Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Langit Senja


__ADS_3

"Kak Al ... Kenapa kak Al ada di sini ? "tanya Senja heran melihat Aleandro ada di lobby Rajata Corps.


"Aku mengikutimu dari tadi .Kenapa kamu melakukannya sendirian Senja .Kamu tidak bisa sendirian menghadapi mereka ."ucap Aleandro .


"Senja tidak mau melibatkan orang lain ."sahut Senja cepat .


"Ayo kamu ikut aku ...Kita harus bicara ."ajak Aleandro .Menarik tangan Senja ke sebuah mobil yang sudah menunggunya di lobby .Driver keluar begitu Aleandro mengisyaratkan akan mengganti kemudi dan menyerahkan kunci sepeda motor sportnya pada driver tersebut .


Aleandro membawa Senja agak menjauh dari pusat kota ,mereka melakukan perjalanan lebih dari satu jam ,bahkan hampir dua jam untuk sampai di sebuah pinggiran pantai .Aleandro dan Senja keluar dari mobil dan menikmati sore dalam keheningan sesaat .


"Apa yang kamu pikirkan Senja ? Mendatangi mereka begitu saja dan berpikir mereka akan memberi tau di mana mereka memindahkan makam anakmu ?"tanya Aleandro pelan dan lembut .


"Senja tau mereka tidak akan memberitau Senja kak .Tidak mungkin .Tapi mereka harus tau Senja tidak akan membiarkan mereka bersikap terus semena - mena ."jawab Senja .


"Anakmu sudah tenang di sana ,jangan sampai perebutan jenazah antara kalian membuat anakmu sedih ."ingat Aleandro .


"Senja tidak merebut Kak ,Senja lebih berhak atas Zain .Lagian mereka melakukannya pasti karena ada sesuatu .Tidak mungkin mereka tiba - tiba memindah makam itu begitu saja ."sahut Senja cepat .

__ADS_1


"Apa yang akan kamu lakukan ? Rajata sangat dekat dengan beberapa mafia Senja .Jangan bahayakan dirimu .Anakmu selalu ada di hatimu .Tidak masalah ada di manapun jenazahnya berada .Doamu akan sampai sekalipun kamu tidak tau jenazahnya sekarang di mana ."ucap Aleandro .


"Kak Al benar ,tapi bagaimanapun Senja akan tetap mencari tau .Zain akan sedih jika Senja tidak melakukan apa - apa untuknya ."kata Senja .


"Aku akan membantumu .Tapi aku minta satu hal .Jangan kamu turun tangan sendiri .Aku dan Darren akan menyelesaikan ini .Kamu fokuslah dengan pernikahanmu dan anak kita bertiga .Tunggu hasilnya dari kami dan beri kami waktu ."pinta Aleandro .


"Mana bisa Senja hanya diam dan menunggu ."protes Senja .


"Bisa ...Harus bisa ...Ingat Senja Kecelakaan kalian saat itu pasti bukan kecelakaan biasa ,banyak hal yang sedang mereka sembunyikan .Kita tidak bisa melawan mereka dengan dugaan baik kita kali ini .Kita harus berfikir jahat sebentar untuk tahu apa yang sedang mereka lakukan dan rencanakan "jelas Aleandro .


Senja terdiam ,apa yang dikatakan Aleandro memang masuk akal .Jika Senja hanya sendirian ,akan sulit mematahkan kekuatan Rajata .Kecuali dengan satu hal .Tapi Senja tidak ingin melakukannya .Senja tidak ingin menyakiti Darren .Mungkin mempercayakan urusannya kali ini pada Aleandro dan Darren adalah satu jalan terbaik .


Senja perlahan maju mendekati bibir pantai .Membuka flat shoes yang dia pakai dan membiarkan kakinya tersentuh air laut yang tenang tanpa deburan ombak .Senja duduk di atas pasir yang basah dengan pandangan yang tak lepas dari langit kuning semburat kemerahan dengan gradasi hitam yang masih samar .


"Senja selalu mengalah pada malam ,kehadirannya tidak selama siang .Senja hanya bisa kita nikmati sebentar .Tapi sanggup membuat kita terus mengingat dan merindukan keindahan yang di ciptakannya .Siluet di saat Senja adalah lukisan alam yang terindah .Senja hilang dalam sekejap berganti malam yang panjang .Tapi esok dan esoknya lagi ,senja tetap datang meski hitam tetap memudarkan pesonanya .Tapi senja tetaplah senja ,seberapa kelam dan pekat hitamnya malam menutupinya ,dia akan kembali datang dengan keindahan yang sama .Goresan senja selalu memikat siapapun yang melihat ."ucap Aleandro , menatap langit dengan pandangan kagum .


"Langit senja adalah pengingat bahwa manusia punya waktu berhenti untuk berusaha .Saat Senja datang seharusnya manusia sudah duduk bersila dan menanti waktu dirinya berterimakasih pada sang maha kuasa .Senja adalah waktu yang tepat untuk berhenti sesaat menjadi manusia dengan segala urusan duniawinya .Senja adalah waktu manusia menjadi hambaNya .Sebesar apapun kuasa manusia ,tidak ada yang kekal .Keindahan pasti ada kalanya berganti keburukan .Kebahagiaan pada saatnya juga akan berganti kesedihan ,begitu juga sebaliknya .Tidak ada sedih yang benar - benar sedih .Tidak ada bahagia yang benar - benar bahagia ."imbuh Senja .

__ADS_1


"Tetaplah menjadi Senja ... Tidak perlu selalu terlihat ,tapi semua orang menantikan dan merindukan kehadirannya ."ucap Aleandro memegang kedua pundak Senja membuat posisi mereka saling berhadapan .


"Senja bukan senja kak .Senja tidak selembut senja yang mau menggantikan sore hanya sebentar lalu tertindih malam lebih lama lagi .Senja hanyalah nama ,bukan sifat yang melekat .Karena Senja yang dihadapan kakak sekarang adalah Senja yang melalui pagi ,siang ,sore ,senja dan malam dengan emosi yang tidak selalu sama ."ucap Senja di akhiri dengan senyuman di ujung kalimatnya .


Aleandro melepaskan tangannya dari lengan Senja ,kelembutan Senja dan suasana senja yang romantis membuat nalurinya sebagai laki - laki normal tergugah .Aleandro memalingkan wajahnya dari tatapan Senja yang teduh ,menggigit bibir bawahnya menahan diri untuk tidak melewati batas hubungan yang dinamai Senja sebagai hubungan antara adik dan kakak .Jangan sampai Senja membencinya hanya karena ***** yang tidak tertahan .


"Silahkan pak "ucap penjual kelapa muda dengan membawa dua tempurung berukuran sedang dengan nampan di tangannya .Aleandro merasa terselamatkan .


Aleandro mengambil satu kelapa muda dan memberikannya pada Senja lalu mengambil satu lagi untuknya .Mereka nenikmati sejuknya air kelapa dengan obrolan yang lebih ringan kali ini .Aleandro tidak mau menyiksa dirinya dengan melarutkan dirinya pada perasaannya yang mulai mengagumi Senja sebagai lawan jenis .Tidak lagi murni sebagai adik seperti sebelumnya .


Tanpa disadari ponsel Senja terus berdering sejak tadi .Berkali - kali ,berulang - ulang .Puluhan spam chat menghujani pesan whatsapp nya .Dari Darren tentunya .Setelah menelpon rumah ,maid mengatakan Senja sudah keluar rumah dari siang .Tapi saat menelpon Chun Cha ,dengan polosnya Chun Cha mengatakan Senja tidak ke kantor hari ini .Lagi - lagi Senja tidak memberitahunya akan pergi ke mana .Senja juga mengabaikan pesannya agar tidak keluar kecuali ke kantor .


Sementara ada yang panik dan sibuk dengan pikiran - pikirannya sendiri .Senja dan Aleandro malah beberapa kali mengambil foto selfie dengan berbagai gaya sampai meminta tolong pada penjual kelapa muda untuk memotret mereka dari jarak jauh .Di selingi canda yang lepas .Sesaat beban Senja terasa hilang ,Aleandro membawanya ke tempat yang tepat .Tak disangka ,Aleandro mengunggah salah satu foto kebersamaannya dengan Senja di salah satu aplikasi sosial medianya .Meskipun teman Aleandro terbatas ,tentu saja bukan teman - teman sembarangan dan pastinya Aleandro juga masih saling follow dengan Darren .


Kurang lebih foto dan captionnya seperti ini :


__ADS_1


...Senja selalu mengalah pada malam yang mendesaknya pergi demi memeluk rembulan dan menebar bintang .Melihatnya hanyalah menumpuk rindu .Meski tanpa luka ,perginya masih sanggup menoreh trauma ....


Dan pada akhirnya Darren pun melihat postingan Aleandro di beranda sosial medianya .Meski hanya siluet ,Darren tau perempuan yang bersama Aleandro adalah Senja .Seketika tubuh dan otak Darren merasa panas .Hatinya jangan di tanya lagi .Kemarahan dan cemburu terlihat nyata di wajahnya .


__ADS_2