Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Baby De


__ADS_3

"Tarik nafas dalam dulu bu ,hembuskan pelan .Jangan mengejan "ingat suster berulang - ulang .Senja terus memegang lengan Darren yang berada di samping kepalanya .


Darren sudah tidak lagi mempesona seperti awal kedatangannya tadi .Satu cakaran di tepi mulut akibat menyuruh Senja bersabar terpampang nyata .Kemejanya sudah terbuka paksa karena kancing terlepas begitu saja akibat tarikan kuat istrinya ,


"Tarik nafas dalam ya bu ,bokongnya jangan diangkat .Setelah aba - aba dari saya ,ibu dorong yang kuat ya .Tarik nafas dalam ,hembuskan perlahan .Tarik nafas lagi .Dorong ......... "ucap dokter dengan telaten .


Senja meremas lengan Darren semakin kuat ,sepertinya kulit Darren ada yang mengelupas ,karena dia merasakan sedikit perih .


"Ayo bu ,satu kali lagi tarik nafas ...Dorong ..."


"Oeekkkk...oekkkk...oekkk ...."terdengarlah suara tangisan bayi .


Senja menangis haru .Pikirannya kembali melayang ke 7 tahun silam saat dia melahirkan Zain .Setelah tangisan bayi terdengar ,Rafli menghujaninya ciuman dan kata terima kasih .Melihat Darren yang kini di sampingnya ,Senja tersenyum kecil .Meskipun Darren tidak memeluknya ,tidak mengucapkan terimakasih ,setidaknya Darren menemaninya dan merelakan tubuhnya babak belur untuk pelampiasan rasa sakit .


Mungkin karena ini bukan anak dari Senja maupun Darren .Tidak ada kebahagiaan berlebih atau haru pada diri Darren .Hanya perasaan lega yang tersisa .Senja berhasil melahirkan bayi Deandra dan Aleandro dengan selamat .


"Selamat ya bu ,baby nya perempuan .Cantik seperti ibunya .Kami bersihkan dulu ,setelah ini silahkan melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini ) .Senja mengangguk seraya tersenyum .


Andai Deandra masih hidup ,pasti ini akan menjadi hari terbahagianya .


"Selamat ya Ask ...kamu memang hebat "ucap Darren tulus lalu mengecup kening istrinya .


"Terimakasih Ask ,terimakasih menemaniku sampai kamu terlihat seberantakan ini "jawab senja sambil mengelus pipi suaminya .


Suster kembali masuk membawa bayi perempuan yang sangat cantik .Darren memundurkan tubuhnya selangkah dari bibir ranjang Ddenja merubah posisi tidurnya menjadi posisi setengah istirahat ,lalu membuka kancing bajunya ,melepas pengait ** nya .


"Silahkan bu "ucap suster ,memberikan bayi berberat badan 3,8 kg dengan tinggi 52 cm itu .Senja pun melakukan IMD .Bayi mungil itu lumayan pintar mencari sumber penghidupannya .Dalam waktu sekejap dia sudah pandai menyesap pu**** Senja dengan teratur .

__ADS_1


Rasa haru dan sedih datang menyeruap bersamaan .Lagi dan lagi ingatan tentang Zain datang .Pikirannya pun kembali pada anak kecil yang memanggilnya mama Afli tadi .Kali ini Senja bertekad berhenti mencari bagaimanapun caranya .Jika Darren tidak menolongnya ,dia akan mencari detektif swasta .Rasa penasarannya harus tuntas kali ini .


Senja menatap wajah cantik bayi mungil di dadanya ,bayi yang tidak sempat melihat wajah dan mendapat belaian ibunya .Senja kembali menitikkan air matanya ,Darren mengusap pundak istrinya .


"Jangan khawatirkan apapun .Mungkin aku tidak punya keterikatan dan perasaan sayang 100% pada anak ini .Tapi aku janji akan mendukungmu dan menemanimu membesarkan anak ini " ucap Darren jujur .Ketidaksukaan Darren pada Aleandro ,membuatnya gengsi mengakui dia bisa saja sayang dengan bayi perempuan yang wajahnya mirip Aleandro .


Setelah itu Senja dan bayinya pun kembali ke ruangan presiden suite bertepatan dengan datangnya Hutama ,Mahendra ,Aleandro ,Chun Cha dan juga Sarita .


"Selamat sayang ... Kamu hebat sekali bayi sebesar itu bisa tanpa jahitan .Mama dulu saat melahirkan Darren bukan lagi cuman dijahit tapi diobras .Mama sampai takut mau melakukan begituan sama papa .Kami menunggu 4 bulan baru mama berani "ucap Sarita ,sedikit menurunkan volume suaranya di dua kalimat terakhir .


"4 bulan ? "tanya Senja heran ,dulu di hari ke 41 ,Rafli sudah tidak tahan .Senja tidak bisa membayangkan dengan Darren .Hasrat keduanya sebelas dua belas .


"Selamat Senja ,terimakasih sudah mewujudkan keinginan Deandra .Setelah ini wujudkan keinginan Opa .Opa pengen punya cicit dari anak angkuh itu .Buat dia lebih berantakan dari sekarang "seloroh Opa sambil memperhatikan penampilan Darren .


"Ternyata Senja lebih ganas ketimbang mama saat melahirkan .Mama hanya membuat baju papa awut - awutan ,tidak sampai ada cakaran di bibir atau di manapun .Jika kemeja itu dibuka papa jamin barang bukti ketidakberdayaan suami akan semakin bertambah "kekeh Mahendra .


Di antara yang lain wajah Aleandro tampak yang paling sumringah .Dengan membawa bunga Aster di tangannya ,Aleandro mendekati Senja ,menundukkan kepalanya dengan gerakan cepat Aleandro mencium kening Senja .


"Terimakasih untuk semua yang sudah kamu lakukan untuk anak kita "ucap Aleandro ,memberikan buket bunganya di pangkuan Senja ,lalu mengecup kening Senja tak terduga .Tentu saja membuat yang ada di ruangan terkejut ,terutama Darren yang langsung menghantam wajah Aleandro dengan kepalan tangannya .


Mahendra dan Hutama langsung memisahkan keduanya .


"Jaga sikapmu Al "bentak Hutama .


Darren tampak masih belum terima .Sementara Al hanya tersenyum sinis .Tidak hanya mengecup kening sebenarnya ,Aleandrobingin memeluk Senja .Perempuan itu sudah berjuang mengeluarkan anaknya .


"Kendalikan emosimu "

__ADS_1


"Sudah Ask ,Kak Al tidak akan mengulanginya lagi .Iya kan kak ? "tanya Senja ,ingin meredam amarah suaminya .Aleandro mengangguk licik .


"Kak tolong adzani ya ,dia belum di adzani "pinta Senja .


"Bukankah ada Darren ,kenapa malah belum diadzani ? "tanya Sarita heran .


"Abang menghargai kak Al ma ,kalau abang yang Adzani mama taulah pasti kak Al juga gak bakalan terima "jawab Senja lugas ,karena memang begitulah kenyataannya .lSejak Deandra meninggal hubungan Darren dan Aleandro jarang kali tanpa perdebatan .Keduanya seolah ingin menunjukkan dirinya lebih baik dari pada yang lain .


Setelah di adzani bayi cantik belum bernama itu tertidur pulas di box nya .


Senja berdiri perlahan ,tidak ada jahitan tapi tetap saja ngilu .Lubang sempitnya masih terasa berdenyut .


"Mau kemana Ask ?"tanya suaminya lembut .


"Kita duduk bersama yang lain sebentar "ucap Senja menunjuk ke arah Sofa yang sedang seru - serunya mengobrol tentang nama .Sesekali Aleandro menoleh ke arah box bayi .Berharap bayi itu terbangun agar dia bisa menggendongnya kembali .


"Opa mau namanya Anyelir ,Aleandro maunya Alinea ,Sarita maunya Zylvia .Mahendra terserah .Kalau kalian berdua ? "tanya Opa mempertanyakan pendapat Senja dan Darren .


"Skip pendapat Darren "jawab Darren cuek .


"Biarkan kak Al saja yang menentukan namanya .Karena nama adalah harapan dan doa orangtuanya "ucap Senja .


"Baiklah ...Akan aku pikirkan matang - matang dulu .Kita akan memberinya nama nanti saat Aqiqah .Kita bisa menyebutnya baby De sementara "ucap Aleandro .


"Baiklah masalah nama kita anggap selesai .Opa...Ma...Pa...Ask...Kak Al ..Senja ingin membicarakan sesuatu dengan kalian "ucap Senja hati - hati .


"Mau bicara apa Ask ? " tanya Darren penasaran .

__ADS_1


"Tentang kita Ask "jawab Senja datar dengan pandangan menerawang .


__ADS_2