Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Secret admirer


__ADS_3

"Dari siapa ? "tanya Aleandro terlihat tidak senang .


"Gak tau kak ... Sudahlah .Gak penting banget .Kak Al mau balik kantor kan ? Senja mau lanjut kerja dulu ,Ada beberapa suplier yang tiba - tiba mundur mensuplai kain ke kita .Senja harus cari tau kenapa .Kalau memang perlu Senja akan minta Hyeon buat mensuplai kita .Mereka importir kain kualitas premium dari bangladesh dan india ."ucap Senja serius .


"Aku tidak mengerti soal itu .Aku pasrah saja ."sahut Aleandro .


"Baiklah ....Kak Al ,tapi Senja akan meminta HRD untuk mencarikan asisten. Senja butuh buat nanti jaga - jaga kalau kehamilan Senja sudah besar .Takutnya Senja geraknya jadi terbatas ."kata Senja .


"Terserah kamu Senja ...Aku ke kantorku dulu .Sampai jumpa besok pagi ."ucap Aleandro ,lalu mengambil buket bunga Senja .


"Tidak penting kan ? aku akan membantumu membuangnya ."tambah Aleandro .Tanpa menoleh pada Senja membawa bunga itu dan berniat membuangnya ke sampah di lantai bawah .


Senja kembali ke ruangannya .Memulai pekerjaannya .Senja melirik ponselnya yang berdering beberapa kali .Melihat nama Firly di layar ponselnya .Senja mengambil ponselnya lalu memblokir nomer Firly .Sesaat kemudian nomer telpon tak dikenal menghubinginya .Senja tidak mengangkatnya dan menghempaskan ponselnya begitu saja ke meja ,lalu menenggelamkan dirinya kembali pada pekerjaannya .


Tidak terasa waktu makan siang sudah lewat 30 menit yang lalu .Karena terlalu asik bekerja ,Senja jadi lupa waktu .Senja masih merapikan mejanya begitu Darren langsung masuk membawa kantong makanan .


"Makan siang dulu Bu ,mentang - mentang sudah jadi CEO ,jangan lupa makan siang .Harusnya ibu ada asisten.Jadi ibu ada yang ingetin makan ,minum vitamin dan lain - lain ."cerocos Darren sambil mengeluarkan isi kantong plastiknya Sup iga wortel ,perkedel ,jus jambu dan susu ibu hamil kemasan kecil .


"Apaan sih bang ? ngapain abang ke sini ? "tanya Senja heran .


"Kantor kita tetanggaan sayang ,cuman terpisah dua gedung saja .Sini makan ."ajak Darren menepuk sofa kosong di sampingnya .


"Abang baik banget ... Mau dong bang dibaikin tiap hari begini .Lumayan kan ...penghematan ."ucap Senja sambil duduk di di dekat Darren .


"Boleh sayang .... Tapi gak gratis .Nikahin abang ,Semua punya abang otomatis jadi milik kamu sayang ."ucap Darren santai tapi menyimpan maksud sambil pmembuka plastik sop iga .


"Apaan sih pakek sayang - sayang terus .Eh ..bang ...Tadi abang kirim bunga ya ?"tanya Senja .


"Bunga apaan ? aku gak seromantis itu Senja .Belum waktunya lebih tepatnya .Memangnya kenapa ?"selidik Darren .


"Tadi ada yang ngirim bunga ,tulip putih persis yang di pp nya abang .Kirain abang yang kirim ."jawab Senja ,sedikit kecewa karena bukan Darren pengirimnya .


"Berarti siapa yang kirim ?"selidik Darren lagi .

__ADS_1


"Ya gak tau bang ... Secret admirer mungkin ."jawab Senja menghibur rasa penasarannya sendiri .


"Kayak kecakepen aja punya pengagum rahasia .Yang ada pengagummu sudah pada ngaku semua ."ucap Darren


"Iya juga ya ,siapa juga yang naksir Senja .Abang yang ngajak nikah pun belum tentu cinta .Abang ngajak nikah Senja karena kepepet .Udah tua belum laku - laku ."ledek Senja membuat Darren menatap Senja heran .


"Ingat Senja ,Gak ada istilah perjaka tua .Sudah sukur aku yang perjaka ,malah mencintai kamu yang janda ."sahut Darren .


"Apa abang bilang ? perjaka ? aduh ..Mules Senja bang ."ucap Senja dengan ekspresi menggemaskan .


"Bisa nggak kamu gak usah ngeledek ..Back to topic .Siapa yang kira - kira kirim bunga ke kamu .Kalau aku tau ,akan aku kirimi balik bunga bangkai sekebon ."ujar Darren .


"Nggak tau bang .Gak ada nama yang terlintas di pikiran Senja ."


"Firly ? "tebak Darren .


Senja terdiam .Satu kemungkinan ,tapi tidak mungkin juga .Firly masih di negara S .


Senja mengambil ponselnya mencoba menghubungi Eunji .Sesaat setelah panggilan terhubung .


"Eun ... Kamu sudah ada kabar tentang Firly belum ? "tanya Senja .


"Belum banyak kak ... tapi yang jelas ,setiap awal pekan dia selalu berada di rumah sakit Huang selama 5 jam ,tapi pekan ini dia tidak datang .Menurut sumber yang Eunji percaya ,Dia kembali ke Indonesia ."jelas Eunji .


"Baiklah .. Bagaimana dengan masa lalu dia ?"tanya Senja lagi .


"Tidak ada bukti yang menguatkan kalau Firly adalah mantan suami kakak ."jawab Eunji yakin .


"Baiklah kabari kakak kalau ada informasi lagi tentang Firly .Salam untuk Hyeon dan appamu ."tutup Senja .


Darren menatap Senja lekat .


"Kamu mencari informasi tentang Firly ? buat apa ? apa kamu berharap dia suamimu ? " tanya Darren mulai dilanda cemburu .

__ADS_1


"Senja hanya ingin memastikan sesuatu .Senja berhak tau kebenaran yang sesungguhnya ."ucap Senja agak emosi .


"Senja !! Selama ini ,kamu sudah cukup menoleh ke masa lalu .Berjalanlah ke depan .Lihat di depan kamu masa depan masih panjang .Kalaupun Firly itu Rafli ,apa yang akan kamu lakukan ? kamu akan memaafkan seseorang yang memalsukan kematiannya ,meninggalkanmu sendirian menghadapi keluarganya ,lalu setelah sekian lama baru datang untuk mengharap kamu bersamanya lagi ? "teriak Darren .


"Pasti mas Rafli punya alasan yang kuat ,kalau sampai dia melakukan itu ."ucap Senja masih ingin membela Rafli .


"Terserah padamu .... Aku tidak suka Senja yang lemah .Jika kamu memang tidak bisa menerimaku .Pikirkan ini .Seorang yang mencintaimu ,tidak akan meninggalkanmu dengan alasan apapun .Karena sakit hati yang sesungguhnya adalah kehilangan orang yang kita cintai ."ucap Darren serius .


"Senja akan memastikan semuanya dulu .Setelah itu Senja akan tenang .Tolong abang jangan ikut campur urusan Senja kali ini ."pinta Senja .


"Terserah padamu ..... Aku sudah mengingatkanmu .Sekarang makanlah ,Aku kembali ke kantorku ."ucap Darren ,ada kekecewaan di wajahnya .


"Bang ..."panggil Senja lirih ,tapi masih sanggup untuk membuat Darren menoleh .


"Terimakasih bang makanannya ... Nanti pulang kerja ,Senja yang akan traktir abang ."ucap Senja dan hanya di jawab "Hemmmmm" oleh Darren .


Senja menikmati makannya dengan tidak terlalu semangat .Memikirkan perkataan Darren yang sebenarnya memang masuk akal .Firly atau Rafli


harusnya tidak mengganggu pikiran Senja lebih jauh .Bukankah Senja sudah memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan keluarga Rajata .Jadi sudah seharusnya Senja mempersiapkan diri dari sekarang untuk semua kemungkinan terburuk .Setelah makan siang Senja bertekad untuk menemui Darren di kantornya .


Senja meminta tolong pada driver untuk mengantar ke kantor Darren yang ternyata dekat dengan kantor Deandra .Selama ini Deandra memang tidak pernah mengajaknya berkunjung ke sana .


Meskipun dekat ,Senja tetap harus memutar jalan dulu sebelum sampai di kantor perusahaan Mahendra ,karena jalan depan perusahaan hanya untuk satu arah .


"Kemana saja aku selama ini ,sampai tidak melihat kantor Mahendra group yang sebesar ini ."batin Senja begitu menginjakkan kakinya di lobby .


Senja menemui resepsionis .


"Permisi mbak ,saya ada janji dengan Pak Darren .Katakan saja dari Senja ."ucap Senja sedikit berbohong .Kalau jujur jawabannya pasti harus membuat janji terlebih dahulu .


Resepsionis mengangguk dan langsung terlihat menelpon seseorang .Mengangguk -anggukkan kepalanya ,meski dengan wajah yang tidak bisa menyembunyikan kebingungan .


"Bu Senja .Kata pak Darren bu Senja sudah terlambat tiga bulan .Katanya kalau masih mau ketemu pak Darren ,ibu di suruh membawa buah tangan untuk pak Darren ."jelas Resepsionis .

__ADS_1


"Buah tangan ???"ulang Senja bingung ...,namun sesaat kemudian Senja tersenyum lebar .Dia akan membawa buah tangan yang tidak akan ditolak oleh Darren.


__ADS_2