
Senja memantapkan langkah kakinya keluar dari kamar hotel .Aleandro berjalan di sampingnya ,dengan satu tangan menyeret koper merah marun milik Senja .
"Kamu terlihat sedih ,apa kamu tidak senang kembali ke Jakarta ?"tanya Aleandro heran .
"Bukan begitu kak ,tentu saja sangat senang .Hanya saja ...."Senja tidak meneruskan kalimatnya .
"Firly ??? "tebak Aleandro .
"Salah satunya "jawab Senja jujur .
"Dan Yang lain ? " tanya Aleandro lagi .
"Orangtua Senja kak .Senja ingin menemui saudara tiri Senja sebentar .Senja menyuruh mereka menemui Senja di bandara ."ucap Senja membuat Aleandro penasaran ,karena setahu Aleandro Senja yatim piatu .
"Kapan - kapan Senja cerita Kak .Intinya Senja sudah ketemu bapak kandung Senja .Pertemuan yang tidak sengaja ,tidak terlalu manis dan tidak meninggalkan kesan apapun selain rasa iba ."tambah Senja sedatar wajahnya saat ini .
Driver membantu Aleandro memasukkan kopernya ke bagasi mobil lalu Senja dan Aleandro pun duduk di bangku penumpang .
Senja lebih banyak diam sepanjang jalan menuju bandara .Senja bukannya tidak senang ,hanya saja dia merasa urusannya masih ada yang belum selesai di sini .
"Take it easy .... Kamu pasti bisa .Kamu pernah mengalami hal yang berlipat - lipat lebih berat dari ini . "ucap Aleandro ,memberi semangat pada Senja .
Driver menurunkan Senja dan Aleandro tepat di drop off terminal keberangkatan di bandara besar negara S .Tampak Hyeon dan Eunji sudah menunggu Senja di sana .
"Maaf kalian menunggu lama ."sapa Senja ,memeluk satu persatu adik tirinya .
"Tidak masalah kak ."jawab Hyeon .
"Kakak mau kembali ke Jakarta .Kalian jaga appa kalian baik - baik ya .Katakan padanya ,tidak perlu terus mencemaskan dan mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi .Ajari appa kalian berani menjawab sedikit eomma kalian jika memang benar .Dan kalian jangan ikut - ikutan menghina appa kalian ya .Sekalipun semua uang dari Eomma kalian ,kalau appa kalian itu tidak pintar dalam berbisnis .Uang itu tidak akan menjadi sebanyak ini ." ucap Senja panjang dan lebar ,ditutup dengan kelegaan di hati Senja .Satu beban berkurang .Memaafkan ,menerima dan berdamai dengan keadaan adalah cara Senja bertahan sampai saat ini .
Hanya satu kebencian yang masih abadi di hati Senja ,Yaitu kebenciannya pada keluarga Rajata .Senja tidak sanggup melupakan perlakuan mereka terhadap Zain begitu saja .Senja mengingatnya dan merekam berkali - kali di setiap doanya .Di mana Senja selalu mendoakan ketidakbahagiaan menyelimuti hati keluarga Rajata .Senja bukan malaikat ,yang harus baik pada semua orang .Senja memanfaatkan dengan baik sisi jahatnya untuk mendoakan yang buruk - buruk bagi keluarga Rajata .
__ADS_1
"Kenapa kakak mendadak begini memberi tau kami ,kalau kakak memberi tahu kami kemarin ,pasti kami akan menginap di tempat kakak sehari ."ujar Eunji .
"Kita kayak mau terpisah jauh saja dari sini ke Jakarta tidak sampai 2 jam .Kalian bisa mengunjungi kakak kapanpun kalian mau .Bagaimana kabar Chun Cha ?"tanya Senja sedikit penasaran bagaimana kabar Perempuan emosional itu setelah termakan kebohongan Senja .
"Dia tidak baik - baik saja .Eomma mendatangkan psikiater khusus ke rumah ,dan mengawasi kak Chun dengan ketat .Kak Chun sama sekali tidak diijinkan keluar rumah tanpa pendampingan psikiaternya ."jawab Hyeon.
Aleandro hanya menyimak karena dia sama sekali tidak paham dengan apa yang di bicarakan oleh Senja dan adik - adiknya .
"Kita ngobrol sambil ngopi sebentar Yuk .Kita masih ada waktu 45 menit lagi ."ajak Aleandro sambil menunjuk Coffe shop yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri .
"Oh ...ya ,sampai lupa .Kenalkan ini kak Aleandro .Ini kakak angkat kakak ."ucap Senja pada Hyeon dan Eunji yang langsung menjabat tangan Aleandro .
Mereka pun lalu duduk bersama ,berbincang hangat dan akrab .Dari sana Aleandro baru sedikit tau kalau dia sedang berada di antara anak -anak dari Ceo DNG Corp .
"Senja .... "Sapa Firly yang tiba - tiba muncul entah dari mana .
"Mas Firly ..." ucap Senja .
Senja berdiri ,lalu berjalan menjauhi Aleandro dan adiknya diikuti Firly di belakangnya .
"Katakan apa yang ingin mas Firly katakan sekarang ."ucap Senja datar .
"Aku hanya ingin memberikan ini .Kamu lebih pantas menyimpannya .Karena hanya namamu yang tertulis di sana ."ucap Firly sambil memberikan buku catatan harian Rafli pada Senja .
"Terimakasih mas .."ucap Senja lirih sambil menerima buku harian Rafli .
"Jaga dirimu dengan baik Senja .Setelah ini hanya keajaiban dan kebetulan yang akan mempertemukan kita kembali .Aku sedih harus mendengar kamu ingin kita saling menjauh .Setelah kita baru saja akrab .Tapi aku hargai keputusanmu ."ucap Firly ,pasrah .
"Maaf kalau membuat mas jadi terlibat .Tapi bagaimanapun mas Firly juga keturunan Rajata ."ucap Senja tenang tapi menyimpan luka .
"It's okey Senja .Aku sangat mengerti ."ucap Firly ,entah tulus atau hanya basa basi semata .
__ADS_1
Senja mengulurkan tangannya pada Firly ,ingin menjabat tangan Firly untuk terakhir kalinya .Tapi Firly malah menarik tangan Senja hingga tubuh Senja berhasil menempel sempurna ke tubuh Firly .Dan tubuh mungil Senjapun dengan mudahnya berada dalam pelukan Firly sekarang .
Seketika Senja kembali merasakan hangat pelukan Rafli .Pelukan yang cukup menggantikan ribuan kalimat bermakna ,menyejukkan jiwa dan membawanya pada ketenangan yang sesungguhnya .
Firly dan Senja seolah lupa mereka sedang berada di mana .Mereka sama - sama tenggelam dalam pelukan yang menurut mereka adalah pelukan perpisahan ,tapi mereka tidak sadar ,pelukan itu mengikat batin mereka lebih erat ke dalam kenangan .
Mata Senja terpejam ,meresapi wangi tubuh Firly yang terasa Rafli .Senja mengecup lembut dada Firly ,membuat sang empunya ikut memejamkan matanya .Entah sudah berapa pasang mata yang menjadi saksi dalamnya perasaan mereka berdua .Senja dan Firly sedang menpertontonkan adegan adegan sad ending yang romantic .
"Tunggu aku sebentar ... Jangan lari pada siapapun .Tunggu aku ."bisik Firly lirih .
Senja mendongakkan kepalanya ,menatap Sendu wajah Firly ,kembali mencari jawaban atas perkataan Firly barusan .Mereka benar - benar sedang lupa tempat .Untung saja ,mereka sedang di sebuah negara yang melihat adegan seperti ini bisa dengan santai tanpa cibiran .
Rafly mengecup bibir Senja lembut .Nalurinya mengatakan tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan .Senja terbuai ,suara hiruk pikuk bandara yang termasuk dalama kategori bandara tersibuk di dunia terabaikan .Mereka saling membalas ciuman dengan lembut ,sangat lembut .
Firly menyudahi aksinya .Menempelkan keningnya pada kening Senja .Nafasnya berhembus hangat menyapu pipi Senja yang sudah bersemu merah .
"Pergilah ..Jaga dirimu baik - baik ....Tunggu aku bisa melewati sesuatu .Aku akan berjuang untukmu ."ucap bisik Firly lirih .
Senja tidak menjawabnya .Hanya meraih dan menggenggam tangan Firly ,lalu menggelengkan kepalanya perlahan .
"Aku pergi mas ."pamit Senja lalu berjalan dengan posisi memunggungi Firly menuju tempat Aleandro dan kedua adik kembarnya berada .
"Tolong jangan jadikan ini yang terakhir Senja .Aku tidak akan sanggup ."batin Firly perih .
Aleandro merasakan nyeri di dadanya menyaksikan apa yang dilakukan Senja barusan .Seharusnya Senja tidak selemah itu .Tidakkah Senja sadar ,Rafli sedang memainkan emosi Senja saat ini .Entah apa tujuannya .
Aleandro bersahabat dengan Rafli cukup lama ,Jika ada orang lain yang bisa memahami Rafli dengan baik selain Senja ,maka orang itu adalah dirinya dan Deandra .Yang dilihatnya saat ini adalah Rafli .Seperti halnya Senja yang sering melihat kemesraannya dengan Deandra ,Aleandro pun sering melihat kemesraan Senja dan Rafli .Yang mereka pertontonkan barusan adalah the real Rafli dan Senja ,bukan Firly .
"Hyeon....Eunji ....Tolon kalian selidiki Firly ,apa benar dia mempunyai sodara kembar ,dan cari tau aktivitasnya 5 tahun terakhir ."ucap Senja tegas ,Hyeon dan Eunji pun mengangguk .
Akhirnya Senja dan Aleandro pun berjalan menuju hanggar jet pribadi Aleandro .Dengan tanya ,ragu dan keyakinan yang sama tentang Firly .
__ADS_1
"Selamat tinggal S ,terimakasih sudah memberiku cerita singkat namun sangat berarti .Aku tinggalkan keraguanku di sini ,suatu saat aku akan kembali dengan sebuah kepastian .Biarkan aku mencari buktinya dulu ."bisik batin Senja pada dirinya sendiri .