Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
kemarahan Darren


__ADS_3

Setengah jam kemudian Senja dan Aleandro pun kembali pulang menuju pusat kota .Tapi di tengah perjalanan mereka menyempatkan diri berhenti di sebuah resto untuk makan malam sekaligus sholat maghrib .Pertama kalinya bagi Aleandro menjadi imam bagi Senja .


Mereka memilih duduk di sebuah gasebo yang langsung menghadap kolam ikan gurami di depannya .Aleandro benar - benar memanfaatkan waktunya bersama Senja .


"Kak Al ..besok ketemu nando yuk .Mau sampai kapan nunggu siap ? kak Al tuh gak butuh persiapan apa - apa .Cukup ada niat ketemu .Selanjutnya biar nurani yang bicara ."ucap Senja membuka pembicaraan sambil menunggu pesanan mereka datang .


"Ketemu di mana ?"tanya Aleandro .


"Kita samperin di rumah Senja atau minta Rosa bawa Nando kemana gitu .Yang penting tempatnya nyaman dan gak terlalu ramai ,biar kakak dapat feel nya ."jawab Senja .


"Baiklah .... Tapi sepertinya aku butuh mood boaster dulu biar besok aku lebih semangat ."modus Aleandro .


"Ish ... ketemu anak sendiri pakai mood boaster ."gumam Senja .


"Belum tentu anakku Senja .Asas praduga please ."sahut Aleandro .


"Baiklah ... malam ini seneng - senengin hati kakak .Biar besok lancar dan semangat ketemu Nando nya ."saran Senja .


"Malam ini mau sama Ades junior .please kasih aku kesempatan .Mumpung Darren gak ada .Aku ingin jalan - jalan ,makan apapun deh pokok sama kamu dan Ades junior ."ucap Aleandro memohon .


"Ades junior ? kayak brand air mineral kak ."tanya Senja sambil terkikik .


"Aleandro ,Deandra dan Senja junior .Kan anak itu kolaborasi kita bertiga ."jawab Aleandro .


"Baiklah ,tapi besok kita ketemu Nando ya .Kita ke rumah Senja saja ."ucap Senja disambut anggukan kepala Aleandro .

__ADS_1


Obrolan mereka terhenti ,memberi kesempatan pada waiter untuk meletakkan pesanan mereka di atas meja .Senja mengambil ponselnya untuk menghubungi Sarita karena akan pulang agak telat untuk menuruti kemauan Aleandro .Setelah di iyakan oleh Sarita ,Senja baru melihat kalau Darren begitu banyak mengirim pesan padanya .Ada 86 pesan tapi dengan kata yang sama "di mana ?" hanya itu .


Senja mencoba kembali menghubungi Darren .Sekali ,dua kali sampai empat kali tapi ponselnya tidak aktif .Senja berfikir pasti Darren sedang meeting bersama Mahendra. Senja pun tidak berfikiran aneh - aneh dan mematikan ponselnya juga karena batreinya hanya tersisa sedikit .


Senja dan Aleandro pun menikmati makan malam mereka dengan santai .Selesai makan mereka masih mampir di taman kota untuk membeli semangkok bakso malang .


Pukul 21.45 akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang .Aleandro tidak ikut masuk ,karena sudah terlalu larut .Senja pun langsung masuk ke dalam rumah Mahendra yang sudah terlihat sepi tanpa penghuni .Sampai kamarnya ,Senja langsung mengambil baju ganti lalu langsung ke kamar mandi untuk mengguyur tubuhnya yang sudah sangat lengket karena aktivitasnya hari ini .


Senja menyelesaikan mandinya drmgan cepat. segera menggunakan daster tidurnya seperti biasa ,lalu Senja pun keluar dari kamar mandinya .


"Astaghfirullah Ask !!!!"ucap Senja kaget melihat sosok Darren duduk di tepian ranjangnya dengan tatapan tajam menyelidik .


"Puas kamu ?"tanya Darren sinis dan tanpa basa basi .


"Kenapa menghargai aku begitu sulit buatmu Ask ? Kenapa menjaga perasaanku saja kamu enggan ? Apakah aku memang tidak penting atau memang mencintai aku itu sulit ? "tanya Darren sebisa mungkin menjaga emosinya .


"Ask ...Hari ini tidak seperti yang kamu bayangkan .Senja bisa jelasin " ucap Senja yang mulai paham pembicaraan calon suaminya .


"Aku sudah bilang ,jangan kemanapun selama aku tidak ada .Tapi kenapa kamu tetap pergi ? Aku mengingatkanmu jangan terlalu dekat dengan Aleandro ,tapi seharian kamu malah bersamanya ."ucap Darren terdengar begitu kecewa .


"Tidak seperti itu ,kamu boleh marah sama Senja .Iya ,Senja akui kali ini Senja salah .Tapi ini tidak ada hubungannya dengan kak Al .Kami tidak melakukan apapun ask ... Senja akan ceritakan dari awal .Tapi tolong jangan memasang wajah seperti itu .Senja sama sekali tidak melakukan apa - apa bersama kak Al.Kak Al hanya ingin menghibur Senja ."jelas Senja yang merasa tatapan Darren berlebihan padanya .


"Terus aku harus memasang wajah yang bagaimana ? Aku harus tersenyum ? Aku harus senang melihat kamu berduaan dengan orang lain yang mengagumimu .Berhentilah bersikap naif ask .Aleandro mengagumimu sebagai seorang perempuan ,bukan sebagai adiknya .Jaga jarak dan keakraban kalian .Kita ini akan menikah ,jangan kamu malah memberi harapan untuk laki - laki lain ."ucap Darren tajam .


"Ask ...Siapa yang memberi harapan ? Berhentilah menuduh .Biarkan Senja bicara sebentar .Beri Senja kesempatan untuk menjelaskan ."pinta Senja lagi .

__ADS_1


"Dengan cerita apa lagi kamu menutup kesalahanmu .Ask ... aku memang mencintaimu .Tapi cintaku juga tidak buta ,aku harus tetap bisa membedakan salah dan benar .Jika aku bisa menunggumu bisa mencintaiku ,harusnya kamu juga bisa sedikit berusaha menjaga perasaanku ."ucap Darren .


Senja memberanikan diri mendekati Darren lalu berlutut di depan calon suaminya itu dan membawa tangan Darren ke dalam genggaman tangan mungilnya .


"Lihat Senja Ask .... Senja tau Senja salah karena pergi tanpa pamit dulu sama kamu .Senja pergi ke makamnya mas Rafli dan Zain .Awalnya Senja hanya ingin mengatakan pada mereka kalau Senja akan menikah lagi .Aneh ya Ask ... Sudah setahun lebih Senja tidak ke sana ,hampir dua tahun malah .Entah kenapa keinginan untuk kesana tidak bisa Senja tahan .Dan apa yang terjadi ? Senja tidak menemukan makam mereka .Mantan mertua Senja mengambil jenazah mas Rafli dan Zain ,tanpa memberitahu Senja terlebih dahulu .Kenapa mereka sampai melakukannya ,Senja tidak habis fikir sampai sekarang ."jelas Senja panjang lebar .


"Terus ?"tanya Darren masih terlihat kesal .


"Senja ke rumah mas Rafli untuk mencari penjelasan .Tapi mereka tidak ada di rumah .Lalu Senja ke kantor Rajata ,Senja ketemu langsung sama papanya mas Rafli .Tapi bukan jawaban yang Senja dapatkan .Lagi - lagi hanya hinaan yang menjawab pertanyaan dari Senja untuk mereka .Senja hanya ingin tau di mana makam Zain sekarang .Senja ikhlas


mereka yang mengurus jenazah mas Rafli .Tapi tidak dengan Zain .Selama Zain masih hidup saja mereka tidak pernah peduli lalu kenapa sekarang mendadak peduli .Padahal biaya pemakaman waktu itu saja mereka tidak mau membayar ."ucap Senja bergetar menahan sakit hati .


"Kamu teledor Ask .Kamu pikir mendatangi mereka sendirian itu pilihan tepat .Mereka dikelilingi mafia Ask .Apa tidak bisa kamu menelponku terlebih dahulu ? sekecil apapun langkahmu tolong libatkan aku Ask .Kamu sekarang tidak sendiri lagi .Belajarlah membiasakan diri berbagi bebanmu denganku ."ucap Darren ,merengkuh pundak Senja dan membawa Senja duduk di sampingnya .


"Urusan makam Zain biar aku yang urus .Jangan kamu fikirkan .Mulai sekarang serahkan semua urusanmu dengan Firly dan keluarga Rajata padaku .Jangan sampai kamu menemui mereka lagi tanpa sepengetahuanku ."tegas Darren .


"Ya Ask .... Senja minta maaf ."jawab Senja .


"Lalu kenapa bisa bersama Aleandro ,berduaan di pantai .Itu terlalu intens Ask ...Seharusnya kamu tidak melakukan itu ."ucap Darren kembali agak ketus .


"Karena ternyata kak Al di minta Chun untuk melindungi Senja Ask .Kak Al ternyata mengikuti Senja dari mulai Senja berangkat ke makam .Tapi Senja baru bertemu saat sudah keluar dari ruangan Rajata .Lalu kak Al mengajak Senja menenangkan diri ke pantai .Kami ngobrol biasa Ask ,tidak terjadi apapun ."jelas Senja lagi .


"Sebenarnya banyal hal yang masih ingin aku tanyakan Ask ..Tapi sepertinya kamu lelah .Tidurlah .Dan biarkan aku sendiri dulu .Aku mencintaimu Ask ,tapi bukan berarti aku akan diam dan menerima begitu saja perlakuanmu yang salah ."ucap Darren ,lalu meninggalkan Senja yang masih duduk terpaku .


Kerinduan seolah hilang berganti kekesalan ,cemburu dan amarah .Tidak ada pelukan atau ciuman hangat yang biasanya Darren berikan .Senja merasa sangat bersalah sekarang .

__ADS_1


__ADS_2