
"Tante kangen Nando "ucap Senja seperti biasa pelan dengan menambah gerakan tangan dan memelankan gerak mulutnya .Aleandro masih belum paham kenapa Senja berkomunikasi dengan cara seperti itu .
Aleandro seolah melihat dirinya versi kecil .Hanya saja badan Nando kelihatan lebih kurus dibanding dirinya dulu saat seusia Nando .Aleandro melangkah maju mendekati Senja dan Nando yang sudah berhadapan dengan posisi Senja berdiri dengan lututnya .
"Nando salam dulu sama Om Darren dan Om Aleandro ."ucap Senja menggerakkan tangan menunjuk arah Darren dan Aleandro bergantian .Nando pun menuruti saja apa kata Senja .Menyalami Darren dan Aleandro bergantian .Aleandro menahan lebih lama tangan Nando di tangannya .Dengan jarak sedikit ini garis wajah ,bola mata kecoklatan dan rambut ikal Nando jelas menurun dari nya .
Senja memberi kode pada Aleandro untuk melepaskan tangan Nando karena Nando sudah terlihat bingung .Rosa akan mengenalkan Aleandro sebagai ayah Nando nanti .Saat Nando sudah mulai bisa menyayangi Aleandro begitu juga sebaliknya .Sekarang sudah saling bertemu saja ,sudah cukup bagi Rosa .
Nando menarik Senja menuju kamarnya .Ingin menunjukkan buku - buku yang dikirimkan Senja dan sudah selesai di bacanya beberapa hari yang lalu .Meninggalkan Rosa ,Aleandro dan Darren di sana .
"Apa kabar Ros ?"tanya Aleandro kaku .
"Baik pak ,silahkan duduk pak Al ,pak Darren ."ucap Rosa tak kalah canggung .
Darren yang harusnya tidak berada di tengah - tengah Rosa dan Aleandro sedang mencari - cari alasan agar bisa menyusul Senja .Tapi tidak mungkin juga kalau masuk ke kamar orang lain
Senja yang berada di dalam kamar melirik ke arah ruang tamu yang terlihat canggung .
"Nando anter tante yuk ,tante Senja pengen beli rujak buat adeknya Nando ."ucap Senja ,meletakkan tangan Nando di atas perutnya .Nando mengangguk senang .
Senja keluar menggandeng tangan Nando .
"Ask ... anterin Senja ke depan sebentar .Senja pengen makan rujak .Di situ rujaknya enak banget ."ucap Senja ,seketika membuat Darren bahagia .Akhirnya ada sedikit kepeka'an Senja untuknya .
Tinggallah Rosa dan Aleandro berdua di ruang tamu .Ibu nya Rosa sedang mengikuti pengajian rutin perkumpulan ibu - ibu kampung itu ,termasuk bersama perkumpulan lambe gibah .
"Maaf ya Ros ,kamu harus melewati kesulitan ini sendiri .Pasti sangat berat ya Ros .Nando mengingatkan aku pada masa kecilku ."ucap Aleandro .
"Bukan salah bapak sepenuhnya .Ini sudah pilihan saya pak .Semua sudah baik - baik saja sekarang .Saya beruntung bertemu Senja .Kata Senja tidak ada yang kebetulan .Mungkin ini memang jalan Tuhan untuk Nando ."kata Rosa .
__ADS_1
"Maaf Ros ,apa Nando ?"tanya Aleandro menggantung karena merasa tidak enak .
"Benar pak ,tapi itu tidak masalah .Nando bisa menerima keadaannya ,apalagi setelah pindah ke Sekolah yang dipilihkan Senja .Nando semakin terlihat bahagia ,mandiri dan pintar .Bulan depan Nando akan mewakili olimpiade matematika di negara S .Nando minta Senja yang mengantarnya ."ucap Rosa dengan semangat karena pada kenyataannya Rosa memang sangat bangga dengan Nando .
"Biar aku saja yang mengantar Ros ,Senja sedang hamil .Dia juga sudah menjadi istri Darren saat itu .Darren tidak akan membiarkan Senja jauh - jauh darinya ."ucap Aleandro ,perasaan lega meliputi hatinya karena pertemuan dengan Rosa sama sekali tidak menegangkan .Mungkin memang karena dasarnya tidak ada cinta dan oerasaan apapun dari dulu ,jadi di antara mereka benar - benar hanya tentang Nando .
"Senja hamil ya pak ? Pantes sering banget makan asem - asem "ucap Rosa yang kemarin - kemarin hanya berani menduga .
"Senja hamil anakku dan Deandra .Kebaikannya pada Nando membuat aku semakin berhutang budi yang tak ternilai padanya ."ucap Aleandro pandangannya menerawang membayangkan Senja .
"Pak ,jangan pernah ambil Nando dari saya .Kalau bapak mau bertemu dan mengajak Nando sesekali ,saya tidak keberatan .Tapi jangan pisahkan saya dari Nando ."pinta Rosa .
"Tidak akan Ros .Nando sepenuhnya hak mu .Kamu yang sudah berjuang dan berkorban banyak untuknya .Tapi Nando harus tau siapa daddynya .Itu saja sudah cukup buatku Ros ."ucap Aleandro serius .
"Terimakasih pak "ucap Rosa .
"Aku yang berterima kasih sama kamu Ros .Meskipun Nando mempunyai keistimewaan ,tapi dia tumbuh layaknya anak - anak lain .Hebat kamu Ros .Saat kamu memutuskan tetap melahirkan Nando tanpa seorang suami itu juga keputusan luar biasa .Maafkan aku yang malah lari dari tanggung jawab "ucap Aleandro tulus .
"Tentu saja aku percaya Ros .Yang sudah mengenalku baik pun ,pasti sekali melihat Nando sudah tau dia anak siapa .Nando mirip kecilku .Hanya saja badannya agak kurus dibandingkan aku dulu ."kata Aleandro .
"Kami mengalami kesulitan ekonomi yang sangat lama .Saya tidak bisa memberikan nutrisi yang baik di masa emas pertumbuhannya ."ucap Rosa sendu .Aleandro merasa sangat jahat ,dia berkelimpahan .Nyatanya anaknya hidup dalam kekurangan .
"Maafkan aku Ros "ucap Aleandro bingung mau berkata apa lagi .
"Bukan salah bapak .Ini memang kemauan saya pak .Alhamdulillah sekarang semua lebih baik .Sangat baik .Senja luar biasa membantu kami .Dia memberi saya pekerjaan dan rumah yang layak .Semoga Senja selalu dilimpahi kebahagiaan ."doa Rosa sangat tulus .
"Aminnn...Doa yang sama untuk Senja .Aku benar - benar berhutang banyak kebaikan dengannya .Ros aku akan memberikan uang bulanan untuk Nando ,Jangan ditolak .Ini untuk Nando ,bukan untukmu ."ucap Aleandro .
"Baik pak .Bagaimanapun bapak juga berhak memberi sesuatu untuk Nando ."ucap Rosa ,tidak menolak .Karena memang seharusnya itu kewajiban Aleandro .Rosa akan berdosa jika menghalangi Aleandro bertanggung jawab pada anaknya sendiri .Yang penting bukan dia yang meminta dan memaksa .
__ADS_1
"Kamu gak menikah Ros ?"tanya Aleandro hati - hati .
"Tidak pak ..Saya takut laki - laki yang mendekati saya tidak bisa menerima Nando .Apalagi kemarin - kemarin ekonomi kami sangat sulit .Kami tidak mau orang berfikir saya menikah hanya untuk menumpang hidup layak .Saya akan memantaskan diri saya dulu ,memastikan Nando bahagia baru saya akan berfikir ke arah sana ."jawab Rosa lugas dan jelas .
"Maaf kalau aku mempersulit jalan hidupmu Ros .Semoga suatu saat jodoh terbaik datang buat kamu .Maaf aku tidak bisa bertanggung jawab lebih ."ucap Aleandro lagi .
"Bapak santai saja pak .Saya tidak pernah meminta bapak untuk bertanggung jawab pada diri saya .Saya tidak berfikir sejauh itu .Kita berteman saja .Biar lebih enak saat kita berkomunikasi tentang Nando ."ucap Rosa ,sangat dewasa dan bijaksana .
"Iya Ros kamu benar .Terimakasih ."ucap Aleandro ,mulai celingukan ke arah luar pintu karena Senja ,Darren dan Nando sudah terlalu lama meninggalkannya bersama Rosa .
"Apa kalian nyaman tinggal di sini ? kalau tidak ,aku akan memberikan rumah untuk Nando di tempat lain "tanya Aleandro .
"Tidak pak ,terimakasih .Ini sudah cukup nyaman .Kami betah di sini "jawab Rosa ,bertepatan dengan kedatangan Senja ,Darren dan Nando .
Aleandro menghampiri Nando ,mencoba mendekatkan diri .Nando anak yang terbuka ,dia mudah dekat dengan siapa saja yang memang tulus .
"Om ganteng ."ucap Nando terbata sambil melingkarkan tangannya ke wajah Aleandro .
"Nando juga "sahut Aleandro cepat ,terlalu cepat sehingga Nando agak bingung .
"Saat bicara dengan Nando ,bapak harus pelan - pelan gerakan mulutnya .Agar Nando bisa membaca gerak mulut kita ."jelas Rosa .
Aleandro mengangguk mengerti .Nando dan Aleandro terlihat bercakap ringan ,Aleandro menanyakan kesiapan Nando mengikuti olimpiade matematikanya .Aleandro berjanji akan mengajari Nando secara intens mulai minggu depan .
"Sudah beres .Sekarang ayo kita kencan "bisik Darren tepat di telinga Senja .
"Orang marah bisa kencan ?"tanya Senja dengan polosnya dengan suara normal membuat Rosa dan Aleandro menoleh padanya .
"Bisa diatur "jawab Darren santai .
__ADS_1
Senja dan Darren pun berpamitan lebih dulu ,meninggalkan Aleandro dan Nando yang makin seru membahas tentang pelajaran matematika .Like father like son .Aleandro memang sangat piawai di pelajaran itu .Mereka boleh terpisah lama ,tapi bagaimanapun darah tetap lebih kental daripada air .