
Akhirnya Senja ,Darren dan Chun Cha sampai juga di rumah Hutama .Kalau ada pilihan Chun Cha ingin sekali tidak semobil dengan kedua orang itu ,Sepanjang perjalanan mata dan telinga Chun Cha banyak ternodai dengan keromantisan Darren yang kadang sangat memaksa .
Ada saja kelakuan konyol kakak iparnya itu .Mulai dari minta disuapin camilan ,dipijitin pundaknya sampai beberapa kali terlihat menciumi punggung tangan kakak jadi - jadiannya .
"Macet ya ?"tanya Sarita menyambut mereka .
"Iya ma ...Ternyata punya pasangan itu semenyenangkan ini .Macet di jalan menjadi tidak terasa ."jawab Darren dengan santainya ,Sarita hanya tersenyum mendengarnya .
"Ma kenalkan ini Chun Cha ,adiknya Senja ."ucap Senja menghilangkan kata jadi - jadian di depan Sarita .Sebenarnya usia Chun Cha dan Senja hanya berjarak 3 bulan .
"Senang bertemu dengan bibi ."sapa Chun Cha kalem ,mencium punggung tangan dan disambut senyuman hangat khas Sarita .
Mereka pun menuju ruang tengah ,di mana Mahendra dan Hutama sudah menunggu mereka di sana .Chun Cha kembali diperkenalkan dan memperkenalkan diri .Semua menerima kehadiran Chun Cha dengan baik ,membuatnya menjadi sangat nyaman .
Setelah sholat Isya dan makan malam ,mereka pun kembali ke ruang tengah untuk berbicara lebih serius .Sebenarnya Hutama sudah tau tentang rencana pernikahan Darren dan Senja dari Mahendra .
"Opa ...Darren dan Senja datang menemui opa untuk meminta doa dan restu agar pernikahan kami berjalan lancar ."ucap Darren tegas dan mantap .
"Sudah punya bekal apa buat nikahin anak orang ? Jadi suami itu gak gampang .Gak cukup punya banyak uang ."tanya Hutama pada Darren .
"Insya Allah siap opa .Darren siap menyempurnakan ibadah Darren .Darren siap menjadi Imam untuk Senja ,bukan hanya untuk sholatnya tapi juga untuk kehidupannya sehari - hari .Darren siap bertanggung jawab atas baik buruknya Senja ."jawab Darren masih sangat mantap .
"Senja .... Siap menuruti ,mendengarkan dan menghormati Darren sebagai Imammu ? sudah tau belum anak ini banyak maunya ,apa - apa harus sesuai keinginannya ,egois dan tidak sabaran ? "tanya Hutama sekarang mengarahkan pandangan pada Senja .
"Siap Pa .Senja tau ,tapi Senja yakin kami bisa sama - sama berproses menjadi lebih baik ."jawab Senja ,meski ada keraguan di hati kecilnya .
"Baiklah sekarang panggilan papa itu untuk Mahendra ,kamu panggil aku Opa seperti Darren memanggilku ."ucap Hutama .
__ADS_1
"Baik Pa ."kata Senja .
"Siapa yang ngajak nikah duluan ?"tanya Hutama dengan mimik serius .Mata Senja langsung menatap Darren .
"Tentu saja anak ini yang sudah ngebet nikah .Opa ada syarat jika kalian ingin opa merestui pernikahan kalian ."imbuh Hutama ,menatap tajam cucunya .
"Apa ?"tanya Darren cepat .
"Setelah menikah ,kalian tinggallah di sini ,Jangan membeli rumah lagi .Sudah saatnya rumah ini berpindah kepemilikan .Opa ingin rumah ini ramai ,Jadi kalian harus memberi Opa cicit yang banyak ."pinta Hutama membuat raut muka Darren semakin sumringah .
"Dengan senang hati opa ,kami akan memberikan minimal 5 pada Opa ."ucap Darren asal .
"Melahirkan itu sakit Ask ... tidak semudah itu ."sahut Senja .
"Senja benar .Kamu pikir ngelahirin itu enak .Kalaupun enak ,gede'in nya juga gak gampang .Kalau cuman ngasih makan itu gampang .Ngedidik dan membuat anak tumbuh jadi anak yang baik dan benar itu susah .Mama satu saja susah ."ucap Sarita sewot .
"Kan bisa ke Dokter yang canggih ,biar gak sakit ma .Kalau ngegede'in bisa pakai baby sister .Jadi Darren dan Senja bisa fokus buat lagi ."ucap Darren seenaknya .
"Sakit Opa ...sakit pa ..."ucap Darren mengelus - elus pipinya .
"Belum seberapa itu ....enak saja kalau ngomong ."ucap Mahendra kesal .
Chun Cha hanya menjadi penonton sekarang .Dalam hati Chun Cha ikut bahagia bisa merasakan kehangatan keluarga seperti ini ,di rumahnya suasana seperti ini tidak pernah ditemui .
"Kalau memang punya anak g gampang ,lalu kenapa opa nyuruh kita kasih cicit yang banyak ? besar sekali beban Darren dan Senja belum - belum .Padahal kata orang nikah itu bisa enak - enak ."ucap Darren sedikit kesal .
"Kalau kamu menganggap syarat dari opa beban ,ya jangan nikah .Biar Opa carikan jodoh lain buat Senja .Lagian yang berat itu Senja ,bukan kamu .Dapat suami kamu itu sudah berat .Kalau sudah punya anak kurangi sifat emosianal dan sombongmu .Jangan sampai anakmu meniru kelakuanmu .Kasihan Senja ."ucap Hutama ,belum apa - apa jelas terlihat siapa yang akan mendapat suara terbanyak jika ada vote .Darren harus lebih hati - hati sekarang .
__ADS_1
"Opa harap kalian menjalani pernikahan dengan serius .Harus sabar dan ikhlas di segala kondisi .Bukan sabar namanya kalau masih ada batasnya .Sabar itu luas ,tidak akan habis .Semakin sering kalian menggunakannya ,semakin banyak dan besar kesabaran yang kalian punya .Dalam perjalannya nanti ,tidak melulu senang ,tidak selalu enak dan bahagia .Kadang ada cemburu ,kadang ada kesal ,kadang ada marah ,bahkan kadang ada bosan dan juga kecewa .Wajar ....Yang penting jangan saling meninggalkan ."nasehat Hutama panjang lebar .
"Iya Opa ."jawab Darren dan Senja lagi - lagi kompak .
"Kalau ada masalah jangan saling menghindar .Mengambil waktu sendiri sebentar tidak masalah. Tapi jangan membiasakan diri kalau ada masalah sok - sok an pisah ranjang .Itu tidak baik .Kalian boleh diam ,tidak bertegur sapa .Tapi jangan pernah keluar dari pintu kamar kalian untuk menghindari masalah ."tambah Hutama .
"Keturunan Hutama pantang untuk bercerai apapun masalah dengan pasangan .Selesaikan semua dengan maaf dan ikhlas .Jadikan ladang pahala .Ibadah sesungguhnya seorang istri adalah baktinya pada suami .Dan ibadah seorang suami adalah menafkahi istrinya lahir dan batin ."ucap Mahendra ikut angkat suara .
Bagi Senja ini adalah pernikahan keduanya ,tapi bersama Rafli dulu dia tidak mendapatkan nasehat pernikahan kecuali dari penghulu .Senja sangat terharu .Jika Senja belum mencintai Darren ,setidaknya Senja akan menghargai orang - orang di depannya ,yang begitu hangat dan tulus menerimanya .Cinta itu pasti akan datang dengan sendirinya ,dengan cepat .Selama Senja membuka hati dan pikirannya untuk Darren .
"Selain itu ,Kalian juga harus menyayangi anak Deandra dan Aleandro seperti anak kalian sendiri .Sering - seringlah ajak anak itu bicara ,dengarkan lantunan surah Yusuf dan Maryam ,jangan dari kaset tapi langsung dari suara Darren. Meski masih di dalam perut dia bisa mendengar ."ucap Hutama ,membuat pikiran Darren seketika traveling ke yang enak - enak .
"Bukan yang lain ,mesum aja itu otak ."ucap Mahendra yang paham apa yang dipikiran anaknya sekarang .
"Itu anak Aleandra pa ,biar Aleandro yang melakukan ."ucap Aleandro yang baru datang dan mendengar sepotong pembicaraan papa mertuanya .
"Itu memang anakmu Al ,tapi kalau menyentuh Senja Papa rasa itu tidak mungkin .Darren pasti tidak akan mengijinkannya "jawab Hutama .
"Kenapa Al harus minta ijin oada Darren ?"tanya Aleandro belum paham .
"Aku akan menikah dengan Senja "sahut Darren dengan bangganya .
"Tidak ... Anak itu anakku .Aku yang lebih berhak menikahi Senja ."ucap Aleandro serius .
"Benar ...itu memang anakmu bersama Deandra Al .Tapi Senja berhak menentukan pilihannya sendiri ."ucap Mahendra .
Aleandro menatap lekat pada Senja .
__ADS_1
"Aku ingin berbicara berdua saja denganmu ."ucap Aleandro pada Senja .Darren hendak bicara ,tapi Mahendra melarangnya dan mengisyaratkan pada Darren untuk diam .
Senja terlihat mengangguk pelan untuk menjawab keinginan Aleandro .