerjaan melalui online .Pekerjaan yang sebenarnya sudah enggan dia lakukan .Firly sudah tidak semangat bekerja ,karena sebanyak apapun uangnya saat ini tidak bisa membuatnya memiliki hati Senja .
Firly melangkah dengan wajah yang datar menuju ruangannya .Masih menggunakan kaos santainya .Karena dari bandara dia memang langsung .Firly jauh berbeda ,penampilannya sudah bukan prioritasnya .
Membuka tas ransel yang tadi di bawanya ,mencari keberadaan ponsel dengan nomor rahasia yang hanya dia berikan untuk Senja .Dia selalu menyalakan tiap hari ,mengharapkan Senja mengirim pesan pada Bevan .Selang dua menit dia mengaktifkan ponselnya ,satu pesan dari nomer tak dikenal masuk .
Aliran darahnya seketika mendidih ,Tangannya kuat mencengkram gelas berisi air putih dimejanya lalu membantingnya keras .Luka yang bertubi - tubi datang tanpa mengenal jeda semakin menyesakkan dada .
Melihat foto yang dikirim Darren ,membuatnya seperti merasakan sebagai seorang suami yang sedang melihat bukti perselingkuhan istrinya .
"Permisi pak ,Tuan Arham ingin menemui anda "ucap Fernando .
"Tuan Arham ? "tanya Firly heran ,terkejut dan setengah tidak percaya .
"Benar pak ,Tuan Arham DNG Corps "ucap Fernando memperjelas .
__ADS_1
Ada keperluan apa sampai Arham menemui Firly langsung .Mereka bahkan belum ada kerjasama bisnis satu pun .