Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Kesempatan


__ADS_3

"Silahkan bu "kata sekretaris Darren yang bernama Leta sambil membukakan pintu ruangan Darren .


"Terimakasih "kata Senja pada Leta .


"Cepat sekali aku mendapatkan kunjungan balasan dari ibu Senja ternyata ."sapa Darren dari balik belakang meja kebesarannya .


"Abang kenapa ngomong ke resepsionis kalau Senja telat 3 bulan ?"tanya Senja heran .


"Emang telat 3 bulan kan ? kalau gak telat mana hamil ."jawab Darren dengan santainya .


"Astaga ...Abang gak jelas sekali ."dengus Senja kesal .


"Terus mana buah tangan yang aku minta ?"tanya Darren ketika memperhatikan Senja tidak membawa apapun selain tas tangannya .


"Sini bang kalau mau lihat .."jawab Senja ,membuat Darren semakin penasaran .


Darren mengampiri Senja .


"Ini bang "ucap Senja sambil menunjukkan telapak tangannya yang kosong pada Senja .


"Jangan membodohiku Senja."ucap Darren kesal .


"Senja gak membodohi abang ...Ambillah jika abang masih mau ."jawab Senja santai .


Darren semakin bingung dengan ucapan Senja .


"Abang menginginkan buah tangan bukan ? Senja. sudah bawa ,Abang mau atau tidak ,itu kembali ke abang ."tambah Senja ,tidak menjawab kebingungan Darren .


"Apa yang selalu abang minta dari Senja ?"tanya Senja balik bertanya .


"Kesempatan ."jawab Darren .


"Ambillah ."ucap Senja kembali memberikan kedua telapak tangannya untuk Darren .


"Benarkah ?"Darren meraih tangan itu dan menggenggamnya .


"Hanya kesempatan bang .Tidak lebih .Abang tau persis yang lain masih milik siapa ."ucap Senja datar .


"Tidak mengapa .Akan aku buat kamu mencintaiku pelan - pelan ."janji Darren .

__ADS_1


"Apa itu artinya kita jadian ?"tambah Darren senang ,karena masa single akan berakhir untuk pertama kalinya .


"Belum bang ...Senja hanya memberikan abang kesempatan .Kita tidak bisa menjalin hubungan tanpa ada perasaan saling .Cinta sendiri itu gak enak ."ucap Senja ,membuat raut bahagia Darren meredup .


"Baiklah aku mengerti .Terimakasih ...Aku akan menggunakan sebaik mungkin ."ucap Darren ,melepaskan genggaman tangannya dan mulai mengajak tangannya berfikir .


"Kenapa tiba - tiba sekali ?"tanya Darren merasa aneh .


"Senja merasa apa yang abang ucapkan tadi benar .Senja akan mencoba memulai hidup Senja yang baru .Kalaupun tidak dengan abang ya harus dengan orang lain .Papa Hutama menginginkan Senja menikah .Senja tidak ingin menikah dengan laki - laki pilihan beliau ."ucap Senja .


"Saat itu terjadi ,aku berharap aku yang menikahimu ."ucap Darren .


Ponsel Senja yang sengaja di silent bergetar beberapabkali di dalan tasnya .Senja meraih ponselnya ,Dari layarnya terpampang jelas nomor sebuah instansi yang tidak di ketahui oleh Senja sebelumnya .Yang Senja lihat hanya nomer 021 **********.


"Halo --- Iya benar -- di mana ? -- Baiklah saya ke sana sekarang ."Senja mengembalikan ponselnya segera ke dalan tasnya .


"Senja pergi dulu bang ."pamit Senja terburu - buru .


"Aku anter ."sahut Darren .


Senja tidak ingin berdebat ,jadilah dia terima - terima saja begitu Darren mengikutinya .Mulai dari ruangannya turun ke lobby hingga sekarang dalam perjalanan menuju rumah sakit .Darren seakan tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan .


"Firly ..."gumam Darren begitu melihat sosok Firly terkulai lemas dengan satu tangan terpasang infus .Darren menggenggam tangan Senja erat ,begitu tubuh Senja semakin dekati Firly yang sedang menatap ke arah tembok .


"Mas Firly.."panggil Senja lirih ,tapi mampu membuat Firly menoleh ke arahnya .


Senja ingin melepas genggaman tangan Darren ,tapi Darren semakin mempererat pegangan tangannya .


"Maaf aku memberikan nomermu pada suster .Karena kamu memblokir nomerku ."ucap Firly lirih ,wajahnya sedikit pucat .Hatinya semakin perih begitu melihat Senja tidak datang sendirian .


"Mas Firly kenapa bisa berada di sini ?"tanya Senja tidak ingin menanggapi ucapan Firly sebelumnya .


"Semenjak kamu pulang ke sini ,Aku kurang bersemangat .Aku tidak pernah makan dengan benar jadi lambungku bermasalah .Jadilah sekarang aku di sini .Tadinya aku ingin menemuimu di kantormu ."jelas Firly menatap Senja memelas .


Darren melepaskan pegangan tangannya lalu melingkarkan tangannya itu di pinggang milik Senja .Darren tidak peduli dengan keadaan Firly yang lemah ,kesempatan ini hanya sekali .Dia tidak mau Senja goyah dan menarik kembali kesempatan yang sudah di berikan .


Senja memajukan badannya mendekati Firly ,menempelkan punggung tangannya ke kening dan leher Firly .


"Kenapa panas sekali ,apa mas Firly tidak menghubungi keluarga mas ?"tanya Senja .

__ADS_1


"Sudah... aku ingin melihatmu dulu ,sebelum mereka datang .Senja ....tolong .Jangan menjauh dariku .Biarkan aku dekat denganmu ."pinta Firly .


"Dekat ? sebagai apa ?teman ? tidak mas ... Kita tidak bisa berteman atau apapun nama hubungannya .Aku tidak mau keluargamu menghinaku lagi ."ucap Senja kekeh .


"Aku akan melindungimu Senja .Tolong ,biarkan aku tetap dekat denganmu ."pinta Firly mengiba lagi dan lagi .


"Hargai keputusan Senja ."sahut Darren .


"Mas ...Andai saja mas Firly bukan kembaran Mas Rafli ,anda saja mas bukan anak keluarga Rajata .Senja akan dengan senang hati berteman dengan mas Firly atau bisa saja Senja jatuh cinta dengan mas Firly .Senja harus melindungi hati Senja untuk rasa sakit yang sama mas .Maafkan Senja ."ucap Senja dengan suara bergetar .


Darren menegarkan hatinya yang sebenarnya sakit mendengar pengakuan Senja .Jika Senja bicara kemungkinan bisa jatuh cinta pada Firly , kenapa dia tidak berkata kemungkinan itu padanya .Kenapa harus Senja mengatakan hal itu ketika Darren berdiri di sampingnya .


"Senja ...aku tidak meminta terlahir di tengah - tengah keluarga Rajata .Kalau boleh memilih ,aku ingin terlahir dari siapapun ,asal bukan dari Rajata .Hanya itu kan alasan yang membuat kamu menjauh dariku .Jujur saja Senja .Kalau kamu juga tidak bisa terus pura - pura membuang aku dari pikiranmu .Buktinya kamu langsung datang begitu suster mengabarimu ? Kamu masih sangat peduli padaku .Kamu punya pilihan untuk tidak datang ? tapi kamu datang bukan ?"ucap Firly tepat membuat Senja memalingkan wajahnya .


Firly benar ,kenapa Senja datang begitu cepat dan sangat khawatir .Padahal seharusnya Senja konsisten untuk tidak peduli dan tetap mengabaikan .Kenapa naluri Senja begitu lemah sekarang .


"Aku yang mengajak Senja menemuimu .Kami kira kondisimu parah .Aku takut calon istriku akan menyesal jika sampai tidak bertemu dirimu untuk terakhir kalinya .Tapi melihat keadaanmu yang tidak terlalu parah ,sepertinya sudah cukup sekarang ."ucap Darren menutupi kelemahan Senja .


"Kamu benar sayang ,sepertinya sudah cukup .Kita pulang sekarang ."jawab Senja ,dalam hati bersyukur Darren bisa menyelamatkan kebodohan dan kerapuhan dirinya .


"Cepat sembuh ,agar kamu bisa datang ke pesta pernikahan kami .Pernikahan kami ,tidak akan ada kesan tanpa kehadiranmu ."ucap Darren penuh penekanan .Membuat Senja dan Firly kaget sejenak .


"Benarkah ?"tanya Firly tidak percaya .


"Benar mas .... Kami mengundangmu secara khusus ."jawab Senja lirih .


"Buat apa kamu di sini ??? Kenapa anak - anakku selalu berhubungan dengan kamu .Pergi sekarang ,aku tidak ingin anakku mengalami kesialan lagi karena kamu mendekatinya .Pergi kamu ."teriak Sonya ,mantan mertua Senja .


"Jangan berteriak pada calon istriku nyonya ,kami akan segera keluar dari sini .Seharusnya anda menyuruh anak anda menjauhi Senja .Bukan Senja yang menghubungi anak anda. Jaga anak anda baik - baik ,dan jangan beraninya anda menyebut Senja perempuan pembawa sial ."ucap Darren tajam lalu segera membawa Senja keluar meninggalkan Firly yang bahkan tidak bisa berucap satu patah kata pun .


"Itulah kenapa aku tidak menyukai Senja yang lemah ,sadarlah Senja .... lihat saja masa depanmu ."ucap Darren begitu mereka sudah menjauh dari ruangan Firly .


"bang ...."panggil Senja lirih ,Darren menghentikan langkahnya menoleh ke wajah sendu di sampingnya .


"Terimakasih ..."tambah Senja .


"Jangan cuma berterimakasih .Kamu sudah memberiku kesempatan ,jadi kamu pun harus pegang komitmenmu .Buka hatimu perlahan .Jangan selemah ini ,Aku tidak tau sedalam apa cintaku padamu .Jangan membawaku ke ujian yang lebih berat dari sekarang .Aku takut aku bisa melukaimu karena perasaanku ."pinta Darren .


"Senja akan berusaha. "jawab Senja sedikit ragu .

__ADS_1


"Lain kali jangan bertindak sebodoh ini .Mulai sekarang jangan temui Firly lagi apapun alasanmu ."ucap Darren tegas ,dijawab anggukan kepala oleh Senja .


__ADS_2