Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Menyelamatkan Aset


__ADS_3

"Maafkan Senja Ask ..Maaf "ucap Senja langsung memeluk suaminya erat .


"Maaf ? untuk apa Ask ? "tanya Darren bingung .


"Senja hanya ingin minta maaf "ucap Senja tidak mampu berkata jujur .


"Tidak dimaafkan Nyonya Darren ,maaf itu untuk sebuah kesalahan "bisik Darren .


"Senja salah sering membuatmu kesal "jawab Senja asal .


"Gak cukup dengan maaf kalau itu "goda Darren .


"Terus harus ditambah apa biar cukup ? "tanya Senja memelas .


"Sebelum aku pulang ,kamu harus membekaliku yang enak - enak "bisik Darren membuat sebuah cubitan lolos mengenai lengannya .


"Ask antar Senja menemui dokter yang menangani Zain sekarang .Senja mau Zain besok kita bawa ke negara S .Kalau Senja fikir - fikir tidak pantas rasanya Senja dan Mas Rafli sering berdua .Meski ada Zain .Tetap saja tidak seharusnya begitu "ucap Senja serius .


"Ask ,Zain baru saja siuman .Aku percaya kamu Ask ...Kamu tidak perlu melakukan ini ,hanya untuk menjaga perasaanku .Aku percaya padamu Ask .Pastikan saja kamu tau hatimu untuk siapa "ucap Darren ,Senja semakin merasa bersalah .


Hati Senja untuk siapa ? entahlah untuk saat ini ,yang Senja tau pernikahannya tetap yang harus dipertahankan .Darren adalah laki - laki yang baik .Bertemu Zain juga berkat kelapangan hati suaminya ,terlepas dari kenyataan yang dihadapi ternyata cukup rumit .


"Kalau besok aku bisa membuat Zain terbang bersama kita ke negara S ,apa aku boleh meminta sesuatu ? "tanya Darren ,mereka masih berdiri berhadapan dengan posisi tangan Darren di pinggul Senja dan tangan Senja masih menjadi kalung bergerak di leher Darren .


"Kamu mau berapa kali Ask ? "tanya Senja dengan pedenya .

__ADS_1


"Astaga Ask ,memangnya tampangku ini mesum ya ? Ish....selalu saja mikirnya ke sana .Bukan Ask "sahut Darren gemes .


"Jadi apa ? mau bulan madu ?ke pantai ,tapi Senja ajak Zain "ucap Senja kembali menerka - nerka .


"Kita akan ke pantai bersama Zain .Tapi bukan itu permintaanku "ucap Darren ,makin merapatkan tubuhnya pada Senja .Tangannya kini sudah beralih ke bokong Senja .


"Ask ... Kita sedang di rumah sakit ,tidurin itu yang bangun .Gak ngerti tempat dan situasi banget "ucap Senja kesalnya tertahan karena merasakan bagian tengah suaminya mengeras .Magnet Senja bagi Darren memang luar biasa .Sedikit bersentuhan ketika mood dan pembicaraan mendukung ,langsung deh .


"Ask ... Jangan tinggalkan aku "ucap Darren akhirnya memasang wajah serius .


"Tidak akan Ask .Senja tidak menjanjikan kehidupan kita akan mudah setelah ini .Mungkin akan ada cobaan .Mungkin kamu akan merasa cemburu pada kebersamaanku dengan mas Rafli bersama Zain ,tapi percayalah Senja tau kemana tetap akan pulang .Bagi Senja kamu adalah rumah Ask ,senyaman - nyamannya di luar tetap yang ternyaman adalah bersamamu "ucap Senja lembut .


"Gak enaknya jadi rumah ,biarpun selalu jadi tempat pulang masih suka mampir - mampir dong kadang "ucap Darren ,memanyunkan bibirnya .


"Mampir Ask tapi yang penting gak makan gak minum ,cuman lihat - lihat saja "canda Senja .


"Selalu di samping Darren Mahendra ,menemani dalam suka duka ,sakit sehat ,salah benar ,berbaju tidak berbaju .Begitukan Ask ? "cerocos Senja ,membuat Darren meremas bokong Senja dengan gemas .


Melihat Darren dan Senja bercanda ,Rafli tersenyum miris .Kembali teringat dulu dia dan Senja juga sering becanda dan saling menggoda seperti itu .Sekarang semua hanya angan .Senja mungkin masih menyimpan sedikit rasa padanya ,ditambah iba lalu keterikatan dengan Zain .Tapi itu tidak membuat Senja terbuai dan melupakan Darren .Rafli kembali menyentuh bibirnya ,masih membekas kelembutan bibir Senja .Tidak lagi sama .Senja tidak membalasnya seperti saat dia masih menjadi Firly dulu .


Di ruangan Dokter ,Senja dan Darren mendengar penjelasan dokter dengan serius .Senja sebenarnya tidak mengerti ,Darren yang paham .Setelah hampir satu jaman berada di ruangan dokter ,seorang perawat membawa kertas beserta tulisan yang sama sekali tidak bisa dipahami Senja .


Darren mengamit tangan Senja ,berjalan kembali keruangan Zain .


"Ask ,bagaimana ? Apa tadi kata dokter ? "tanya Senja penasaran .

__ADS_1


"Nanti Ask ,biar di dalem dulu sekalian ngomong sama Rafli .Tapi ada satu syarat yang harus dipenuhi sama mamanya Zain "Darren kembali bermanuver .


"Apa lagi Ask ,banyak ya .Gak ikhlas banget "ucap Senja kesal .


"Ini bukan masalah ikhlas gak ikhlas Ask ,jangan lupa suamimu ini pebisnis tulen .Melihat peluang dan mengamankan aset adalah prioritas .Ketika aset terancam lepas ,kita harus melakukan apapun yang kita bisa untuk mempertahankannya "ucap Darren setengah bercanda .


"Ya ..Ya ...Ya ...Percaya Askim memang terbaekkk "ucap Senja kesal .


Sampai di depan pintu ,Darren menghentikan langkah Senja .Lalu membuat posisi mereka saling berhadapan .


"Ask ,Aku minta tolong sama kamu .Please kamu bicara baik - baik sama Rafli .Jangan memanggilmu dengan panggilan seperti itu lagi .Dia harusnya bicara seperti saat Firly berbicara padamu .Jujur aku terganggu Ask ,aku tidak suka .Aku meminta kamu yang bicara dengannya karena aku takut malah emosi kalau aku yang bicara .Bisakan ? "pinta Darren lembut ,di jawab anggukan oleh Senja .


Senja ,Darren dan Rafli berada di sofa ruang tamu ruang rawat Zain ,sepertinya Zain masih tertidur pulas .


"Raf ,aku dan Senja baru selesai menemui Dokter Yliang ,Beliau memperbolehkan Zain di alihkan ke rumah sakit Huang .Aku yakin kamu sudah biasa mengurus Zain di sana .Dokter Yliang akan ikut mengantar Zain sampai ke rumah sakit Huang .Aku yang memintanya khusus .Aleandro akan menyiapkan pesawat carter untuk kita semua besok jam 7 malam .Ini dokumen yang harus ditanda tangani ,kamu yang harus menandatanginya .Kalau bisa tanda tangani sekarang ,karena berhubungan dengan persiapan beberapa peralatan medis yang harus dibawa di pesawat "ucap Darren to the point .


"Kenapa kamu tidak membicarakan hal ini denganku dulu Ay ? "tanya Rafli sedikit merasa tersisihkan .


"Maaf mas ,bukankah mas sendiri yang bilang kalau aku juga punya hak penuh atas Zain .Mas terlalu lama mengurus Zain sendiri dan menjauhkannya dariku .Jadi giliranku yang menentukan harus bagaimana Zain sekarang "jawab Senja tegas .


"Terserah kamu Ay "jawab Rafli pasrah .


"Ask ,aku akan membeli makanan sebentar .Kamu tunggu di sini saja .Jangan lupa pesanku tadi "ucap Darren ,sebelum berjalan membalikkan badannya dan mengerlingkan satu matanya pada Senja .


"Mas aku minta maaf sebelumnya .Aku kan bagaimanapun sudah mempunyai suami sekarang .Aku mohon mulai sekarang mas panggil nama saja kalau memanggilku .Maaf ya mas .Aku harus menjaga perasaan suamiku sekarang "ucap Senja hati - hati tapi to the point .

__ADS_1


"Aku paham "jawab Rafli singkat ,raut wajahnya terlihat kecewa dan sedih .Hanya memanggil dengan nama kesayangan pun sekarang Rafli tidak bisa .


"Mas ,Aku ingin mas mengucap talak cerai padaku .Selama ini aku menjadi janda karena kematian palsu mas .Sekarang mari kita buat perceraian kita menjadi benar "


__ADS_2