
Akhirnya waktu yang ditunggu - tunggu pun datang .Apa lagi kalau bukan selesainya acara resepsi .Bukan karena bibir yang kram karena kebanyakan tersenyum ,atau betis yang pegal karena terlalu lama berdiri .Tapi karena satu keinginan yang sudah di tahan - tahan sejak sering sekamar dengan Senja .Sudah halal ,sudah saatnya disalurkan .
Bae memberikan satu card room baru untuk Senja dan Darren .Kamar yang mereka pakai tadi sudah terjajah dan terjamah banyak manusia .Karena itu Bae sengaja menyiapkan kamar baru untuk Senja dan Darren .Mereka hanya tinggal masuk .Karena semua keperluan sudah disiapkan oleh Sarita .
Memasuki kamar yang disediakan ,aroma mawar lembut menyerbak ,padahal tidak ada taburan bunga mawar di sana .Senja tidak ingin terlalu terbuai wanginya , dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri .Dia menyelesaikan mandinya dengan cepat ,karena mandi malam hari sangat tidak baik untuk ibu hamil .Rambutnya yang tidak di neko - neko saat resepsi memudahkannya yang sudah ingin sekali rebahan .Make up no make up hanya butuh sekali usapan dari kapas yang ditetesi make up remover sudah hilang dari wajah cantiknya .
Senja keluar kamar mandi menggunakan bathrobe ,Senja lupa membawa baju tadi .Sementara Darren sudah exist hanya dengan celana boxernya .
"Mandi dulu ask ,senja siapin bajunya "kata Senja ,saat Darren mandi dia baru berencana akan mencari baju ganti yang katanya sudah disediakan di almari .Darren menuruti Senja dengan langsung masuk ke kamar mandi .
Senja menarik nafas dalam begitu melihat pakaian yang disiapkan Sarita dan Bae .Bukan baju haram atau lingerie .Tapi termal ,sweeter tebal ,celana jeans dan syal layaknya mereka sedang berada di jepang saat musim dingin. Bagaimana mungkin Senja memakai baju - baju seperti itu di Jakarta .Sekalipun AC di setel di suhu terendah sekalipun ,baju - baju itu tetap tidak layak di pakai .Senja mengambil Cd dan bra ,lalu memakainya segera dan kembali menggunakan bathroop nya .Hal yang sama juga akan dialami Darren .
"Kok belum ganti baju ask ? "tanya Darren ,melihat Senja memainkan ponsel di tepi ranjang .Senja tidak menjawab ,hanya mengangkat satu tangannya menunjuk ke arah lemari .
Setelah melihat isi lemarinya ,tawa Darren pun pecah .Mertua dan mamanya memang yang terbaik .
"Itu artinya kita tidak boleh memakai baju untuk malam ini Ask "ucap Darren dengan senang hati .
Darren yang hanya memakai handuk terlilit di pinggangnya mendekati Senja .Ikut duduk di tepian ranjang di samping Senja .
"Mau diambilkan baju di kamar kita tadi ?"tanya Darren .
"Tidak ,nanti mereka merasa kita tidak menghargai mereka .Besok saja "ucap Senja .
"Baiklah ,kamu capek kan ? tidur dulu .Lepas saja bathrope nya ,itu pasti basah .Nanti kamu masuk angin "ucap Darren .
Sebenarnya Senja risih ,tapi tidak ada pilihan .Senja naik ke ranjang .Menarik selimut menutupi tubuhnya ,baru melepas bathropenya .Darren hanya melirik apa yang dilakukan Senja .Di lihat saja nanti apakah akan malu - malu lagi .
__ADS_1
Dengan santainya Darren melepas lilitan handuknya ,dan menaruh sembarangan di atas meja kaca .lalu memakai boxer baru yang disediakan mamanya pasti .
Pelan - pelan Darren menyusul Senja yang sudah langsung memejamkan matanya .Hanya memejamkan matanya ,tidak benar - benar tidur .Ekspektasinya tadi ketika acara selesai bisa langsung tertidur ternyata salah .Hanya mengenakan cd dan bra saat tidur sungguh sangat tidak nyaman ,apalagi ada Darren di sampingnya .
Berbeda dengan Senja ,Darren malah merasa nyaman - nyaman saja .Ini malah enak .Kalau nanti bisa terjadi apa - apa ,hemat energi untuk tidak membuka pakaian lagi.
Darren merapatkan tubuhnya ,hingga dadanya kini menempel sempurna dengan punggung Senja ,tangannya dilingkarkan di atas perut Senja .Sesekali mengelus lembut perut itu ,Senja merasakan sesuatu yang berbeda di bagian tengah Darren. Nafas Darren terasa semakin memburu, tepat mengenai lekuk lehernya.
"Ask .... Sudah tidur beneran ya ?"bisik Darren lirih .
Senja masih diam .Haruskah di hari pertama dia memulainya dengan berbohong .Senja belum tidur ,tapi kalau Senja bangun pasti hal yang diinginkan terjadi .
"Hemmmm "jawab Senja akhirnya .
"Boleh ya ... Sekali saja "pinta Darren .
Senja membalik badannya agar menghadap pada suaminya .Darren pun mulai menjelajah inchi demi inchi tubuh istrinya .Tangan Darren beranjak mencari bagian tepi dalaman yang dikenakan Senja.
"Ask "desah Senja .
"Sekarang ya Ask ? gpp kan bayinya ?"tanya Darren konyol .
Senja mengangguk ,enggan mengeluarkan suaranya yang nanti pasti akan terdengar seperti rintihan .
mata Senja membulat sempurna ,tangannya seketika mencengkram seprei dengan kuat .Senja bukan perawan ,tapi sudah lama sekali inti tubuhnya tidak terjamah ,belum lagi kepemilikan Darren sungguh menyesakkan .Senja mengatur nafasnya.
Darren menumpu tubuhnya dengan kedua tangannya ,lalu mulai menggerakkan tubuhnya naik turun .Perlahan karena dia pun ingin agak lama berada di sana ,merasakan nikmat dunia yang nanti pasti akan sangat dia inginkan lagi dan lagi.
__ADS_1
"Ask ... "bisik Senja membuat Darren semakin bersemangat.
"Arghhhh...Ask ...Ask ... .."Senja pun selesai .
"Sebentar Ask ...Dikit lagi " Darren pun mencapai klimaksnya.
"Terimakasih Ask ...Betapa aku beruntung menikahimu "ucap Darren tulus .
"Senja juga Ask .. Terimakasih "Senja tak kalah tulus .Di luar dugaan Senja sama sekali tidak mengingat Rafli sepanjang berhubungan dengan Darren tadi .Sentuhan Darren membius ,dia bahkan tidak sempat membandingkan seperti biasanya .
"Ask ...Capek gak ?"tanya Darren memelas .
"Senja haus Ask "jawab Senja jujur .
"Sebentar aku ke kamar mandi ,lalu aku ambilkan ya "ucap Darren ,langsung turun dari ranjang dan berlari kecil ke kamar mandi tanpa sehelai benang pun .
Senja benar - benar kehilangan rasa kantuknya .Sekarang sedikitpun matanya tidak ingin memejam .
"Ya Gusti ,murahan kebangeten hambamu ini .Di ingetin rasanya sekali bukannya anteng ,malah pengennya lagi dan lagi "batin Senja ,merutuki dirinya sendiri .Hanya Rafli yang tau ,Senja memiliki kemauan yang tinggi akan *** .Senja bukan hyper .Hanya saja tubuhnya mudah menuntut lebih ketika sudah mendapatkan sentuhan .
Senja meneguk habis air mineral tanggung yang diberikan oleh Darren .
"Bolehkah ?"tanya Darren hati - hati .
"Kali ini biarkan Senja yang memulai Ask "ucap Senja meski masih agak malu - malu.
Mereka melakukan sampai tiga kali .Kalau tidak ingat sedang hamil ,mungkin bisa lebih .Keduanya seperti sama - sama sedang kasmaran .Terlalu lelah ,akhirnya mereka pun tertidur benar - benar dalam keadaan polos .
__ADS_1